cover
Contact Name
Deri Maryadi
Contact Email
derimaryadi@univ-tridinanti.ac.id
Phone
+6283148932243
Journal Mail Official
jurnaljietri@univ-tridinanti.ac.id
Editorial Address
Address : REDAKSI JOURNAL OF INDUSTRIAL ENGINEERING (JIeTri) PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRIDINANTI Jl. Kapten Marzuki No. 2446 Kamboja Palembang- 30129 Telp. (0711) 357526, 355961, Fax. (0711) 358566
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JIeTri : Journal of Industrial Engineering Tridinanti
ISSN : -     EISSN : 29882303     DOI : https://doi.org/10.52333
JIeTri is a journal published by Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tridinanti Palembang. JIeTri Journal publishes manuscript articles twice a year (June and December). It’s focused on original articles in the form of research results or literature review which provides insight in the field of Industrial engineering that includes the field study of Industrial engineering, Operation Management, Supply chain and Logistics, Operation Reserach, Manufacturing, Quality Management, System informatics Manufacturing, Safety and Ergonomic
Articles 26 Documents
Analisis Pengendalian Persediaan Barang Gudang Ban Luar dan Ban Dalam Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Anthonius Dhinar; Feriza Ayu Wardhani; Deri Maryadi
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 01 (2023): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i01.88

Abstract

The company's operational activities often experience problems with warehouse inventory which often experience a shortage of inventory. This deficiency causes operational activities to stop. This study aims to analyze inventory control of outer tire and inner tube warehouses using the Economic Order Quantity (EOQ). The results of the study show that the frequency of ordering with the old method is 67 times with an average order of 4 pcs, whereas according to the EOQ method, the frequency of orders that should be made is 21 times with 13 pcs/order, while the frequency of ordering with the old method is 25 times with the average order is 12 pcs and according to the EOQ method, the order frequency is 36 times with a quantity per message of 8 pcs. Safety stock according to the EOQ method for outer tires is 1.6 pcs and for inner tubes is 1.4 pcs, while the method applied by the company does not carry out safety stock. Re-Order Point of the old method is when the stock is less than 3 pcs, whereas according to EOQ, Re-order when the stock is only 4.6 pcs and the inner tube is 4.4 pcs. The total cost of inventory for outer tire and inner tube warehouses in 2021 using the EOQ method is less than company policy. The total inventory cost from the EOQ method for the outer tires was Rp. 441,325.88 and for the inner tubes was Rp. 570,497.57, while for the outer tires was Rp. 8,949,666 and the inner tubes were Rp. 8,631,635. Abstrak   Kegiatan operasional perusahaan sering mengalami permasalahan pada persediaan gudang yang sering mengalami kekurangan persediaan Kekurangan tersebut mengakibatkan kegiatan operasional terhenti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengendalian persediaan barang gudang ban luar dan ban dalam dengan menggunakan Economic Order Quantity (EOQ). Hasil dari penelitian bahwa frekuensi pemesanan dengan metode lama adalah sebanyak 67 kali dengan rata-rata pemesanan 4 pcs, sedangkan menurut metode EOQ, frekuensi pemesanan yang seharusnya dilakukan adalah 21 kali dengan 13 pcs/order, sedangkan frekuensi pemesanan dengan metode lama adalah 25 kali dengan rata-rata pemesanan sebanyak 12 pcs dan menurut metode EOQ, frekuensi pemesanan adalah sebanyak 36 kali dengan kuantitas per pesan 8 pcs. Safety stock menurut metode EOQ untuk ban luar adalah sebesar 1,6 pcs dan ban dalam adalah sebesar 1,4 pcs, sedangkan metode yang diterapkan perusahaan tidak melakukan persediaan pengaman. Re-Order Point metode lama adalah ketika stock kurang dari 3 pcs, sedangkan menurut EOQ, Re-order ketika stock tinggal 4,6 pcs dan ban dalam 4,4 pcs. Total biaya persediaan pada barang gudang ban luar dan ban dalam tahun 2021 dari metode EOQ lebih kecil dibanding kebijakan perusahaan. Total biaya persediaan dari metode EOQ pada ban luar sebesar Rp 441.325,88 dan pada ban dalam sebesar Rp 570.497,57, sedangkan untuk ban luar adalah sebesar Rp 8.949.666 dan pada ban dalam adalah sebesar Rp 8.631.635.
Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Pelayanan Dengan Mengunakan Metode SERVQUAL dan Quality Function Deployment di CV. Sartika Palembang Diky Wahyudi; Irnanda Pratiwi; Azhari; Tolu Tamalika
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 01 (2023): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i01.89

Abstract

The main needs of the nine basic commodities (groceries) that appear a lot in the Palembang area have made the competition between these sales service providers even tighter and this is one of the motivating factors for basic food sellers to improve service quality. To be able to determine the level of customer satisfaction and the level of gaps in the store, the researchers used the Service Quality (SERVQUAL) method. SERVQUAL is a method for identifying the level or level of service quality in a service industry which consists of five dimensions of service quality, namely reliability, assurance, tangibles, empathy and responsiveness by analyzing gaps. (gap) that occurs as a result of a discrepancy between consumer expectations and perceptions of the quality of service they receive. the level of customer satisfaction with the service at CV. Sartika Palembang using the SERVQUAL method found that the average gap is -0.40. This shows that according to consumer perceptions that the company's services still do not fully meet expectations. Priority for improving services for consumers through the House Of Quality (HOQ) matrix, such as companies investing in equipment with modern technology, maintenance of existing facilities must look good, companies must have accurate records, company physical facilities must look attractive, company employees must have knowledge and The company must have suitable and comfortable operating hours. Abstrak Kebutuhan utama Sembilan bahan pokok (sembako) yang banyak muncul di wilayah Palembang membuat persaingan antar penyedia jasa penjualan tersebut semakin ketat dan itu merupakan salah satu faktor pendorong bagi para penjual sembako untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Untuk dapat mengetahui tingkat kepuasaan pelanggan serta tingkat gap yang terdapat di Toko, maka peneliti menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL). SERVQUAL merupakan metode untuk mengidentifikasi tingkat atau level kualitas pelayanan suatu industri jasa yang terdiri dari lima dimensi kualitas pelayanan yaitu kehandalan (reliabillity), jaminan (assurance), bentuk fisik (tangible), empati (emphaty) dan daya tanggap (responsivness) dengan menganalisa kesenjangan (gap) yang terjadi akibat ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi konsumen terhadap kualitas pelayanan yang diterimanya. tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di CV. Sartika Palembang dengan menggunakan metode SERVQUAL didapatkan bahwa kesenjangan (gap) rata-rata yaitu sebesar -0.40. Hal ini menunjukan bahwa menurut persepsi konsumen bahwa pelayanan perusahaan masih belum memenuhi harapan secara penuh. Prioritas peningkatan pelayanan untuk konsumen melalui matriks House Of Quality (HOQ) seperti perusahaan melakukan investasi alat dengan teknologi modern, perawatan fasilitas yang ada harus tampak baik, perusahaan harus memiliki pencatatan yang akurat, fasilitas fisik perusahaan harus tampak menarik, karyawan perusahaan harus memiliki pengetahuan dan perusahaan harus memiliki waktu operasi yang sesuai dan nyaman.
Peramalan Jumlah Persediaan Komoditas di PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Palembang Menggunakan Metode Moving Average dan Exponential Smoothing Winny Andalia; R.A NURUL MOULITA
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 01 (2023): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i01.90

Abstract

PT. Pelabuhan Indonesia II Palembang Branch is required to be fast and precise in carrying out commodity loading and unloading services. The high number of commodities that will be carried out for loading and unloading is often unpredictable so it will result in accumulation. Forecasting is needed to predict the amount of commodity inventory that will be loaded and unloaded in the next month. This study uses two forecasting methods, moving average and exponential smoothing methods that will be compared to find out which method that effective in predicting the amount of commodity inventory. The results of data processing using both methods are 99,749.5 tons of commodity inventories that will be loaded and unloaded in January 2021 consisting of 88,293 tons of CPO, 4,374 tons of asphalt, and 1,743 tons of copra according to forecasts using the 7-month moving average method while for PKE commodity is 5,339.5 tons according to the forecast using the exponential smoothing method α = 0.1. The accuracy of the 7-month moving average method as a whole can be said to be quite good with MAPE values of 68.5% for CPO, 25% for asphalt and 11.4% for copra. Meanwhile, the use of the exponential smoothing method α = 0.1 gives better accuracy results in forecasting the total supply of PKE commodities with a MAPE value of 56.3%. Abstrak PT. Pelabuhan Indonesia II Cabang Palembang diharuskan untuk cepat dan tepat dalam melakukan pelayanan bongkar muat komoditas. Tingginya jumlah komoditas yang akan dilakukan bongkar muat seringkali tidak dapat diprediksi sehingga akan berakibat pada adanya penumpukan. Suatu peramalan diperlukan untuk memprediksi jumlah persediaan komoditas yang akan dilakukan bongkar muat pada bulan selanjutnya. Penelitian ini menggunakan dua metode peramalan yaitu moving average dan exponential smoothing yang akan dibandingkan untuk mengetahui metode peramalan yang efektif dalam meramalkan jumlah persediaan komoditas. Hasil dari pengolahan data menggunakan kedua metode adalah sebanyak 99.749,5 ton jumlah persediaan komoditas yang akan dilakukan bongkar muat pada bulan Januari 2021 terdiri dari 88.293 ton CPO, 4.374 ton aspal, dan 1.743 ton kopra sesuai dengan peramalan menggunakan metode moving average 7 bulanan sedangkan untuk komoditas PKE adalah 5.339,5 ton sesuai dengan peramalan menggunakan metode exponential smoothing α = 0,1. Akurasi dari metode moving average 7 bulanan secara keseluruhan bisa dikatakan cukup baik dengan nilai MAPE 68,5% untuk CPO, 25% untuk aspal, dan 11,4% untuk kopra. Sementara itu, penggunaan metode exponential smoothing α = 0,1 memberikan hasil akurasi yang lebih baik pada peramalan jumlah persediaan komoditas PKE dengan nilai MAPE yaitu 56,3%.
Analisa kelayakan bisnis PLTS untuk Rumah Subsidi Tipe 36 (Studi kasus di kota Palembang) Deri Maryadi; Tolu Tamalika; Hermanto MZ; Febri Wongiawan
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 01 (2023): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i01.91

Abstract

Subsidized housing is a major need for the people of Indonesia, as a developing country, its people need subsidies to have decent housing. And in this journal a business feasibility analysis is carried out using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) method in the context of subsidized housing development that integrates Solar Power Plants (PLTS) as an energy source. This study aims to evaluate the feasibility and potential benefits of using PLTS in subsidized housing development projects, especially in terms of sustainability, availability of affordable energy, and economic aspects. This study uses a comprehensive analysis, including a SWOT analysis, to evaluate internal and external factors that may affect project feasibility. The strengths and weaknesses analysis will highlight the advantages and limitations of implementing PV mini-grid, while the opportunities and threats analysis will consider external factors that can affect the success of the project. The results of this study reveal several important points. First, the use of PLTS in subsidized housing construction offers significant advantages in terms of environmental sustainability by reducing greenhouse gas emissions and dependence on fossil fuels. Second, although the initial investment required for PLTS installation can be a financial challenge, the use of PV mini-grid can result in long-term cost savings through reduced operational costs and dependence on conventional energy sources. Abstrak Rumah subsidi merupakan sebuah kebutuhan utama bagi masyarakat Indonesia yang sebagai negara berkembang masyarakatnya membutuhkan subsidi dalam memiliki perumahan yang layak. Dan dalam jurnal ini dilakukan analisis kelayakan bisnis menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dalam konteks pembangunan perumahan subsidi yang mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan dan potensi manfaat dari penggunaan PLTS dalam proyek pembangunan perumahan subsidi, terutama dalam hal keberlanjutan, ketersediaan energi yang terjangkau, dan aspek ekonomi. Studi ini menggunakan analisis komprehensif, termasuk analisis SWOT, untuk mengevaluasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kelayakan proyek. Analisis kekuatan dan kelemahan akan menyoroti keunggulan dan keterbatasan implementasi PLTS, sementara analisis peluang dan ancaman akan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi keberhasilan proyek. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa poin penting. Pertama, penggunaan PLTS dalam pembangunan perumahan subsidi menawarkan keuntungan yang signifikan dalam hal keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Kedua, meskipun investasi awal yang diperlukan untuk instalasi PLTS bisa menjadi tantangan keuangan, penggunaan PLTS dapat menghasilkan penghematan biaya jangka panjang melalui pengurangan biaya operasional dan ketergantungan pada sumber energi konvensional.  
Analisis Peramalan Pemasangan Internet dengan Menggunakan Metode Single Moving Average dan Exponential Smoothing Faizah Suryani; R.A. Nurul Moulita; Selvia Aprilyanti; MARYADI, DERI
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 01 (2023): Edisi Januari-Juni
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i01.92

Abstract

Every industries, whether manufacturing or service, requires forecasting method. Forecasting is used to determine the number of product demand so the needs for goods and equipment can be met and customer satisfaction can be increased. The single moving average method was chosen to calculate the number of internet installations demand in the next period at PT. XYZ. The results obtained is 28 people requested for installation of stroomnet services in October 2022 using the 3-month single moving average method while using the 5-month single moving average method is 27 people. Forecasting was carried out using the exponential smoothing method with a value of α = 0.1 resulting in the number of demand for installing stroomnet services namely 28 people while the exponential smoothing method with a value of α = 0.5 namely 26 people. The exponential smoothing method with a value of α = 0.5 has the smallest mean absolute error (MAE) and mean squared error (MSE) among the other three methods, namely 4.5 for MAE or equivalent to 4 people and 24.38 for MSE or equivalent with 24 people so this method is highly recommended for forecasting the number of internet service installation demand by PT. XYZ. Abstrak Metode peramalan sangat dibutuhkan oleh semua industri, baik industri manufaktur maupun jasa. Peramalan digunakan untuk menentukan jumlah permintaan produk agar kebutuhan barang dan perlengkapan dapat terpenuhi sehingga kepuasan pelanggan dapat ditingkatkan. Metode single moving avarge dipilih untuk menghitung jumlah pemasangan internet pada periode selanjutnya di PT. XYZ. Hasil yang didapat adalah permintaan pemasangan layanan stroomnet pada bulan Oktober tahun 2022 dengan menggunakan metode single moving average 3 bulanan adalah 28 orang sementara dengan menggunakan metode single moving average 5 bulanan adalah 27 orang. Peramalan yang dilakukan dengan menggunakan metode exponential smoothing nilai α = 0,1 menghasilkan jumlah permintaan pemasangan layanan internet yaitu 28 orang, sementara metode exponential smoothing dengan nilai α = 0,5 yaitu 26 orang. Metode exponential smoothing dengan nilai α = 0,5 memiliki nilai mean absolute error (MAE) dan mean squared error (MSE) yang paling kecil diantara ketiga metode lainnya, yaitu 4,5 untuk MAE atau setara dengan 4 orang dan 24.38 untuk MSE atau setara dengan 24 orang sehingga penggunaan metode ini sangat direkomendasikan untuk peramalan jumlah permintaan pemasangan layanan internet oleh PT. XYZ.
Determination of Optimal Sand Material selection for Sand moulding using DMAIC Method: Indonesia Aliamran, Suryadi; Karnadi
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 02 (2023): Edisi Juli - Desember
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i02.179

Abstract

Companies must be able to adapt to internal and external challenges both in terms of business and non-business, as in the current situation there is a Covid-19 pandemic effect. The state of the company is in the state of Covid-19 pandemic, i.e. the company must save on existing processes and materials. One of the materials used in the casting process is RCS (Resin Coated Sand) which is used as a sand mould. In this study, the study of casting companies using RCS materials was taken with the aim of finding the optimal solution in material costs and defects that occur in the motorcycle casting process. By using the direct field observation brainstorming method with the DMAIC method approach it is hoped to identify problems and find optimal solutions for the purpose or target of the company. analysis that the search for alternative materials that can reduce the process defect ratio and correlate with RCS recycling process so that although alternative material prices are more expensive than initial production materials, reduced defect ratios and overall material costs can be considered, there are benefits so that alternative material options can be selected. From the testing of the material, it is found that the defect of the casting product is reduced from the previous condition, i.e. for the defect on average around 1% to 0% and the overall price of the material is the same
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku pada UMKM Bakso Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Re Order Point (ROP) Nurhidayati, Rina; Isroyati; Teja Prasasty, Aliffia
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 02 (2023): Edisi Juli - Desember
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i02.410

Abstract

Pada dasarnya pengendalian persediaan bahan baku merupakan hal yang wajib ada dalam tiap perusahaan. Tanpa adanya pengendalian persediaan bahan baku yang optimal dalam proses produksi, jika membeli terlalu sedikit dapat menyebabkan kerugian karena tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan berpengaruh terhadap keuntungan yang diperoleh. Sedangkan, jika membeli terlalu banyak maka akan membuat perusahaan rugi dan juga berpengaruh kepada keuntungan yang diperoleh. UMKM Bakso XYZ merupakan sebuah warung makan yang sudah bergerak dari tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan dan jumlah persediaan bahan baku daging sapi yang optimal di UMKM Bakso XYZ. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa UMKM Bakso XYZ masih menggunakan metode konvensional atau manual dalam mengatur pengendalian persediaan bahan baku. Sehingga, manajemen pengendalian tersebut masih belum optimal dan memiliki total biaya persediaan yang tinggi. Warung Bakso XYZ mengatur persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Re Order Point (ROP). Jumlah kuantitas pemesanan bahan baku daging sapi yang optimal adalah sebesar 4 kg, dengan frekuensi pemesanan sebanyak 22 kali dalam 6 bulan.
Pendekatan NBM dan RULA Dalam Mengukur Postur Kerja Juru Las Novasani, Raditya; Ngizudin, Risal; Marom, Khusnul
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 02 (2023): Edisi Juli - Desember
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i02.420

Abstract

Penelitian di bengkel Las SZ dilatar belakangi oleh kondisi postur atau sikap kerja di bengkel las Zafran Steel kurang nyaman bagi karyawan. Sering kali karyawan bekerja dengan posisi membungkuk ataupun jongkok, hal ini yang menyebabkan terjadinya keluhan Musculoskeletal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keluhan karyawan, menghitung skor postur kerja, dan memberikan suatu usulan perbaikan postur kerja yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) untuk menghitung dan menganalisis postur tubuh bagian atas manusia.. Dalam penelitian ini yang diteliti adalah pada proses pemotongan benda kerja. Hasil penelitian mendapatkan bahwa ada keluhan yang memiliki resiko terjadinya cidera pada otot yaitu bagian punggung, leher bagian atas, dan pergelangan tangan kanan. Hasil analisis pada postur kerja dalam proses pemotongan benda kerja diperoleh skor RULA yaitu 6. Skor tersebut menandakan bahwa pada proses pemotongan benda kerja mempunyai level resiko yang sedang.
Application of Failure Mode and Effect Analysis and Reliability Centered Maintenance in Preventive Maintenance of Vehicle: Application of Failure Mode and Effect Analysis and Reliability Centered Maintenance in Preventive Maintenance of Vehicle Fauzan Muhammad; Faizah Suryani; Tolu Tamalika; Moulita, Nurul; Maryadi, Deri
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 02 (2023): Edisi Juli - Desember
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i02.421

Abstract

Sistem bahan bakar merupakan sistem yang cukup krusial bagi suatu kendaraan. Kerusakan pada salah satu komponennya dapat menyebabkan mesin tidak dapat beroperasional sebagaimana sistem operasionalnya mengingat fungsinya yang sangat penting pada kendaraan. Resiko kerusakan pada sistem bahan bakar dapat diminimalkan dengan menganalisa potensi kerusakan yang akan terjadi serta melakukan penjadwalan perawatan terhadap komponen yang ada. Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta Reliability Centered Maintenance (RCM) dapat dikombinasikan guna menentukan komponen yang diprioritaskan untuk diperbaiki dalam jadwal perbaikan sehingga diharapkan mampu mengurangi dampak kerusakan yang terjadi secara berulang. Hasil penelitian melaporkan bahwa pompa distribusi dan penyaring bahan bakar diprioritaskan dalam tindakan perbaikan sistem bahan bakar. Tindakan perawatan yang dapat dilakukan terhadap pompa distribusi dan penyaring bahan bakar adalah dengan melakukan tindakan pencegahan kerusakan melalui identifikasi sistem bahan bakar dan langsung melakukan perbaikan atau penggantian komponen jika ditemukan sebuah kerusakan. Rekomendasi yang diberikan terkait jadwal pemeriksaan yang dilakukan secara berkala terhadap pompa distribusi bahan bakar adalah setiap 180 hari sedangkan penyaring bahan bakar setiap 120 hari sehingga konsep perawatan berkala pada sistem bahan bakar mobil dapat terealisasi.
Implementasi Jobload Analysis Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) Untuk Menentukan Kebutuhan Tenaga Kerja (Study kasus Perusahaan pertambangan di kota Palembang) Deri Maryadi; Hermanto MZ; azhari; Adi Fitra; Anthonius
JURNAL TEKNIK DAN SISTEM INDUSTRI Vol 1 No 02 (2023): Edisi Juli - Desember
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRIDINANTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jietri.v1i02.428

Abstract

Optimalisasi dalam setiap Perusahaan meruapakan sesuatu yang harus dilakukan yang salah satunya adalah optimalisasi dalam kebutuhan operator dalam kegiatan operasioanl Perusahaan [1]. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan dalam penentuan kebutuhan operator dengan mengusulkan suatu pendekatan yang lebih terperinci menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) untuk mengukur job load. Meskipun FTE telah menjadi alat yang umum digunakan dalam mengukur kebutuhan tenaga kerja, penerapannya sering kali dihadapi oleh kompleksitas kontekstual yang sulit diintegrasikan dengan faktor-faktor variabel dalam dunia operasional dalam pertambangan. Dari hasil penelitian didapatkan hasil Beban kerja yang terdapat pada PT. Bukit Asam Tbk Unit Dermaga Kertapati satuan kerja umum. Beban kerja supervisor layanan umum 177 %, admin layanan umum 62 %, supervisor balitas 474 %, supervisor layanan mess & griya 183 %, admin layanan mess & griya 103%, supervisor gudang 179% dan admin gudang 248 %.

Page 1 of 3 | Total Record : 26