cover
Contact Name
Eka Imbia Agus Diartika
Contact Email
ipssjjournal@gmail.com
Phone
+6285704375455
Journal Mail Official
ipssjjournal@gmail.com
Editorial Address
Ds. Kepuh No. 10 Tulungagung, Kab. Tulungagung, Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
IPSSJ
ISSN : -     EISSN : 30644011     DOI : -
Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Focus & Scope : ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Edisi Terbit: Dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 952 Documents
PENGARUH AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA LAPORAN KEUANGAN DESA PENDAWA KABUPATEN TEGAL Arlinda Luthfia Pratiwi; Mirza Anindya Pangestika
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna mengetahui pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap kepercayaan masyarakat pada laporan keuangan Desa Pendawa, Kabupaten Tegal. Metode yang dipergunakan ialah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Populasi yang diteliti ialah masyarakat Desa Pendawa, Kabupaten Tegal yang berjumlah 4.017 dan Sampel penelitian ini sebanyak 98 orang. Hasil penelitian mengindikasikan, secara parsial dan secara simultan variabel akuntabilitas dan transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan masyarakat dengan nilai koefisiensi sebesar 96,9%.
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL STARTER KIT UNTUK EDUKASI MENSTRUASI BAGI REMAJA PEREMPUAN USIA 12-15 TAHUN Maria Marvella
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa perubahan, terutama bagi anak perempuan yang mulai menstruasi. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, rata-rata usia menarche di Indonesia adalah 12–13 tahun. Namun, banyak remaja yang belum siap karena kurangnya informasi, stigma sosial, dan kurangnya media edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang starter kit “Bloom With Red” sebagai media komunikasi visual yang edukatif, interaktif, dan praktis bagi remaja putri usia 12–15 tahun di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, wawancara dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan tinjauan pustaka dari jurnal, laporan UNICEF, WHO, serta data dari Kementerian Kesehatan RI. Analisis menunjukkan bahwa lebih dari 50% remaja belum siap menarche dan masih mempercayai mitos seputar menstruasi. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa remaja lebih tertarik pada media dengan visual yang cerah, karakter yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan aktivitas interaktif seperti kuis dan jurnal. Selain itu, wawancara dengan anggota PKBI menekankan pentingnya pendekatan komunikasi yang hangat dan tidak menggurui untuk memastikan pesan-pesan edukasi diterima dengan baik. Starter kit yang dihasilkan berisi perlengkapan dasar, panduan visual edukatif, dan merchandise bertema positif untuk meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri remaja. Melalui desain yang menarik dan inklusif, starter kit ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan informasi dan stigma seputar menstruasi.
PROTOTYPE SISTEM KONTROL DAN MONITORING BUDI DAYA JAMUR TIRAM BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Ros Dalila, Winda Agustiarmi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan sistem pertanian modern yang efisien dan presisi semakin meningkat seiring perkembangan teknologi digital di era Revolusi Industri 4.0. Salah satu bidang yang masih menghadapi kendala operasional adalah budi daya jamur tiram, di mana pemantauan suhu dan kelembapan masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan ketidakefisienan dan ketidakakuratan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Prototype Sistem Kontrol dan Monitoring Budi Daya Jamur Tiram Berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu melakukan pemantauan dan pengendalian suhu serta kelembapan secara otomatis dan real-time. Metode pengembangan sistem menggunakan model Waterfall yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem memanfaatkan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor DHT22 sebagai pendeteksi suhu dan kelembapan, serta aktuator berupa humidifier dan kipas yang dikontrol melalui modul relay. Data hasil pengukuran ditampilkan pada LCD dan dikirim secara real-time ke aplikasi Blynk melalui koneksi Wi-Fi. Hasil pengujian menunjukkan sistem bekerja stabil dan akurat, dengan deviasi pengukuran masih dalam batas toleransi serta konektivitas data yang konsisten. Kesimpulannya, sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pemantauan lingkungan budi daya jamur tiram, sekaligus menunjukkan potensi penerapan teknologi IoT dalam pertanian modern berskala kecil hingga menengah.
STUDI KOMPARATIF HAMBATAN PENERAPAN KEBIJAKAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA-KOTA DI INDONESIA M Hatta Nasution, Mubarak, Zulkarnain
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan komponen penting dalam perencanaan kota berkelanjutan. Selain berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem dan iklim mikro, RTH juga menjadi ruang sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang Penataan Ruang, setiap kota di Indonesia diwajibkan menyediakan RTH minimal 30% dari total luas wilayah. Namun, studi terhadap 11 kota menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan ini masih belum optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kesenjangan implementasi dan mengidentifikasi hambatan utama dalam pengelolaan RTH. Dengan pendekatan sintesis literatur kualitatif dari berbagai studi empiris, hambatan diklasifikasikan ke dalam tiga aspek: regulasi dan kelembagaan, sumber daya, serta partisipasi sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pencapaian target RTH masih rendah, sehingga diperlukan komitmen politik yang lebih kuat, alokasi anggaran yang memadai, dan strategi kolaboratif yang nyata untuk mendukung keberlanjutan RTH di kota-kota Indonesia
EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN BINAWIDYA KOTA PEKANBARU: TINJAUAN DARI PERSPEKTIF KEBIJAKAN LINGKUNGAN DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Chaerul Parsaulian Ginting, Mubarak, Zulkarnain
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan review terhadap jurnal “Evaluasi Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru” oleh Lestari dan Kamaruddin (2023). Tujuan review ini adalah untuk menelaah sejauh mana implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru berjalan sesuai prinsip kebijakan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Analisis dilakukan dengan mengkaji indikator implementasi kebijakan menurut teori George C. Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, serta membandingkannya dengan kebijakan daerah yang berlaku. Hasil review menunjukkan bahwa permasalahan utama bukan terletak pada ketiadaan regulasi, melainkan lemahnya implementasi, keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran masyarakat, dan lemahnya koordinasi antar lembaga. Dari perspektif ekologi, kebijakan pengelolaan sampah di Pekanbaru belum sepenuhnya menerapkan prinsip ekonomi sirkular dan konsep zero waste. Dengan demikian, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan insentif ekonomi, serta partisipasi masyarakat agar target pengurangan dan penanganan sampah dapat tercapai.
KEBIJAKAN LINGKUNGAN DAN KEADILAN AGRARIA: DAMPAK EKSPANSI KELAPA SAWIT TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN HAK EKOLOGIS ORANG RIMBA DI JAMBI Maruwatal, Mubarak, Zulkarnain
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan tata guna lahan yang masif akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit mencerminkan paradoks pembangunan lingkungan di Indonesia — di satu sisi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, namun di sisi lain menimbulkan krisis ekologis dan ketimpangan sosial yang mendalam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan kebijakan lingkungan dalam mengatur ekspansi tersebut yang berdampak langsung pada masyarakat adat Orang Rimba di Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis kebijakan lingkungan dan keadilan agraria, melalui telaah literatur, dokumen kebijakan, serta kajian kasus terhadap komunitas Orang Rimba. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembangunan yang berorientasi pada komoditas sawit telah menciptakan ketimpangan kekuasaan, degradasi ekologi, dan marginalisasi sosial. Hilangnya hutan adat mengakibatkan penurunan kesejahteraan, ketergantungan ekonomi, serta hilangnya pengetahuan ekologis tradisional. Selain itu, lemahnya kebijakan agraria dan pelaksanaan prinsip FPIC (Free, Prior, and Informed Consent) berkontribusi terhadap ketidakadilan lingkungan yang sistemik. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa diperlukan reformasi kebijakan yang menempatkan masyarakat adat sebagai subjek utama dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis hak, keadilan sosial, dan keberlanjutan ekologis.
Integrasi Nilai-Nilai Pemikiran Progresivisme John Dewey Dalam Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ismawati, nadia
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai pemikiran progresivisme John Dewey dalam inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kajian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur, buku, dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai utama progresivisme seperti kebebasan berpikir, pembelajaran berbasis pengalaman (learning by doing), partisipasi demokratis, berpikir reflektif, dan adaptabilitas dapat diintegrasikan secara harmonis dalam pembelajaran PAI. Implementasinya tampak melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek, discovery dan inquiry learning, pembelajaran kolaboratif-demokratis, penggunaan media digital, serta kegiatan refleksi dan jurnal spiritual. Dengan demikian, nilai progresivisme John Dewey memberikan arah baru bagi inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam agar lebih relevan dengan tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai teologis Islam.
PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN (1990–2024) DAN RESIKO BANJIR DI KECAMATAN TAPUNG, RIAU : DAMPAK PERLUASAN PERKEBUNAN SAWIT BAGI PENCAPAIAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Mini Silviana, Mubarak, Zulkarnain
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelaah perubahan tutupan lahan di Kecamatan Tapung (Kab. Kampar, Riau) selama 1990–2024 serta hubungan dengan risiko banjir setempat. Data tutupan lahan tahunan diperoleh dari MapBiomas Indonesia (koleksi 4.0) dan diolah melalui klasifikasi citra (Landsat), tabulasi area lahan, dan analisis tren. Ditemukan terjadi penurunan drastis luas hutan alam dan peningkatan luas perkebunan (utamanya sawit) di Tapung. Perubahan tersebut berasosiasi dengan peningkatan potensi banjir karena berkurangnya lahan resapan (hutan). Temuan ini dikaitkan dengan target SDGs (misal, SDG 15 Kehidupan Darat, SDG 13 Aksi Iklim, SDG 2 Tanpa Kelaparan), serta implikasi kebijakan pengelolaan lahan lestari. Rekomendasi antara lain penataan ruang ketat, penegakan aturan AMDAL, dan program reboisasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
ITERATURE REVIEW : EVALUASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN PADA PENGELOLAAN LIMBAH B3 RUMAH SAKIT Khairunnisa Aswidra; Mubarak; Zulkarnain
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di rumah sakit merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah pencemaran. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan lingkungan dalam pengelolaan limbah B3 yang diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian menggunakan metode literature review, dengan menganalisis lima artikel ilmiah nasional terakreditasi yang terbit antara tahun 2021–2025. Hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar rumah sakit di Indonesia belum sepenuhnya mematuhi ketentuan teknis pengelolaan limbah B3 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56 Tahun 2015. Tahapan yang paling sering tidak sesuai adalah pemilahan, penyimpanan, dan pengangkutan limbah medis infeksius. Faktor utama yang memengaruhi ketidakpatuhan adalah keterbatasan sarana pengelolaan, lemahnya pengawasan, serta rendahnya kapasitas sumber daya manusia dalam memahami regulasi lingkungan. Kajian ini juga menyoroti perlunya penerapan prinsip circular economy, digitalisasi sistem pelaporan limbah, dan penguatan akreditasi lingkungan rumah sakit untuk mencapai pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan.
KETIDAKSESUAIAN PENGGUNAAN KAWASAN SEMPADAN SUNGAI SEBAGAI PEMUKIMAN Muhammad Amin; Mubarak; Zulkarnain; Fachrul Gunawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan kawasan sempadan sungai sebagai pemukiman merupakan permasalahan lingkungan yang terus meningkat di berbagai wilayah Indonesia. Aktivitas pembangunan dan kepadatan penduduk sering kali mendorong masyarakat untuk mendirikan hunian di area sempadan sungai yang seharusnya berfungsi sebagai zona lindung ekosistem air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab ketidaksesuaian penggunaan kawasan sempadan sungai serta dampaknya terhadap lingkungan dan tata ruang perkotaan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, peraturan pemerintah, laporan kebijakan, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian pemanfaatan kawasan sempadan sungai disebabkan oleh lemahnya penegakan hukum, minimnya kesadaran masyarakat, dan keterbatasan lahan permukiman. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan pengelolaan berbasis lingkungan dan penataan ruang berkelanjutan.