cover
Contact Name
T. Fachrul Razie
Contact Email
lpmstitmu@gmail.com
Phone
+6282273123435
Journal Mail Official
lpmstitmu@gmail.com
Editorial Address
Jln. Nasional (Komplek Pendidikan) Padang Meurantee - Susoh
Location
Kab. aceh barat daya,
Aceh
INDONESIA
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
ISSN : 23028327     EISSN : 30479487     DOI : -
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan merupakan publikasi akademis yang menyajikan tulisan-tulisan ilmiah yang mendalam dan terkini dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi yang ingin berkontribusi dalam pengembangan pemahaman terhadap isu-isu kritis dalam ketiga ranah tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
DESAIN PENELITIAN SURVEI DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN: KONSEP, KARAKTERISTIK, DAN IMPLEMENTASI: KONSEP, KARAKTERISTIK, DAN IMPLEMENTASI T. Fachrul Razie
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain penelitian survei merupakan salah satu desain penelitian kuantitatif yang paling banyak digunakan dalam penelitian pendidikan karena kemampuannya memperoleh data empiris dari populasi atau sampel secara sistematis untuk menggambarkan karakteristik, persepsi, sikap, perilaku, maupun hubungan antarvariabel. Meskipun demikian, implementasinya masih sering dipahami secara terbatas sebagai kegiatan penyebaran kuesioner, sehingga mengabaikan aspek-aspek metodologis yang menjadi karakteristik utama desain penelitian survei. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep, karakteristik, dan implementasi desain penelitian survei dalam penelitian pendidikan melalui pendekatan kajian pustaka (literature review). Sumber data diperoleh dari buku metodologi penelitian yang otoritatif serta artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan topik penelitian survei dalam bidang pendidikan. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses identifikasi, klasifikasi, sintesis, dan interpretasi berbagai konsep dan temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain penelitian survei tidak hanya berfungsi sebagai teknik pengumpulan data, tetapi merupakan kerangka metodologis yang mengintegrasikan perumusan masalah, penentuan tujuan penelitian, penyusunan instrumen, teknik sampling, prosedur pengumpulan data, analisis data, hingga penarikan kesimpulan. Penerapan desain penelitian survei yang tepat berkontribusi terhadap peningkatan validitas, reliabilitas, objektivitas, dan daya generalisasi hasil penelitian. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif terhadap konsep dan implementasi desain penelitian survei menjadi kompetensi yang penting bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi dalam menghasilkan penelitian pendidikan yang berkualitas.
Pernikahan Jarak Jauh di Era Digital: Tinjauan Fikih dan Hukum Positif Indonesia Rizki Ananda Putri; Misrah Alaina; Tanzilul Autar
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji keabsahan pernikahan daring dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Secara fikih, nikah daring dapat dianggap sah bila memenuhi rukun dan syarat, termasuk kesinambungan ijab kabul dan kehadiran saksi. Namun, dalam hukum positif Indonesia, keabsahan nikah daring belum diatur secara eksplisit dalam UU Perkawinan maupun KHI, sehingga menimbulkan ketidakpastian pencatatan di KUA. KHI menekankan kesatuan majelis dan kehadiran saksi fisik, meski memberi ruang bagi perwakilan (taukil). Hal ini menunjukkan adanya dualisme antara norma syar’i dan administrasi negara, serta menekankan prinsip kehati-hatian demi menjaga tujuan syariat dan perlindungan keluarga. Kata kunci: Islam, Positif, Nikah. Abstract This study examines the validity of online marriage in the perspective of Islamic law and Indonesian positive law. In Islamic jurisprudence, online marriage may be valid if the essential pillars and conditions are fulfilled, including continuity of the contract and presence of witnesses. However, in Indonesian positive law, online marriage is not explicitly regulated in the Marriage Law or the Compilation of Islamic Law (KHI), creating uncertainty in official registration. KHI emphasizes unity of session and physical presence of witnesses, while allowing representation (taukil). This reflects a dualism between sharia norms and state administration, highlighting the principle of caution to preserve the objectives of sharia and family protection. Keywords: Islam, Positive, Marriage
PERKEMBANGAN MORAL DAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK: PERKEMBANGAN MORAL DAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK Hermanita Her
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kemerosotan moral yang terjadi di kalangan generasi muda dewasa ini menjadi keprihatinan bersama. Berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama, seperti pergaulan bebas, tindak kekerasan, dan rendahnya rasa hormat terhadap orang tua serta guru menjadi indikasi nyata bahwa perkembangan moral dan spiritual peserta didik belum berlangsung secara optimal. Kondisi ini menuntut perhatian serius dari seluruh komponen pendidikan, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas. Dalam perspektif Islam, manusia diciptakan bukan sekadar sebagai makhluk biologis, melainkan sebagai makhluk yang memiliki dimensi rohani dan moral yang tinggi. Allah Swt menganugerahkan fitrah kepada setiap manusia, yakni potensi dasar untuk mengenal kebenaran, kebaikan, dan keindahan. Perkembangan peserta didik merupakan kajian yang sangat fundamental dalam dunia pendidikan, terutama dalam konteks pendidikan Islam. Di antara berbagai aspek perkembangan manusia, perkembangan moral dan spiritual menempati posisi yang amat sentral. Hal ini dikarenakan kedua aspek tersebut menjadi pijakan utama dalam pembentukan karakter, kepribadian, dan orientasi hidup seseorang sebagai individu yang beriman dan bertanggung jawab.
Konsep Pemasaran Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Aceh Barat Daya Arisman Juanda
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran pendidikan yang diterapkan di MI Muhammadiyah Aceh Barat Daya serta mengidentifikasi program-program pendidikan yang menjadi keunggulan madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala madrasah, guru, dan pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran pendidikan di MI Muhammadiyah Aceh Barat Daya dilakukan melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat, promosi dari mulut ke mulut (word of mouth), pemanfaatan media sosial Instagram, pembangunan branding sekolah, serta peningkatan kualitas pelayanan dan pembelajaran. Strategi tersebut berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat yang ditunjukkan dengan jumlah peserta didik yang mencapai 371 siswa. Program unggulan madrasah meliputi penerapan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Pengembangan Diri, program hafalan Al-Qur’an, doa, hadits, ayat pilihan, pembiasaan karakter, penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, serta program Tahfidz dengan target hafalan Juz 29 dan Juz 30 sebagai syarat kelulusan. Selain itu, tersedia berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi akademik dan nonakademik peserta didik. Program-program tersebut menjadi daya tarik utama dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap MI Muhammadiyah Aceh Barat Daya.
PENERAPAN MODEL CASE BASED LEARNING DAN GAMIFICATION DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA GENERASI Z DI MAN BULUNGAN Abdul Arif; Ratna Dwi Christyanti; Selfiana DG Baji
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan model Case Based Learning dan Gamification dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam pada siswa generasi Z di MAN Bulungan sebagai strategi pembejaran yang mampu meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data seperti literatur berbagai jurnal dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Case Based Learning dan Gamification mengubah pembelajaran konvensional menjadi dinamis. Kesesuaian dengan karakteristik siswa generasi Z, penerapan model ini lebih mudah dipahami dalam konsep ajaran Islam ketika materi dihubungkan langsung dengan studi kasus nyata di masyarakat. Suasana pembelajaran dalam kelas lebih interaktif dan menyenangkan . Dalam efektifitas, model Case Based Learning dan Gamification memiliki sinergi dalam pembelajaran yang adaptif di era digital dan sangat di sukai oleh generasi Z. Hal ini didukung oleh kajian akademik yang menunjukkan bahawa kedua model ini secara signifikan mendorong dan meningkatkan keaktifan, pemahaman, berpikir kritis dan pengalaman nilai-nilai islam sesuai dengan mengikuti karakteristik siswa genarasi Z. ABSTRACT This study aims to describe the implementation of Case-Based Learning and Gamification models in Islamic Religious Education for Generation Z students at MAN Bulungan, serving as an instructional strategy capable of enhancing student engagement and critical thinking skills. A descriptive quantitative method was employed, utilizing data collection techniques such as a review of relevant literature, including journals and books. The findings indicate that the Case-Based Learning and Gamification models transform conventional instruction into a dynamic learning experience. Aligned with the characteristics of Generation Z students, these models facilitate a better understanding of Islamic teachings by directly linking the material to real-world case studies. The classroom atmosphere becomes more interactive and enjoyable. In terms of effectiveness, the synergy between Case-Based Learning and Gamification creates an adaptive learning environment suited to the digital era—one that strongly appeals to Generation Z. This is supported by academic research demonstrating that these models significantly foster and enhance engagement, comprehension, critical thinking, and the practical application of Islamic values, all while catering to the specific characteristics of Generation Z students.
Peran Edukatif ‘Aisyah R.A. sebagai Sumber Ilmu pada Masa Kenabian: Kajian Historis Safran Safran
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran edukatif ‘Aisyah r.a. sebagai sumber ilmu pada masa kenabian melalui pendekatan historis. Sebagai istri Rasulullah SAW dan salah satu periwayat hadis terbanyak, ‘Aisyah memiliki posisi strategis dalam pendidikan Islam awal, khususnya dalam penyampaian ajaran Nabi kepada umat. Kajian ini bertujuan untuk menelusuri kontribusi intelektual ‘Aisyah dalam bidang hadis, fikih, dan pendidikan, serta perannya sebagai guru bagi para sahabat dan generasi setelahnya. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan sejarah pendidikan Islam, penelitian ini menunjukkan bahwa ‘Aisyah tidak hanya berperan sebagai pelaku sejarah, tetapi juga sebagai agen pendidikan yang aktif dalam membentuk tradisi keilmuan Islam. Temuan ini menegaskan pentingnya sosok perempuan dalam peradaban ilmu pengetahuan Islam sejak masa kenabian.
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: LANDASAN KONSEPTUAL DALAM PEMBENTUKAN INSAN KAMIL DI ERA MODERN Zainal Abidin; Gherya Rahima
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan Islam merupakan landasan konseptual yang menentukan arah, tujuan, dan nilai-nilai dasar dalam penyelenggaraan pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep filsafat pendidikan Islam yang meliputi pengertian, sumber, tujuan, prinsip-prinsip dasar, peran pendidik, serta implementasinya dalam pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam berlandaskan Al-Qur'an, Hadis, ijtihad, dan pemikiran para ulama serta berorientasi pada pembentukan insan kamil melalui pengembangan aspek spiritual, intelektual, emosional, dan sosial secara seimbang. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan filsafat pendidikan Islam tetap relevan sebagai landasan pengembangan pendidikan dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.
TEORI BELAJAR DALAM PENDIDIKAN ISLAM: KAJIAN KONSEPTUAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN Zainal Abidin; Zahratul Muslimah
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam bertujuan tidak hanya mengembangkan pengetahuan, tetapi juga membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis teori belajar dalam perspektif pendidikan Islam, karakteristiknya, serta relevansinya terhadap pembelajaran kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research melalui penelaahan buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori belajar dalam pendidikan Islam mengintegrasikan aspek kognitif, spiritual, moral, emosional, dan sosial berdasarkan Al-Qur'an, hadis, serta pemikiran Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, dan Ibnu Sina. Teori tersebut tetap relevan dalam pendidikan modern karena mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Strategi Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kasi Pendidikan Islam terhadap Kepuasan Guru Madrasah di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya Musbir
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan administrasi yang cepat, akurat, dan berkualitas merupakan kewajiban Aparatur Sipil Negara dalam memenuhi kepuasan pemangku kepentingan, termasuk guru madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam dalam meningkatkan pelayanan administrasi Pendidikan Islam bidang madrasah, serta mekanisme pelayanan administrasi yang diterapkan pada Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya terhadap kepuasan guru madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas Kasi Pendidikan Islam, staf Pendidikan Islam, dan guru madrasah yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kasi Pendidikan Islam telah menjalankan perannya dengan baik sebagai leader melalui pengambilan keputusan secara musyawarah, sebagai motivator melalui keteladanan kedisiplinan, dan sebagai inovator melalui pengembangan aplikasi E-Siasat untuk pelayanan sertifikasi guru secara daring; (2) mekanisme pelayanan administrasi telah dilaksanakan melalui empat aspek, yaitu transparansi informasi, kemudahan akses melalui grup WhatsApp, kepastian waktu penyelesaian tugas, dan penerapan etika pelayanan yang ramah dan sopan, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana prasarana serta keterlambatan penyelesaian berkas ketika pejabat berwenang tidak berada di tempat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sarana prasarana dan pengembangan sistem pelayanan daring secara berkelanjutan guna meningkatkan kepuasan guru madrasah.
PERANAN SISTEM INFORMASI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS KINERJA PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN ACEH BARAT DAYA Zakie Abdillah
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan system informasi dalam meningkatkan efisiemsi dan efektifitas kinerja pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan melakukan langkah langkah penelitian diawali dengan observasi, perumusan masalah, penentuan sample, instrument, pengumpulan data dan analisis data untuk menentukan hasil dari penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa dengan adanya Sistem Informasi Manajemen dalam pelaksanaan aktivitas pekerjaan mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas pekerjaan dalam hal ini dibuktikan dimana kehadiran SIM bisa menjadi sarana yang membantu pekerjaan baik dalam perihal tenaga, waktu, sarana, maupun biaya. Sehingga tujuan dan sasaran pekerjaan bisa terwujud sesuai dengan harapan dan waktu penyelesaian yang tepat. Pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah sampai dengan saat ini sudah sangat aktif dalam pemanfaatan Sistim Informasi Manajemen dan ini juga berdampak sangat baik dalam keberlangsungan pencapaian visi dan misi instansi / Lembaga