cover
Contact Name
Jumakil
Contact Email
jumakil@uho.ac.id
Phone
+6285256560054
Journal Mail Official
jumakil@uho.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Jln. H.E.A. Mokodompit, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 28087623     DOI : https://doi.org/10.37887/jkkm
Core Subject : Health,
Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat (JKKM) is a scientific journal which published original articles of public health. The editors welcome scientifict articles relevant to national and international public health issues. The journall welcomes submissions from around the world as well as from Indonesia. Published twice Times a year. Focus and Scope JKKM: Epidemiology Health Education and Promotion Environmental Health Occupational Health and Safety Health Administration and Policy Biostatistics Reproductive Health Hospital Management Nutrition Science Health Information System
Articles 50 Documents
Analisis Faktor yang Berpengaruh terhadap Kepuasan Peserta Latih Tenaga Kesehatan pada Era Covid-19 di Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Herman Amir; Ramadhan Tosepu; La Ode Muhamad Sety
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v1i3.1065

Abstract

Salah satu fungsi manajemen sumber daya manusia adalah pelatihan dan pengembangan, artinya untuk mendapatkan tenaga kesehatan dengan sumber daya manusia yang baik dan tepat, sangat diperlukan pelatihan dan pengembangan. Hal ini sebagai upaya mempersiapkan tenaga kesehatan menghadapi tugas pekerjaan yang dianggap belum menguasainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yaitu peserta yang datang mengikuti pelatihan di Balai Diklat Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 130 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan peserta pelatihan selama era Covid 19 di Balai Diklat Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara adalah sebagai berikut. dengan nilai signifikansi p= 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas instruktur, pelatihan yang efektif, stimulasi belajar, harapan kejelasan, lingkungan fisik, lingkungan non fisik. secara parsial berpengaruh signifikan terhadap peserta pelatihan dan kualitas instruktur, pelatihan efektif, stimulasi pembelajaran, harapan kejelasan, lingkungan fisik, lingkungan non fisik berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat (kepuasan peserta pelatihan). Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 391.424 > dari F tabel = 0,348, dengan nilai signifikansi 0,000a, < 0,05 (α = 5%). Artinya secara simultan kualitas pengajar, efektifitas pelatihan, stimulasi belajar, harapan kejelasan, lingkungan fisik, lingkungan non fisik berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan peserta pelatihan di Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Analisis Implementasi Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD Kota Kendari Tahun 2019 Jeni Arni; Sartiah Yusran; Zulfiah Larisu
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v1i3.1066

Abstract

Jaminan kesehatan di Indonesia bukanlah barang baru, dari tahun 1985 Indonesia sudah mengenal asuransi kesehatan untuk tenaga kerja, lalu berkembang menjadi PT ASKES (Persero) dan PT Jamsostek (Persero). Untuk menuju penjaminan kesehatan yang lebih baik dan menyeluruh, awal tahun 2014 pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang No. 40 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional meluncurkan program yang dikenal dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun pada pelaksanaannya masih banyak terdapat kendala, terutama pada provider tingkat lanjutan (Rumah Sakit) yang belum maksimal memberikan pelayanan kesehatan. Masalah yang diteliti adalah gambaran implementasi kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung oleh data primer berupa hasil wawancara mendalam serta data sekunder berupa telaah dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten. Penelitian ini dilakukan dari bulan AgustushinggaOktober 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD Kota Kendari belum maksimal dalam pelaksanaannya, terutama dalam hal peserta menunggak iuran, pencairan klaim yang masih terlambat, nilai tarif pelayanan yang berbeda dengan paket INA-CBGs, teknologi informasi yang belum maksimal. Untuk itu disarankan RSUD Kota Kendari agar meningkatan performa dalam penyelenggaraan JKN dalam hal pemberkasan klaim JKN dengan penjadwalan yang tepat, perhitungan proporsi SDM non-medis, serta peningkatan kapasitas manajemen rumah sakit agar semakin baik
Analisis Pengaruh Kinerja Perawat terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di BLUD Rumah Sakit Kabupaten Konawe Ardiyah Cahyani Mustari; Ramadhan Tosepu; Adius Kusnan
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v1i3.1067

Abstract

Kinerja Pelayanan Kesehatan mencerminkan kemampuan petugas kesehatan untuk mengimplementasikan proses keperawatan. Kinerja perawat diukur dari pelayanan yang diberikan kepada pasien sehingga dengan kinerja yang baik pasien merasa puas. Suatu pelayanan dikatakan baik oleh pasien, ditentukan oleh kenyataan apakah jasa yang diberikan bisa memenuhi kebutuhan pasien, dengan menggunakan persepsi pasien tentang pelayanan yang diterima (memuaskan atau mengecewakan, juga termasuk lamanya waktu pelayanan). Kepuasan dimulai dari penerimaan terhadap pasien dari pertama kali datang, sampai pasien meninggalkan rumah sakit. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Kinerja perawat terhadap kepuasan pasien rawat inap di BLUD Rumah sakit konawe tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kajian potong lintang ( Cross Sectional Study). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 8502 dengan teknik pengambilan sampel Purposive Samplingdidapatkan 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Reability (0,000), Ressponsiveness ( 0.000 ), Assurance (0,002), Empathy(0,000), Tangible ( 0,004) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien rawat inap di BLUD Rumah Sakit Konawe. Berdasarkan hasil Uji Logistik Secara Bersamaan diperoleh bahwa Reability ( Exp B= 9.91718) merupakan variabel yanag paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap di BLUD Rumah Sakit Konawe.
Hubungan Hardiness Dengan Burnout pada Perawat di Ruangan Isolasi: Studi Kasus RSUD BAHTERAMAS Provinsi Sulawesi Tenggara Esti Astuti; Ruslan Majid; Suhadi Suhadi
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v1i3.1069

Abstract

Burnout merupakan sumber kelelahan, baik fisik maupun mental yang meliputi pengembangan konsep diri yang negatif, kurang konsentrasi dan perilaku kerja yang negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hardines dengan burnout pada perawat di ruang isolasi RSUD Bahteramas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Cross Sectional Study dengan instrumen angket. Dari hasil analisis diketahui bahwa variabel Commitment & Control merupakan variabel yang paling signifikan dengan Burnout perawat di ruang isolasi RS Bahteramas (sebagai faktor penentu dari semua variabel), dengan p-value = 0,005 < 0,05 (komitmen & kontrol) yang berarti burnout perawat yang baik karena didukung oleh komitmen dan kontrol yang baik.
Evaluasi Pelaksanaan Promosi Kesehatan dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu di Puskesmas Katobu Kabupaten Muna Tahun 2020 La Ode Kafarudin; Sartiah Yusran; Zulfiah Larisu
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v1i3.1070

Abstract

Promosi kesehatan adalah proses memberdayakan masyarakat untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya melalui peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan serta pengembangan lingkungan sehat. Srategi promosi kesehatan secara umunya adalah Advokasi, dukungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian mengkaji pelaksanaan advokasi promosi kesehatan, mengidentifikasi dukungan sosial dan mengdeskripsikan gambaran pemberdayaan masyarakat program promosi kesehatan dalam pelayanan kesehatan ibu hamil di puskesmas Katobu Kabupaten Muna. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian sebanyak 7 orang yang terdiri atas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Kepala Puskesmas, pengelola program : promkes, gizi, kesling, koordinator Kesehatan Ibu dan Anak. Hasil penelitian diperoleh bahwa Pelaksanaan kegiatan advokasi promosi kesehatan di Puskesmas di pengaruhi oleh kemampuan sumberdaya manusia pengelola program tidak sesuai kompetensi dan kemampuan dalam melakukan edukasi kepada masyarakat. Jadi dapat dikatakan bahwa pelaksanaan kegiatan promosi kesehatan belum dilaksanakan secara terpadu. Puskesmas belum menyediakan media penyuluhan yang cukup bagi petugas promosi kesehatan untuk turun ke posyandu agar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dapat dimengerti dan difahami dengan baik. Sarana dan prasarana media penyuluhan merupakan salah satu variabel input dalam kegiatan program promosi kesehatan di puskesmas. Pelaksanaan promosi kesehatan yang dilakukan puskesmas belum sepenuhnya melibatkan partisipasi masyarakat secara keseluruhan. Kesimpulan : Pelaksanaan advokasi, dukungan sosial dan pemberdayaan masyarakat program promosi kesehatan belum efektif dimana masih ada pelayanan luar gedung puskesmas belum terlaksana secara terpadu dalam pendekatan kepada masyarakat. Saran : Diharapkan kegiatan advokasi yang dilakukan puskesmas dalam pelaksanaan promosi kesehatan untuk meyakinkan orang lain perlu melibatkan para pembuat keputusan atau penentu kebijakan, sehingga pejabat tersebut mau mendukung program kesehatan yang di inginkan baik lintas program maupun lintas sektor terkait.
Analisis Sistem Rujukan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Tahun 2021 Muhammad Hidayat; Ramadhan Tosepu
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i1.1071

Abstract

Sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL), rumah sakit memiliki peran penting untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Rumah Sakit Kota Kendari tidak hanya menerima pasien rujukan dari fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Kendari namun juga berasal dari luar Kota kendari sehingga diperlukan pelaksanaan sistem rujukan yang baik. Tujuan penelitian adalah Analisis sistem rujukan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam dan observasi. Uji keabsahan data mengunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan sistem rujukan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari masih belum berjalan sesuai standar, hal tersebut dapat dilihat dari terdapatnya formulir rujukan tidak lengkap, komunikasi pra rujukan pasien rawat jalan belum berjalan dengan baik, SOP rujukan pasien rawat jalan khusus sistem rujukan belum ada dan kelengkapan sarana prasarana faskes masi ada yang rusak. Diharapkan Rumah Sakit Umum Daerah Kendari dapat memperbaiki proses sistem rujukan seperti mensosialisasikan sistem rujukan yang ada dirumah sakit mulai dari pengisian formulir rujukan, cara komunikasi pra rujukan, pembuatan SOP sistem rujukan dan memperbaiki peralatan agar pasien nyaman di Rumah Sakit
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Tahun 2021 Mulyati Mulyati
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i1.1073

Abstract

Perawat merupakan sumber daya manusia terpenting di rumah sakit karena selain jumlahnya yang dominan (55-56%) juga merupakan profesi yang memberikan pelayanan yang konstan dan terus-menerus 24 jam kepada pasien setiap hari. Oleh karena itu, pelayanan keperawatan sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan jelas mempunyai kontribusi yang sangat menentukan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap RS Bhayangkara Tk. III Kendari sebanyak 66 orang. Sampel dalam penelitian ini dapat ditentukan secara total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh kompetensi, motivasi kerja dan stress kerja terhadap kinerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Kendari, dengan nilai signifikan <0,05
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Kota Kendari Tahun 2020 Nur Dian; Dewi Yanti
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i1.1076

Abstract

Pelayanan di bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya dalam suatu organisasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Mutu pelayanan kesehatan yang bermutu berorientasi pada kepuasan pasien. Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, seperti ketersediaan pelayanan kesehatan, kompetensi tenaga kesehatan, sarana dan prasarana serta budaya kerja tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mekar. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Blooming pada bulan Februari-Maret 2021 dengan jenis penelitian observasional analitik dengan desain kausal komparatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah tenaga kesehatan di Puskesmas Mekar Kota Kendari yang berjumlah 73 orang. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara faktor ketersediaan pelayanan kesehatan, kompetensi, sarana dan prasarana serta budaya kerja terhadap mutu pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mekar Kota Kendari. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kompetensi merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mekar Kota Kendari. Sehingga disarankan bagi tenaga kesehatan untuk berpartisipasi aktif dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan dengan meningkatkan kompetensi melalui studi lanjut, mengikuti pelatihan, seminar dan workshop terkait dengan pemberian pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat sehingga apa yang diharapkan masyarakat (mendapatkan pelayanan kesehatan, mutu dan mutu) dapat diberikan oleh Puskesmas Mekar Kota Kendari
Hubungan Mutu Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Homecare di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Tahun 2021 Patma Ayunita; Adius Kusnan; La Ode Muhammad Sety
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i1.1077

Abstract

Pelayanan homecare tepat waktu, terjaminnya privasi lansia, pemenuhan standar kebutuhan lansia, factor komunikasih, kepercayaan, kemanaan, empati hal ini merupakan indikator yang berguna dalam mewujudkan kualitas hidup lansia. Pelayanan homecare di Puskesmas Puuwatu saat ini meliputi pelayanan medis dan edukasi, sedangkan terapi bicara,terapi fisik, dan terapi gizi belum dilaksanakan secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien Home Care di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penerima pelayanan Home Care Puskesmas Puuwatu tahun 2020 sebanyak 118 pasien dengan sampel yang ditetapkan sebesar 116 orang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji chi square untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien dan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui hubungan keseluruhan variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan meliputi dimensi daya tanggap sebesar 0,000 (p < 0,05), jaminan sebesar 0,000 (p < 0,05), bukti fisik sebesar 0,000 (p < 0,05), empati sebesar 0,000 (p < 0,05) dan kehandalan 0,000 (p < 0,05) memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien homecare di Puskesmas Puuwatu. Manfaat yang dapat dipetik dari penelitian ini adalah pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya mengenai pengembangan konsep kinerja dalam peningkatan pelayanan publik Puskesmas Puwatu dan diharapkan menjadi bahan studi perbandingan bagi peneliti selanjutnya dalam melengkapi kajian-kajian yang membahas topik yang sama
Analisis Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Wapunto Kabupaten Muna Tahun 2021 Rahmah Yani; Ruslan Majid
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i1.1078

Abstract

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) adalah upaya yang dilakukan untuk menekan tingginya angka kematian ibu bayi dan balita, tingginya angka permasalahan gizi manusia, meningkatnya angka penyakit menular dan penyakit tidak menular, permasalahan rokok dan tingginya masalah kesehatan jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Wapunto Kabupaten Muna Tahun 2021. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus yang menghasilkan data deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan observasi lalu dianalisis dengan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah pusat telah menyediakan anggaran melalui dana BOK ke Puskesmas untuk pelaksanaan PIS-PK. Dana yang disediakan dibayarkan pada setiap kali pelaksanaan PIS-PK selesai dilakukan dengan mengacu dari hasil laporan pertanggungjawaban dan dicairkan setiap triwulan. Sarana prasarana penunjang kesehatan dalam pelaksanaan PIS-PK sudah memadai seperti ATK, formulir, pamphlet dan alat pemeriksaan kesehatan berdasakan hasil perencanaan pemenuhan kebutuhan. Pengawasan dan Evaluasi sarana prasarana dan pelaksanaan program PIS-PK dilakukan oleh Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Sosialisasi tentang penyelenggaraan PIS-PK sudah dilakukan pada setiap mini loka karya Puskesmas Wapunto, namun secara spesifik terkait pedoman pelaksanaan program hanya disosialisasikan khusus kepada tim pelaksana program. SK yang dibuat Kepala Puskesmas sebagai pedoman dukungan dan dasar hukum bagi tim pelaksana program untuk pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Pemerintah melalui dinas kesehatan juga sudah melakukan sosialisasi dan dukungan kepada Puskesmas Wapunto