cover
Contact Name
Irawan Wibisono
Contact Email
irawan.wibisono@uwhs.ac.id
Phone
+62895395190079
Journal Mail Official
jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Jln Subali Raya No 12, Kraprak, Semarang Barat Telepon (024) 7612988, Fax (024) 7612944 Email : jurnal.jipmk@uwhs.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
ISSN : 26568640     EISSN : 26847272     DOI : https://doi.org/10.33660/jipmk.v6i2
Core Subject : Health,
merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang ilmu dan teknologi kesehatan yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam JIPMK (Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan) Universitas Widya Husada Semarang, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020)" : 8 Documents clear
PEMBERDAYAAN UNIT KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DALAM UPAYA OPTIMALISASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PANTI PELAYANAN SOSIAL ANAK KAB SEMARANG Novita Alfiani; Oktaviani Cahyaningsih; Indah Sulistyowati
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.34

Abstract

ABSTRAKMasa remaja merupakan masa transisi antara masa kanak-kanak dengan dewasa dan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial sehingga mereka harus menghadapi tekanan-tekanan emosi dan sosial yang saling bertentangan. Banyak sekali life events yang akan terjadi yang tidak saja akan menentukan kehidupan masa dewasa tetapi juga kualitas hidup generasi berikutnya sehingga menempatkan masa ini sebagai masa kritis. Berdasarkan data yang diperoleh dari Pusat Informasi dan Layanan Remaja (PILAR) PKBI Jawa Tengah pada tahun 2013 terdapat 64 kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada remaja akibat dari perilaku seksual pra nikah 26 kasus berasal dari kota Semarang. Permasalahan tentang kesehatan reproduksi yang banyak terjadi di kalangan remaja merupakan sebagian kecil dari masalah kesehatan reproduksi secara keseluruhan, dimana masalah kesehatan reproduksi ini adalah termasuk dalam kewenangan bidan.       Oleh karena itu salah satu usaha yang dapat ditempuh adalah dengan membentuk dan mengaktifkan  Unit Kesehatan Sekolah. Dimana Unit Kesehatan Sekolah (UKS) ini memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu siswa untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja, dengan melalui berbagai cara diantaranya dengan memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja dengan baik dan benar, sehingga siswa dapat memperoleh informasi yang bisa dipertanggungjawabkan.  Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi Remaja, Unit Kesehatan Sekolah ABSTRACT Adolescence is a transitional period between childhood and adulthood and has not yet reached the stage of mental and social maturity, so they must face conflicting emotional and social pressures. There are so many life events that will occur which will not only determine adult life but also the quality of life of the next generation, thus placing this period as a critical period. Based on data obtained from the Center for Information and Youth Services PKBI Central Java in 2013, there were 64 cases of unwanted pregnancy in adolescents as a result of pre-marital sexual behavior, 26 cases came from the city of Semarang. Problems concerning reproductive health that often occur among adolescents are a small part of the overall reproductive health problem, where this reproductive health problem is under the authority of midwives.       Therefore, one of the efforts that can be taken is to establish and activate a School Health Unit. Where the School Health Unit has a very important role to help students to increase knowledge about adolescent reproductive health, through various ways including providing education about adolescent reproductive health properly and correctly, so that students can get accountable information.  Keywords: Adolescent Reproductive Health, School Health Unit 
Upaya Pemberian Pijat Terapi Pada Pasien Kanker Di Rumah Singgah IZI (Inisiatif Zakat Indonesia) Heny Prasetyo Rini
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.30

Abstract

ABSTRAK  Kanker merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskuler, dimana gejalanya hampir tidak terkontrol dalam 70 % hingga 80 % kasus kanker, terutama bila fase penyembuhan telah berakhir dan pasien masuk ketahapan paliatif. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas  hidup  pada pasien kanker dengan memberika pijat terapi Tujuan : upaya peningkatan derajat kesehatan pada  pasien kanker, untuk dapat membantu terwujudnya Kualitas hidup pasien kanker. Metode: Memberikan Pendidikan kesehatan dan Melakukan Pemberian Pijat Terapi pada pasien kanker Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan, Menerapkan asuhan keperawatan paliatif dengan memberikan intervensi berupa pijat terapi pada pasien kanker di rumah singgah IZI,  Mengajarkan Manajemen Waktu (Kegiatan yang bisa dilakukan untuk pasien kanker dalam mengisi waktu luang), Mengajarkan dan mendemonstrasikan pada keluarga cara melakukan pijat terapi pada pasien kanker, Hasil:  pengabdian pijat terapi pada pasien kanker sebelum dilakukan pijat terapi mendapatkan nilai baik 20 % dan setelah dilakukan pijat terapi kualitas hidup meningkat menjadi 80%, mendapatkan nilai cukup  10 % dan setelah dilakukan pijat terapi kualitas hidup meningkat menjadi 20%, mendapatkan nilai kurang 70 % dan setelah dilakukan pijat terapi kualitas hidup meningkat. Kata Kunci: Pijat Terapi, Pasien Kanker ABSTRACT Cancer is the second leading cause of death after cardiovascular disease, where the symptoms are almost uncontrolled in 70% to 80% of cancer cases, especially when the healing phase has ended and the patient enters the palliative stage. One way to improve the quality of life in cancer patients is by giving massage therapy. Purpose: efforts to improve the health status of cancer patients, to help achieve the quality of life of cancer patients. Methods: Providing health education and providing therapeutic massage to cancer patients in improving health status, implementing palliative nursing care by providing interventions in the form of massage therapy to cancer patients at IZI open houses, Teaching Time Management (Activities that can be done for cancer patients in filling time leisure), Teaching and demonstrating to families how to do therapeutic massage in cancer patients, Results: service massage therapy to cancer patients before the massage therapy got a good score of 20% and after massage therapy the quality of life increased to 80%, got a sufficient score of 10% and after massage therapy quality of life increased to 20%, getting a score of less than 70% and after massage therapy quality of life improved. Keywords: Massage Therapy, Cancer Patients  
PELATIHAN PENDIDIKAN KETRAMPILAN HIDUP SEHAT PADA REMAJA DI SMP NEGERI 6 KOTA GORONTALO Endah Yulianingsih
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.28

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanan ke masa dewasa. pada masa ini remaja akan mengalami berbagai perubahan dan perkembangan yang cepat, baik secara fisik, mental, maupun psikososial. Disaat mereka tidak mengetahui perubahan yang akan mereka alami pada masa ini, maka remaja cenderung memiliki tingkat stres yang tinggi sehingga akan mempengaruhinya dalam pergaulan social. Perubahan ini akan berdampak pada remaja,  remaja rawan terhadap praktik prilaku bersisiko seperti hubungan seks pranikah yang dapat meningkatkan infeksi menular seksual, HIV/AIDS, penyalahgunaan NAPZA termasuk rokok dan tawuran pelajar. Kondisi tersebut sringkali menyebabkan remaja gagal mencapai keberhasilan dibidang pendidikan ataupun kesuksesan dalam kehidupan masa depan.Upaya dasar mencegah terjadinya masalah sosial pada remaja adalah memberikan informasi secara berkesinambungan dan terus menerus melalui Pendidikan Kesehatan. Pendidikan kesehatan tentang Pendidikan Ketrampilan Hidup Sehat merupakan salah satu pendekatan dalam meningkatkan kemampuan psikososial sremaja untuk memenuhi kebutuhan dan mengatasi kehidupan sehari-hari secara efektif. Pendekatan ini adalah pendekatan pendidikan secara interaktif yang tidak hanya berfokus pada informasi, akan tetapi juga pada perubahan perilaku. Pendidikan ketrampilan hidup sehat ini berorientasi pada 10 kemampuan ketrampilan psikososial. Kemampuan ini membatu remaja dalam pergaulan dan perubahan social.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF PETANI SAYUR UNTUK MENCEGAH GANGGUAN KESEHATAN AKIBAT PENGGUNAAN PESTISIDA Hargianti Dini Iswandari; Okti Trihastuti Dyah Retnaningrum; Sigit Sugiharto
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.38

Abstract

Peningkatkan sektor pertanian memerlukan berbagai sarana pendukung, salah satunya adalah penggunaan pestisida.  Penggunaan pestisida untuk pemberantasan hama penyakit semakin meningkat sehingga dibutuhkan regulasi untuk melindungi masyarakat dari gangguan kesehatan akibat pengelolaan pestisida yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan. Namun, pada realitanya regulasi pemerintah tidak diaplikasikan pada tataran masyarakat karena berbagai faktor salah satunya rendahnya pengetahuan petani tentang penggunaan pestisida yang tepat.Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini yaitu dengan metode penyuluhan kepada petani sayur tentang penggunaan pestisida yang tepat sesuai regulasi pemerintah. Luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya kemampuan kognitif petani sayur  tentang penggunaan pestisida meningkat sehingga gangguan kesehatan akibat penyalahgunaan pestisida  dapat dicegah.
EDUKASI PROGRAM ANTENATAL CARE (ANC) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI SMK FARMASI AL FURQAN BANJARMASIN Norfai Norfai; Khairul Anam
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.22

Abstract

ABSTRAKPermasalahan mitra yang dihadapi sekarang ini adalah belum adanya edukasi mengenai Program Antenatal Care sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Solusi yang ditawarkan yaitu memberikan edukasi Program Antenatal Care sebagai upaya pencegahan stunting pada Balita dalam rangka memberikan pemahaman yang komprehensif dan terpadu kepada siswi mengenai Program Antenatal Care selama kehamilan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mentransformasi dan meningkatkan pengetahuan siswi mengenai pentingnya Antenatal Care selama kehamilan berdasarkan pedoman pelayanan terpadu. Metode penyuluhan dilaksanakan dengan dua metode yaitu metode ceramah dan metode diskusi menggunakan media power poin, sebelum memulai penyuluhan, dilakukan kegiatan pretest sebelum penyuluhan, kemudian setelah diberikan penyuluhan, maka dibagikan kembali kuesioner tersebut untuk diisi kembali oleh siswi, setelah data pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan sudah didapatkan, maka dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T test. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian di SMK Farmasi Al Furqan kota Banjarmasin menunjukkan bahwa p-value (0,000) < α (0,05) yang artinya secara statistik terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan media power point, disimpulkan bahwa metode penyuluhan menggunakan media power point yang dilakukan di SMK Farmasi Al Furqan kota Banjarmasin mampu dan berhasil meningkatkan pengetahuan siswi mengenai “Program Antenatal Care (ANC) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita”. Kata Kunci: Pengetahuan Siswi, Antenatal Care, Stunting Balita ABSTRACTThe problem faced by partners today is the absence of education regarding the Antenatal Care Program as an effort to prevent stunting in children under five years. The offered solution is to provide Antenatal Care Education as an effort to prevent stunting in in children under five years in order to provide students with a comprehensive and integrated understanding of the Antenatal Care Program during pregnancy. The purpose of this service is to transform and increase student knowledge about the importance of Antenatal Care during pregnancy based on integrated service guidelines. The counseling method is carried out with two methods, namely the lecture method and the discussion method that uses media of power points. Before starting the counseling, a pretest before counseling is conducted, then after counseling, the questionnaire is distributed back to be filled out by students, after knowledge data, before and after counseling has been obtained, then analyzed using the statistical test Paired Sample T test. Based on the results of service activities at Al Furqan Pharmacy Vocational School in Banjarmasin, it shows that the p-value (0,000) <α (0.05) which means that there is a statistically significant difference in knowledge between before and after counseling using power point media, it is concluded that the counseling method uses power point media conducted at the Al Furqan Pharmacy Vocational School in Banjarmasin is able and successful in increasing students' knowledge about "Antenatal Care Program (ANC) as an Effort to Prevent Stunting in in children under five years ". Keywords: Student Knowledge, Antenatal Care, in children under five years  Stunting
PENDAMPINGAN KADER KELOMPOK KERJA (POKJA II) DAN PEMBERDAYAAN IBU MELALUI EDUKASI DAN APLIKASI KARTU PENILAIAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI POSYANDU BALITA RW IX KELURAHAN GONDORIYO KOTA SEMARANG Tri Sakti Widyaningsih; Tamrin Tamrin
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.29

Abstract

Fokus dari pelaksanaan PKM ini adalah upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan serta pengembangan peran kader dalam meningkatkan kemampuan pelaksananaan program peningkatan kesehatan balita di kelurahan Gondoriyo Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Kader kesehatan adalah orang yang berperan aktif dalam peningkatan derajat kesehatan di wilayah kelurahan Gondoriyo. Sesuai permasalahan yang dihadapi mitra tersebut, upaya yang dilakukan antara lain: untuk kader adalah pemberian edukasi dan pelatihan tentang penilaian pertumbuhan dan perkembangan balita, meningkatkan pemahaman dan pemberdayaan ibu yang memiliki balita. Target khusus dari kegiatan PKM  ini adalah mengajarkan sistem pendampingan kader posyandu balita untuk meningkatkan kesehatan anak di masyarakat. Selain itu terjadi sinergi antara kader, pelayan kesehatan dan orang tua dalam upaya peningkatan kesehatan balita di masyarakat.  Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah pendampingan kader pokja II dan pemberdayaan ibu yang memiliki balita. Kegiatan pelatihan meliputi 1) Pemberian pendidikan kesehatan tentang tumbuh kembang, 2) Pelatihan dan Pendampingan Kader Kelompok Kerja (POKJA II) dalam penilaian pertumbuhan dan perkembangan balita di masyarakat, 3) Pemberdayaan ibu Balita dalam aplikasi stimulasi pertumbuhan dan perkembangan balitanya. Rencana kegiatan program PKM ini adalah a) Pra Survei Lapangan, b) Persiapan Alat dan Bahan Pelatihan, c) Persiapan Tempat Pelatihan d) Pelatihan kader e) pendampingan kader dalam pemberdayaan ibu balita dalam stimulasi tumbuh kembang anak f) Evaluasi kemampuan dan pemahaman kader dan ibu balita g) Pembuatan Laporan dan Publikasi. Kegiatan PKM dilaksanakan pada bulan Agustus 2019-Juli 2020. Hasil kegiatan adalah seluruh rencana kegiatan terlaksana dengan baik. Terlatih 9 kader kesehatan POKJA II Posyandu RW IX Kelurahan Gondoriyo Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang dan pengetahuan kader meningkat. Hasil edukasi dan penilaian tumbuh kembang balita dapat dilakukan oleh para kader dan pemberdayaan ibu yang memiliki balita. Kata Kunci: Pendampingan Kader Kelompok Kerja (POKJA II), Pemberdayaan Ibu Balita, Edukasi, Penilaian Tumbuh Kembang Balita
PKM PENYULUHAN KELILING MENGHADAPI NEW NORMAL COVID 19 DAN PEMBAGIAN MASKER PADA KELOMPOK IBU PKK DI RW X DAN XI KELURAHAN TAMBAK AJI” maulidta karunianingtyas wirawati; Dyah Restuning Prihati; Endang Supriyanti
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.33

Abstract

ABSTRAKCoronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Virus penyebab COVID-19 ini dinamakan SarsCoV-2. COVID-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin (droplet), tidak melalui udara. Orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19 termasuk yang merawat pasien COVID-19. Peningkatan kasus covid tersebut disebabkan karena karena adanya Kebijakan kenormalan baru. Kebijakan kenormalan baru berdampak pada menggeliatnya aktivitas masyarakat. New normal adalah perubahan perilaku atau kebiasaan untuk tetap menjalankan aktivitas seperti biasa namun dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.  Dikelurahan Tambak aji Kecamatan Ngaliyan Semarang, angka kasus Covid 19 semakin meningkat. Kelurahan tambakaji mempunyai jarak 4 km dengan Univeritas Widya Husada Semarang. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat penyuluhan keliling dengan media booklet dan pembagian masker di wilayah mitra berdampak pada peningkatan pengetahuan yang diikuti adanya peningkatan pemahaman ,kesadaran, dan perilaku masyarakat dalam beraktivitas kondisi new normal dalam pencegahan penyebaran virus corona. Kata Kunci : penyuluhan keliling, covid 19, New Normal
EDUKASI MANAJEMEN DIET PASIEN DIABETES MELITUS DI MASA PANDEMI COVID-19 Ria Desnita; Mira Andika; Zulham Efendi; Sugiharto Sugiharto
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v2i2.37

Abstract

Pasien Diabetes Melitus (DM) termasuk kelompok rentan terhadap infeksi bakteri dan virus karena kondisi hiperglimia yang dialaminya. Kondisi pandemi COVID-19 merupakan kondisi yang mengancam bagi penderita DM sebagai kelompok rentan. Apabila pasien DM terinfeksi oleh virus SARS-CoV-2 atau yang dikenal dengan virus korona, penderita DM akan mengalami kondisi yang sangat buruk dibandingkan penderita tanpa DM. Pengendalian dan pengontrolan DM salah satunya manajemen diet merupakan tindakan yang harus dilakukan oleh pasien DM untuk mencegah komplikasi penyakitnya dan meningkatkan imunitas di masa Pandemi COVID-19 ini. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada kelompok pasien DM meliputi edukasi pada pasien dan keluarga tentang manajemen diet bagi penderita DM, edukasi pada pasien dan keluarga tentang manajemen diet bagi penderita DM di masa pandemi COVID-19 dalam memanfaatkan sumberdaya lokal dengan pendekatan budaya Minangkabau. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan peningkatan pengetahuan tentang manajemen diet DM secara umum dan manajemen diet bagi penderita DM di masa pandemi COVID-19 dengan memanfaatkan sumberdaya lokal dan pendekatan budaya Minangkabau.

Page 1 of 1 | Total Record : 8