cover
Contact Name
Ihwan
Contact Email
ihwan.fkipbio@yahoo.com
Phone
+6281339292655
Journal Mail Official
biosed@unmuhkupang.ac.id
Editorial Address
Jl. K. H. Ahmad Dahlan, No. 17, Kayu Putih, Kec. Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. 85228
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Biosains dan Edukasi
ISSN : 26568659     EISSN : 28081013     DOI : https://doi.org/10.59098/biosed.v6i1
BiosEd (Jurnal Biosains dan Edukasi) merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Kupang. Ruang lingkup penelitian BiosEd meliputi bidang Pendidikan Biologi (Pengembangan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, dan Penelitian Eksperimen); Mikrobiologi; Anatomi, Fisiologi dan Histologi; Botani (Anatomi, Fisiologi, Morfologi dan Biomolekuler Tumbuhan); Biologi Kelautan dan Ekologi / Lingkungan; Bioinformatika; dan Herbal Medicine (Tanaman Obat).
Articles 20 Documents
Media Cair Sebagai Media Pertumbuhan Jamur Akar Putih (Rigidoporus microporus) Binerd Anthon Im Toy; Dhanang Puspita
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur akar putih (Rigidoporus microporus) adalah jamur patogen yang menyerang dan mematikan tanaman karet. Dalam penelitian jamur akar putih dibutuhkan medium untuk menumbuhkan dalam kultur media. Ada 2 jenis kultur media yaitu dalam bentuk padat dan cair. Medium padat digunakan untuk menumbuhkan isolat di permukaan, sedangkan medium cair untuk membuat suspensi isolat dalam cairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media cair terhadap pertumbuhan jamur akar putih (Rigidoporus microporus). Media cair yang digunakan adalah PDL (Potato Dextrose Liquid) dan PSL (Potato Sucrose Liquid) dan isolat jamur akar putih. Hasil penelitian menunjukan bahwa medium cair bisa digunakan untuk menumbuhkan jamur akar putih. Medium cair yang dalam kondisi statis, jamur akar putih akan tumbuh di permukaan, sedangkan dalam kondosi dihomogenisasi jamur akar putih tumbuh dalam larutan/tersuspensi. Dapat disimpulkan, jamur akar putih dapat tumbuh dalam medium cair baik dalam kondisi statis maupun homogen.
Pemanfaatan Filtrat Bunga Flamboyan (Delonix regia (Hook.) Raf.) sebagai Pewarna Alternatif dalam Pengamatan Preparat Jaringan Tumbuhan Nur Jannah; Nur R. A. Mahmud; Nurul A. K. Karo; Nurhalifah
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksplorasi terhadap pewarna alami dalam pewarnaan pengamatan preparat jaringan tumbuhan di bawah mikroskop kerap dilakukan guna mendapatkan sumber pewarna alternatif yang murah dan ramah lingkungan serta membuka ruang lingkup kreatifitas siswa pembelajar untuk memanfaatkan potensi alam sekitar. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap perbandingan penggunaan ekstrak bunga flamboyan (Delonix regia) dan pewarna safranin dalam proses pewarnaan preparat jaringan tanaman berupa sayatan batang tanaman beluntas (Pluchea indica) dan akar tanaman jagung (Zea mays). Tahapan penelitian meliputi pembuatan ekstrak tanaman dan penyiapan safranin dengan konsentrasi yang berbeda-beda (100%, 80%, 60%, 40%, 20%, dan 0%). Hasil studimenunjukkan bahwa pewarna alami dari ekstrak bunga flamboyan ini memiliki daya ikat yang baik, warna yang cerah, murah, mudah dalam preparasi dan ramah lingkungan. Hasil pewarnaan menunjukkan kemiripan dengan pewarnaan jaringan tumbuhan menggunakan pewarna sintetik safranin yang diencerkan (konsentrasi ≤60%). Pewarna alternatif dari bahan pewarna alami (ekstrak bunga flamboyan) dapat menggantikan pewarna sintetik safranin, yang mahal dan berbahaya bagi lingkungan.
Pengembangan LKS Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Muhammadiyah Kupang Budiono; Nurdiyah Lestari; Ihwan
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) menggunakan model Guided Inquiry yang layak digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP dan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) model Four-D. Produk hasil penelitian berupa LKS yang sudah divalidasi oleh pakar pendidikan Biologi dan sudah di uji cobakan pada kelas kecil. Setting kelas penelitian menggunakan Control Group Pretest Postest dengan populasi adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Kupang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner atau angket, observasi, dan tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS model Guided Inquiry valid dan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA Biologi di SMP. Perangkat pembelajaran berupa silabus dengan nilai validasi 93% dinyatakan sangat layak, RPP dengan nilai validasi sebesar 93% dan dinyatakan sangat layak, dan LKS dengan nilai validasi sebesar 94 % dinyatakan sangat layak. LKS Model Guided Inquiry mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diberikan pembelajaran.
Analisis Penerapan Portofolio Assesment pada Mata Kuliah Biologi Dasar Prodi Pendidikan Matematika Unmuh Kupang St Muthmainnah Yusuf; Nuriyah
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menjadi pilar penting yang harus mendapat perhatian yang lebih. Oleh karena itu, perlu adanya upaya perbaikan mutu salah satunya adalah pemilihan penilaian yang baik dan sesuai. Portofolio merupakan salah satu penilaian atau asesmen yang dijadikan alat untuk menggali informasi tentang pemahaman mahasiswa agar lebih aktif, tenaga pengajar hanya menfasilitasi. Asesmen portofolio dapat menciptakan proses pembelajaran yang inovatif dan mampu membangkitkan motivasi mahasiswa untuk memperkaya pengalaman belajarnya dan memfasilitasi mahasiswa untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa dari penerapan asesmen portofolio pada mata kuliah Biologi Dasar di Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Kupang selama satu semester. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan analisis induktif, sedangkan jenis penelitian ini eksperimen semu dengan pretest posttest one group design, pengambilan data dilakukan secara langsung dari berkas portofolio dan arsip yang dimiliki mahasiswa untuk mata kuliah Biologi Dasar. Instrumen berupa tes, observasi dan dokumen. Analisis data kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata (mean), nilai yang sering didapat (modus), dan nilai tengah (median), serta Nilai Gain (N-Gain) sedangkan data kualitatif dianalisis dengan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai dari enam jenis tes yaitu pre-tes rata-ratanya 70,40, presentasi diskusi rata-ratanya 73,60, kuis rata-ratanya 74,41, makalah rata-ratanya 75, laporan praktikum rata-ratanya 79,80 dan post-tes diperoleh rata-rata 87,53, sedangkan hasil produk portofolio mahasiswa menunjukkan rata-rata kriteria Sangat Baik. Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh positif penugasan portofolio bagi mahasiswa dengan peningkatan hasil belajar mahasiswa.
Pemanfaatan Air Buangan Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) Sebagai Media Budidaya Daphnia sp. Yusrizal Akmal; Muliari; Rindhira Humairani; Ilham Zulfahmi; Maulina
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air buangan budidaya ikan lele banyak mengandung bahan organik berupa Nitrogen (N) dan Amoniak (NH3) dari sisa pakan maupun feses ikan yang dapat berdampak pada menurunnya kualitas perairan di sekitar lokasi budidaya. Di sisi lain salah satu faktor keberhasilan kegiatan pembenihan adalah tersedianya pakan alami untuk larva. Daphnia sp. berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan larva karena mengandung nilai nutrisi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan air buangan budidaya ikan lele sebagai media budidaya Daphnia sp. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu : perlakuan A, B, C, D menggunakan media kultur Daphnia sp. berupa air buangan budidaya ikan lele dengan konsentrasi berturut-turut sebanyak 25%, 50%, 75% dan 100% dan E media kultur Daphnia sp. berupa kotoran ayam dengan konsentrasi 5 gr/l sebagai kontrol. Padat tebar Daphnia sp. yang digunakan yaitu 20 ekor/liter. Data pertumbuhan populasi Daphnia sp. yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis ragam dengan selang kepercayaan 95%, dan dilanjutkan dengan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT). Sebagai data pendukung, dilakukan pengamatan kualitas air setiap hari untuk suhu dan seminggu sekali untuk DO dan pH dan kelimpahan fitoplankton pada awal dan akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air buangan budidaya ikan lele dapat dijadikan sebagai media budidaya Daphnia sp. Dari hasil analisis diketahui bahwa pada perlakuan C dengan konsentrasi 75 % air buangan memberikan hasil paling baik terhadap pertumbuhan populasi Daphnia sp. dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII MTs Negeri Kota Kupang Tahun Ajaran 2018/2019 Astuti Binti Amirudin; St Muthmainnah Yusuf; Ivo Basri K.
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/biosed.v2i1.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan lembar kegiatan siswa (LKS) terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini telah dilakukan di MTs Negeri Kota Kupang pada semester II kelas VII Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen Design) dengan menggunakan purpossive sampling. Sampel dikelompokan menjadi dua kelas yaitu eksperimen dan kontrol. Sampel kelas eksperimen terdiri dari 36 siswa pada kelas VII F sedangkan pada kelas kontrol kelas VII D terdiri dari 33 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar siswa, lembar observasi dan angket respon siswa terhadap model pembelajaran yang diterapkan serta perangkat pembelajaran berupa Silabus, RPP dan LKS inkuiri terbimbing. Teknik analisis data secara kuantitatif berdasarkan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata-rata postest untuk kelas eksperimen (VIIF) yaitu 75,69 yang termasuk kriteria tinggi dan kelas kontrol (VIID) 50,45 yang termasuk kriteria rendah. Hasil penelitian hasil belajar siswa diperoleh nilai uji-t pada taraf a 0,05 dengan df 67 diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan LKS terhadap hasil belajar siswa kelas VII MTs Negeri Kota Kupang Tahun Ajaran 2018/2019.
Desain Bahan Ajar Biologi Berbasis Discovery Learning dengan Pendekatan Ilmiah pada Materi Botani di Kelas X SMA Binerd Anthon Im Toy; Dhanang Puspita; Soenarto Notosoedarmo
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/biosed.v2i1.221

Abstract

Botani adalah salah satu cabang ilmu biologi yang memelajari tentang tumbuhan. Siswa dapat mengenal berbagai macam tumbuhan berdasarkan bentuk daun, bentuk tepian daun, dan pertulangan daun. Salah satu model pembelajaran untuk siswa SMA kelas X adalah disvovery learning dengan pendekatan ilmiah. Tujuan dari pembuatanbahan ajar ini adalah untuk mendesain bahan ajar biologi berbasis discovery learning dengan pendekatan ilmiah pada materi botani bagi siswa kelas X SMA. Metode pengembangan pembelajaran dilakukan berdasarkan pendekatan ilmiah melalui telaah pustaka botani dan responden adalah siswa kelas X SMA. Dihasilkan pedoman untuk pemahaman bentuk daun, bentuk tepian daun, dan bentuk pertulangan daun. Siswa diajak memelajari secara teoritis untuk menguatkan pondasi keilmuwan mereka. Siswa diajak keluar untuk mengambil sampel daun lalu mengidentifikasikannya. Kelemahan dari model ini adalah tidak tersedianya sarana prasarana pendukung dan koleksi tumbuhan yang lengkap. Guru yang profesional tentunya harus kreatif dan berimprovisasi untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam kegiatan belajar-mengajar. Dapat disimpulkan bahwa desain bahan ajar biologi yang menerapkan model discovery learning dan pendekatan ilmiah dapat menstimulasi dan memberi tantangan pada siswa dalam menemukan hal baru di lingkungan sekitar secara nyata.
Pengembangan Bio-Booklet Melalui Pendekatan Morfologi Dan Kadar Klorofil Famili Leguminoceae Untuk Sumber Belajar Masna Wahid; Uslan Uslan; Ivo Basri K.
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/biosed.v2i1.222

Abstract

Bio-Booklet dengan pendekatan morfologi dan kadar klorofil digunakan untuk sumber belajar mata kuliah morfologi dan fisiologi tumbuhan karena bentuknya yang sederhana dan bisa digunakan sebagai acuan tambahan untuk materi morfologi dan kadar klorofil bagi mahasiswa Biologi semester IV dan V. Pendekatan pengembangan dilakukan menggunakan model 3-D (Define (pendefenisian), Design (perancangn) dan Develop (pengembangan). Kajian data yang digunakan berdasarkan studi literatur, karakteristik serta angket. Analisis data yang dikembangkan melalui pendekatan data kualitatif dan juga analisis uji kelayakan Bio-booklet. Hasil penilaian kelayakan Bio-booklet dari ahli materi dan media untuk karakter morfologi memperoleh skor 81,3%, sedangkan Bio-booklet materi kadar klorofil memperoleh nilai rata-rata dari ahli materi dan media adalah 89,6% masuk dalam kategori sangat valid atau layak. Hasil karakteristik morfologi dan kadar klorofil famili leguminoceae diperoleh karakter fenotip antara kuantitatif dan kualitatif bervariasi. Total kadar klorofil famili leguminoceae pada penelitan ini jenis kacang gude 0,47, kacang hijau 0,33 dan kacang tunggak 0,32. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan Bio-booklet dengan pendekatan morfologi serta kadar klorofil famili leguminoceae sangat layak dijadikan sumber belajar.
Pemanfaatan Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca Linn.) dan Kulit Ubi Kayu (Manihot utilisma Pohl.) sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Jamur Rhizopus sp Yustina Andriani Filma Nail; Ernawati Ernawati; Suryani Suryani
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/biosed.v2i1.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan kulit pisang kepok dan kulit ubi kayu sebagai media alternatif pertumbuhan jamur Rhizopus sp. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan media alternatif kulit pisang kepok (KPK), kulit ubi kayu (KUK) dan media PDA sebagai media sintesis. Mengetahui adanya pertumbuhan jamur Rhizopus sp diukur diameter miselium koloni per 24 jam selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukan rata-rata diameter koloni jamur Rhizopus sp tertingi pada media kulit pisang kepok sebesar 8,8 cm, diikuti oleh media PDA sebesar 8,53 cm dan koloni jamur yang terendah pada media kulit ubi kayu sebesar 5,23 cm.. Adanya pertumbuhan koloni jamur Rhizopus sp menunjukan bahwa kulit pisang kepok dan kulit ubi kayu dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan jamur. media alternatif terbaik yaitu media kulit pisang kepok
Peningkatan Keterampilan Abstrak Siswa Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Berbasis Lesson Study Mata Pelajaran IPA Di SMPS ADVENT Nusra Tahun Ajaran 2018/2019 Fransina Thresiana Nomleni; Niken Parikaes; Theodora Sarlota Nirmala Manu
Jurnal Biosains dan Edukasi Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Biosains dan Edukasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/biosed.v3i2.227

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan keterampilan abstrak siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning besbasis Lesson Study pada mata pelajaran IPA di SMPS Advent Nusra Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian yaitu model penelitian tindakan model siklus, model ini merupakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi/pengamatan dan rubrik. Analisis data menggunakan analisis Deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan keterampilan siswa meningkat setelah menerapkan model problem based learning (PBL) berbasis lesson study, hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data kemampuan siswa dalam hal mengerjakan LKS, Persentase hasil kerja dan pembuatan Laporan yang mengalami peningkatan setiap siklusnya, dimana dapat dilihat hasil persentase klasikal dari siklus I ke siklus II, pada siklus I persentase yang di dapat sebanyak 61% dan pada siklus II mengalalmi peningkatan persentase sebanyak 82%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan keterampilan abstrak siswa setelah diterapkannya model Problem Based Learning besbasis Lesson Study. Peningkatan ini karena adanya mengorientasi siswa kepada masalah, mengorientasi dan membimbing siswa dalam menggumpulkan informasi, mengembangkan dan menyajikan hasil karya tersebut mempengaruhi kemampuan siswa dimana siswa terlihat lebih aktif dan mampu bekerja sama dengan kelompok untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Peningkatan ini juga terjadi karena adanya kolaborasi atau kerja sama Tim (Lesson Study) baik antara Guru, Peneliti maupun siswa sehingga dapat memperbaiki proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II

Page 1 of 2 | Total Record : 20