cover
Contact Name
Chitra Charisma Islami
Contact Email
chitra@umkuningan.ac.id
Phone
+6281223506874
Journal Mail Official
pelitapaud@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Department of Early Childhood Education - Universitas Muhammadiyah Kuningan Sekretariat Jurnal Pelita PAUD. Building A106 Street of Moertasiah Soepomo No 28b, 45511 Kuningan - West Java
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pelita PAUD
ISSN : 25486284     EISSN : 26150360     DOI : https://doi.org/10.33222/pelitapaud
Core Subject : Education,
Journal Pelita PAUD is a national scientific journal published by the Department of Early Childhood Education, Universitas Muhammadiyah Kuningan which contains the results of research that is raised from theoretical studies and results of research in the field of Early Childhood Education. Journal PAUD Pelita is published twice a year, namely in June and December. The purpose of this journal is to facilitate scientific publications which are the results of research conducted by students, teachers, academics and researchers. Journal Pelita PAUD contains various disciplines of Early Childhood Education, especially in the scope of ECE learning, policy, parenting, child development, and early chilhood problems.
Articles 509 Documents
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Coloring Game Terhadap Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Noho, Pindi; Ardini, Pupung Puspa; Juniarti, Yenti
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Coloring Game terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Negeri 01 Al-Icmi, Desa Limbatihu, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian pre-experimental, yaitu One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 16 anak kelompok B yang berusia rata-rata 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang mengukur kemampuan motorik halus anak sebelum dan setelah perlakuan menggunakan aplikasi Coloring Game. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test motorik halus anak sebelum diberikan perlakuan adalah 54,65, sedangkan rata-rata nilai post-test setelah perlakuan meningkat menjadi 76,96. Peningkatan ini menunjukkan adanya perubahan positif pada kemampuan motorik halus anak, yang tercermin dalam kemampuan koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari tangan, serta kelenturan pergelangan tangan. Hasil uji statistik menggunakan t-test menunjukkan bahwa perbedaan antara pretest dan posttest adalah signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti bahwa penggunaan aplikasi Coloring Game berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan motorik halus anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Coloring Game dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
Analisis Kebutuhan Literasi Dasar dan STEAM bagi Guru: Tantangan, Peluang, dan Rekomendasi dalam Pembelajaran di PAUD ‘Aisyiyah Garzia, Meyke; Masykuroh, Khusniyati; Qosyasih, Nelis Nazziatus Sadiah
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4723

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi tantangan, peluang, dan kebutuhan dalam implementasi literasi dasar danSTEAM di PAUD ‘Aisyiyah Kota Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studikasus instrumental. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis tematik berbantuan perangkat lunak NVivo. Kesimpulanutama penelitian ini menekankan pada tiga aspek penting. Pertama, kebutuhan pelatihan berkelanjutan bagi guruuntuk meningkatkan kompetensi pedagogis. Kedua, pentingnya penyediaan sarana pembelajaran yang memadai.Ketiga, perlunya penguatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas pendidikan. Secara teoritis,penelitian ini memperkaya literatur tentang penerapan STEAM pada tingkat PAUD di Indonesia, yang masih relatifterbatas, dengan menawarkan perspektif kontekstual di lingkungan berbasis nilai Islam. Penelitian ini tidak hanyamemperkuat teori pendidikan PAUD namun juga membuka ruang untuk pengembangan model pembelajaraninovatif yang berorientasi pada kebutuhan kontekstual dan nilai-nilai keagamaan. Secara praktis, hasil penelitian inimemberikan rekomendasi konkret terhadap komunitas praktik profesional antarguru PAUD ‘Aisyiyah untukberbagi pengalaman, merefleksikan praktik, dan mengembangkan kompetensi literasi dan STEAM secara kolektif.Dengan dukungan kebijakan, sumber daya, dan pelatihan berkelanjutan, guru PAUD ‘Aisyiyah dapat menjadimotor penggerak dalam mewujudkan pendidikan inklusif dan bermutu sejak usia dini, sebagaimana ditargetkandalam Agenda SDGs 2030
Peran Supervisi Klinis sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Wulandari, Putri Cahya; Ali Imron
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi klinis dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di tingkat kelompok bermain dengan fokus pada kepala sekolah sebagai pelaksana utama supervisi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai subjek penelitian melalui teknik wawancara mendalam dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis yang dilaksanakan secara sistematis melalui tiga tahap pertemuan awal, observasi kelas, dan pertemuan balikan berdampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru dan kualitas pembelajaran. Solusi yang diterapkan antara lain pendekatan kolaboratif, pelatihan penggunaan rubrik, serta umpan balik konstruktif. Temuan penelitian menggarisbawahi pentingnya pelatihan intensif bagi kepala sekolah, program supervisi yang terjadwal, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan dampak positif supervisi klinis. Dengan demikian, supervisi klinis tidak hanya berfungsi sebagai alat monitoring, tetapi juga sebagai strategi pengembangan profesional guru yang berkelanjutan.
Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Inovasi Media Gambar dengan Pendekatan Systems Thinking Triwahyuni, Heti; Khoeriyatul Umah, Iyang; Rohmailah, Ilah; Casnan
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4725

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji efektivitas penggunaan media gambar sebagai inovasi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini melalui pendekatan system thinking. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di TK Triwala. Subjek penelitian terdiri dari tiga anak dengan usia 5–6 tahun, dua guru, orang tua serta melibatkan observasi terhadap interaksi selama pembelajaran. Teknik pengumpulan data mencakup observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran selama tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media gambar yang dirancang secara sistemik dan interaktif mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengekspresikan ide secara lisan, memperkaya kosa kata, serta membangun kepercayaan diri dalam berbicara. Pendekatan system thinking membantu guru merancang pembelajaran dengan mempertimbangkan keterkaitan antara media, metode, karakteristik anak, dan lingkungan belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media visual dan pendekatan berpikir sistemik dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dan menyeluruh dalam mendukung pengembangan bahasa anak usia dini.
Upaya dan Tantangan Kepala PAUD dalam Menerapkan Peran Edukator dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Safira, Ajeng; Rizki Tiara, Dinda; Livania Christy, Ingga
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4726

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka memberikan sebuah perubahan yang cukup besar dalam administrasi dan proses pembelajaran di Indonesia, sebagian besar sekolah masih mencoba menyesuaikan aktivitas pembelajaran dengan kurikulum. Kepala sekolah sebagai gawang dari sebuah sekolah memiliki tantangan dan upaya tersendiri sebagai educator di sekolah. Penting mengetahui tantangan dan upaya kepala sekolah dari sekolah penggerak agar menjadi persiapan bagi kepala sekolah lain yang baru menerapkan kurikulum ini. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei pada 16 kepala sekolah penggerak di Kabupaten Bangkalan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah mengahadapi tidak begitu mengadapi tantangan yang besar dan hal tersebut diatas dengan berbagai upaya yang dilakuakn oleh kepala sekolah dalam menjalankan peran sebagai edukator dalam melakaksanakan kurikulum Merdeka.
Deskripsi Kecerdasan Majemuk Ditinjau Dari Aktivitas Anak Usia 5-6 Tahun di Sekolah TK Negeri Mekar Sari Desa Potanga Nur'ain Rahman; Arifin, Irvin Novita; Juniarti, Yenti
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kecerdasan majemuk pada anak usia 5-6 tahun melalui aktivitas mereka di TK Negeri Mekar Sari, Desa Potanga, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penerapan pendekatan kecerdasan majemuk di pendidikan anak usia dini, yang cenderung masih terfokus pada aspek akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung. Padahal, anak memiliki potensi kecerdasan yang beragam seperti linguistik, logika-matematis, visual-spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalistik, dan eksistensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai aktivitas tematik di sekolah, seperti bercerita, berhitung, mewarnai, senam pagi, menyanyi, hingga kegiatan eksplorasi alam, mampu menstimulasi beragam jenis kecerdasan tersebut. Namun, masih ditemukan keterbatasan dalam perencanaan pembelajaran yang terstruktur dan kurangnya stimulasi optimal dari guru terhadap kecerdasan non-akademik anak. Oleh karena itu, penting bagi guru dan orang tua untuk memahami dan mengembangkan seluruh aspek kecerdasan anak secara seimbang guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan mereka secara menyeluruh.
Pengaruh Kegiatan Kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak usia 5-6 tahun di TK Al Raudah Samarinda tia, Siti Mutia Tasyah; Satriana, Malpaleni; Maghfirah, Febry
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4732

Abstract

Kemampuan menempel menjadi suatu faktor yang penting untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak. Tujuan dilangsungkannya studi ini yakni untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui jenis studi pra-eksperimen yang menerapkan desain one grup pre-test and post-test dan menerapkan sampel yakni sejumlah 19 anak di TK Al Raudah Samarinda. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas instrumen, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, analisis statistik deskriptif, dan uji hipotesis mengunakan uji T. merujuk pada temuan studi ini, kemampuan menempel sebelum diberi perlakuan pre-test adalah 21.16 dan sesudah perlakuan post-test 58,53 sehingga kemampuan menempel anak meningkat 37,37 dan berpengaruh signifikan terbukti bahwa skor Sig. = 0,000 < 0,05. Dengan ini dapat dilihat bahwa ada pengaruh kegiatan kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh pola asuh otoriter terhadap perkembangan bahasa anak usia dini Dahyatu Amelia, Vivi; Nopriansyah, Untung
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4734

Abstract

Kurangnya perkembangan bahasa pada anak usia dini dapat menyebabkan keterlambatan komunikasi. Gaya pengasuhan anak sering dikaitkan dengan berbagai kesulitan perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah pola asuh otoriter mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan, dengan data yang diperoleh melalui kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang substansial dari pola asuh otoriter terhadap perkembangan bahasa anak, dengan nilai p-value sebesar 0,001 dan koefisien determinasi sebesar 27,2%. Hal ini menunjukkan bahwa pola asuh otoriter memberikan kontribusi sebesar 27,2% terhadap perkembangan bahasa, dengan faktor-faktor lain menyumbang 72,8%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh otoriter mempengaruhi perkembangan bahasa anak
Efektivitas Media Ular Tangga terhadap Kemampuan Berpikir Simbolik pada Anak Kelompok A Yurintama, Hamidatun Annafi'u; Nila Puspitasari, Ratna
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran ular tangga dalam mengembangkan kemampuan berpikir simbolik pada anak kelompok A di RA Muslimat NU 160 Darussalam Tatung Ponorogo Tahun Ajaran 2024/2025. Kemampuan berpikir simbolik yang dimaksud mencakup keterampilan mengenal, menyebutkan, dan menjodohkan lambang bilangan 1–10. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 38 anak, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 19 anak. Kelompok eksperimen menggunakan media ular tangga, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji prasyarat, uji t, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir simbolik anak pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah perlakuan diberikan. Rata-rata N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,728 (kategori tinggi) atau 72,82% termasuk dalam kriteria cukup efektif, sedangkan kelompok kontrol hanya sebesar 0,006 (kategori rendah) atau 0,65% yang menunjukkan tidak efektif. Dengan demikian, media pembelajaran ular tangga terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini.
Peran Guru Dalam Mempersiapkan Anak Usia Dini Memasuki Sekolah Dasar Nafita Tampubolon, Gokma; Kristiani Klau, Martha; Syukur, Abdul; N. Koten, Angelikus
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mempersiapkan anak usia dini di TK Kristen Karmel Fatululi untuk memasuki jenjang pendidikan sekolah dasar. Permasalahan kesiapan anak usia dini untuk masuk sekolah dasar menjadi isu penting karena melibatkan berbagai aspek perkembangan anak, seperti fisik, kognitif, sosial-emosional, dan sikap belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Kristen Karmel Fatululi memainkan enam peran utama dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, motivator, pelatih, dan evaluator. Guru tidak hanya mengajarkan keterampilan dasar akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membimbing anak dalam pengembangan nilai moral, kemandirian, keterampilan sosial, serta kesiapan emosional. Dengan peran tersebut, guru berkontribusi secara signifikan dalam membentuk kesiapan anak menghadapi tantangan di jenjang pendidikan berikutnya.