cover
Contact Name
Rifda Arafah
Contact Email
jpe@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+628117317444
Journal Mail Official
jpe@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/jpe/about/editorialTeam
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Primary Education
ISSN : 29643465     EISSN : 27766047     DOI : -
Core Subject : Education,
JPE: Journal Primary Education is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the primary education covering: Development of Elementary Education Learning Dynamics of Elementary Education Systems Innovation and Creativity in Elementary Education The relevance of local wisdom in Elementary Education Parental Involvement in Elementary Education Applied Science of Elementary Education Analytical critical studies of Elementary Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022): JUNE" : 5 Documents clear
Problematika Pembelajaran Daring Siswa SD Negeri 24 Kota Bengkulu di Masa Pandemi Covid-19 Lesminiarti, Neda
Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2022): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v2i1.3685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran daringsiswa SD Negeri 24 kota Bengkulu di masa pandemi covid-19, serta untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi problematika pembelajaran daring dan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa SD Negeri 24 kota Bengklu dengan upaya mengatasi problematika pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik yang di gunakan dalam pengumpulan data diambil melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Penulis berperan sebagai pewawancara langsung untuk menggali data melalui guru dan siswa SD Negeri 24 kota bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran daring siswa SDN 24 Kota Bengkulu pada proses pembelajaran daring dalam permasalahan IT dan covid-19dengan memanfaatkan media androit dengan menggunakan grup kelas. Proses pembelajaran daring guru mengalami masalah atau kendala pertama, masalah berkaitan dengan kopetensi guru, kedua, masalah perbedaan tingkat pemahaman peserta didik, ketiga, keterbatasan sarana dan prasarana. Solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul pada saat pembelajarandaring adalah meningkatkan kompetensi guru menggunakan/mengoprasionalkan teknologi, memberi  bimbingan  atau  pendampingan  anak  secara  kelompok  atau individual, dan memberi pengertian kepada siswa.
Pengaruh Kompetensi Guru dan Fasilitas Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas Tinggi MI Al-Ba’ani Kota Bengkulu Felica, Ica; Asiyah, Asiyah; Eliya, Ixsir
Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2022): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v2i1.3687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada atau tidaknya pengaruh kompetensi guru terhadap prestasi belajar siswa, pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa dan pengaruh kompetensi guru dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas tinggi yaitu kelas 4 dan 5 MI Al-Ba’ani Kota Bengkulu. Sampel dilakukan dengan metode sampel jenuh. Pengumpulan data ini dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan langsung kepada responden sebanyak 33 Responden. Metode statistik menggunakan analisis Regresi Linear Berganda, dengan pengujian hipotesis uji statistik t dan uji statistik F. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru berpengaruh pada variabel Y prestasi belajar yaitu dengan membandingkan nilai signifikan = 0,05 dengan nilai sig pada tabel coefficents pada variabel kompetensi guru (X1) yaitu sebesar 0,008, artinya 0,008 < 0,05 menunjukkan ada pengaruh antara variabel X1 terhadap variabel Y. Begitu juga pada hasil perhitungan yang telah dilakukan pada variabel fasilitas belajar (X2) yaitu, ada pengaruh variabel fasilitas belajar siswa terhadap variabel prestasi siswa kelas tinggi di MI Al-Ba’ani Kota Bengkulu, ini dapat diketahui dengan membandingkan nilai signifikan = 0,05 dengan nilai sig pada tabel coefficents pada variabel fasilitas belajar siswa (X2) yaitu sebesar 0,041, artinya 0,041 < 0,05 menunjukkan ada pengaruh antara fasilitas belajar terhadap variabel Y. Kemudian hasil perhitungan kedua variabel yaitu kompetensi guru dan fasilitas belajar siswa terhadap variabel prestasi belajar siswa kelas tinggi di MI Al-Ba’ani Kota Bengkulu dengan melihat nilai rapor siswa, ini dapat diketahui dengan membandingkan nilai signifikan = 0,05 dengan nilai sig pada tabel Anova (F) pada variabel kompetensi guru (X1) dan variabel fasilitas belajar siswa (X2) sebesar 0,000, artinya 0,000 < 0,05 menunjukkan ada pengaruh antara variabel X1 dan variabel X2 terhadap variabel Y.
Family-Based Character Education: The Role of Parenting as the Basic of Character Education for Elementary Children Utomo, Prio; Alawiyah, Intan
Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2022): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v2i1.3681

Abstract

One aspect of a child's character development is influenced by parenting, good parenting will certainly support the child's character and vice versa. The purpose of this study is to represent the urgency of parenting as the basis for character education for elementary children. This research method uses field studies. The subjects of the study were Rendra Bimantara's family and Teten Marlena's family in Bumi Ayu Village, Bengkulu City. The results showed that (1) the parenting style used by families in teaching character education to their children uses authoritative parenting; (2) character values instilled in children include religion, honesty, care/empathy, independence, discipline, responsibility, hard work, humility, courage, fairness, patience, tolerance, leadership; (3) strategies used in educating their children include (1) through behavioral examples, early education, through refraction, through example. The contribution of research results can be used as enrichment material both theoretically and practically regarding family-based character education.
The Implementation of Morals Education at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Bengkulu City Mindani, Mindani
Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2022): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v2i1.3682

Abstract

This research aims to determine how the implementation of moral education in Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 (MIN 2) Bengkulu City and the factors that support and hinder it. Implementation of informants in this study were the head and vice principal of the school, teachers, students, and parents while the instruments used were interviews, observation, and documentation. The data obtained were then analyzed descriptively qualitatively and it was found that MIN 2 is a school that prioritizes moral education where the success of education is seen from how far students implement morals in their lives. Some of the steps taken by this school are conducting Tahfizul Quran education, guidance in wudhu, prayer and dzikir as well as adab guidance: in science assemblies, during recess, to the canteen, eating and drinking, in the school environment, returning home, and at home. The factors that support this success are a strong commitment from the school, teachers and foundations as well as the existence of clear technical instructions for the implementation of guidance. However, there is an inhibiting factor, namely sometimes there is still a lack of cooperation between parents and the school
Kebijakan Pendidikan Pesantren di Indonesia Heriyadi, Heriyadi; Iqbal, Moch.
Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2022): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v2i1.3683

Abstract

Tujuan Untuk menganalisis dan menemukan pesantren dalam lembaga, untuk menganalisis dan menemukan pesanteren lintasan sejarah, Untuk menganalisis dan menemukan subtansi disentralisasi manajemen pendidikan, Untuk menganalisis dan menemukan strategi kebijalan ideal. Metode penelitian observasi studi pustaka, hasil penelitian Pesantren dalam lembaga beberapa elemen dasar yang merupakan ciri khas dari pesantren itu sendiri, elemen itu adalah: Pondok atau asrama,Tempat belajar mengajar, biasanya berupa Masjid danbisa berbentuk lain, Santri, Pengajaran kitab- kitab agama, bentuknya adalah kitab- kitab yang berbahasa arab dan klasik atau lebih dikenal dengan istilah kitab kuning, Kiai dan ustadz. Pesanteren lintasan sejarah Terkait dengan sejarah pondok pesantren, Musyrifah Sunanto menjelaskan bahwa: Di Jawa sebelum Islam datang, pesantren sudah dikenal sebagai lembaga pendidikan agama Hindu. Setelah Islam masuk, nama itu menjadi nama lembaga pendidikan agama Islam. Lembaga pendidikan Islam ini didirikan oleh para penyiar agama Islam pertama yang aktif menjalankan dakwah. Mereka masuk ke daerah pedalaman Jawa dan berhasil mendirikan lembaga pendidikan. Dari lembaga pendidikan inilah menyebar, yaitu pesantren yang hanya memiliki masjid dan rumah kiai Pesantren jenis, yaitu pesantren yang memiliki masjid, rumah kiai dan pondok, Pesantren C yaitu pesantren yang terdiri dari masjid, rumah kiai, asrama atau pondok dan madrasah, Pesantren jenis D adalah pesantren yang sudah terdiri dari beberapa unsur yaitu masjid, rumah kiai, asrama, madrasah ditambah pendidikan keterampilan, program pertanian dan lain- lain.Strategi kebijalan ideal Kurikulum pondok pesantren yang ada sekarang ini, mengacu pada pengertian yang luas seperti yang diungkapkan oleh J. Galen Saylor dan William M. Alexander tersebut, sehingga kurikulum yang ada di pesantren dapat mencakup segala kegiatan baik berupa intra- kurikuler ataupun ekstra-kurikuler yang diikuti oleh santri maupun kiainya. Dalam hal ini adalah pondok pesantren khalafi (modern).

Page 1 of 1 | Total Record : 5