cover
Contact Name
Muh. Zainul Arifin
Contact Email
rumahjurnal25@gmail.com
Phone
+6285378329037
Journal Mail Official
rumahjurnal25@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanjung Barangan, Komplek Griya Wijaya Barangan Nomor A76 Bukit Baru, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Stetoskop : The Journal Of Health Science
ISSN : 30634903     EISSN : 30632951     DOI : https://doi.org/10.70656/stjhs
Core Subject : Health, Science,
Stetoskop : The Journal Of Health Science publishes the article based on research or equivalent to research results in public health or other disciplines related to public health that has not been loaded/published by other media. The journal contains articles about epidemiology and biostatistics, health policy and administration, public health nutrition, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, and other related articles in public health. The journal can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who are interested in public health issues.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025" : 6 Documents clear
COMPARISON OF WARM AND COLD WATER COMPRESS ON PAIN RESPONSE IN IMMUNIZED INFANTS (DPT-HB-HIB COMBINATION IMMUNIZATION) AT SUGI WARAS OKI PUBLIC HEALTH CENTER Rahmadayanti, Ade Marlisa; Mulia, Bramtama Sukma; Febriyanti, Rani
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i2.485

Abstract

Immunization in infants is divided into two types, namely active and passive. Active immunization is an antigen that is injected into the body to form antibodies that can last for years. While passive immunization is the use of antibodies to prevent or treat infections. As a result of this injection, it is the main source of pain and suffering that can cause anxiety and trauma. Anxiety and trauma caused by immunization pain must be minimized immediately because it can increase the potential for children to experience phobias of needles and medical procedures and can also cause non-compliance with health services in the future. This study aims to determine the comparison of warm and cold water compresses on pain responses in immunized infants (DPT-HB-HIB Combination Immunization) at the Sugi Waras Health Center, OKI. This study was conducted using a pre-experimental method with a quasi-experimental approach and a posttest only design research design. The sample in this study was 10 infants, with pain intensity measurements measured using the FLACC Scale. The results of the study with warm water compresses showed that 60% had moderate pain and 40% had mild pain, while with cold water compresses it was known that 80% had mild pain and 20% had moderate pain. The results of the Independent Samples Test analysis showed that there was no comparison of effectiveness between warm water compresses and cold water compresses, with p-values ​​of 0.272 and 0.275 respectively. So both warm and cold water compresses are equally effective in reducing the scale of pain response in immunized babies.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hyperemesis Gravidarum di Klinik Budi Mulia Medika Tahun 2024 Sesilia Triana Dewi; Theresia Shella Beredikta; Martina Astari
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i2.497

Abstract

Abstrak Keluhan mual muntah yang berlebihan atau lebih dikenal dengan Hyperemesis Gravidarum, terjadi mulai dari usia kehamilan 6 minggu dan dapat berlangsung sampai minggu ke 12 bahkan lebih. Beberapa factor penyebab nya antara lain factor psikologis, usia ibu, paritas, pekerjaan,pengetahuan ibu, Tingkat stress,peningkatan hormon dan lain-lain. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2023 lebih dari 260.000 perempuan yang meninggal di masa kehamilan dan persalinan. Dari data Kemenkes Ri tahun 2023, jumlah kematian ibu di Indonesia sebesar 4.482 kasus, dengan jumlah tertinggi terdapat di Jawa Barat yaitu 792 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang mempengaruhi antara umur,paritas dan pekerjaan dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum di Klinik Budi Mulia Medika tahun 2024. Penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel dengan menggunakan tehnik simple random sampling systematic. Didapatkan 62 ibu hamil yang mengalami Hyperemesis Gravidarum. Dan dari penelitian ini ditemukan ada hubungan antara umur ibu (p = 0,028), paritas ibu (p=0,036) dan pekerjaan ibu (0,028) dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum. Kata kunci: Hyperemesis Gravidarum, Kehamilan, Umur Ibu, Paritas Ibu, Pekerjaan Ibu Abstract Excessive nausea and vomiting, commonly known as Hyperemesis Gravidarum, typically begins around the sixth week of pregnancy and may continue until the twelfth week or even longer. Several factors are believed to contribute to this condition, including psychological factors, maternal age, parity, occupation, level of knowledge, stress level, hormonal changes, and others. According to the World Health Organization (WHO), in 2023, more than 260,000 women died during pregnancy and childbirth. Data from the Indonesian Ministry of Health (Kemenkes RI) in 2023 recorded 4,482 maternal deaths in Indonesia, with the highest number reported in West Java (792 cases). This study aims to examine the relationship between maternal age, parity, and occupation and the incidence of Hyperemesis Gravidarum at Budi Mulia Medika Clinic in 2024. The research employed an analytical survey using a case-control approach. Samples were selected through a systematic simple random sampling technique, resulting in 62 pregnant women diagnosed with Hyperemesis Gravidarum. The findings indicate a significant relationship between maternal age (p = 0.028), maternal parity (p = 0.036), and maternal occupation (p = 0.028) and the occurrence of Hyperemesis Gravidarum. Keywords: Hyperemesis Gravidarum, Pregnancy, Maternal Age, Maternal Parity, Maternal Occupation
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI (Apium graveolens L) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI Purwani, Rani; Sari, Yona
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i2.518

Abstract

Hipertensi pada wanita menopause terjadi karena penurunan hormon estrogen, dimana hormon ini dapat meningkatkan anti oksidan sehingga mampu mengurangi stress dan peradangan pada tubuh. Salah satu pengobatan alternatif untuk mengatas hipertensi pada wanita menopause yaitu dengan memberikan air rebusan seledri. Kandungan didalam seledri terdapat magnesium pthalides, bekerja dengan melemaskan otot polos pembuluh darah, pembuluh darah jadi melebar (vasodilator), apigenim terkandung enzim dan zat alamih tubuh yang membantu melebarkan pembuluh darah agar tidak terjadi penyempitan. Kalium, untuk menstabilkan kontraksi jantung dan aspiragin yang bersifat diuretik untuk memperbanyak air seni sehingga volume darah dapat berkurang sehingga tekanan darah menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan tekanan darah pada wanita menopause usia 51-60 tahun yang mengalami hipertensi ringan dan hipertensi sedang. Penelitian ini dilakukan dengan metode non probility sampling dengan pendekatan two group pre-test post-test design dengan tehnik purposive sampling yang berjumlah 7 responden. Data dikumpulkan secara langsung saat penelitian dengan cara observasi dan analisa secara univariat dan bivariat dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat pengaruh terhadap hipertensi dengan p value (0,000) < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa wanita menopause dengan hipertensi lebih cepat penurunan hipertensi dengan mengkonsumsi air rebusan seledri sebagai pengobatan non farmakologi.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SEDUHAN BUBUK PALA (Myristica Fragrans) TERHADAP INTENSITAS MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL putri, rahma; darma sari, sagita
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i2.537

Abstract

Mual dan muntah suatu yang normal pada ibu hamil namun jika mual muntah terjadi >10 kali dalam sehari, dapat mengganggu keseimbangan gizi, cairan elektrolit, dan dapat memengaruhi keadaan umum sehingga jika muntah bertambah menjadi hiperemesis dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas bubuk pala terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester pertama di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Lismarini Perumahan Talang Kelapa Blok.C7 No.4 Rt.49 Rw.06 Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar kota Palembang tahun 2025. Metode pada penelitian ini jenis penelitian kuantitatif pendekatan quasi esksperimen pretes dan posttes. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil pada trimester I dengan sampel sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Penelitian dilakukan selama 2 minggu. Analisi data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui rata-rata mual muntah sebelum diberikan diberikan seduhan pala adalah 12,73 sedangkan rata-rata mual muntah setelah diberikan seduhan pala adalah 7,03. Kesimpulan hasil penelitian ini ada efektivitas yang bermakna pemberian bubuk pala terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester pertama (pvalue 0,000). Saran pada tenaga kesehatan dapat menggunakan terapi bubuk pala sebagai SOP dalam pengurangan mual muntah pada ibu hamil.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN KAYU MANIS TERHADAP NYERI JAHITAN PERINEUM PADA IBU NIFAS anggeriani, rini; Ermeni, Sri; Lamdayani, Rinda
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i2.538

Abstract

Nyeri luka jahitan merujuk pada nyeri yang muncul di area perineum karena proses penjahitan yang dilakukan setelah robeknya jalan lahir selama proses persalinan, baik itu robekan yang terjadi secara alami maupun karena episiotomy. Nyeri yang dialami oleh ibu pasca persalinan pada area perineum berasal dari luka jahitan yang terjadi selama proses melahirkan, karena terjadinya pemutusan jaringan. Respons individu terhadap rasa nyeri adalah unik bagi setiap orang dan bisa bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui pengaruh pemberian rebusan kayu manis terhadap nyeri jahitan perineum pada ibu nifas Di Klinik Ar-Rahmah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2024. Desain penelitian ini pre-experiment yang rancangannya menggunakan pre-test post-test one grup. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh seluruh Ibu Nifas di Klinik Ar-Rahmah. Sampel berjumlah 15 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji wilcoxon pada kelompok perlakuan yang diberikan rebusan kayu manis diperoleh nilai p value sebesar 0.001 yang artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri jahitan perineum pada ibu nifas sebelum dan setelah diberikan rebusan kayu manis.
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN JAHE (Zingiber officinale) TERHADAP DISMINORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI Sepiwiryanti, Wika; Soleha, Marchatus; Zelharsandy, Vika Tri
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i2.539

Abstract

Remaja adalah suatu perkembangan dalam diri manusia yang memiliki tiga aspek yaitu biologis, psikologis dan sosial ekonomi. Dismenore merupakan nyeri haid dan masalah ginekologi yang paling umum terjadi pada wanita usia reproduktif. Prevalensi yang dilaporkan sangat bervariasi mulai dari 17-90%, Teknik terapi dalam mengatasi disminore ini berbagai macam mulai dari secara farmakologis dan herbal dalam mengurangi bahkan menghilangkan disminore, jahe merupakan salah satu terapi herbal yang dapat digunakan, mudah didapat, murah dan terjangkau, jahe mengandung banyak oleoresin yaitu sebagai komponen bioaktif terdiri dari gingerol dan shogaol yang berkeja sebagai antiinflamasi sehingga prostaglandin dapat terblokir sehingga mengurang intensitas disminore. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minuman jahe (Zingiber officinale) terhadap disminore primer pada remaja putri. Penelitian ini populasi semua remaja putri dengan disminore primer yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah responden sebanyak 20 menggunakan rancangan penelitian one group pretest postest only. Data yang telah dikumpulkan kemudian di analisis menggunakan uji statistic chi square (p value=0.000), berdasarkan analisis chi square menunjukkan bahwa minuman jahe (Zingiber officinale) berpengaruh mengatasi disminore primer pada remaja putri.

Page 1 of 1 | Total Record : 6