cover
Contact Name
M. Rizky Mahaputra
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+628117404455
Journal Mail Official
dinasti.info@gmail.com
Editorial Address
Casa Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial
Published by Dinasti Research
ISSN : 29630525     EISSN : 29630517     DOI : https://doi.org/10.38035/jkis.v2i2
Core Subject : Social,
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (JKIS) adalah jurnal penelitian sosial dengan ruang lingkup kajian ilmu komunikasi yang memuat makalah, gagasan ilmiah, dan hasil penelitian sosial lingkup kajian ilmu komunikasi dan terapannya dalam bentuk artikel ilmiah dari para peneliti, akademisi, praktisi dan mahasiswa. JKIS menerbitkan hasil penelitian dengan berbagai metode, baik kualitatif maupun kuantitatif, dan berbagai pendekatan yang berkaitan dengan ilmu komunikasi.
Articles 114 Documents
Tren Penelitian Komunikasi Organisasi di Era Hybrid Work: Kajian Systematic Literature Review Lukman Hakim Sangapan Sangapan; Atik Budi Paryanti; Adler Haymans Manurung; Amran Manurung
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2025)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v3i3.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian komunikasi organisasi di era hybrid work melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 72 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2019–2025 dikaji secara sistematis dari basis data Scopus, Web of Science, ProQuest, dan Google Scholar. Analisis dilakukan terhadap tren publikasi, konteks penelitian, metode yang digunakan, teori dominan, serta tema utama yang muncul. Hasil menunjukkan bahwa penelitian mengenai komunikasi organisasi hybrid meningkat tajam sejak 2020, dengan fokus utama pada efektivitas komunikasi virtual, kepemimpinan digital, serta kesejahteraan dan keterlibatan karyawan. Teori Media Richness dan Social Presence menjadi kerangka konseptual paling sering digunakan, menandakan keberlanjutan relevansi teori klasik dalam konteks digital. Secara empiris, penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi organisasi hybrid menuntut keseimbangan antara teknologi dan kemanusiaan, serta adaptasi budaya komunikasi yang inklusif. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan peta konseptual, arah riset, serta dasar teoretis bagi pengembangan model komunikasi organisasi yang lebih efektif di era kerja digital.
Peran Influencer dalam Komunikasi Pemasaran: Sebuah Tinjauan Sistematis Literatur Internasional Lukman Hakim Sangapan
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2025)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v3i3.2570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran influencer dalam komunikasi pemasaran melalui tinjauan sistematis terhadap 68 artikel akademik internasional yang terbit antara 2013–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan pendekatan tematik terhadap artikel yang diperoleh dari basis data Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil analisis mengidentifikasi empat tema utama: (1) kredibilitas dan kepercayaan influencer, (2) keaslian dan kepribadian digital, (3) hubungan parasosial dan keterlibatan audiens, serta (4) dampak terhadap perilaku konsumen dan ekuitas merek. Temuan menunjukkan bahwa kepercayaan dan keaslian influencer menjadi faktor kunci yang menentukan efektivitas komunikasi pemasaran digital. Selain itu, hubungan parasosial terbukti memperkuat keterlibatan audiens dan niat beli melalui mekanisme afektif. Kesimpulannya, influencer berperan sebagai mediator sosial yang menjembatani merek dan konsumen melalui kepercayaan, otentisitas, dan kedekatan emosional. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperluas konsep source credibility dan parasocial interaction ke ranah komunikasi digital, serta memberikan implikasi praktis bagi strategi pemasaran berbasis hubungan jangka panjang antara merek dan influencer.
The Sustainability of the Indonesian Islamic Da'wah Council: An Analysis of the Leadership and Commitment of the Management in Aceh and West Nusa Tenggara Sarafudin; Abdul Malik; Faizah
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3742

Abstract

The functional sustainability of value-based dawah organizations in the modern era relies heavily on the capacity to manage internal resources, particularly leadership and member commitment. This study aims to conduct a comparative analysis of the organizational sustainability of the Indonesian Islamic Dawah Council (DDII) in Aceh Province and West Nusa Tenggara (NTB) Province for the 2024–2026 period, while examining the roles of leadership and board commitment in shaping organizational dynamics in both regions. Employing a qualitative approach with a multiple-case study design, data were gathered through in-depth interviews with regional leaders and board members, moderate participant observation, and documentary research. The collected data were analyzed using cross-case synthesis and validated through data triangulation. The findings reveal that DDII Aceh successfully maintains functional sustainability through a transformational-inclusive leadership style that fosters role delegation, underpinned by strong affective and normative commitment from its members. Conversely, organizational sustainability in DDII NTB remains fluctuant and stagnant, constrained by a centralized, top-heavy leadership pattern and a reliance on passive continuance commitment. The study concludes that a strong socio-religious regional base does not automatically guarantee functional organizational sustainability without adaptive leadership and emotional-ideological engagement. This study proposes the Inclusive-Ideological Sustainability Model as a theoretical novelty for managing religious non-profit organizations.
Analisis Implementasi Komunikasi Pelayanan Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Kepada Pelanggan ; Studi Kasus After Training Service Excellence Pada Perumdam Tirta Tarum Karawang Engkus Kusnadi; Fajarina
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3774

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas ditentukan tidak hanya oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh kualitas komunikasi pelayanan. Di Perumdam Tirta Tarum Karawang, pelatihan Service Excellence diterapkan untuk meningkatkan kinerja pelayanan karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pelatihan tersebut terhadap kinerja pelayanan melalui perspektif SERVQUAL (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña serta diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Service Excellence berdampak positif pada peningkatan kualitas komunikasi pelayanan. Perubahan terlihat pada komunikasi nonverbal (Tangibles), kejelasan informasi (Reliability), kecepatan respons (Responsiveness), kemampuan membangun kepercayaan (Assurance), serta sikap empatik (Empathy). Keberhasilan pelatihan juga didukung oleh komunikasi organisasi melalui monitoring, evaluasi, dan penguatan budaya pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi organisasi internal menjadi dasar peningkatan kualitas komunikasi pelayanan eksternal.
Pola Komunikasi Kepemimpinan Gen Z Sebagai Pendukung Keberhasilan Pemenang Penghargaan Best Branch Manager PT. Asuransi X Adrian Farhan; Ballian
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3795

Abstract

Penelitian ini mengkaji pola komunikasi kepemimpinan manajer cabang Generasi Z di PT Asuransi X yang berhasil meraih penghargaan Best Branch Manager. Penelitian ini menganalisis penerapan pola komunikasi pemimpin Generasi Z dan bagaimana pemaknaannya oleh anggota tim lintas generasi. Menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus tunggal terjalin, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin Generasi Z secara dominan menerapkan pola komunikasi Bintang (All-Channel) yang memangkas birokrasi hierarkis dan mendorong komunikasi transparan secara dua arah. Selain itu, para pemimpin mengaplikasikan strategi konvergensi dari Communication Accommodation Theory (CAT) dengan mengadaptasi gaya bahasa, intonasi, serta pendekatan sosial-budaya lokal saat berinteraksi dengan bawahan yang lebih senior. Kesimpulannya, kecerdasan emosional dalam menyesuaikan gaya komunikasi antar-generasi serta penerapan komunikasi yang inklusif terbukti mampu mencegah resistensi dan meningkatkan keterlibatan karyawan (employee engagement). Sinergi lintas generasi yang terbangun ini berkontribusi langsung pada peningkatan efektivitas operasional dan pencapaian kinerja unggul di tingkat cabang.
Pengaruh Etos Kerja dan Komitmen Organisasional terhadap Profesionalisme Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta Mohamad Kusnaeni
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3816

Abstract

Professionalism among journalists is essential for maintaining information quality, media credibility, and public trust, particularly amid concerns regarding the decline of journalistic idealism and adherence to ethical standards. This study aims to analyze the effects of work ethic and organizational commitment, both partially and simultaneously, on the professionalism of sports journalists affiliated with the Jakarta Chapter of the Indonesian Journalists Association. A quantitative correlational approach was employed, involving 67 sports journalists as respondents. The data were analyzed using Pearson product-moment correlation, multiple correlation analysis, and the coefficient of determination. The results show that work ethic affects journalist professionalism, with a correlation coefficient of 0.38 and a contribution of 14%. Organizational commitment also affects professionalism, with a correlation coefficient of 0.28 and a contribution of 5.4%. Simultaneously, work ethic and organizational commitment have a very strong relationship with professionalism, as indicated by a multiple correlation coefficient of 0.92 and a coefficient of determination of 84.6%. These findings confirm that strengthening work ethic and organizational commitment in an integrated manner is a strategic approach to improving sports journalists’ professionalism, compliance with journalistic codes of ethics, and the overall quality of journalistic practices.
Strategi Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero) Dalam Meningkatkan Partisipasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Melalui Kegiatan Rembuk Tani Amir Hamzah; Erman
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3829

Abstract

Reformasi tata kelola pupuk bersubsidi menuntut kebijakan publik diterjemahkan ke dalam komunikasi yang dapat dipahami dan dijalankan petani. Kesenjangan penelitian terletak pada dominannya kajian pupuk bersubsidi pada distribusi dan administrasi, sedangkan kajian komunikasi korporat masih terbatas dalam menjelaskan peran badan usaha milik negara sebagai agen difusi kebijakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi korporat Pupuk Indonesia Persero melalui Program Rembuk Tani dan mengidentifikasi hambatan penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, pemilihan lima informan secara purposif, serta pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, angket pendukung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi terintegrasi berupa pemetaan khalayak, perencanaan berbasis wilayah, komunikasi dialogis, aktivasi partisipasi, dan kolaborasi multipemangku kepentingan. Rembuk Tani memperkuat pemahaman kebijakan, akses informasi, kepercayaan, serta partisipasi penyaluran, sedangkan data administrasi, karakteristik petani, dinamika regulasi, musim, dan keterbatasan evaluasi masih menjadi hambatan. Kebaruan penelitian berupa model konseptual yang menempatkan komunikasi korporat sebagai penghubung inovasi kebijakan, keterlibatan pemangku kepentingan, tahapan adopsi, kepercayaan, dan penyaluran pupuk bersubsidi.
Komunikasi Pemasaran Wisata Instagramable: Peran Daya Tarik Visual, Persepsi Viralitas, dan Pengaruh Sosial terhadap Niat Berbagi Konten Hamdan Hamdan; Hapzi Ali; M. Ridho Mahaputra
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Oktober - Desember 2025)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v3i4.3837

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh daya tarik visual, persepsi viralitas, dan pengaruh sosial terhadap niat berbagi konten wisata Instagramable. Berangkat dari meningkatnya peran media sosial dalam membentuk perilaku wisatawan, penelitian ini menempatkan karakteristik visual destinasi, popularitas digital, serta dorongan sosial sebagai determinan perilaku berbagi konten. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 200 wisatawan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik visual, persepsi viralitas, dan pengaruh sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berbagi konten. Hasil ini menunjukkan bahwa niat wisatawan untuk membagikan pengalaman destinasi berbasis wisata Instragramable dipengaruhi oleh kualitas visual dalam menarik perhatian, persepsi viralitas destinasi, serta dorongan lingkungan sosial. Penelitian ini memperkuat pemahaman mengenai determinan perilaku berbagi konten dalam konteks pariwisata berbasis media sosial.
Homeless Media dan Krisis Jurnalisme Profesional: Analisis Asimetri Kompetitif, Ekonomi Perhatian, dan Paradoks Regulasi di Indonesia Muhammad; Rafii Rafii; Jamalullail; Algooth; Bintang
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3845

Abstract

Digital transformation has expanded the local information ecosystem by enabling platform-native actors to distribute news without the institutional infrastructure normally associated with professional journalism. This study addresses a research gap concerning how such actors create competitive pressure through unequal cost structures, algorithmic visibility, and uneven accountability. The study aims to explain how these asymmetries interact in Indonesia. A critical qualitative case-study design was used through semi-structured interviews, text interviews, digital observation, documentary analysis, and literature review. The findings identify three mutually reinforcing structural asymmetries: burden asymmetry, speed and hook asymmetry, and legitimacy asymmetry. Low operating costs facilitate rapid publication; rapid and emotionally framed content increases the opportunity for algorithmic visibility; and high visibility can develop into social legitimacy even when institutional accountability remains limited. The study proposes the Three Structural Asymmetries as an analytical synthesis and argues that the central issue is not the existence of non-institutional media itself, but the unequal distribution of economic and accountability burdens. Policy implications include regulatory equity, structural support for public-interest journalism, and algorithmic media literacy.
Digital Parenting and the Communicative Negotiation of Family Authority Rofian Dedi Susanto; Nurhayani Saragih; Farid Hamid Umarella
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3858

Abstract

Digital technologies have reshaped family communication, challenging conventional understandings of parental authority. Although digital parenting has attracted increasing scholarly attention, existing studies remain fragmented in explaining how family authority is negotiated across different sociocultural contexts. This study aims to systematically review empirical research to examine the transformation of family authority through digital parenting. A Systematic Literature Review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. Articles were retrieved from Scopus and Google Scholar. Of forty records identified, eleven empirical studies published between 2021 and 2026 met the inclusion criteria and were synthesized using comparative thematic analysis. The review identified three major findings: children's digital agency has expanded their participation in family decision-making; digital privacy has become a central arena of negotiation; and digital literacy has redistributed communicative influence. The novelty of this study lies in its integrated conceptual model demonstrating that family authority is reconstructed through continuous communication rather than determined solely by technological change.

Page 11 of 12 | Total Record : 114