cover
Contact Name
Chitra Charisma Islami
Contact Email
chitra@umkuningan.ac.id
Phone
+6281223506874
Journal Mail Official
pelitapaud@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Department of Early Childhood Education - Universitas Muhammadiyah Kuningan Sekretariat Jurnal Pelita PAUD. Building A106 Street of Moertasiah Soepomo No 28b, 45511 Kuningan - West Java
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pelita PAUD
ISSN : 25486284     EISSN : 26150360     DOI : https://doi.org/10.33222/pelitapaud
Core Subject : Education,
Journal Pelita PAUD is a national scientific journal published by the Department of Early Childhood Education, Universitas Muhammadiyah Kuningan which contains the results of research that is raised from theoretical studies and results of research in the field of Early Childhood Education. Journal PAUD Pelita is published twice a year, namely in June and December. The purpose of this journal is to facilitate scientific publications which are the results of research conducted by students, teachers, academics and researchers. Journal Pelita PAUD contains various disciplines of Early Childhood Education, especially in the scope of ECE learning, policy, parenting, child development, and early chilhood problems.
Articles 509 Documents
Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusi di PAUD Tantangan dan Inovasi dalam Penerapan Pembelajaran Inklusif Fitria, Adilah Wina; Arismunandar, Arismunandar; Tolla, Ismail
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4321

Abstract

Pendidikan inklusi pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan landasan penting dalam mewujudkan kesetaraan pendidikan bagi semua anak tanpa diskriminasi. Sebagai pendekatan teoretis, pendidikan inklusi menghargai keberagaman dan menempatkan setiap anak sebagai subjek pembelajaran yang unik. Meskipun secara konseptual diterima luas, penerapannya masih menghadapi kendala signifikan, terutama terkait keterbatasan sumber daya, rendahnya kompetensi guru, dan kurangnya dukungan masyarakat. Kajian teoretis ini mengidentifikasi tiga tantangan utama dalam pendidikan inklusi di PAUD keterbatasan fasilitas, kebutuhan pelatihan guru yang berkelanjutan, dan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Berdasarkan analisis literatur terkini, inovasi seperti metode pembelajaran adaptif, penggunaan teknologi bantu, dan desain kelas yang inklusif dinilai mampu meningkatkan kualitas pendidikan inklusi. Artikel ini juga menyoroti pentingnya penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, yang tidak hanya meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola kelas inklusif tetapi juga membangun kepercayaan diri sebagai pendidik. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung anak-anak berkebutuhan khusus. Sosialisasi inklusi yang lebih luas di masyarakat juga diperlukan untuk mengurangi stigma sosial. Sebagai kesimpulan, keberhasilan pendidikan inklusi di PAUD/TK membutuhkan pendekatan multi-dimensi yang mencakup peningkatan sarana, penguatan kapasitas guru, dan keterlibatan masyarakat secara kolektif. Kajian ini memberikan panduan strategis bagi praktisi pendidikan, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pendidikan inklusi di Indonesia.
Efektivitas Metode Bercerita dalam Meningkatkan Aspek Keterampilan Berbahasa Siswa di Sanggar Bimbingan Rawang, Selangor, Malaysia Wahdaniah, Wini; AstriaNur, Hana; Hadiana, Oman; heriyana, tio; Hermawan, Hermawan
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4330

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta yang terjadi dilapangan bahwasanya keterampilan berbahasa siswa di Sanggar Bimbingan Rawang masih perlu ditingkatkan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode bercerita dalam meningkatkan aspek keterampilan berbahasa pada siswa kelas lll dan lV di Sanggar Bimbingan Rawang, Selangor, Malaysia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode ekperimen dengan desain penelitian Ome Group Pretest Posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sanggar Bimbingan Rawang dan sampel berjumlah 15 orang. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai pretest dan posttes terjadi peningkatan yang signifikan. Diketahui terdapat perbedaan pengaruh positif penerapan metode bercerita terhadap kemapanan berbahasa siswa dalam proses pembelajaran. Direkomendasikan kepada guru untuk menggunakan metode bercerita sebagai alternatif dalam kegiatan pembelajaran terutama dalam meningkatkan aspek perkembangan bahasa siswa.
Kesadaran Lingkungan pada Anak Usia Dini Utara, Adiis Retna; Hapidin, Hapidin; Dwi Utami, Ade
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4358

Abstract

Anak yang memiliki kesadaran lingkungan memahami bahwa dirinya adalah bagian dari ekologi yang hidup bersama-sama dengan makhluk hidup lainnya. Membangun kesadaran lingkungan perlu dilakukan sedini mungkin. Namun satuan-satuan PAUD di Indonesia masih belum sepenuhnya memfasilitasi urgensi akan pembentukan kesadaran lingkungan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai konsep serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk membangun kesadaran lingkungan pada anak usia dini. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur terhadap penelitian-penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa urgensi membangun kesadaran lingkungan bukan hanya menjadi fokus dalam lingkup PAUD di Indonesia, namun sudah sejak lama menjadi fokus dari pendidikan dunia. Kesadaran lingkungan merupakan konstruksi dari tiga dimensi yaitu pengetahuan, sikap dan perilaku. Adapun upaya-upaya yang dapat diterapkan oleh satuan-satuan PAUD untuk membangun kesadaran lingkungan pada anak, yaitu melalui bermain playworld, pendekatan STEM, kegiatan green school, hingga penggunaan media pembelajaran dalam bentuk buku bacaan, seperti misalnya buku komik.
Strategi Inovatif Mindfullness Teaching: Mempertahankan Kompetensi Profesionalisme Guru PAUD Awika Putri, Novenda Cahya; Ahmad Yusuf Sobri; Ach Rasyad
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4391

Abstract

Banyaknya beban kerja yang dirasakan guru PAUD untuk menyusun kurikulum, menyusun modul ajar, laporan dan mengevaluasi anak, terkadang membuat guru jenuh dalam melakukan pekerjaannya. Guru memerlukan strategi mindfulness teaching untuk mempertahankan kompetensi profesionalismenya. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai cara mempertahankan kompetensi profesionalisme guru PAUD menggunakan strategi inovatif mindfulness teaching. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur atau kajian pustaka yang diperoleh dari artikel yang sudah terpublikasi. Hasil dari studi literatur yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa strategi inovatif mindfulness teaching dapat mempertahankan kompetensi profesionalisme pada guru PAUD, karena melalui strategi inovatif mindfulness teaching ini guru dapat mengontrol rasa emosionalnya, fokus, bijaksana dalam menghadapi tantangan atau kondisi di kelas, serta menunjung tinggi kunci utama profesionalisme guru.
Optimalisasi Pembelajaran Menulis Naratif Melalui Media Komunikatif pada Siswa Berkebutuhan Khusus Tunarungu Sriwidiastuty, Asi; Sarwi; Sudarmin; Nurcahyono, Adi
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4405

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mereview optimalisasi media gambar seri sebagai media komunikatif dalam pembelajaran menulis naratif bagi siswa tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau tinjauan pustaka. Diperoleh 15 artikel yang sesuai dengan tujuan literature review. Literature review ini disintesis menggunakan metode naratif dengan mengelompokkan data-data hasil ekstraksi yang sejenis sesuai dengan hasil yang diukur untuk menjawab tujuan. Hasil literature review dari 15 artikel yang relevan menunjukkan bahwa dengan adanya penggunaan media gambar yang dapat meningkatkan kemampuan menulis bagi siswa. Siswa lebih senang dengan adanya penggunaan media gambar sebagai penunjang dalam proses belajarnya. Media komunikatif berupa gambar dapat membuat daya tarik siswa agar lebih memahami sekaligus mengenal berbagai macam gambar yang disajikan sehingga dapat meningkatkan daya ingat siswa.
Peran Buku Cerita Bergambar sebagai Media Pembelajaran Bahasa dalam Meningkatkan Kreativitas dan Komunikasi Peserta Didik di Sekolah Dasar Sukniasih; Hartono; Rokhman, Fathur; Wagiran
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dari buku cerita bergambar sebagai sebuah media pembelajaran bahasa dalam meningkatkan kreativitas dan komunikasi peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Sumurwuni di kota Cirebon di gugus 5 Harjamukti. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas I dan 30 siswa kelas II. Data dikumpulkan melalui metode observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen buku cerita bergambar yang digunakan dalam pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis tematik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar dapat merangsang imajinasi, meningkatkan keterampilan berbahasa, dan memperkuat kemampuan komunikasi siswa. Ditemukan pula bahwa penggunaan buku cerita bergambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengintegrasikan buku cerita bergambar dalam proses pembelajaran.
Retensi Informasi Berbasis Aksesibilitas Buku Non-Teks Cerita Bergambar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Sukniasih; Sarwi; Sudarmin; Nur Cahyono, Adi
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Retensi Informasi siswa melalui pengembangan aksesibilitas buku non-teks sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pencapaian hasil tujuan pembelajaran pada siswa sekolah dasar kelas rendah yaitu kelas 1. Metode penelitian yang di gunakan menggunakan metode literature review atau tinjauan pustaka. Literature review merupakan kegiatan yang fokus terhadap sebuah topik spesifik yang menjadi minat untuk dianalisis secara kritis terhadap isi naskah yang dipelajari. Literature review ini menggunakan literatur terbitan tahun 2017-2024 yang dapat diakses fulltext dalam format pdf dan scholarly (peer reviewed journals) dengan menggunakan google schoolar dalam aplikasi Publish or Perish (PoP), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana buku non-teks dapat diakses dan digunakan oleh siswa, serta dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku non-teks yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar.
Dampak Ibu Bekerja Terhadap Perkembangan Emosional Anak Cahyati, Nika; Gustiana, Eva; Charisma Islami, Chitra
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4417

Abstract

Penelitian ini membahas dampak ibu bekerja terhadap perkembangan emosional anak, yang merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak. Peran ibu sebagai pengasuh utama sering kali menghadapi tantangan ketika harus menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga. Hal ini dapat memengaruhi kualitas waktu yang dihabiskan bersama anak, yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada perkembangan emosional mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2024 sampai pada November 2024 di desa Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Subjek penelitian ini yaitu orangtua pada anak usia 5 tahun sebanyak 10 orang, pada anak yang memiliki orangtua bekerja, khusunya pada ibu yang bekerja. Teknik analisis data berupa wawancara dan angket yang disebar pada orang tua. Hasil kajian menunjukkan bahwa dampak ibu bekerja terhadap anak dapat bersifat positif maupun negatif, tergantung pada berbagai faktor, seperti durasi kerja ibu, dukungan keluarga, kualitas pengasuhan, dan lingkungan sosial anak. Ibu yang bekerja dengan dukungan keluarga yang baik dan pengelolaan waktu yang optimal cenderung mampu memberikan teladan yang positif bagi anak, seperti nilai kemandirian dan kerja keras. Sebaliknya, kurangnya kehadiran emosional dan waktu berkualitas dapat menyebabkan anak merasa kurang perhatian, yang berpotensi mengganggu perkembangan emosional mereka.
Pemahaman Physical Literasi Guru TK dalam Aktivitas Motorik Anak Juniarti, Yenti; Puspa Ardini, Pupung; Ramadan, Gilang; Puji Lestari, Dwi
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4421

Abstract

Abstract: This study aims to understand preschool teachers' understanding of physical literacy in implementing children's motor activities. Physical literacy is an important concept in the physical development of young children, encompassing basic physical skills and the ability to move confidently and competently. The research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with several preschool teachers and observations of motor activities conducted in the classroom. The findings show that most preschool teachers have a basic understanding of physical literacy, although the level of understanding and its implementation in children's motor activities varies. Some teachers have successfully designed and carried out activities that optimally support children's motor development, while others require further knowledge enhancement and training regarding this concept. Factors influencing this understanding include educational background, teaching experience, and school support. The study concludes that enhancing the understanding of physical literacy among preschool teachers is crucial for creating an environment that fully supports children's physical development. It is hoped that the findings will contribute to the development of early childhood education curricula, particularly in relation to motor learning. Keywords: Understanding, Physical Literacy, Preschool Teachers, Motor Activities, Early Childhood Education, Qualitative Research.
Etnopedagogi Pendidikan dalam Pembelajaran Medagang-dagangan pada Tradisi Umat Hindu Bali Komang Sri Yuliastini, Ni; Wayan Suastra, I; Bagus Putu Arnaya, Ida
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etnopedagogi dalam pembelajaran tradisi medagang-dagangan di TK Negeri Pembina Abiansemal. Tradisi medagang-dagangan merupakan salah satu praktik budaya dalam masyarakat Hindu Bali yang sering diajarkan kepada anak sejak dini sebagai bagian dari pendidikan etnopedagogi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner dengan skala Likert yang dirancang untuk mengukur efektivitas, penerimaan, dan pengaruh tradisi ini terhadap perkembangan nilai-nilai karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ini tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga mengembangkan kemampuan sosial, komunikasi, dan numerasi anak. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi budaya lokal dalam pendidikan formal untuk membangun identitas budaya sejak dini. Selain mendukung pembelajaran holistik, kegiatan ini juga melestarikan tradisi masyarakat Hindu Bali dan membangun keterampilan dasar yang penting bagi anak-anak. Dengan pelibatan orang tua dan inovasi guru, pendekatan ini dapat menjadi model pembelajaran yang relevan di berbagai konteks pendidikan anak usia dini.