cover
Contact Name
Sabda Wahab
Contact Email
sabda.wahab@q2lii.id
Phone
+6282290280383
Journal Mail Official
q2lanterailmiahinstitute@q2lii.id
Editorial Address
Komp OPI Cempaka Blok E No. 05 Kel. Lima Belas Ulu Kec. Jakabaring, Palembang, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Lantera Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 3090420X     DOI : https://doi.org/10.52120/jlik
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan mengandung makna filosofis dari kata lentera yang berarti cahaya atau alat penerang, yang dalam konteks ilmiah dan kesehatan dimaknai sebagai simbol pencerahan pengetahuan. Melalui platform Open Journal Systems (OJS), jurnal ini hadir sebagai wadah terbuka untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian di bidang kesehatan secara transparan dan dapat diakses luas oleh masyarakat ilmiah. Nama Lentera mencerminkan komitmen jurnal ini untuk menjadi sumber inspirasi dan informasi yang menerangi perkembangan ilmu kesehatan, mendorong kolaborasi, serta menjadi rujukan terpercaya bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengetahuan di bidang kesehatan. Diterbitkan oleh CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut, Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan (JLIK) merupakan jurnal ilmiah berkala yang terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada periode Januari–Juni dan Juli–Desember. JLIK menerima naskah hasil penelitian, ulasan ilmiah, serta metode dan pendekatan baru dalam berbagai bidang kesehatan seperti Administrasi Rumah Sakit, Bioteknologi, Farmasi, Fisioterapi, Ilmu Gizi, Kebidanan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, Radiologi, Teknologi Laboratorium Medis/Analis.
Articles 45 Documents
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Antidiabetik Oral di Puskesmas Pangkalan Balai Tahun 2025 Putra, Muhammad Irza Satria; Pranata, Yovi; Wahab, Sabda; Muliana, Hilda
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.126

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang membutuhkan terapi jangka panjang, sehingga kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antidiabetik oral sangat menentukan keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat antidiabetik oral di Puskesmas Pangkalan Balai tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 94 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,708). Analisis menggunakan uji Chi-Square pada taraf signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil menunjukkan sebagian besar responden perempuan (53,2%) dan memiliki kepatuhan rendah (57,4%), dengan hanya 22,3% yang patuh. Sebagian menilai fasilitas kesehatan baik (55,3%), namun 68,1% memiliki pola hidup tidak sehat. Uji bivariat menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara fasilitas kesehatan (p = 0,958) maupun pola hidup (p = 0,518) dengan kepatuhan. Kesimpulannya, kepatuhan minum obat antidiabetik oral masih rendah dan tidak dipengaruhi secara signifikan oleh fasilitas kesehatan dan pola hidup, sehingga faktor lain seperti pengetahuan, motivasi, dan dukungan keluarga kemungkinan lebih berperan.
Teknik Pemeriksaan Radiografi Region Antebrachii pada Pediatrik dengan Kasus Close Fraktur di Instalasi Radiologi RSUD Perpetua J. Safanpo Papua Prama Sugara; Muslimah Putri Utami; Anisah
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/8pp7c495

Abstract

Pada tahun 2020, World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa tingkat kejadian patah tulang mencapai 2,7% dan terdapat sekitar 13 juta orang yang mengalami patah tulang. Pemeriksaan radiografi region antebrachii menjadi modalitas penting dalam membantu menegakkan diagnosa radiologi, namun pada pasien pediatrik hasil kualitas citra gambaran yang diperoleh dapat dipengaruhi pada persiapan pasien, proyeksi dan faktor eksposi. Fraktur tertutup (close fraktur) ialah sebuah contoh patah tulang di mana tulang yang patah tidak terlihat dari lingkungan luar karena tidak ada luka pada permukaan luar kulit. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi dengan melibatkan radiografer dan radiologi sebagai informan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan proses wawancara, observasi dan dokumentasi dilapangan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan radiografi region antebrachii pada pediatrik dengan kasus close fraktur menggunakan proyeksi PA dan lateral serta tidak ada persiapan khusus yang dilakukan.
Perbandingan Hasil Radiograf pada Variasi Derajat Cervical AP Axial dengan Klinis Cervical Root Syndrome di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Tahun 2025 Aditya Pirmansyah; Pirmansyah , Aditya; Utami, Muslimah Putri; Zanariah
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.125

Abstract

Pemeriksaan radiografi cervical AP axial merupakan metode pencitraan untuk melihat struktur tulang leher, terutama pada kasus kecurigaan cervical root syndrome. Variasi sudut penyinaran central ray (CR) dapat memengaruhi kualitas visualisasi vertebra cervical, sehingga penting untuk menentukan sudut optimal yang menghasilkan gambaran diagnostik terbaik. Penelitian ini bertujuan mengetahui teknik pemeriksaan cervical AP axial, alasan penggunaan sudut 0° pada praktik klinis, serta membandingkan variasi sudut 10°, 15°, dan 20° terhadap hasil radiograf pada pasien dengan klinis cervical root syndrome. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kasus. Subjek penelitian adalah satu pasien laki-laki (Tn. D) yang menjalani pemeriksaan pada 27 Mei 2025 di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang menggunakan sudut 10°, 15°, dan 20° cephalad dengan teknik ekspose 57 kV dan 6 mAs. Hasil menunjukkan bahwa angulasi 20° memberikan visualisasi ruang intervertebralis yang lebih terbuka, menghilangkan superposisi mandibula terhadap vertebra C3–C4, serta memperlihatkan alignment cervical lebih jelas dibandingkan sudut lainnya. Temuan ini sejalan dengan literatur yang merekomendasikan angulasi 15°–20° untuk optimasi proyeksi AP axial. Dengan demikian, sudut CR 20° merupakan variasi yang paling optimal untuk pemeriksaan cervical AP axial pada kasus cervical root syndrome.
Effectiveness of Facial Acupressure Treatment on Reducing Anxiety in Postpartum Mothers at Midwife Sontri’s Practice Afni, Nur
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.131

Abstract

Postpartum anxiety is a common psychological condition experienced by mothers after childbirth, which can negatively impact maternal health and the bonding process with the baby. Facial acupressure, a technique that stimulates facial reflex points, is believed to promote relaxation and reduce anxiety levels by improving blood circulation and balancing the parasympathetic nervous system. This study aimed to analyze the effectiveness of facial acupressure treatment in reducing anxiety among postpartum mothers at Midwife Sontri’s Practice. This research employed a quasi-experimental design with a pre- and post-test approach without a control group. The study population included postpartum mothers experiencing mild to moderate anxiety, with a total sample of 30 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results demonstrated a significant reduction in anxiety levels after receiving facial acupressure treatment, with a p-value of 0.001 (p<0.05). Physiologically, stimulation of facial reflex points enhances endorphin secretion and activates the vagal nerve system, which contributes to muscle relaxation and decreased heart rate. In conclusion, facial acupressure is effective in reducing anxiety levels among postpartum mothers and can serve as a non-pharmacological complementary therapy in midwifery care.
Analysis of Community Behavior in Purchasing Hard Drugs Without Prescription at Pharmacy X District Kalidoni City of Palembang in 2025 Wahab, Sabda; Putri, Anggy Utama; Akbar, Ahmad Dwi Rendika
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v4i1.102

Abstract

Use drug hard without recipe doctor is problem serious potential​ cause effect side, resistance, up to death. Research This aim For analyze connection knowledge, attitudes, and actions to behavior public in purchase drug hard without recipes in the sub-district area Kalidoni, Palembang City. Research This use design descriptive quantitative and survey analytics, with primary data collection through questionnaire distributed to 63 respondents. Research results show that : Knowledge own connection negative and significant to behavior society (t = 2.268; p = 0.023), meaning the more tall knowledge, the more low trend purchase drug hard without Recipe; Attitude also plays a role negative and significant (t = 2.759; p = 0.006), indicating attitude positive can lower practice purchase without recipe; Community action influential positive and significant (t = 2.874; p = 0.004), meaning the more often action self-medication done, the more tall trend purchase drug hard without recipe. Research This confirm importance education to community and supervision strict from pharmacies and services health For pressing the culprit use drug hard without recipe. Further study recommended For reach more areas wide as well as dig internal factors in the pharmacy that influence sale drug hard without recipe.
Evaluasi Temuan Radiologi Foto Polos Pedis dextra pada Pasien dengan Osteomielitis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Wibowo, Danda; Wahyudhy, Harry; Zanariah
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.129

Abstract

Osteomielitis merupakan infeksi tulang yang dapat menyebabkan kerusakan struktur tulang dan gangguan fungsi ekstremitas, sehingga memerlukan diagnosis yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi temuan radiologis foto polos Pedis dextra pada pasien Osteomielitis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang pada periode Januari 2024 sampai Desember 2025. Sampel penelitian menggunakan total sampling sebanyak tiga pasien yang didiagnosis Osteomielitis. Data diperoleh melalui studi dokumentasi hasil radiografi dengan proyeksi anteroposterior (AP), oblique, dan lateral menggunakan Computed Radiography (CR). Hasil penelitian menunjukkan adanya gambaran osteolisis, reaksi periosteal, destruksi korteks tulang, sklerosis, dan pembengkakan jaringan lunak. Foto polos terbukti efektif dalam mendukung diagnosis Osteomielitis meskipun memiliki keterbatasan sensitivitas pada fase awal penyakit. Pembahasan menunjukkan bahwa kualitas citra sangat dipengaruhi oleh teknik pemeriksaan dan ketepatan posisi pasien. Simpulan penelitian ini adalah bahwa foto polos Pedis dextra dapat digunakan sebagai modalitas awal yang efektif dalam mengevaluasi karakteristik radiologis Osteomielitis.
Analysis of Drug Distribution from Pharmaceutical Warehouse to Pharmaceutical Installation of Siti Fatimah Hospital Palembang in 2025 Wulandari, Poppy Angraeni; Soyata, Amelia; Wahab, Sabda
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v4i1.101

Abstract

This study aims to analyze the mechanisms, flow, and challenges of drug distribution from the pharmacy warehouse to the pharmacy installation at RSUD Siti Fatimah Palembang. This research used a descriptive observational method with a quantitative approach. Data were collected through direct observation, structured interviews, and document review using a checklist instrument based on the Indonesian Ministry of Health Regulation Number 72 of 2016 regarding Pharmacy Service Standards in Hospitals.The results showed that the mechanism and flow of drug distribution were implemented in accordance with pharmacy service standards, achieving a compliance rate of 100%. However, several operational challenges were identified, including discrepancies in the quantity and type of drugs compared to requests, as well as delays in distribution that resulted in stock shortages at service units.This study concludes that the drug distribution system at RSUD Siti Fatimah Palembang has complied with existing standards, but optimization of the pharmacy logistics information system and improved coordination between units are needed to reduce distribution constraints.
Tingkat Pengtahuan Dan Sikap Terhadap Penyakit Kecacingan Di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah Putri, Anggy Utama; Dita, Rahma; Pratama, Rifqi; Syahrani, Annisa; Rahmawati, Nur; Putri, Adellia Patricia; Afifah, Seftiana Nur; Naurah, Nasyiah Tri; Rismayanti; Lidia, Siska; Agusti, Qori; Wulansari, Cien; Sepriani, Mutiara; Maharani, Shela; Safitri, Rika Dwi
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.130

Abstract

Infeksi kecacingan adalah kondisi ketika parasit cacing masuk ke tubuh manusia, kemudian tinggal dan berkembang biak sehingga menyebabkan gangguan kesehatan. PHBS berperan dalam upaya pencegahan penyakit kecacingan, peningkatan derajat kesehatan anak, serta pembentukan kebiassaan hidup sehat sejak dini. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai pengetahuan dan sikap terhadap penyakit kecacingan di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah. Pendekaran kuantitatif analitik koresional dengan desain cross sectional digunakan sebagai desain dalam penelitian ini. Jumlah sampel sebanyak 30 responden, instrument yang digunakan berupa kuisioner pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat 1 orang (3,3%) memiliki pengetahuan yang rendah mengenai cacingan, sedang sejumlah 14 orang (46,7%) dan tinggi sejumlah 15 orang (50,0%), sedangkan sikap terhadap penyakit cacingan yang baik yaitu 16 orang (53,3%), cukup sejumlah 8 orang (26,7%) dan kurang sejumlah 6 orang (20%). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah memiliki tingkat pengetahuan pada kategori sedang hingga tinggi serta sikap yang baik terhadap penyakit kecacingan, namun masih terdapat sebagian siswa dengan sikap kurang sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan yang berkelanjutan.
Analisis Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi Maag pada Pelajar SMA Non-Kesehatan Poyizar; Idrus, Irman
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.134

Abstract

Gangguan lambung atau maag merupakan masalah kesehatan yang sering dialami remaja, khususnya pelajar SMA, dan kerap ditangani melalui swamedikasi tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Praktik ini berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak didukung oleh pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan obat yang rasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi maag pada pelajar SMA non-kesehatan serta mengkaji hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional bersifat deskriptif-analitik. Subjek penelitian adalah pelajar SMA Negeri non-kesehatan di Kota Kendari yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi maag. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji statistik yang sesuai untuk data ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pada kategori cukup hingga baik dan perilaku swamedikasi yang cenderung positif, meskipun masih ditemukan proporsi perilaku yang kurang rasional. Analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi maag, di mana peningkatan pengetahuan diikuti oleh perilaku penggunaan obat yang lebih tepat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku swamedikasi yang aman dan rasional pada pelajar SMA non-kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang terstruktur di lingkungan sekolah untuk meningkatkan literasi obat dan mendorong praktik swamedikasi yang bertanggung jawab di kalangan remaja.
Profil Sonografis Cholelithiasis pada Pemeriksaan Ultrasonografi Abdomen di RS Siloam Sriwijaya Palembang: Seri Kasus Fikri, Abdul Karim; Wahyudhy, Harry; Zanariah
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v1i1.103

Abstract

Cholelithiasis merupakan salah satu kelainan hepatobilier yang paling sering ditemukan pada praktik klinis, dengan ultrasonografi (USG) abdomen sebagai modalitas lini pertama dalam evaluasi awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sonografis cholelithiasis pada pemeriksaan USG abdomen di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan seri kasus yang melibatkan sepuluh pasien (n = 10) dengan temuan cholelithiasis pada pemeriksaan USG abdomen selama periode Mei–Juni 2025. Data yang dianalisis mencakup citra sonografis dan laporan radiologi yang telah tervalidasi secara klinis. Hasil penelitian menunjukkan variasi pola sonografis berupa fokus hyperechoic intraluminal, posterior acoustic shadowing, variasi ukuran batu antara 6,4 mm hingga ±1,57 cm, serta temuan impaksi batu pada gallbladder neck. Enam pasien menunjukkan batu tunggal dan empat pasien menunjukkan batu multipel. Temuan ini konsisten dengan karakteristik sonografis cholelithiasis dalam literatur radiologi dan menegaskan peran USG abdomen sebagai modalitas utama dalam deteksi batu kandung empedu. Penelitian ini memberikan gambaran profil sonografis cholelithiasis pada tingkat fasilitas pelayanan radiologi dan dapat menjadi rujukan bagi evaluasi diagnostik serta praktik pelaporan radiologi yang lebih terstruktur.