cover
Contact Name
Sumardi Efendi
Contact Email
fanshurinstitute@gmail.com
Phone
+6285260083890
Journal Mail Official
fanshurinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daud Dariah Komplek Perumahan Cinta Kasih Paya Peunaga Kec. Meureubo Kab. Aceh Barat – Indonesia, Kode Pos 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Published by FANSHUR INSTITUTE
ISSN : 3063377X     EISSN : 30633656     DOI : https://doi.org/10.71153/arini
Core Subject : Education,
ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru merupakan Jurnal yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh FANSHUR INSTITUTE: Research and Knowledge Sharing in Aceh. Sebagai Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru merupakan inisiatif atau proyek yang dilakukan oleh guru atau staf pendidikan dalam konteks sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. Ini mungkin termasuk pengembangan kurikulum baru, metode pengajaran yang inovatif, pembelajaran berbasis teknologi, program ekstrakurikuler yang unik, atau solusi kreatif untuk tantangan tertentu dalam proses belajar mengajar. Karya inovasi guru biasanya berfokus pada praktik-praktik terbaik dalam kelas atau lingkungan pendidikan.
Articles 50 Documents
Peran Komunikasi Antarpribadi Guru dalam Membangun Kedekatan dengan Siswa di Sekolah IT Mutiara Ilmu Lisa, Hayatul; Irma, Ade
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.444

Abstract

Komunikasi antarpribadi antara guru dan siswa memegang peranan penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan bermakna, terutama di sekolah berbasis Islam terpadu seperti Sekolah IT Mutiara Ilmu. Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memahami bagaimana guru membangun kedekatan dengan siswa melalui komunikasi verbal, nonverbal, formal, dan informal, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi antarpribadi berlangsung antara guru dan siswa, bagaimana guru membangun kedekatan emosional dengan siswa, serta faktor-faktor apa saja yang memengaruhi efektivitas komunikasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap empat guru dan tiga siswa, serta analisis data secara tematik untuk menggambarkan fenomena komunikasi yang terjadi secara alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang menerapkan komunikasi terbuka, empati, sikap positif, kesetaraan, dan prinsip adab, salam, serta ukhuwah mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman dan mendukung partisipasi aktif siswa. Bentuk komunikasi nonverbal seperti senyuman, kontak mata, gestur, dan postur tubuh terbuka turut memperkuat pesan verbal serta membangun rasa aman psikologis bagi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi antarpribadi yang efektif antara guru dan siswa tidak hanya meningkatkan semangat dan hasil belajar, tetapi juga membantu membentuk karakter, moral, dan hubungan sosial yang harmonis, sehingga menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan di Sekolah IT Mutiara Ilmu.
Implementasi Program Pembiasaan Sholat di Sekolah sebagai Strategi Pembentukan Pola Hidup Sehat pada Peserta Didik Fitriati, Erlina; Haris, Abdul
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.446

Abstract

Penelitian meneliti rendahnya integrasi praktik keagamaan dalam program kesehatan sekolah, ditambah tingginya tekanan akademik dan risiko gangguan kesehatan mental pada siswa. Tujuan Penelitian: Menganalisis implementasi program pembiasaan sholat di sekolah sebagai strategi pembentukan pola hidup sehat, dengan fokus pada struktur, mekanisme, frekuensi pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, serta dampak fisik, mental, dan spiritual. Metodologi Penelitian: Pendekatan kualitatif fenomenologis dengan informan kunci siswa, guru agama, dan pengelola sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kebijakan serta jadwal sholat untuk triangulasi. Analisis tematik berbasis kerangka Health Action Process Approach (HAPA) digunakan untuk menafsirkan proses motivasi, volisional, dan pemeliharaan kebiasaan sholat dalam konteks pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kelembagaan yang jelas, mekanisme operasional yang sistematis, dan frekuensi pelaksanaan sholat yang konsisten menjadi faktor krusial dalam membentuk kebiasaan sehat siswa. Dukungan sosial dari guru, orang tua, dan tokoh agama memperkuat motivasi dan self-efficacy, sedangkan hambatan seperti keterbatasan fasilitas dan tekanan akademik dapat mengurangi efektivitas implementasi. Pembiasaan sholat secara holistik memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik melalui aktivitas ringan, kesehatan mental melalui pengurangan stres dan kecemasan, serta kesehatan spiritual melalui peningkatan kontrol diri dan makna hidup. Noveltinya terletak pada pendekatan interdisipliner yang memadukan pendidikan agama, kesehatan perilaku, dan psikologi spiritual sebagai strategi promotif-preventif yang holistik di sekolah. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola sekolah dan pembuat kebijakan untuk merancang program pembiasaan sholat yang sistematis sebagai bagian dari strategi pembentukan pola hidup sehat berkelanjutan bagi peserta didik
Pendidikan Keluarga dalam Al-Qur’an; Tinjauan QS At-Tahrim Ayat 6 dan QS Luqman Ayat 12-19 Muflihah, Nisa; Barni, Mahyuddin
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pendidikan keluarga dalam Al-Qur’an melalui kajian terhadap QS. At-Tahrim: 6 dan QS. Luqman: 12–19. Ayat-ayat tersebut secara eksplisit menegaskan peran orang tua sebagai pendidik utama yang bertanggung jawab atas pembinaan akidah, moral, dan perilaku anak. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis tafsir tematik (maudhu‘i). Data primer diperoleh dari Al-Qur’an dan beberapa karya tafsir, seperti tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Misbah, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. At-Tahrim: 6 menekankan kewajiban spiritual orang tua untuk menjaga keluarga dari penyimpangan akidah dan perilaku melalui keteladanan, pengajaran, serta pembinaan moral secara berkelanjutan. Sementara itu, QS. Luqman: 12–19 memuat prinsip-prinsip pendidikan keluarga yang komprehensif, mencakup pendidikan tauhid, penghormatan kepada orang tua, disiplin ibadah, tanggung jawab sosial, serta pembentukan akhlak melalui sikap rendah hati dan pengendalian diri. Kedua rangkaian ayat ini menunjukkan bahwa pendidikan keluarga dalam Islam berorientasi pada pembentukan karakter yang utuh dan seimbang, yang tidak hanya menekankan dimensi spiritual tetapi juga etika sosial. Dengan demikian, konsep pendidikan keluarga dalam Al-Qur’an memberikan landasan yang kuat dan relevan bagi orang tua dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
Model Pembiasaan Berbasis Kegiatan Preventif untuk Membangun Literasi dan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Sofiah, Siti
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 1 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i1.460

Abstract

Artikel ini membahas strategi penguatan literasi lingkungan di sekolah dasar dengan meninjau berbagai konsep, temuan penelitian, serta praktik terbaik dalam pendidikan lingkungan. Penguatan literasi lingkungan dipahami sebagai proses pembentukan pengetahuan, sikap, dan perilaku ekologis melalui pendekatan preventif, pembiasaan, dan keteladanan. Tinjauan menunjukkan bahwa strategi efektif meliputi: (1) perencanaan berbasis kebutuhan ekologis sekolah; (2) pelaksanaan kegiatan pembelajaran kontekstual seperti penghijauan, pengelolaan sampah, dan praktik perawatan lingkungan; serta (3) evaluasi berkelanjutan untuk memastikan internalisasi nilai peduli lingkungan. Keterlibatan guru, dukungan kelembagaan, serta ketersediaan sarana menjadi faktor penentu keberhasilan. Artikel ini menegaskan pentingnya integrasi nilai ekologis dalam kurikulum, budaya sekolah, dan aktivitas harian agar literasi lingkungan berkembang secara sistematis dan berkelanjutan.
Tantangan Profesionalisme Guru Dalam Menghadapi Pendidikan Inklusif: Studi Literatur Zalia Azhara Paputungan; Nazwa Nur Fatimah; Olivia Wulandari Tehupuring; Riska Latifatul Husna
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.478

Abstract

Keberagaman siswa merupakan realitas yang tidak terpisahkan dari dunia pendidikan, khususnya dalam konteks penerapan pendidikan inklusif. Perbedaan latar belakang budaya, bahasa, agama, sosial ekonomi, kemampuan akademik, serta kebutuhan khusus menuntut guru memiliki profesionalisme yang tinggi agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara adil, efektif, dan bermakna. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tantangan profesionalisme guru dalam menghadapi keberagaman siswa melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan topik profesionalisme guru, pendidikan inklusif, dan pendidikan multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru menghadapi sejumlah tantangan utama, antara lain keterbatasan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, pengelolaan kelas yang heterogen, komunikasi lintas budaya, serta pelaksanaan penilaian yang objektif dan adil. Selain itu, tantangan juga muncul dari aspek sikap dan persepsi guru, seperti adanya bias, stereotip, dan resistensi terhadap perubahan. Faktor kelembagaan, termasuk kurikulum yang kurang fleksibel, keterbatasan pelatihan, serta rendahnya literasi digital, turut memengaruhi tingkat profesionalisme guru. Oleh karena itu, penguatan profesionalisme guru perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional, serta dukungan kebijakan dan kelembagaan yang memadai. Dengan profesionalisme yang kuat, guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan menghargai keberagaman siswa.
Identifikasi Kesulitan Membaca Siswa SMP melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Self-Regulated Strategy Development (SRSD): Sebuah Pendekatan Kualitatif Siti Padila Ode Aru; Isrida Yul Arifiana
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai kesulitan belajar membaca siswa serta pendekatan pembelajaran yang mampu membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dan wawancara dilakukan dengan siswa, orang tua, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi tantangan dalam pengenalan huruf dasar alfabet sehingga menyebabkan penurunan prestasi akademik. Selain itu wawancara dengan orang tua mengungkapkan bahwa aktivitas diluar akademik menjadikan siswa tidak terkontrol ketika berada dirumah dengan lebih banyak menghabiskan bermain dan penggunaan gadget yang sering sehingga mampu mengurangi efektivitas belajar siswa. Guru mencatat sisa kurang teliti dalam menyelesaikan tugas sekolah dan sering tidak bisa membandingkan huruf alfabet yang hampir sama. Ketika digunakan metode pembelajaran Self-Regulated Strategy Development (SRSD) siswa mulai mampu mengelola waktu belajar dengan baik dan siswa sudah mampu membedakan huruf alfabet dan sudah bisa membaca secara perlahan-lahan. Maka dapat disimpulkan bahwa strategi penerapan pembelajaran Self-Regulated Strategy Development (SRSD) dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca dan meningkatkan prestasi akademik siswa. 
Optimalisasi Strategi KWL dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa di MIN 3 Aceh Barat Aidil Saputra; Suharman Suharman; Silka Amalia
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.512

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat menjadi dasar dilaksanakannya penelitian ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang variatif, sehingga siswa mudah merasa bosan dalam kegiatan membaca. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca melalui penerapan strategi pembelajaran Know–Want–Learned (KWL). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi KWL mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa, dari 40% pada siklus I menjadi 79% pada siklus II hingga mencapai ketuntasan. Dengan demikian, strategi KWL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
Urgensi Pembinaan Akhlakul Karimah Bagi Siswa Siswi SMP Al Anshar Calang Aceh Jaya Desi Ramadhani; Sullati Armawi
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.519

Abstract

Artikel ini membahas tentang Urgensi pembinaan akhlakul karimah sebagai bagian integral dari pendidikan karakter pada siswa-siswi Sekolah Al Anshar Calang, menjadi landasan penting dalam memahami kebutuhan akan pembentukan akhlak yang mulia di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi partisipatif selama 3 bulan, wawancara terstruktur yang terdiri dari kepala sekolah, guru-guru, siswa-siswi, dan tokoh masyarakat lokal, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan program pembinaan karakter di sekolah. Adapun sample dalam penelitian adalah siswa-siswi sekolah kelas 1 sampai 3 smp dengan pemilihan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlakul karimah pada siswa-siswi SMP Al Anshar Calang memiliki urgensi yang sangat tinggi, mengingat kondisi sosial masyarakat yang masih memiliki tantangan terkait perilaku remaja, seperti kurangnya rasa hormat terhadap orang tua dan guru, perilaku agresif, serta kurangnya kesadaran akan tanggung jawab sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa urgensi pembinaan akhlakul karimah tidak hanya terbatas pada aspek individual, tetapi juga berperan penting dalam membangun masyarakat yang damai, harmonis, dan berkarakter, yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Jaya.
Analisis Kurikulum Edutechnopreneur Islami Dan Muatan Lokal Islami Pada Jenjang SMK Di Aceh (Suatu Kajian Studi Pustaka) Mustawa Mustawa
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara konseptual hubungan antara Kurikulum Edutechnopreneur Islami dan Kurikulum Muatan Lokal Aceh sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 66 Tahun 2019 dan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 7 Tahun 2022. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kedua regulasi tersebut membangun integrasi nilai-nilai Islam, teknologi, dan kewirausahaan dalam sistem pendidikan kejuruan Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap dokumen kebijakan, kurikulum, dan literatur akademik relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pergub 66/2019 menekankan aspek technopreneurship Islami, integrasi antara teknologi, etika bisnis, dan kemandirian ekonomi umat, sedangkan Pergub 1/2022 berfungsi sebagai penguat dimensi spiritual dan kultural Aceh melalui pembelajaran muatan lokal (Aqidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab, dan Al-Qur’an Hadis). Secara konseptual, kedua kebijakan ini membentuk model kurikulum terintegrasi yang tidak hanya mengembangkan kompetensi profesional tetapi juga kompetensi spiritual dan sosial Islami. Namun demikian, penelitian menemukan tantangan pada aspek panduan implementatif, indikator evaluasi spiritual, dan sinkronisasi antara dua dokumen tersebut dalam praktik di lapangan.
Literasi Puisi Bagi Siswa MIN 21 Aceh Barat Misdar Misdar; Aidil Saputra; Abidah Abidah
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan literasi puisi dalam meningkatkan minat menulis puisi pada siswa MIN 21 Aceh Barat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi puisi dilaksanakan melalui pembiasaan membaca, pemberian contoh-contoh puisi, penggunaan media dan metode pembelajaran yang variatif, serta pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi menulis. Guru berperan aktif sebagai fasilitator dan motivator dalam menciptakan suasana belajar yang menarik dan partisipatif sehingga siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran menulis puisi. Kegiatan literasi puisi tidak hanya membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan menulis, tetapi juga meningkatkan kreativitas, imajinasi, kepercayaan diri, dan kemampuan berbahasa siswa. Adapun faktor pendukung dalam pelaksanaan literasi puisi meliputi adanya motivasi belajar, penggunaan media pembelajaran yang menarik, dan keterlibatan guru secara aktif dalam proses pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan fasilitas literasi, rendahnya penguasaan kosakata siswa, serta masih adanya siswa yang belum lancar membaca. Dengan demikian, literasi puisi menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat dan kemampuan menulis puisi siswa sekolah dasar