cover
Contact Name
Nurokhmat Fadli Sudirman
Contact Email
fadli_klaten@yahoo.com
Phone
+6281545458510
Journal Mail Official
fadli_klaten@yahoo.com
Editorial Address
Alamat : Perum Korpri , Bukit Intan , Pangkalpinang Provinsi : Bangka Belitung Kab/Kota : Pangkalpinang
Location
Kota pangkal pinang,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Science Techno Health Journal
ISSN : -     EISSN : 20483638     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENCE TECHNO HEALTH JOURNAL adalah jurnal ilmiah yang memiliki lingkup artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat , berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report). Jurnal STH menjadi media hasil publikasi karya ilmiah untuk menambah daftar riset evidence based, memberikan tambahan pengetahuan pada dunia kesehatan mengenai ilmu keperawataan khususnya dan ilmu kesehatan secara umum.
Articles 45 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Jatuh pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Ambon Baharudin M. Subandi; Suardi Zurimi; Aisa Jiali
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia memiliki masalah kesehatan salah satunya jatuh yang mengakibatkan cedera serius maupun tidak serius dan perasaan takut jatuh kembali. Kejadian jatuh pada lansia dapat dipengaruhi oleh faktor internal yaitu penglihatan, pendengaran, neuromuskular dan faktor eksternal yaitu pola tidur dan lingkungan. Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka merupakan salah satu panti sosial yang berada di kelurahan passo, Kecamatan Baguala. Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka terdapat 29 jiwa dengan klasifikasi laki-laki berjumlah 12 jiwa dan perempuan berjumlah 17 jiwa. Dalam penelitian ditemukan lansia yang mengalami resiko rendah jatuh sebanyak 17 responden, faktor lingkungan yang baik 14 responden, lansia yang mengalami pola tidur yang baik sebanyak 12 responden (41.4%) sedangkan lansia yang mengalami stres sebanyak 8 responden (27.6%). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional, dengan tujuan untuk melihat hubungan faktor lngkungan, stress dan pola tidur dengan kejadian jatuh pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Ambon, teknik pengumpulan data menggunakan data primer yaitu wawancara dan pembagian kuesioner, sedangkan data sekunder meliputi data tambahan dan studi dokumentasi dan kepustakaan dengan jumlah responden sebanyak 30 lansia. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan menggunakan computer dengan program statistik (spss) Versi 23. Analisa data univariat dan bivariate dengan uji chi-square (p<0.05). Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan faktor lingkunga Dengan kejadian jatuh pada lansia (p=0.007),tidak terdapat hubungan stress lansia dengan kejadian jatuh pada lansia (p=1.000) dan terdapat hubungan pola tidur dengan kejadian jatuh pada lansia (p=0.005). Dari data yang dihasilkan terdapat sikap dan peran tenaga kesehatan agar memantau dan ikut memperhatikan mengenai faktor penyebab jatuh lansia dengan menyampaikan kepada pihak keluarga terdekat bahwa lansia dengan menimbulkan sikap dari keluarga untuk ikut memperhatikan lansia dirumah dan di Panti Sosial Tresna Werda Inakaka Ambon.
Quality of Life of Chronic Kidney Failure Patients Treated at Dr. R. Koesma Tuban Nadilla Shofiatul Ummah; Ummah1Teresia Retna Puspitadewi; Yasin Wahyurianto; Wahyuningsih Triana Nugrahaeni
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Chronic kidney failure (CKD) is a significant health problem throughout the world. The quality of life of a chronic kidney failure patient can decrease due to experiencing obstacles in carrying out activities. As a result, chronic kidney failure patients will withdraw from their environment and activities. Objective: The aim of this study is to describe the quality of life of chronic kidney failure patients treated at RSUD dr. R. Koesma Tuban. Method: Descriptive research design with a cross-sectional approach. The study population was patients with chronic kidney failure at RSUD dr. R. Koesma Tuban numbered 31 people, with a sample size of 31 people. The sampling technique used was total sampling. Research variables for quality of life in chronic kidney failure patients. Data was collected using a questionnaire and descriptive data analysis was carried out using frequency and percentage distribution tables. Results: The results of the study showed that all Chronic Kidney Failure patients treated at RSUD dr. R. Koesma Tuban, most (51.6%) aged 46-55 years, most (51.6%) male, almost half (35.40%), high school education level, most (61, 2%) do not work and the majority (58%) suffer <1 year. So chronic kidney failure patients have a very good quality of life. Almost all physical health domains are very good (80.6%), psychological health is mostly good (61.2%), social relationships are mostly good (61.2%), and relationships with the environment are mostly good (61.2% ). Conclusion: Efforts to improve patient quality of life by providing various interventions including education, prevention, early detection and appropriate management. Among other things, by providing appropriate education, providing comprehensive support, ensuring access to necessary care, health workers play an important role in reducing the incidence of CKD.
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Ketajaman Penglihatan Dimasa Pembelajaran Online Rina Milawati; Leni Rosita
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Masa pandemic Covid-19 merubah pola pembelajaran yang diterapkan dikampus menjadi metode online. Metode ini mahasiswa lebih sering menggunakan gadget yang lama. Penggunaan gadget yang berlebihan dengan posisi yang tidak tepat dan intensitas pencahayaan yang kurang baik akan berdampak pada perubahan ketajaman penglihatan sehingga dapat mengganggu aktivitas. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan ketajaman penglihatan pada mahasiswa. Metode : penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan Teknik uji chi square. Sampel sebanyak 50 orang. Hasil: Ada hubungan antara penggunaan gadget dengan ketajaman penglihatan mahasiswa di masa pembelajaran online dengan p (0,000) > (0,05).
Kualitas Gizi Makanan Keluarga dan Resiko Anemia pada Remaja Putri Di SMAN 5 Tuban Sekar Difa Ahwal Respati; Teresia Retna Puspita Dewi; Yasin Wahyurianto; Su’udi
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan pencerminan keadaan suatu penyakit atau gangguan fungsi tubuh dimana tubuh kekurangan jumlah hemoglobin untuk mengangkut oksigen ke jaringan. Namun pada faktanya angka kejadian anemia pada remaja putri masih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas gizi makanan keluarga dan resiko anemia pada remaja putri Di SMAN 5 Tuban. Desain pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas XI Di SMAN 5 Tuban berjumlah 167 siswi dengan sampel 118 siswi. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Variabel penelitian yaitu kualtias gizi makanan keluarga dan resiko anemia pada remaja putri. Cara pengambilan data dengan kuesioner google formulir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar remaja putri di SMAN 5 Tuban memiliki kualitas gizi baik tidak beresiko anemia dengan jumlah 60 siswi (59,4%). Hal ini terjadi karena banyak remaja putri yang mengkonsumsi makanan dengan baik dan mendapatkan kualitas gizi makanan keluarga dengan optimal. Bagi remaja putri agar tetap memperhatikan kualitas gizi makanan dan asupan nutrisi sebagaimana pada masa remaja putri asupan nutrisi harus lebih dikarenakan remaja putri akan mengalami haid pada satu bulan sekali. Dan jangan lupa untuk selalu minum Tablet Tambah Darah(TTD) dengan dosis yang tepat yaitu 1 kali sehari selama haid dan di sertai dengan mengkonsumsi buah-buahan sebagai upaya dalam pencegahan resiko anemia.
Perilaku Makan Remaja Putri dan Kejadian Anemia Di MTS Hidayatush Shubyan Cendoro Kec. Palang Meylia Ilma Muta’adiyah; Teresia Retna P; Yasin Wahyurianto; Wahyuningsih Triana Nugraheni
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada remaja putri dan Wanita usia subur dikatakan anemia jika kadar hemogoblin <12 gram/dL. Program pemerintah Kesehatan dengan pemberian TTD akan tetapi masih ditemukan anemia di puskesmas sumurgung dikarenakan kurangnya kebutuhan zat besi. Faktor penyebabnya dikarenakan tingginya kebutuhan zat gizi termasuk zat besi pada masa pertumbuhan, banyaknya kehilangan darah saat siklus menstruasi, remaja putri melakukan diet ketat, mengonsumsi makanan nabati sehingga kebutuhan zat besi tidak terpenuhi dan asupan gizinya tidak seimbang. Tujuan penelitiannya untuk mengetahui gambaran perilaku makan remaja putri dan kejadian anemia Di MTS Hidayatush Shibyan Cendoro Kec. Palang. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan waktu cross sectional, Populasinya seluruh siswi kelas 7 Di MTS Hidayatush Shibyan Cendoro yang berjumlah 71 Siswi, sampel sebesar 71 siswi, Tehnik sampling yang digunakan total sampling. Variabel penelitian yaitu Perilaku Makan Remaja Putri Dan Kejadian Anemia, instrument penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisa secara deskriptif ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekwensi. Hasil Penelitian hampir setengahnnya (39%) remaja putri memiliki perilaku makan kurang, sebagian besar (50.7%) remaja putri anemia, seluruhnya perilaku makan remaja putri yang baik tidak beresiko anemia (100%) dan hampir seluruhnya perilaku makan remaja putri yang kurang berisiko anemia (85,7%). Perilaku makan dapat mempengaruhi keadaan gizi, karena kuantitas dan kualitas makanan yang dikonsumsi akan mempengaruhi asupan gizi yang akan mempengaruhi kesehatan individu dan masyarakat Anemia yang terjadi pada remaja putri sebagian besar disebabkan oleh kurangnya zat besi akibat pola makan yang kurang baik, di perlukan adanya dukungan baik dari keluarga, lingkungan sekitar, diri sendiri agar kebutuhan gizi dan perilaku makan pada remaja putri sesuai kebutuhannya.
Factors Causing the Risk of Diabetes Mellitus in Pregnant Women at The Semanding Community Health Center Khusnul Maisaroh; Teresia Retna Puspitadewi; Yasin Wahyurianto; Titik Sumiatin
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction : The global maternal mortality ratio has decreased, however this has not yet reached the Sustainable Development Goals (SDG’s) figures. Cases of maternal death in the world are caused by complications during and after pregnancy and childbirth, one of which is gestasional diabetes mellitus. Gestasional diabetes mellitus still often occurs in pregnant women because of certain risk factors that can increase the risk of this condition occuring. Purpose : The aim of this study is to describe the risk factors for diabetes mellitus in pregnant women at The Semanding Community Health Center, Tuban Regency. Method : The research design used descriptive research with a population of 60 pregnant women undergoing examinations from January to March 2024. The sampling technique used is simple random sampling. The research instrument used a questionnaire on risk factors and the incidence of gestasional diabetes mellitus. Results : The results of the study show that almost all pregnant women are at risk of developing gestasional diabetes mellitus with risk factors being that a small number of pregnant women have a history of repeated spontaneous abortions, none of the pregnant women have a history of giving birth to large babies, none of the pregnant women have a history of giving birth to still babies who are not pregnant the cause is clearly known, a small number of pregnant women have a history of pre-eclampsia and eclampsia, none of the pregnant women have a history of polyhydramnios during pregnancy, a small number of pregnant women are over 30 years old, some pregnant women have a history of maternal or family diabetes mellitus, a small number of pregnant women were overweight, none of the pregnant women had a history of recurrent urinary tract infections during pregnancy, a small number of pregnant women had a history of hypertension, and a small number of pregnant women had a history of maternal birth weight above 4000-4500 grams. Discussion : Pregnant women with diabetes mellitus almost never experience clear complaints, so it is important to be examined. Early examination of pregnant women can improve maternal well-being during and after pregnancy.
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Nyeri Otot di Masyarakat Petani Kelapa Sawit Syamsul Rizal Sinulingga
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Nyeri merupakan gangguan otot yang sering terjadi pada masyarakat di Indonesia baik laki-laki maupun perempuan. Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan atau potensial menyebabkan kerusakan jaringan khususnya pada petani kelapa sawit. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Nyeri Otot di masyarakat petani sawit. Metode: Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengambilan data secara cross sectional. Hasil: Pengambilan data analisa univarat dilakukan terhadap masyarakat petani kelapa sawit sebanyak 99 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan hasil masyarakat yang berpengetahuan baik sebanyak 8 responden (8,08%), berpengetahuan cukup sebanyak 77 responden (77,77%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 14 responden (14,14%). Sebagian masyarakat memiliki pengetahuan cukup sebanyak 77,77%. Tingkat pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu pendidikan yang diterima dengan baik dari lingkungan sekolah, keluarga maupun dari orang lain. Bisa diperoleh melalui berbagai media informasi seperti buku, internet dan media massa yang lain. Semakin bertambah usia dan pengetahuan seseorang juga mempengaruhi pola pikir yang semakin berkembang. Kesimpulan: Masyarakat yang berpengetahuan baik sebanyak 8 responden (8,08%), berpengetahuan cukup sebanyak 77 responden (77,77%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 14 responden (14,14%).
Uji Efektivitas Formulasi Lip Balm Ekstrak Buah Alpukat (Persea Americana Mill) Sebagai Pelembab Bibir Hanita Christiandari; Jarot Yogi Hernawan; Rima Melati Dwi Utami3
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Ekstrak buah alpukat terdapat kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D,dan vitamin E. Vitamin E juga dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Selain lipstik kosmetik bibir yang digunakan wanita adalah lip balm. Lip balm dirancang untuk melindungi dan menjaga kelembapan bibir. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berperan dalam perawatan kulit. Kombinasi ini dapat membantu kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut dan membuat kulit terlihat segar. Tujuan: Mengetahui keefektifan dari ekstrak buah alpukat (Persea americana Mill) sebagai lip balm. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Desain penelitian Post-test Control. Hasil: Hasil penelitian dari ketiga konsentrasi ekstrak buah alpukat 2%, 4%, dan 8% dengan 4 macam uji. Uji organoleptis untuk ketiga konsentrasi tidak mengalami perubahan warna, bentuk, dan aroma. Uji homogenitas untuk ketiga konsentrasi bersifat homogen. Uji ph ketiga kosentrasi berada pada rentang 5-6. Uji suhu lebur sediaan ketiga konsentrasi berada pada rentang 55°C-56,7°C. Kesimpulan: Buah alpukat dapat diformulasikan menjadi lip balm dengan konsentrasi 8% dengan perbandingan formula kontrol.
Gambaran Perilaku Ibu tentang Pemberian Asi Eksklusif pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuprik Merauke Tahun 2024 Dini Suryaningsih; Yunitasari; Rosa Rahaor
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa pemberian tambahan cairan seperti susu formula, jeruk, madu, air, teh, air putih dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan tim dari usiai 0-6 bulan. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat dekskriptif kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden sebagian besar berumur 31-40 tahun yaitu sebanyak 15 responden (50%), sebagian besar responden beragama Islam yaitu sebanyak 19 responden (63.3%), dan sebagian besar responden pendidikan SMA yaitu sebanyak 11 responden (36.7%). Analisis univariat didapatkan bahwa tingkat perilaku positif berjumlah 25 responden (83.3%), tingkat perilaku negative berjumlah 5 responden (16.7%), Diharapkan meningkatkan perilaku positif dalam menyusui atau memberikan ASI Eksklusif.
Gambaran Pengetahuan Ibu Dalam Menangani Demam Pada Balita Usia 1 – 3 Tahun Di Puskesmas Tanah Miring Hanriska Awidiya Putri; Astry Septiana; Beata Warayum; Titus Tambaip
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam merupakan suatu gangguan yang sering terjadi pada balita atau anak. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu dalam menangani demam pada balita usia 1-3 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan data penelitian ini dilakukan pada 32 responden di puskesmas tanah miring dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Hasil peneliti dari penelitian yaitu dari 32 responden sebagian besar tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan demam pada balita dapat dikategorikan sebagai berikut baik 15 responden (46,9 %), cukup 13 responden (40,6 %), dan kurang 4 responden (12,5%).