cover
Contact Name
Muhamad idris
Contact Email
muhamadidris.fikes@uia.ac.id
Phone
+6281262200269
Journal Mail Official
afiatjurnaluia@gmail.com
Editorial Address
Gedung Alawiyah lantai 2 Jl. Raya Jatiwaringin No. 12
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal AFIAT
ISSN : 24776408     EISSN : 26560046     DOI : https://doi.org/10.34005/afiat.v11i1.4716
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak is a peer review journal providing original research relevant to nursing, and publishes scientific works for nurse practitioners and researchers. The focus and scopes of the journal include adult nursing, emergency nursing, gerontological nursing, community nursing, mental health nursing, pediatric nursing, maternity nursing, nursing leadership and management, Complementary and Alternative Medicine (CAM) in nursing, and education in nursing. The articles of this journal are published every six months, on June and December (2 issues per year), and developed by the Faculty of Health, As-Syafi’iyah Islamic University.
Articles 154 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENYINTAS COVID-19 DI RW 007 DESA CILEUNGSI KIDUL Upra Jilani; Istiqomah Istiqomah
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3462

Abstract

Pendahuluan Covid-19 memberikan dampak psikis bagi masyarakat Indonesia khususnya di daerah Cileungsi Desa Cileungsi Kidul RW 007. Salah satu dampak psikis yang dialami adalah kecemasan. Para penyintas covid-19 sangat rentan mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penyintas covid-19 di RW 007 Desa Cileungsi Kidul. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling sebanyak 30 responden. Teknik analisa penelitian menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square α=5%. Hasil penelitian menunjukan hasil univariat dukungan keluarga mayoritas baik sebanyak 25 (83,3%) dan tingkat kecemasan tidak cemas sebanyak 16 (53,3%). Hasil analisis bivariat diperoleh nilai p Chi-Square 0,213 nilai ini lebih besar dari α = 5% maka H0 diterima. Simpulan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penyintas covid-19 di RW 007 Desa Cileungsi Kidul. Saran agar masyarakat dapat memberikan informasi yang jelas dan penting mengenai covid-19 yang membuat penyintas covid-19 selalu merasa tenang dan tidak merasakan cemas serta memberikan semangat, support atau motivasi, serta memberikan perasaan yang nyaman, sehingga dapat menekankan tingkat kecemasan dan firasat buruk yang mungkin dialami oleh penyintas covid-19.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA PRSEKOLAH (4 -6 TAHUN) DI TK NEGERI PENGGILINGAN JAKARTA TIMUR Salvirah Eko Wahyuni; Zuhriya Meilita
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3463

Abstract

Perkembangan emosional pada anak merupakan bentuk komunikasi perasaan anak sehingga perlu mendapatkan stimulasi yang baik agar tidak menimbulkan ketegangan emosi seperti anak sulit bergaul, hiperaktif, tantrum, mudah menangis, dan memiliki perilaku agresif sehingga berakibat pada mental di masa anak, remaja hingga dewasa kelak. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan emosional anak adalah pola asuh orang tua yang mencangkup pola asuh demokratis, otoriter dan permisif. Metode Penelitian deskriptif korelatif dengan teknik probability sampling dengan metode total sampling. Jumlah sampel 60 orang tua di TK Negeri Penggilingan Jakarta Timur. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan chi-square a= 5% . Hasil penelitian Orang tua anak di TK Negeri Penggilingan Jakarta Timur menerapkan pola asuh demokratis 41 (68,3%), otoriter 14 (23,3%) dan permisif 5 (8,3%). Perkembangan emosional anak 37 (61,7%) anak dalam kategori normal, 18 (30%) anak dalam kategori borderline dan 5 (8,3%) anak dalam kategori abnormal. Hasil chi-square didapatkan nilai Asymp.Sig (2-sided) sebesar 0.000 (p<5%). Simpulan terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan emosional anak yang kuat dengan nilai keeratan 0,768. Saran diharapkan adanya kerjasama oleh TK Negeri Penggilingan dalam memberikan penyuluhan kepada orang tua mengenai pola asuh yang tepat guna menunjang perkembangan emosional anak agar dapat berkembang dengan baik.
HUBUNGAN KETERGANTUNGAN SMARTPHONE DENGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA BOGOR TAHUN 2022 Gianika Salsa Raharja; Agus Sumarno
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3483

Abstract

Masa remaja ialah masa konflik karena biasanya remaja ingin merasa bebas namun orang tua membatasi kebebasan remaja. Ada banyak permasalahan ketika remaja sedang berada di fase penyesuaian diri yaitu kenakalan remaja seperti merokok, pergaulan bebas, dan ketergantungan smartphone. Ketergantungan smartphone menyebabkan pengguna menjadi tidak dapat mengontrol dirinya ketika menggunakan smartphone. Jika remaja tidak dapat mengontrol dirinya ini mengarah pada gangguan kecemasan baru yang disebut nomophobia. Selain nomophobia ada beberapa dampak dari ketergantungan smartphone seperti perilaku konsumtif, psikologis terganggu dan berkurangnya relasi sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketergantungan smartphone dengan nomophobia pada remaja di MAN 1 Kota Bogor. Metode Penelitian deskriptif korelasi. Sampel diambil dengan teknik Proporsional Random Sampling sebanyak 151 responden. Teknik analisis penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square α= 5%. Hasil Penelitian menunjukkan ketergantungan smartphone berat sebanyak (55.6%) dan memiliki pengaruh pengaruh pada nomophobia berat sebanyak (43.7%). Dari hasil analisis diperoleh value Chi-Square 85.629a nilai ini lebih besar dari a= 5% maka hipotesis tolak H0. Simpulan terdapat hubungan antara ketergantungan smartphone dengan nomophobia pada remaja di MAN 1 Kota Bogor. Saran agar sekolah diharapkan dapat memberikan motivasi terhadap para guru untuk menonaktifkan internet sementara waktu saat Kegiatan Belajar Mengajar sedang berlangsung, memberikan tugas kelompok agar lebih banyak komunikasi interpersonal antar siswa dan mengadakan kegiatan piket kelas agar lebih banyak interaksi untuk meminimalisir terjadinya ketergantungan smartphone dan nomophobia pada remaja.
HUBUNGAN KOPING STRES DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN DI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH Tri Purwanti; Seniwati Seniwati
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3484

Abstract

Koping stres merupakan suatu proses yang dinamis individu mengubah secara konstan pikiran dan perilaku mereka dalam merespon perubahan-perubahan dalam penilaian terhadap kondisi stres dan tuntutan-tuntutan, World Health Organization mencatat 27% di Asia tenggara yang mempunyai kasus stres terbanyak, dan dapat meningkatkan resiko kematian hingga 43%. Tujuan Penelitan ini untuk menganalisis hubungan koping stres terhadap motivasi belajar. Metode Penelitian deskriptif kuantitatif dengan cross sectional (potong lintang). Jumlah populasi 200 responden. Sampel yang dipilih sebanyak 133 responden. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner selanjutnya dianalisis menggunakan Chi-Square. Hasil Penelitian koping stres sebanyak 71 responden (53.4%) mendapatkan koping stress yang baik, 62 responden (46.6%) mendapatkan koping stres yang buruk, dan 72 mahasiswa (54.1%) mendapatkan motivasi belajar tinggi, 61 mahasiswa (45.9%) mendapatkan motivasi belajar yang rendah, hasil Penelitian dari Chi-Square didapatkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) : 0.003 nilai ini lebih besar a=5% maka hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan terdapat hubungan koping stres dengan motivasi belajar pada mahasiswa S1 Keperawatan Di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam As-Syaf’iyah dengan nilai 0,003 terdapat kategori rendah. Ini menunjukan tingkat hubungan koping stress dengan motivasi belajar yang rendah. Saran diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan variabel lain yang dapat mempengaruhi motivasi belajar contohnya kemampuan belajar, kondisi lingkungan dan unsur-unsur dinamis belajar.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN TEKANAN DARAH DENGAN KUALITASA TIDUR LANSIA HIPERTENSI DI RW01 KELURAHAN JATISARI TAHUN 2023 Abdullah Zidan; Kusdiah Eny Subekti
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3485

Abstract

Kurang tidur berkepanjangan pada lansia, dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik dan mental, seperti meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, depresi, dan perilaku bunuh diri. Gejala-gejala yang berhubungan dengan hipertensi mempengaruhi kualitas tidur seseorang menjadi buruk. Lansia yang dalam keadaan stres menyebabkan ketidaknyamanan yang mengganggu kehidupan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan tingkat stres dan tekanan darah dengan kualitas tidur lansia hipertensi di RW 01 Kelurahan Jatisari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelatif melalui perhitungan chi-square. Ukuran populasi sebanyak 81 lansia, dan sample diambil menggunakan metode total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat melalui uji statistik chisquare dengan α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat stres dengan kualitas tidur lansia (p = 0,000), dan adanya hubungan antara tekanan darah dengan kualitas tidur lansia (p = 0,001). Simpulan tingkatan stres kategori sedang memiliki signifikansi yang kuat (0,752) dan tekanan darah memiliki signifikansi yang sedang (0,475) dengan terjadinya kualitas tidur lansia hipertensi menjadi buruk. Saran memberikan intervensi yang tepat melalui pencegahan stres seperti mengkonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi, melakukan aktivitas fisik, bersosialisasi, dan menghindari merokok. Serta diperlukan juga memanajemen stres pada lansia khususnya lansia dengan hipertensi dengan cara relaksasi otot progresif, nafas dalam, meditasi, yoga, musik relaksasi, dan seni relaksasi sehingga lansia dapat memiliki kualitas tidur yang baik.
PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM PEMBERIAN MPASI DAPAT MERUBAH PERILAKU IBU DALAM MENCEGAH STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGOTRUNAN KABUPATEN BANYUWANGI Ninis Indriani; Annisa Nur Nazmi
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3509

Abstract

Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Salah satu penyebab stunting adalah praktik pemberian MPASI yang kurang tepat pada bayi dibawah 2 tahun. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh Pendidikan kesehatan tentang pemberian MPASI terhadap pengetahuan dan perilaku ibu dalam upaya pencegahan stunting di wilayah kerja puskesmas singotrunan Kabupaten Banyuwangi tahun 2022. Metode Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 45 responden dan menggunakan tekhnik purporsive sampling dengan sample 30 responden, analisis yang digunakan univariate dan bivariat dengan wilcoxon sign rank p> α = 0,05. Hasil Penelitian diperoleh nilai signifikan p<0,5 maka 0,000 < 0,05 yang bermakna Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan Pendidikan kesehatan tentang pemberian MPASI terhadap pengetahuan dan perilaku ibu dalam upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Singotruna Kabupaten Banyuwangi Tahun 2022.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENYINTAS COVID-19 DI RW 007 DESA CILEUNGSI KIDUL Upra Jilani; Istiqomah Istiqomah
Afiat Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i2.3566

Abstract

Covid-19 memberikan dampak psikis bagi masyarakat Indonesia khususnya di daerah Cileungsi Desa Cileungsi Kidul RW 007. Salah satu dampak psikis yang dialami adalah kecemasan. Para penyintas covid-19 sangat rentan mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penyintas covid-19 di RW 007 Desa Cileungsi Kidul. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling sebanyak 30 responden. Teknik analisa penelitian menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square α=5%. Hasil penelitian menunjukan hasil univariat dukungan keluarga mayoritas baik sebanyak 25 (83,3%) dan tingkat kecemasan tidak cemas sebanyak 16 (53,3%). Hasil analisis bivariat diperoleh nilai p Chi-Square 0,213 nilai ini lebih besar dari α = 5% maka H0 diterima. Simpulan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penyintas covid-19 di RW 007 Desa Cileungsi Kidul. Saran agar masyarakat dapat memberikan informasi yang jelas dan penting mengenai covid-19 yang membuat penyintas covid-19 selalu merasa tenang dan tidak merasakan cemas serta memberikan semangat, support atau motivasi, serta memberikan perasaan yang nyaman, sehingga dapat menekankan tingkat kecemasan dan firasat buruk yang mungkin dialami oleh penyintas covid-19.
MANFAAT TERAPI BEKAM BASAH DALAM UPAYA PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MILITUS TIPE 2 DI KLINIK HOLISTIC CARE Ninis Indriani; Annisa Nur Nazmi
Afiat Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i1.3814

Abstract

Kadar gula dalam darah yang tinggi akan berdampak komplikai seperti jantung, stroke, infeksi kaki yang berat dan gagal ginjal. Sangat perlu mengendalikan kadar gula yang tinggi untuk menghindari sebuah komplikasi DM. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh terapi bekam basah terhadap penurunan kadar gula pada pasien diabetes melitus di Klinik Holistic Care Kalibaru Banyuwangi tahun 2023. Metode penelitian menggunakan quasi exsperimental dengan design one group pretest-postestdengan jumlah sampel sebanyak 52 responden dan menggunakan tekhnik accidental sampling yang memiliki kadar gula darah tinggi di atas 200mg/dl dan dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon sign rank p> α = 0,05. Hasil Penelitian diperoleh nilai signifikan p<0,5 maka 0,000 < 0,05 yang bermakna Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan Terapi Bekam Basah Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Klinik Holistic Care. Terapi bekam basah dapat dijadikan alternatif terapi non farmakologi pada seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi sehingga dapat memperbaiki keseimbangan kadar gula dalam darah
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KETERAMPILAN IBU DALAM PENGANAN TERSEDAK DI TK CITRA BANGSA BEKASI Anggun Dindayana Mukthi; Istiqomah .
Afiat Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i1.3815

Abstract

Kejadian tersedak termasuk kedalam kasus kegawatdaruratan yang harus mendapatkan penanganan segera, dan apabila terjadi obstruksi atau sumbatan jalan napas dapat menyebabkan napas pendek (hipoventilasi), kekurangan oksigen (hipoksemia), peningkatan kerja pernapasan dan gangguan pertukaran gas berubah di paru-paru. kasus tersedak paling sering terjadi pada anak usia dini (1,5-3 tahun). Salah satu upaya agar informasi dapat dipahami dan dapat memberikan dampak perubahan keterampilan masyarakat khususnya keluarga adalah dengan menggunakan promosi kesehatan dengan metode demonstrasi. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh promosi kesehatan metode demonstrasi terhadap keterampilan ibu dalam penanganan tersedak di Tk Islam Citra Bangsa Bekasi. Metode penelitian quasi eksperimen. Populasi terdiri dari 40 orang tua murid, sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling sebanyak 30 responden. Teknik analisis penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon (p 0.025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan ibu sesudah dilakukan promosi kesehatan adalah cukup sebanyak 18 responden (60.0%). Nilai p ≤0.05 (tingkat signifikasi) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Simpulan terdapat pengaruh promosi kesehatan metode demonstrasi terhadap keterampilan ibu dalam penanganan tersedak pada anak usia dini. Saran untuk memberikan informasi kepada orang tua bahwa tersedak pada anak bukan hal yang sepele dan butuh penanganan yang bukan hanya cepat tapi juga tepat
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT RS KRAMAT 128 JAKARTA 2023 Enjelina Angela Fransiska Fanumbi; Agus Sumarno; Seniwati .
Afiat Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i1.3817

Abstract

Rumah Sakit sebagai pemberi layanan kesehatan dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang memuaskan pasien. Namun masih ditemukan adanya ketidakpuasan pasien terhadap komunikasi perawat. Rata-rata hasil data yang didapatkan dari beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukan 67% pasien yang mengeluh adanya ketidakpuasan dalam penerimaan pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien di Ruang Intalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta. Metodologi Penelitian mengunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 185 dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling yang bejumlah 126 pasien. Hasil Komunikasi terapeutik perawat yang baik 73,8% dengan kepuasan pasien 65,9%, hasil uji Chi Square diperoleh nilai P Value 0,002. Simpulan Terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Kramat 128 Jakarta. Saran diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperhatikan penerapan komunikasi terapeutik perawat khusunya di Ruang Instalasi Gawat Darurat. Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan komunikasi terapeutik baik tahapan komunikasi, sikap dan teknik komunikasi terapeutik dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di Rumah Sakit.