cover
Contact Name
Deri Maryadi
Contact Email
derimaryadi@univ-tridinanti.ac.id
Phone
+6283148932243
Journal Mail Official
jurnaljietri@univ-tridinanti.ac.id
Editorial Address
Address : REDAKSI JOURNAL OF INDUSTRIAL ENGINEERING (JIeTri) PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRIDINANTI Jl. Kapten Marzuki No. 2446 Kamboja Palembang- 30129 Telp. (0711) 357526, 355961, Fax. (0711) 358566
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JIeTri : Journal of Industrial Engineering Tridinanti
ISSN : -     EISSN : 29882303     DOI : https://doi.org/10.52333
JIeTri is a journal published by Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tridinanti Palembang. JIeTri Journal publishes manuscript articles twice a year (June and December). It’s focused on original articles in the form of research results or literature review which provides insight in the field of Industrial engineering that includes the field study of Industrial engineering, Operation Management, Supply chain and Logistics, Operation Reserach, Manufacturing, Quality Management, System informatics Manufacturing, Safety and Ergonomic
Articles 31 Documents
Analisis Reject Product Teh Cup dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis dan Diagram Fishbone Faizah Suryani; Hermanto MZ; Dhinar, Anthonius; PO Sianipar, Togar
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 2 No 02 (2024): Edisi Juli - Desember
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v2i02.1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap reject product pada produksi Teh Cup yang mencapai 10,37% dalam 10 hari pengamatan dari total produksi sebesar 3,9 juta unit. Metode Fault Tree Analysis (FTA) digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab dari permasalahan, sementara Diagram Fishbone diterapkan untuk memetakan faktor-faktor penyumbang cacat secara sistematis. Hasil analisis mengungkapkan lima jenis cacat utama, yaitu: bridge putus, deform, terlipat, tutup miring, dan nangkring. Faktor-faktor penyebab utama mencakup ketidaksesuaian pada pengaturan suhu mesin, kurangnya pemahaman operator terhadap instruksi kerja, dan minimnya pelatihan terkait keterampilan teknis karyawan. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan perbaikan sistem pengaturan suhu mesin untuk memastikan stabilitas proses, penguatan pemahaman operator terhadap prosedur kerja melalui pelatihan rutin, serta pelaksanaan program pelatihan teknis bagi karyawan. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi tingkat reject product secara signifikan dan meningkatkan efisiensi produksi.
Studi Empiris Tentang Pengaruh Mutu Produk, Harga, Dan Brand Image Pada Minat Beli Pakaian Second Import Ardan Maulana Ishaq; Wanda Oktiva Andini; Eka Nur Rizky; ihsan kusuma; Yohannes Anjelicko; Evi Yuliawati
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 3 No 01 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mutu produk, harga, dan brand image terhadap minat beli pakaian second import. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden di Surabaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa mutu produk memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen dengan t hitung sebesar 1,648 dengan taraf signifikan 0,016, sedangkan harga dan brand image tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Mutu produk menjadi faktor dominan yang dipertimbangkan konsumen dalam memilih pakaian second import, terutama karena daya tahan, desain, dan material yang masih layak pakai. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan mutu produk guna meningkatkan minat beli konsumen, serta mendukung tren fashion berkelanjutan dengan mengurangi limbah tekstil melalui penggunaan pakaian bekas.
Perancangan dengan Pendekatan Design Failure Mode and Effect Analysis (DFMEA) untuk Meningkatkan Postur Ergonomi Kerja di Industri Manufaktur Hermanto MZ; azhari; Togar PO Sianipar; M. Nefo Alamsyah
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 3 No 01 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja di bagian packaging industri manufaktur makanan kerap mengalami keluhan fisik akibat postur kerja yang tidak ergonomis dan aktivitas berulang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ergonomi tempat kerja dengan pendekatan Design Failure Mode and Effect Analysis (DFMEA) untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan potensi kegagalan dari aspek ergonomi. Penelitian dilakukan melalui observasi selama 20 hari, penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM), serta wawancara dengan supervisor. Analisis risiko dilakukan menggunakan metode perhitungan Risk Priority Number (RPN). Hasil menunjukkan tingkat risiko gangguan muskuloskeletal (MSDs) berada pada kategori tinggi, terutama pada area punggung bawah, leher, dan bahu, dengan skor tertinggi pada satu pekerja mencapai 77. Beberapa prioritas perbaikan yang diusulkan meliputi desain ulang meja packing satu arah, penggunaan pallet lift, dan penambahan pencahayaan. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi aspek ergonomi dalam desain area kerja untuk menurunkan risiko cedera dan meningkatkan kenyamanan kerja.
Integrasi Big Data dan Sistem Informatika Manufaktur dalam Prediksi Permintaan Produksi Ahmad Budi Trisnawan Wawan
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 3 No 01 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era industri 4.0, kemampuan untuk mengelola dan menganalisis data dalam skala besar menjadi kebutuhan utama bagi sektor manufaktur yang ingin meningkatkan efisiensi dan daya saing. Penelitian ini mengkaji integrasi teknologi Big Data dengan sistem informatika manufaktur untuk mendukung proses prediksi permintaan produksi secara lebih akurat dan adaptif. Sistem informatika manufaktur konvensional sering kali terbatas dalam mengolah data real-time yang berasal dari berbagai sumber seperti histori penjualan, tren pasar, kondisi cuaca, hingga perilaku konsumen digital. Dengan memanfaatkan arsitektur Big Data, data dalam volume besar dapat dikumpulkan, disimpan, dan dianalisis secara cepat menggunakan algoritma prediktif berbasis machine learning, seperti Random Forest dan Long Short-Term Memory (LSTM). Studi ini menunjukkan bahwa integrasi ini tidak hanya meningkatkan akurasi prediksi permintaan, tetapi juga membantu pengambilan keputusan dalam penjadwalan produksi, pengelolaan persediaan, dan distribusi. Hasil evaluasi model prediktif memperlihatkan peningkatan akurasi hingga lebih dari 90% dibandingkan metode tradisional. Implementasi sistem ini juga memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan biaya operasional dan peningkatan responsivitas terhadap perubahan pasar. Temuan ini mempertegas pentingnya transformasi digital berbasis data dalam mendukung sistem manufaktur yang cerdas dan adaptif.
Analisis Perbandingan Konsentrasi Emisi Gas Buang dari Boiler Berbahan Bakar Biodiesel Sawit & Diesel Ridha Anugerah Putra
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 3 No 01 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi emisi gas buang dari boiler yang menggunakan bahan bakar biodiesel sawit & diesel dengan pendekatan neraca massa. Bahan bakar yang digunakan merupakan campuran minyak sawit dan solar. Penelitian ini mencakup perhitungan stoikiometri, estimasi laju alir gas buang, serta pengukuran konsentrasi emisi gas seperti CO₂, O₂, dan NO₂. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi CO₂ dari biodiesel (170.003 mg/Nm³) sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan diesel (167.083 mg/Nm³), sedangkan konsentrasi NO₂ jauh lebih rendah pada biodiesel (22 mg/Nm³) dibandingkan diesel (234 mg/Nm³). Konsentrasi O₂ yang lebih rendah pada biodiesel juga menunjukkan efisiensi pembakaran yang lebih baik. Penelitian ini mendukung biodiesel sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan.
A Bibliometric Analysis of Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Research from 2020 to 2025 Adi Fitra; Deri Maryadi; Abdul Rochim; Andri Mulyana
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 3 No 01 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) adalah metode yang digunakan untuk mencegah kegagalan dalam proses atau sistem. Dalam lima tahun terakhir, penggunaan FMEA terus berkembang, namun belum banyak kajian yang memetakan tren dan arah penelitiannya secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menganalisis publikasi tentang FMEA dari tahun 2020 hingga 2025. Data diambil dari database Scopus, lalu dianalisis dengan Bibliometrix (RStudio) dan VOSviewer untuk melihat tren penulis, negara, serta kata kunci yang sering digunakan. Hasil menunjukkan peningkatan jumlah publikasi secara signifikan, dengan kontribusi besar dari negara seperti Tiongkok dan India. Beberapa penulis, seperti Ni Q. dan Ji J.C., tercatat paling banyak disitasi. Selain itu, tren menunjukkan bahwa FMEA kini banyak diintegrasikan dengan metode lain seperti Lean dan Six Sigma. Penelitian ini memberikan gambaran ringkas namun bermanfaat tentang arah dan perkembangan riset FMEA terkini.
Strategi Efektif Manajemen Logistik Kesehatan dalam Pengadaan Obat di Instalasi Farmasi Pelayanan Kesehatan: Strategic Optimization of Health Logistics Management for Drug Procurement in Pharmaceutical Rahmi Elviana; Nadhilah Zahrina; Fina Elfianti
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 3 No 01 (2025): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, instalasi farmasi dan unit pelayanan kesehatan di Indonesia kerap menghadapi kendala ketersediaan obat yang berisiko pada keselamatan pasien serta efisiensi operasional. Selain itu, diperlukan pengelolaan logistik yang terstruktur yang ditujukan sebagai pemenuhan standar mutu dan keamanan alat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi manajemen logistik kesehatan yang efektif dalam pengadaan dan distribusi obat dengan menekankan pada aspek pengembalian dan pemusnahan (reverse logistics). Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 10 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Pencarian literatur dilakukan secara elektronik melalui database Google Scholar dan ScienceDirect dengan kriteria inklusi artikel yang membahas manajemen logistik di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan rujukan. Temuan menunjukkan bahwa optimalisasi stok sangat bergantung pada akurasi peramalan kebutuhan dan penerapan sistem FEFO/FIFO yang konsisten. Namun, sebagian besar fasilitas kesehatan masih menghadapi tantangan pada keterbatasan SDM dan belum terintegrasinya sistem informasi logistik dengan manajemen limbah farmasi. Penerapan reverse logistics ditemukan sebagai solusi krusial untuk menjamin keamanan obat serta efisiensi anggaran melalui penanganan obat kedaluwarsa yang terstruktur. Integrasi strategi logistik dari hulu (perencanaan) hingga hilir (penghapusan) diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan keberlanjutan finansial instalasi farmasi.
Minimalisasi Downtime Mesin Peeling Conveyor Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Di PT XYZ Efa Ranggata Dewi; Rizky Stighfarrinata
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 4 No 01 (2026): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v4i01.1671

Abstract

Downtime Mesin Peeling Conveyor pada proses produksi Frozen di PT XYZ menurunkan efisiensi proses produksi. Dalam penelitian ini metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi potensi kegagalan pada 28 unit komponen mesin. Metode ini dilakukan dengan menganalisis Tingkat Severity, Occurence, dan Detection berdasarkan data historis perbaikan Mesin Peeling Conveyor. Komponen tanpa kegagalan historis, estimasi tingkat kegagalan dihitung menggunakan pendekatan Poisson 95% CI agar tetap mempertimbangkan risiko potensial. Hasil penelitian menunjukkan nilai RPN komponen berada pada rentang 8 hingga 80, yang seluruhnya termasuk kategori pemeliharaan korektif. Komponen dengan RPN tertinggi adalah Gear box raw, Belt Conveyor finish, Sprocket Belt finish, dan Bearing AS Conveyor. Hasil ini menjadi dasar prioritas perawatan untuk meminimalkan downtime dan meningkatkan keandalan mesin.
Green and Resilient Automotive Supply Chains: Bibliometric and Systematic Review Toward Sustainable Manufacturing Competitiveness Abdul Abdul Rochim; Andri Mulyana; Deri Maryadi
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 4 No 01 (2026): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v4i01.1961

Abstract

The automotive manufacturing industry is experiencing significant transformation driven by increasing global competition, supply chain complexity, and the rapid development of Industry 4.0 technologies. Traditional lean-oriented supply chains, which primarily focus on operational efficiency and waste reduction, are increasingly challenged by global disruptions, sustainability pressures, and the need for resilience. This study aims to analyze the development of research trends related to automotive supply chain transformation during the period 2015–2025, identify dominant research themes, and explore the role of Industry 4.0 technologies in supporting supply chain transformation within the automotive manufacturing sector. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) combined with bibliometric analysis using data collected from the Scopus database. The analysis focuses on publications related to supply chain management and automotive manufacturing published between 2015 and 2025. The study examines publication trends, journal sources, leading authors, territorial distribution, and thematic evolution associated with Lean Supply Chain, resilience, sustainability, and Industry 4.0 technologies. The findings indicate a significant increase in research publications, particularly after the COVID-19 pandemic, reflecting a paradigm shift from efficiency-oriented supply chains toward resilient automotive ecosystems. The dominant research themes include Lean Supply Chain, digital transformation, supply chain resilience, and sustainability. Technologies such as Internet of Things (IoT), big data analytics, blockchain, and artificial intelligence play important roles in improving supply chain visibility, flexibility, and responsiveness. The study concludes that the integration of Lean Supply Chain, Industry 4.0, resilience, and sustainability has become a strategic direction for future automotive supply chain development. This research contributes to the literature by providing a comprehensive overview of the evolution of automotive supply chain transformation and highlighting future research opportunities in resilient and digital automotive ecosystems..
A Conceptual Framework Integrating Lean Production, Value Stream Mapping, and Industry 4.0 for Logistics Performance Improvement in the Automotive Industry Muhammad Wahid Malik Aljabar; Tolu Tamalika
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 4 No 01 (2026): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v4i01.1982

Abstract

This study develops a conceptual framework integrating Lean Production, Value Stream Mapping (VSM), Industry 4.0 capability, and information quality to enhance production logistics integration and logistics performance in the automotive industry. The motivation of this study arises from the fragmented nature of existing literature, where Lean Production, digital transformation, and logistics optimization are often discussed separately without a unified conceptual structure. The automotive industry, characterized by high complexity and dynamic supply chain interactions, requires a more integrated approach to improve efficiency and responsiveness across production and logistics systems.The study employs a conceptual paper approach based on literature synthesis to identify key relationships among Lean Production, Value Stream Mapping, Industry 4.0 capability, information quality, production logistics integration, and logistics performance. Lean Production focuses on waste reduction and process efficiency, while Value Stream Mapping supports the visualization of material and information flows to identify inefficiencies. Industry 4.0 capability enhances real-time data integration and system connectivity, improving information quality and decision-making processes. These elements collectively contribute to strengthening production logistics integration as a central mechanism for improving logistics performance. The proposed conceptual framework suggests that Lean Production, Value Stream Mapping, Industry 4.0 capability, and information quality positively influence production logistics integration, which in turn enhances logistics performance. The integration of lean and digital capabilities provides a more comprehensive approach to managing material flow, information flow, and operational coordination in automotive manufacturing systems. This study contributes to the literature by providing a unified conceptual model that bridges lean manufacturing and Industry 4.0 in the context of logistics systems, offering a foundation for future empirical validation and industrial application.

Page 3 of 4 | Total Record : 31