cover
Contact Name
Junio Richson Sirait
Contact Email
juniorichson1995@gmail.com
Phone
+6285842776956
Journal Mail Official
juniorichson1995@gmail.com
Editorial Address
JL. Kaliurang Km, 14 Kabulrejo, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman., Kab. Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan
Published by Basilius Eirene Press
ISSN : -     EISSN : 2963573X     DOI : https://doi.org/10.63436/bejap.v1i1.4
Core Subject : Religion, Education,
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan is an Open Access journal consisting of research results in theology and education, using a Blind Review system. This journal is published by Basilius Eirene Press.
Articles 46 Documents
Peran Pengajaran Yakobus Kepada Kedua Belas Suku Di Perantauan dalam Mendorong Pertumbuhan Iman Di Masa Kini Hermawan, Wiki; Ajon, Antonius; Norawanti, Norawanti
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.37

Abstract

Artikel ini berupaya untuk mengeksplorasi peran Yakobus dalam mengajar, memberi teladan, dan membangun komunitas yang kuat, serta dampaknya pada pertumbuhan iman di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah analisis literatur. Hasil dari penelitian yakni: Pertama, memberikan pengajaran Kristus dan kebenaran Injil. Kedua, memberikan contoh kehidupan Kristiani yang saleh. Ketiga, sebagai pemimpin yang menjalani iman dengan tulus memotivasi orang lain untuk mengikuti jejaknya. Keempat, membangun komunitas yang erat dan kuat. Kelima, mengajarkan pentingnya menghadapi cobaan dan penderitaan. Keenam, mendorong doa dan hubungan pribadi yang erat dengan Allah. Dengan mengikuti jejak Yakobus, umat Kristen dapat terus memuliakan Firman Tuhan dan mengalami pertumbuhan iman yang mendalam.
Pengaruh Kompetensi Profesionalisme Guru Terhadap Pertumbuhan Rohani Peserta Didik SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Murtiasih, Dewi; Wahyuni, Sri; Emeliana, Emeliana
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v2i1.39

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi profesional guru terhadap pertumbuhan kerohanian peserta didik. pada umumnya guru sangat berperan penting bagi perkembangan pengetahuan peserta didik, namun sebagai guru agama Kristen guru bertanggung jawab terhadap pertumbuhan rohani peserta didik. dengan adanya kompetensi profesional menunjang kinerja guru dalam membentuk peserta didik memiliki karakter Kristus. penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang berharga secara akademis bagi ilmu Teologi, khususnya dalam mata kuliah Pendidikan Agama Kristen. Sebagai tambahan bacaan/referensi untuk bahan melakukan evaluasi mengenai pentingnya kompetensi profesional guru dalam memperlengkapi dan membangun peserta didik menuju kedewasaan rohani. Penelitian ini dilakukan di SMP BOPKRI 3 Yogykarta dengan menggunakan metode kuantitatif untuk mengumpulkan data. Hasil penelian ini menunjukan bahawa kompetensi profesional guru dalam hal berpadanan dengan panggilan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan rohani peserta didik. Dibuktikan dari hasil perhitungan menggunakan bantuan program SPSS 25.0, maka dihasilkan nilai pearson corellation pada variabel X terhadap variabel Y sebesar 0,820 atau dengan kata lain besaran pengaruh Kompetensi profesional guru dalam hal berpadanan dengan panggilan berdasarkan Efesus 4:1-32 terhadap Pertumbuhan Rohani peserta didik kelas 9 SMP BOPKRI 3 Yogyakarta  memiliki hubungan positif dan signifikan sebesar 0,820 atau pada kategori sangat kuat. Besarnya besarnya kontribusi variabel X1  terhadap Variabel   (Y) diperoleh persamaan regresi Y= b +b1X1,  Y = 15,647+ 1,874 X1. Persamaan regresi Y = 15,647+1,874 X1 memiliki makna bahwa apabila kedepan  skor variabel X1 meningkat satu unit maka rata–rata skor Variabel Y (Pertumbuhan Rohani peserta didik kelas 9 SMP BOPKRI 3 Yogyakarta) akan meningkat sebesar 1,874 kali dari kondisi sekarang.
Kontektualisasi Ajaran Kristen Awal dan Implikasinya Bagi Pertumbuhan Gereja Masa Kini Noviana, Noviana; Sinariyo, Okto
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i1.49

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kontekstualisasi ajaran Kristen awal menjadi faktor penentu pertumbuhan gereja. Kontekstualisasi adalah proses penyesuaian ajaran agama dengan budaya, tradisi, dan konteks sosial di mana agama tersebut disajikan. Melalui analisis sejarah dan sumber primer, penelitian ini menjelaskan bagaimana para rasul menerapkan prinsip kontekstualisasi menggunakan bahasa komunikasi, memahami keyakinan budaya lokal dan mengadaptasi praktik sehari-hari. Pertumbuhan gereja mula-mula menunjukkan pentingnya ajaran Kristen yang inklusif dan fleksibel dalam menjawab kebutuhan masyarakat pada saat itu. Penelitian ini menggunakan metode analisis sejarah dengan mengkaji sumber-sumber seperti Alkitab, tulisan-tulisan gereja mula-mula, dokumen-dokumen sejarah dan dokumen-dokumen kontemporer yang berkaitan dengan perkembangan agama Kristen mula-mula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontekstualisasi ajaran Kristen memungkinkan gereja menghubungkan nilai-nilai universal dengan realitas budaya lokal, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan gereja. Dalam konteks gereja saat ini, kontekstualisasi tetap penting karena memungkinkan gereja merespons isu-isu budaya, teknologi, dan sosial saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah bahwa kontekstualisasi adalah kunci untuk memastikan gereja tetap kuat dan efektif menghadapi perubahan zaman dan memenuhi panggilan untuk menyebarkan pesan Injil dan memimpin umat Kristiani menuju pertumbuhan rohani.
Implementasi Pengajaran Raja Salomo Tentang Mendidik Anak Muda Berdasarkan Amsal 3:1-12 Bagi Peserta Didik Kelas VIII DI SMP BOPKRI 5 Yogyakarta T.P 2021/2022 Telaumbanua, Triono Kornelius; Istinatun, Hestyn Natal; Purwoko, Paulus Sentot
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i2.28

Abstract

Pengajar mempunyai tujuan supaya peserta didik mampu menjawab tantangan yang akan diberikan, misalnya bentuk tugas. Melalui pengajaran dan informasi yang diberikan oleh guru maka peserta didik dengan mudah akan dapat menjawab tugas yang diberikan serta melalui tantangan yang sedang dihadapi. Pengajaran tersebut memiliki dampak positif bagi peserta didik baik itu untuk takut akan Tuhan dan hidup di dalam hikmat. Namun berdasarkan masih ada peserta didik yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dan masih melawan orang tuanya bahkan berani memukul orang tuanya yang membuat terhambatnya pertumbuhan peserta didik di dalam takut akan Tuhan. Raja Salomo memberikan Pengajaran yang benar dan memiliki dampak positif bagi peserta didik berdasarkan Amsal 3:1-12, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat, dan dimensi yang dominan dalam menentukan terimplementasikannya metode pengajaran Yesus Kristus berdasarkan Amsal 3:1-12 bagi peserta didik di SMP BOPKRI 5 Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data diperoleh dari observasi dan kuisioner yang dibagikan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat Implementasi Pengajaran Raja Salomo Tentang Mendidik Anak Muda Berdasarkan Amsal 3:1-12 Bagi Peserta Didik Kelas VIII Di SMP BOPKRI 5 Yogyakarta ada dalam kategori sedang dan Dimensi yang paling dominan menentukan terimplementasinya Pengajaran Raja Salomo Tentang Mendidik Anak Muda Berdasarkan Amsal 3:1-12 Bagi Peserta Didik Kelas VIII Di SMP BOPKRI 5 Yogyakarta yaitu Diajar Untuk Takut Akan Tuhan.
Strategi Gereja GSY Jemaat Segala Bangsa Menjangkau Generasi Milenial: Berkaca Pada Pelayanan Gereja Awal Prayoga, Abednego Banny; Setiawan, Abednego Yongki; Purbodiningrat, Movta Rahindra; Susiana, Susiana
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i2.48

Abstract

Menjangkau dan bertumbuh dalam iman kepada Kristus.Menyadari nilai-nilai unik, keprihatinan, dan tantangan kaum Milenial, Gereja GSY mampu mengembangkan strategi pastoral yang tepat dan efektif, sekaligus memastikan bahwa kaum Milenial merasa diterima, didukung, dan memainkan peran penting dalam kehidupan Gereja. Oleh karena itu, Gereja GSY dapat berperan penting dalam membawa generasi milenial kepada Kristus dan mempersiapkan mereka menuju kepemimpinan Gereja di masa depan
Misteri peristiwa pengangkatan dalam eskatologi berkaitan dengan bangsa Israel Kadir, Martin; Abraham, Jessica Elizabeth
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i1.56

Abstract

Penelitian ini membahas harapan orang percaya terhadap akhir zaman, termasuk pengangkatan umat Allah, yang sering menjadi topik interpretasi dan fenomena. Mengungkap fakta pengangkatan orang percaya yang terdapat dalam 1 Tesalonika 4:17. Ternyata pengangkatan terjadi dengan referensi ganda, baik secara simbolik setelah penulisan surat 1 Tesalonika maupun secara literal sebelum masa seribu tahun. Nubuat Alkitab adalah misteri, bukan rahasia sehingga pemahaman selalu tersedia bagi siapa saja yang meluangkan waktu untuk mempelajarinya. Semua manusia pasti memiliki pertanyaan tentang akhir zaman, tidak peduli agama atau kepercayaan apa yang dia masuki. Bagi kita para pengikut Yesus, ada harapan di tengah kekacauan. Tuhan memegang kendali karena Dia akan melindungi milik-Nya sendiri. Penyingkapan posisi orang percaya yang disesuaikan dengan jadwal waktu Tuhan untuk akhir zaman sangatlah penting. Krisis tak berkesudahan di Timur Tengah mungkin akan mengarah kepada nubuat-nubuat Alkitab yang akan terungkap. Mukjizat yang masih belum terlaksana yaitu penciptaan kembali Negara Israel di tanah air aslinya merupakan mukjizat modern, begitu banyak pertanyaan dari dunia luar Israel berkaitan dengan status kenegaraannya dan bahkan lebih lagi tanah tempat hal itu akan terjadi, “Tanah Perjanjian” itu apakah hanyalah sebuah istilah yang hanya terjadi di masa lampau. Tuhan akan melakukan mukjizat. Tangan Tuhan yang sama akan juga melakukannya. Semua yang tercatat dalam Perjanjian Lama dan bagian-bagian dalam Perjanjian Baru menyatakan kebenaran ini dengan tujuan menjelaskan kehadiran Bangsa Israel adalah mukjizat dan di tahun-tahun mendatang akan terlihat semakin demikian. Dengan harapan akan memberikan manfaat pemahaman yang lebih mendalam tentang pengangkatan dalam konteks teologi Kristen
Peran Model Pembelajaran Problem-Base Lerning (PBL) Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Di Era Digital Sihotang, Modify Jeli
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i1.59

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan peran model pembelajaran Problem-Base Lerning dalam meningkatkan kompetensi peserta didik di era digital. Metode yang digunakan yakni kualitatif dengan teknik studi literatur. Hasil temuan dari penelitian ini adalah bahwa metode ini sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah peserta didik. Pembelajaran berbasis masalah memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, mendorong mereka untuk mengeksplorasi dan menemukan solusi secara mandiri atau melalui kolaborasi kelompok.
Analisis Model Pembelajaran Inquiry Learning Terhadap Peningkatan Pikiran Kritis Dalam Pendidikan Agama Kristen Kristanti, Elysabet; Dominikus, Marcello Alexius; Mileyana, Rangga Ardhi
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i2.47

Abstract

Proses belajar mengajar yang berhasil adalah pembelajaran yang menyentuh tiga ranah yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Model berpikir kritis merupakan model yang menuntut siswa untuk mampu menganalisis, mensintesis dan menarik kesimpulan dari informasi yang diterimanya sehingga dapat membedakan informasi yang baik dan buruk serta mengambil keputusan yang kritis dan tepat berdasarkan informasi yang diterimanya. Penerapan pembelajaran dengan model pembelajaran tradisional dapat menyebabkan kurang aktifnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, yang dapat menyebabkan siswa cenderung mendengar dan menerima penjelasan guru, serta siswa tidak mampu mengemukakan pendapatnya secara luas dan terbuka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengananalis model pembelajaran inquiry learning terhadap peningkatan pikiran kritis dalam Pendidikan Agama Kristen. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan bahwa model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan pemikiran kritis dalam Pendidikan Agama Kristen.
Dampak Pemerintahan Kaisar Romawi di era Gereja Mula-mula terhadap Penyebaran Injil Ke seluruh Dunia Telaumbanua, Trilien; Telaumbanua, Eflintas Siska Indah; Indiyanto, Indiyanto; Laia, Berkati
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i2.50

Abstract

Dampak pemerintahan kekaisaran Romawi terhadap perkembangan Gereja mula-mula telah membuat Gereja berada diseluruh dunia. Namun, Kekristenan pada masa. Artikel ini penulis akan membahas tentang bagaimana perkembangan Gereja mula-mula, melihat bagaimana dampak kesulitan penginjilan bagi Gereja masa kini, dampak pemerintahan Kekaisaran Romawi terhadap penyebaran Kristenan. Pada Artikel ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka. Terdapat beberapa langkah yang dilakukan oleh peneliti untuk menemukan Dampak Pemerintahan Kaisar Romawi di era Gereja Mula-mula terhadap Penyebaran Injil Ke seluruh Dunia. Penderitaan adalah bukti bahwa manusia percaya pada penderitaan seperti yang dialami Yesus Kristus semasa hidup di dunia ini. Penderitaan juga merupakan sebuah keistimewaan yang harus dialami oleh orang percaya dengan penuh keberanian.
Pengajaran Makna Kata Mati Dalam Kejadian 2:16-17 Istinatun, Hestyn Natal
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i2.58

Abstract

Istilah mati yang tertulis dalam Kejadian 2:16-17 merupakan pernyataan yang janggal, dikarenakan perkataan Allah itu tidak menjadi kenyataan setelah manusia itu memakan buah pohon. Tidak sedikit kalangan yang memaklumi isi dari pernyataan tersebut, namun tidak sedikit yang mempertanyakannya. Mengapa manusia itu tidak mati pada hari itu, hari dimana mereka selesai memakan buah itu. Inilah yang mendorong penulis mengajukan penelitian ini untuk memberikan jawaban atas pertanyaan yang ada. Menjawab pertanyaan tersebut peneliti menggunakan metode analitis kritis terhadap ayat tersebut. Hermeneutika khusus akan dipakai sebagai alat utama dalam mengamati dan menganalisa bagian tersebut sehingga mendapatkan jawaban yang tepat sesuai dengan maksud Sang Penulis Alkitab.