Jurnal Ilmu Kesehatan
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan meliputi: keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, administrasi kesehatan, administrasi rumah sakit dan kesehatan umum lainnya.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023"
:
10 Documents
clear
Literature Review : Aktivitas Antioksidan Ekstrak Tongkol Jagung (Zea mays L.)
Anisa, Meilinda;
Hardia, Lukman;
Budiyanto, Angga Bayu
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71456/jik.v2i1.601
Tongkol jagung (Zea mays L.) adalah salah satu limbah tanaman jagung yang berfungsi sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan tongkol jagung telah banyak diteliti. Oleh karena itu, perlu dilakukan literature review untuk mengumpulkan penelitian terbaru agar dapat dijadikan sebagai panduan bagi para peneliti dalam mempelajari lebih lanjut tentang antioksidan dari tongkol jagung atau untuk menghasilkan konsep baru. Tujuan dari penelitian literature review ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak tongkol jagung dan mengetahui kandungan senyawa pada tongkol jagung yang memiliki aktivitas antioksidan sehingga dapat dimanfaatkan menjadi antioksidan alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literature review dengan pendekatan sistematis. Oleh karena itu, pedoman PRISMA digunakan dalam pengambilan data. Database yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Scopus dan ditemukan 19 artikel yang sesuai setelah disaring. Temuan analisis menunjukkan bahwa tongkol jagung memiliki aktivitas sebagai antioksidan, kandungan senyawa pada tongkol jagung yang memiliki aktivitas antioksidan antara lain karotenoid, tanin, asam fenolik seperti asam hidroksisinamat dan asam hidroksibenzoat serta flavonoid seperti flavonol dan berbagai jenis antosianin.
Skrining Fitokimia dan Penentuan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera) Menggunakan Metode Spektrofotometer UV-Vis
Hidayati, Evi Nurul;
Aisyiah;
Kinanti, Cahya Dewi;
Masrul, Moh. Zahir
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71456/jik.v2i1.642
Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, baik di darat maupun laut, Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah tanaman. Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan baik sebagai sumber pangan maupun sebagai obat. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah daun kelor (Moringa oleifera). Uji skrining fitokimia penting untuk dilakukan agar didapatkan informasi terkait metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak. Salah satu metabolit sekunder yang dipersyaratkan untuk menentukan kualitas suatu ekstrak etanol daun kelor adalah flavonoid. Oleh karena itu perlu dilakukan kuantifikasi kadar flavonoid yang terdapat pada ekstrak menggunakan metode Spektofotometer UV Vis. Pada penelitian ini dilakukan uji skrining fitokimia dan penentuan kadar flavonoid ekstrak etanol daun kelor. Ekstrak etanol daun kelor ini memiliki kandungan saponin, flavonoid, steroid dan fenol. Adapun kadar flavonoid total ekstrak ini adalah 0,1%. Ekstrak etanol daun kelor yang diteliti terbukti memiliki beberapa kandungan senyawa metabolit sekunder sehingga memiliki kecenderungan untuk dapat memberikan aktivitas biologis yang dapat dimanfaatkan dalam pengobatan.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kelelahan Pada Perawat Di Instalasi RSUD Lubuk Pakam Tahun 2023
Siregar, Anggi Pramono;
Ananda, Zafira Putri
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Beban kerja adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan. Beragamnya tugas keperawatan yang harus dilakukan dalam menangani pasien dengan berbagai macam penyakit dan tingkat ketergantungannya diprediksi merupakan beban kerja yang berat bagi perawat. Beban kerja perawat yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan kerja. Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor penurun kinerja yang dapat menambah tingkat kesalahan dalam bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang bertugas di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Granmed Lubuk Pakam dengan jumlah 63 orang yang merupakan total populasi. Hasil analisis statistik dengan uji Chi Square menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara beban kerja terhadap kelelahan kerja pada perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Rumah Sakit Granmed Lubuk Pakam berdasarkan alat ukur reaction timer dengan nilai p= 0.002 (p < 0.05) dan berdasarkan kuesioner nilai p = 0.004 (p < 0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kerja fisik, maka semakin tinggi pula tingkat kelelahan kerja yang akan dialami. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit untuk mendistribusikan perawat dan mengatur rotasi shift dengan baik sesuai dengan jam kerja standar, sehingga menghasilkan produktifitas kerja yang lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Hubungan Antara Lingkar Lengan Atas Ibu Menyusui dengan Kecukupan Asi Ibu Menyusui Bayi Usia 1-6 Bulan
Nisa, Ainun
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Asupan ibu pada masa menyusui merupakan hal yang penting dan perlu diperhatikan. Asupan nutrisi yang bagus akan berpengaruh terhadap kualitas kandungan air susu ibu (ASI) yang dihasilkan oleh ibu. Gizi pada ibu menyusui sangat erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pendekatan Cross Sectional dengan menggunakan sampel sebanyak 62 responden yang berada wilayah kerja Puskesmas Guntung Manggis. Uji statistic yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antaralingkar lengan atas ibu menyusui dengan ASI (p=0,73).
Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura Kabupaten Banjar
Nurwati, Bunga
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jenis penelitian ini menggunakan teknik sampling yang sistematis dan terstruktur untuk mengumpulkan data dari responden yang terpilih dengan metode Kuantitaif, sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan pada populasi tersebut. Sampel pada penelitian ini adalah murid kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura Kabupaten Banjar. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Dimana seluruh siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura Kabupaten Banjar yang berjumlah 28 orang dijadikan sampel pada penelitian ini.
Analisis Keragaman Pangan Terhadap Status Gizi Remaja Usia 16-18 Tahun di SMA IT Ar-Rahman Banjarbaru
Hekmah, Nurul;
Nisa, Ainun;
Fathullah, Desya Medinasari;
Hadijah, Julianti
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71456/jik.v2i1.677
Keragaman pangan adalah kuantitas pangan yang dikonsumsi oleh seorang individu. Remaja membutuhkan makanan yang baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Semakin beragam makanan yang dikonsumsi oleh individu, maka semakin terpenuhi pula kecukupan zat gizi yang selanjutnya akan sangat berdampak pada status gizi remaja tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan antara keragaman pangan dengan status gizi (IMT/U) remaja usia 16-18 tahun di SMA IT Ar-Rahman Banjarbaru. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 30 remaja di SMA IT Ar-Rahman Banjarbaru diambil secara simple random sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner tentang keragaman pangan (FFQ) dan pengukuran antropometri. Uji statistik yang digunakan adalah chi square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki keragaman pangan yang baik dan berstatus gizi normal dengan nilai p value 0,006 yang artinya ada hubungan antara keragaman pangan dengan status gizi (IMT/U) remaja usia 16-18 tahun di SMA IT Ar-Rahman Banjarbaru. Pada penelitian ini disarankan kepada sekolah untuk memberikan edukasi secara berkala kepada siswa mengenai keragaman pangan yang berdampak pada status gizi.
Komunikasi, Informasi Dan Edukasi Tentang Gizi Ibu Hamil
Tunggal , Tri;
Daiyah, Isrowiyatun;
Latifah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai pengetahuan ibu hamil tentang gizi ibu hamil sebelum dan sesudah dilakukan komunikasi informasi dan edukasi yaitu dari rata-rata nilai 35 menjadi rata-rata 85. Hal ini dapat diketahui dari hasil pengisian kuesioner oleh Ibu hamil yang dilakukan saat sebelum kegiatan dan setelah kegiatan. Peningkatan pengetahuan ini dikarenakan ibu hamil telah mendapat materi komunikasi, informasi dan edukasi gizi ibu hamil. Berdasarkan data yang diperoleh sebagian besar usia ibu hamil berada di usia 21-30 tahun sebanyak 18 orang (51,4 %). Sebagian besar pendidikan ibu hamil adalah tamatan SMP dan SMA sebanyak 15 orang (42,8).
Edukasi Isi Piringku Pada Anak Usia Dini Dengan Media Permainan Food Model Terhadap Perilaku Pemilihan Makanan
Nita, Vio;
Mayangsari, Ainun
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemenuhan gizi seimbang pada anak akan mendukung tumbuh kembang mereka menjadi lebih sempurna. Salah satu caranya adalah memerhatikan jumlah porsi makanan dalam setiap piring anak saat mulai sekolah yakni usia 4-6 tahun. Anak usia dini memerlukan media yang sesuai dan memadai untuk menambah pengetahuan serta pengembangan sikap, perilaku dan norma tentang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi isi piringku pada anak usia dini dengan media permainan food model terhadap perilaku pemilihan makanan di Sekolah Alam Bina Insan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan rancangan non-Equivalent control group, untuk melihat perbedaan skor sebelum dan sesudah diberikan edukasi isi piringku dengan media permainan food model. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 30 anak pada Sekolah Alam Bina Insan. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan media edukasi. Analisa data secara univariat dan bivariat. Terdapat perubahan pada edukasi isi piringku dengan media permainan food model terhadap perilaku pemilihan makan pada anak usia dini yaitu terdapat peningkatan skor perilaku pre-test 4,47 meningkat menjadi 5,10 pada saat post test.
Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Status Gizi Balita Usia 24-60 Bulan
Tina, Tina;
Nita, Vio;
Indrayani, Novi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71456/jik.v2i1.749
Setiap ibu memiliki pola asuh yang berbeda-beda mengasuh anaknya sehingga berbagai macam pola asuh bisa saja dilakukan sesuai dengan kepribadian. Status gizi adalah keadaan pada tubuh manusia yang merupakan dampak dari makanan atau konsumsi makanan dan penggunaan zat gizi didalam tubuh seseorang. Batas yang ditetapkan oleh WHO yaitu sebesar 10%. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada saat ini mengalami permasalahan gizi ganda. Masalah gizi yang dialami adalah gizi kurang dan gizi buruk. Prevalensi Pada tahun 2021 ini meningkat menjadi 8,50. Angka prevalensi selama tiga tahun terakhir masih berkisar pada angka 7- 8. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan status gizi balita usia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Mergangsan Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross sectional. Teknik sampling accidental sampling. Sampel ibu balita dan balita pada posyandu Remujung di Wilayah kerja puskesmas Mergangsan sebanyak 58 orang menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Analisis yang digunakan Uji univariat dan bivariat. Hasil: Sebagian besar responden yang memiliki berat badan normal 78% serta sebagian kecil responden memiliki berat badan sangat kurang 5% seluruh responden 100% Ibu memiliki pola asuh demokratis. Ada hubungan antara pola asuh ibu dengan status gizi balita dengan hasil p = 0.000 (P<0.05).
Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Kualitas Hidup Di Desa
Lisnawati , Ica
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71456/jik.v2i1.764
Penelitian ini dikategorikan dalam penelitian deskriptif kuantitatif. Metode kuantitatif adalah sebuah metode penelitian yang di dalamnya menggunakan banyak angka. Mulai dari proses pengumpulan data hingga penafsirannya. Dari hasil yang telah ada dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara status kesehatan dengan tingkat pendidikan, pengetahuan tentang kesehatan lingkungan, dan perilaku hidup sehat dari responden baik secara terpisah maupun secara bersamaan, dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan ketiga faktor tersebut. Perbaikan tingkat kesehatan ternyata secara langsung memberikan pengaruh terhadap peningkatan pendapatan per kapita, sedangkan secara tidak langsung (melalui perbaikan tingkat pendidikan) memberikan pengaruh yang positif, yang mana tingkat kesehatan berpengaruh posistif terhadap tingkat pendidikan. Perbaikan tingkat pendidikan mempunyai pengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan per kapita. Keadaan kesehatan belum dapat dikatakan sebagai “health as an economic engine” tetapi lebih kepada teori “fundamental cause” yaitu perbaikan kesehatan disebabkan oleh peningkatan pendapatan per kapita.