cover
Contact Name
Junio Richson Sirait
Contact Email
juniorichson1995@gmail.com
Phone
+6285842776956
Journal Mail Official
juniorichson1995@gmail.com
Editorial Address
JL. Kaliurang Km, 14 Kabulrejo, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman., Kab. Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan
Published by Basilius Eirene Press
ISSN : -     EISSN : 2963573X     DOI : https://doi.org/10.63436/bejap.v1i1.4
Core Subject : Religion, Education,
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan is an Open Access journal consisting of research results in theology and education, using a Blind Review system. This journal is published by Basilius Eirene Press.
Articles 46 Documents
Implementasi Pengajaran Hidup Sebagai Anak-Anak Terang Berdasarkan Efesus 5:1-21 Bagi Peserta Didik SMP Sungai Kehidupan Supianto, Darius; Purwoko, Paulus Sentot; Yeremia, Yeremia
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i2.24

Abstract

Hidup sebagai anak terang berarti sudah tidak lagi turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. Dengan kata lain kita tidak lagi berkompromi dengan dosa, kita tidak lagi hidup menuruti keinginan daging. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui berapa besar tingkat implementasi pengajaran tentang Hidup sebagai anak-anak terang berdasarkan Efesus 5:1-21 Bagi peserta didik kelas VIII di SMP Sungai Kehidupan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi Kalimantan Barat sekaligus untuk mengetahui dimensi yang paling dominan menentukan tingkat implementasi pengajaran tentang Hidup sebagai anak-anak terang berdasarkan Efesus 5:1-21 Bagi peserta didik kelas VIII di SMP Sungai Kehidupan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif, data diperoleh dari sumber pustaka dan kuisioner yang dibagikan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat implementasi pengajaran tentang Hidup sebagai anak-anak terang berdasarkan Efesus 5:1-21 Bagi peserta didik kelas VIII di SMP Sungai Kehidupan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi Kalimantan Barat pada kategori sedang. Dimensi yang dominan menentukan tingkat implementasi pengajaran tentang Hidup sebagai anak-anak terang berdasarkan Efesus 5:1-21 Bagi peserta didik kelas VIII di SMP Sungai Kehidupan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi Kalimantan Barat adalah hidup dalam pembaharuan.
Implementasi Ucapan Syukur dan Doa Berdasarkan Kolose 1:3-14 Bagi Peserta Didik Kelas VII SMP Sungai Kehidupan Gresia, Mita; Wahyuni, Sri
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i2.25

Abstract

Bersyukur dan berdoa merupakan totalitas hidup orang percaya, dalam segala aspek kehidupan. Orang percaya dituntut untuk selalu bersyukur dalam segala keadaan dan selalu berdoa dalam segala situsai, tidak hanya ketika menghadapi permasalahan dalam kehidupan, belum sungguh-sungguh dalam bersyukur dan berdoa serta bersikap mementingkan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya implementasi ucapan syukur dan doa berdasarkan Kolose 1:3-14 Bagi peserta didik SMP Sungai Kehidupan Nanga Pinoh Kalimantan Barat sekaligus mengetahui dimensi yang paling dominan menentukan terimplementasinya ucapan syukur dan doa berdasarkan Kolose 1:3-14 Bagi peserta didik SMP Sungai Kehidupan Nanga Pinoh Kalimantan Barat . Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif, data diperoleh dari sumber pustaka dan kuisioner yang dibagikan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat implementasi ucapan syukur dan doa berdasarkan Kolose 1:3-14 Bagi peserta didik SMP Sungai Kehidupan Nanga Pinoh Kalimantan Barat pada kategori sedang. Dimensi yang paling dominan menentukan terimplementasinya ucapan syukur dan doa berdasarkan Kolose 1:3-14 Bagi peserta didik SMP Sungai Kehidupan Nanga Pinoh Kalimantan Barat adalah isi ucapan syukur.
Eksplanatori Dan Konfirmatori Manusia Baru Berdasarkan Kolose 3:5-17 Bagi Jemaat Sungai Yordan Kalimantan Barat Pagun, Pagun; Parulian, Tamba; Purwoko, Paulus Sentot; Ananius , Bambang Setiadi
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i1.26

Abstract

Manusia baru adalah manusia yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dankekudusan, di mana orang-orang yang percaya kepada Kristus memiliki kedudukanbaru yaitu dari kebinasaan dipindahkan kepada hidup yang kekal dan manusia yang terus diperbaharui serta dipersatukan dengan Kristus Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui tingkat konfirmasi dan dimensi yang dominan dalam menentukan konfirmasi pengajaran Rasul Paulus tentang manusia baru berdasarkan Kolose 3:5-17 bagi jemaat sungai yordan jemaat philos koli Kabupaten sanggau kalimantan barat. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif, data diperoleh dari sumber pustaka dan kuisioner yang dibagikan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat konfirmasi pengajaran Rasul Paulus tentang manusia baru berdasarkan Kolose 3:5-17Bagi jemaat sungai yordan jemaat philos koli Kabupaten sanggau kalimantan barat berada pada kategori sedang. Dimensi yang paling dominan menentukan tingkat konfirmasi pengajaran Rasul Paulustentang manusia baru berdasarkan Kolose 3:5-17 Bagi jemaat sungai yordan jemaat philos koli Kabupaten sanggau kalimantan barat yaitu mengenakan manusia baru.
Study Explanatory and Confirmatory of People Strong In Faith Bearing The Weak Based on Roma 15:1-4 For SMP 3 BOPKRI Yogyakarta Roseta, Roseta; Uriptiningsih, Ana Lestari; Parulian, Tamba
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.29

Abstract

The problem that often occurs is the life of Christians who do not care about people who are weak in faith. This reality is a life that deviates from the teachings in the Bible. The purpose of this study is to explain and confirm people who are strong in faith supporting the weak at SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. The method used in this research is quantitative using a questionnaire to confirm 66 people. The results of the study found that the dimension of strong people bearing the weak is the dominant dimension in determining the explanatory and confirmatory life glorifying God. This is proven through testing with linear regression analysis, which results that strong people bear weak people have an influence of 0.944 and the highest contribution for students at SMP BOPKRI 3 Yogyakarta class VIII is 94.4%.
Konsolidasi dan Penyebaran Gereja Awal: Tonggak Sejarah Abad ke-2 dalam Pembentukan Identitas Gereja Anggelica, Thonaria Liffani
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.30

Abstract

Abad ke-2 menjadi periode krusial dalam sejarah Gereja Kristen, di mana fondasi teologi, organisasi, dan sosial mulai terbentuk di tengah tekanan politik dan budaya yang kompleks. Pada masa ini, Kekaisaran Romawi memainkan peran ganda: menyediakan infrastruktur yang mendukung penyebaran Injil, namun juga menjadi sumber penganiayaan bagi umat Kristen yang menolak menyembah dewa-dewa Romawi dan kaisar. Selain tantangan politik, pemikiran filsafat Yunani seperti Platonisme dan Stoisisme memengaruhi perkembangan teologi Kristen, membantu gereja menjelaskan ajarannya di tengah dunia intelektual. Konflik internal juga muncul, mendorong gereja untuk membentuk struktur kepemimpinan formal, seperti uskup, tua-tua, dan diakon. Untuk menjaga kemurnian ajaran, gereja mengadakan sinode dan konsili, menghasilkan kredo-kredo yang melawan ajaran sesat seperti Montanisme dan Gnostisisme. Melalui pendekatan historis dan teologis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana gereja pada abad ke-2 merespons berbagai tantangan eksternal dan internal. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dari sumber primer, seperti tulisan-tulisan Bapa Gereja, serta sumber sekunder untuk memahami konteks yang memengaruhi perkembangan gereja. Analisis ini bertujuan menemukan relevansi sejarah abad ke-2 bagi gereja masa kini, khususnya dalam menghadapi tantangan seperti pluralisme, krisis identitas, dan penganiayaan. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi gereja modern untuk mempertahankan integritas teologi dan struktur organisasi di tengah dunia yang terus berubah, dengan belajar dari pengalaman gereja awal dalam menjaga kesatuan dan kemurnian ajaran.
Kajian Teologis tentang konsep Perseverance of the Saints bagi pertumbuhan rohani umat Kristen di Indonesia Wati, Mia; Koseda, Nomi; Norawanti, Norawanti; Supendi, Markus
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i2.32

Abstract

Kajian teologis tentang konsep Perseverance of the Saints (Ketekunan Orang Kudus) merupakan sebuah perenungan mendalam mengenai keyakinan Calvinis yang menyatakan bahwa orang yang dipilih oleh Allah akan tetap teguh dalam iman mereka dan tidak akan jatuh dari kasih karunia-Nya. Dalam konteks pertumbuhan rohani umat Kristen di Indonesia, pemahaman terhadap konsep ini memiliki implikasi yang signifikan. Pertama, pemahaman akan Perseverance of the Saints memberikan kepastian kepada umat Kristen bahwa Allah setia dalam memelihara mereka dalam iman. Hal ini memberikan dukungan moral dan spiritual bagi umat Kristen di tengah tantangan dan cobaan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, konsep ini mendorong umat Kristen untuk mengembangkan kehidupan rohani yang kokoh dan teguh. Mereka diajak untuk terus berjuang dalam iman, meneguhkan tekad untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah, dan mengatasi godaan serta tantangan yang mungkin menghambat pertumbuhan rohani. Ketiga, pemahaman akan Perseverance of the Saints juga menekankan pentingnya keterlibatan dalam persekutuan gereja dan pembinaan iman yang berkelanjutan. Umat Kristen didorong untuk saling mendukung, mendorong, dan membangun satu sama lain dalam iman, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang sebagai umat yang kokoh dalam Kristus. Namun demikian, dalam konteks Indonesia yang pluralistik dan dinamis, kajian ini juga menghadapi tantangan dalam penerapan dan pemahaman yang kontekstual. Diperlukan upaya untuk mengintegrasikan konsep Perseverance of the Saints dengan realitas kehidupan gereja lokal, mengakomodasi perbedaan budaya, sosial, dan konteks kehidupan yang beragam. Kajian teologis tentang konsep Perseverance of the Saints bagi pertumbuhan rohani umat Kristen di Indonesia mengundang untuk terus mendalami ajaran Alkitab secara kontekstual dan relevan, serta menerapkannya dalam praktik kehidupan sehari-hari guna memperkuat iman dan kesetiaan kepada Allah dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman.
Peran Pembelajaran Doktrin Total Depravity terhadap Kesombongan Manusia Rikus, Rikus; Andri, Andri
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i2.33

Abstract

Di era kontemporer, konsep martabat manusia dan implikasinya telah menjadi perhatian berbagai disiplin ilmu, antara lain agama, filsafat, psikologi, dan sosiologi. Studi tentang hubungan antara ajaran kerusakan total dan hidup manusia memiliki implikasi yang signifikan terhadap praktik pendidikan, pengajaran, konseling, dan pengembangan individu. Pemahaman akan doktrin total depravity mengajarkan pentingnya pengakuan akan dosa dan kerendahan hati, keras dalam memerangi kesombongan, ketergantungan pada anugerah Allah, empati terhadap orang lain, dan membentuk sikap rendah hati dan bersyukur. Kesombongan sering kali muncul karena semua terlalu fokus pada diri sendiri dan mengabaikan kebutuhan dan penderitaan orang lain. Doktrin Total Depravity menekankan bahwa manusia secara alami terkondisi oleh dosa dan tercela, membantu individu untuk merendahkan diri sendiri dan mengakui bahwa mereka tidak lebih baik dari orang lain. Ini dapat mengurangi kesombongan dan meningkatkan rasa empati terhadap orang lain. Pemahaman akan Total Depravity juga dapat memengaruhi pandangan individu tentang tanggung jawab moral, memahami pentingnya kerendahan hati dan ketergantungan pada kasih karunia Tuhan dalam mencapai moralitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan hubungan antara pembelajaran doktrin Total Depravity dengan tingkat kesombongan manusia dalam pembentukan karakter dan moral yang baik.
Kajian Pengajaran Tentang Irresistible Grace bagi Kaum Disabilitas Indriyanto, Indriyanto
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i2.34

Abstract

Latar belakang penelitian membahas pentingnya pengajaran tentang "Irresistible Grace" bagi kaum disabilitas dalam konteks teologi dan inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan spiritual kaum disabilitas serta menciptakan lingkungan rohani yang inklusif. Langkah-langkah konkret telah diambil untuk mendukung gerakan inklusi bagi kaum disabilitas dalam kehidupan gereja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui analisis studi pustaka untuk memahami isu-isu yang relevan dan membangun kerangka kerja untuk penelitian baru. Analisis studi pustaka membantu dalam mengidentifikasi metodologi yang sesuai untuk penelitian pengajaran "Irresistible Grace" kepada kaum disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran konsep teologis kompleks seperti "Irresistible Grace" kepada kaum disabilitas memerlukan pendekatan yang sensitif, inklusif, dan adaptif, serta penyesuaian dalam metode pengajaran dan aksesibilitas. Implementasi pengajaran tentang Irresistible Grace bagi kaum disabilitas merupakan tantangan kompleks yang memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan aspek teologis, pendidikan, sosial, dan psikologis. Diharapkan dengan pendekatan yang holistik, implementasi pengajaran tentang Irresistible Grace bagi kaum disabilitas dapat menjadi lebih efektif dan bermakna, meningkatkan inklusi dan partisipasi mereka dalam kehidupan gereja dan masyarakat secara umum.
Doktrin Dominion Theology: Sebuah Analisis Penerapan Hukum Alkitab Pada Pemerintahan Di Indonesia Rosniati, Veronika; Susiana, Susiana; Rini, Rini; Purbodiningrat, RM. Movta Rahendra
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i1.35

Abstract

Kebebasan beragama di Indonesia dijamin oleh prinsip-prinsip konstitusional dan nilai-nilai moral yang diakar dalam agama serta Pancasila. Namun, diskriminasi terhadap umat Kristen masih sering terjadi, memunculkan pertanyaan tentang bagaimana pengaplikasian prinsip-prinsip agama, khususnya Hukum Alkitab, berbaur dengan Sila Pertama Pancasila. Artikel jurnal ini mengkaji perbedaan antara teori dan realitas, serta dampak penerapan doktrin Dominion Theology dalam kebijakan pemerintah terhadap kebebasan beragama di Indonesia. Penelitian ini menyajikan analisis tentang relevansi doktrin Dominion Theology dalam konteks Indonesia, penerapannya dalam kebijakan pemerintah, dan dampaknya terhadap prinsip-prinsip Pancasila. Metode studi Pustaka digunakan, dengan Alkitab sebagai sumber utama dan buku literatur, artikel jurnal, serta berita-berita yang berkaitan sebagai sumber pendukung. Perlindungan kebebasan beragama adalah aspek penting dalam teologi Kristen dan hukum di Indonesia. Doktrin dominion menekankan pentingnya memengaruhi dunia dengan prinsip-prinsip moral dan etika, namun implementasinya harus memperhatikan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan kasih sayang dalam hukum Tuhan. Penegakan hukum yang adil dan berkeadilan oleh pemerintah sangat penting untuk menjaga kedamaian dan keadilan dalam masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan prinsip-prinsip hukum Tuhan
Pengajaran Peranan Gereja Mula-mula Dalam membentuk moral sosial di era Society 5.0 Kardianto, Kardianto; Wati, Mia; Awenton, Awenton
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran gereja, khususnya Gereja Mula-mula, dalam membentuk moral sosial pada zamannya dan relevansinya di Era Society 5.0. Melalui analisis terhadap kontribusi gereja terhadap nilai-nilai moral dan etika, penelitian ini menyelidiki bagaimana ajaran-ajaran dasar Kristen yang diajarkan oleh Gereja Mula-mula masih dapat menjadi fondasi yang relevan dalam menghadapi tantangan moral modern. Metode penelitian melibatkan analisis literatur dan konten Kitab Kisah Para Rasul, serta pemanfaatan keperpustakaan dan dokumen artikel jurnal. Hasil penelitian menyoroti signifikansi peran gereja dalam membentuk moral sosial, sekaligus mencari pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai ini dapat diterapkan dan memandu masyarakat di Era Society 5.0. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang relevansi ajaran gereja dalam konteks perkembangan moral sosial di masa kini.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang relevansi ajaran gereja dalam menghadapi tantangan moral kontemporer.