cover
Contact Name
N. Riwibowo
Contact Email
n.riwibowo.ad.la@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sains.bangunan@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No 41 Lamongan
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains Bangunan
ISSN : -     EISSN : 3064173X     DOI : -
Jurnal Sains Bangunan (ALSABA) adalah Jurnal Fakultas Teknik Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan yang menerima naskah asli dari penelitian yang original, artikel tentang sains bangunan dengan cakupan penelitian di bidang teknik sipil dan arsitektur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan September dan Maret. Fokus dan ruang lingkup Jurnal Sains Bangunan (ALSABA) mencakup bidang Transportasi, Hidrologi, Manajemen Konstruksi, Struktur Bangunan, Geoteknik, Arsitektur, dan Teknik Lingkungan.
Articles 35 Documents
Analisis Perbaikan Shaft Propeller Pada Kapal Dharma Ferry II di PT. Janata Marina Indah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Helmina Putri Kintamani
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v3i2.381

Abstract

Poros baling-baling (shaft propeller) merupakan komponen utama dalam sistem propulsi kapal yang berfungsi menyalurkan daya dari mesin induk ke baling-baling. Penurunan kondisi poros dapat menyebabkan meningkatnya getaran, menurunnya efisiensi propulsi, serta berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kerusakan shaft propeller, mengevaluasi nilai clearance poros, serta menilai efektivitas metode perbaikan yang diterapkan pada KM. Dharma Ferry II selama proses docking di PT Janata Marina Indah, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan utama meliputi keausan bantalan, kerusakan sleeve, peningkatan clearance, serta gangguan sistem pelumasan. Metode perbaikan berupa pembubutan ulang, pemasangan sleeve, pelapisan chrome, dan pelurusan poros terbukti mampu mengembalikan kinerja sistem propulsi kapal.
Analisis Keselamatan Pelayaran Berbasis Analytical Hierarchy Process Pada Kapal-Kapal PT. XYZ Port Panjang Lampung Amar Alfalah; Mu’izzaddin Wa’addulloh; Suryo Guritno
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v3i2.391

Abstract

Keselamatan pelayaran merupakan aspek krusial dalam menunjang keberlangsungan dan keandalan sistem transportasi laut, terutama di Indonesia sebagai negara kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keselamatan pelayaran pada kapal-kapal milik PT. XYZ Port Panjang Lampung dan memprioritaskannya menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan variabel utama yaitu jumlah alat keselamatan, jenis alat keselamatan, jumlah crew kapal, dan usia kapal. Hasil analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) menunjukkan bahwa jumlah alat keselamatan merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi keselamatan pelayaran dengan nilai 0.448 atau 45% diikuti oleh jenis alat keselamatan dengan nilai 0.282 atau 28% selanjutnya jumlah crew kapal dengan nilai  0.166 atau 17%  dan usia kapal dengan nilai 0.102 atau 10%. Sedangkan  kapal yang memperoleh nilai tertinggi yaitu Kapal A dengan nilai 0.410 atau 41% diikuti oleh  Kapal B dengan nilai 0.305atau 31% dan, terakhir Kapal C dengan nilai 0.280 atau 28%. Sedangkan alternatif atau kapal menunjukan bahwa Kapal A mendapatkan nilai total 0.364 berada di posisi pertama, diikuti oleh Kapal C diposisi kedua dengan nilai total 0.307 dan terakhir Kapal B dengan nilai total 0.326. Temuan ini memberikan gambaran konkret bagi PT. XYZ untuk memfokuskan strategi peningkatan keselamatan pada aspek penyediaan dan pemeriksaan alat keselamatan kapal.Dengan demikian, penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) terbukti efektif dalam membantu pengambilan keputusan berbasis data untuk mitigasi risiko pelayaran dan mendukung peningkatan standar keselamatan secara sistematis di lingkungan operasional maritim.
Analisa Load Factor, Overloading Muatan Truk dan Stabilitas Pada Kapal RORO di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Randica Devans Davista; Sutini; Sunu Arsy Pratomo
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v3i2.393

Abstract

Kapal RORO (Roll-On/Roll-Off) adalah jenis kapal yang dirancang untuk mengangkut kendaraan dan kargo lainnya dengan cara roll-on dan roll-off. Kapal ini memiliki rampdoor yang memungkinkan kendaraan dan kargo lainnya untuk dimuat dan dibongkar dengan mudah. Dengan kemampuan mengangkut kendaraan dan kargo dalam jumlah besar, kapal RORO memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas transportasi laut. Penelitian ini membahas tentang desain, operasional, dan manfaat kapal RORO dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi laut. Overloading truk dapat menyebabkan kerusakan pada rampdoor kapal dan mempengaruhi keselamatan operasional kapal. Penelitian ini membahas tentang dampak overloading truk terhadap rampdoor kapal, termasuk analisis kekuatan struktur rampdoor dan simulasi kegagalan struktur akibat overloading. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa overloading truk dapat menyebabkan kerusakan pada rampdoor kapal dan mempengaruhi keselamatan operasional kapal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penggunaan sistem pengawasan beban untuk mencegah overloading truk dan memastikan keselamatan operasional kapal. Load factor kapasitas kapal adalah parameter penting yang digunakan untuk menentukan kemampuan kapal dalam mengangkut kargo dan penumpang. Load factor yang tepat dapat memastikan keselamatan dan efisiensi operasional kapal. Penelitian ini membahas tentang konsep load factor kapasitas kapal, metode perhitungan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi load factor. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional kapal. Stabilitas kapal adalah kemampuan kapal untuk mempertahankan keseimbangan dan menghindari terbalik atau tenggelam. Faktor-faktor seperti desain kapal, beban kargo, kondisi laut, dan operasional kapal dapat mempengaruhi stabilitas kapal.
Identifikasi Kebutuhan Infrastruktur Transportasi Berbasis Analisis Sentimen Media Sosial di Kabupaten Lamongan N Riwibowo; Fibia Sentauri Cahyaningrum; Wahyu Tri Prambudi; Menik Ariyanti
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v3i2.448

Abstract

Perencanaan infrastruktur transportasi membutuhkan data teknis sekaligus persepsi masyarakat sebagai pengguna. Media sosial kini menjadi sumber data alternatif yang kaya akan opini dan keluhan publik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan serta menentukan tingkat dan lokasi prioritas penanganan infrastruktur transportasi di Kabupaten Lamongan berdasarkan sentimen masyarakat di media sosial. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode text mining, machine learning, topic modeling, dan analisis spasial berbasis GIS. Data media sosial dikumpulkan berdasarkan kata kunci terkait transportasi lalu melalui tahapan preprocessing (cleansing, case folding, tokenizing, normalization, stopword removal, dan stemming). Analisis sentimen dilakukan menggunakan pembobotan TF-IDF dan algoritma Support Vector Machine (SVM). Identifikasi isu utama memanfaatkan Latent Dirichlet Allocation (LDA), yang kemudian dikombinasikan dengan data teknis melalui skoring berbobot dan divisualisasikan dengan GIS. Hasil analisis dari 1.500 sampel data menunjukkan distribusi sentimen negatif sebesar 58%, netral 27%, dan positif 15%. Lima topik permasalahan utama yang teridentifikasi meliputi kerusakan jalan, kemacetan, keselamatan transportasi, penerangan serta rambu/marka, dan fasilitas pejalan kaki. Model klasifikasi SVM menghasilkan akurasi 87%, precision 86%, recall 85%, dan F1-score 85,5%. Temuan ini membuktikan bahwa pengolahan data media sosial yang dipadukan dengan pemetaan GIS mampu memberikan indikasi awal serta memetakan prioritas penanganan masalah transportasi secara efektif. Dengan demikian, pendekatan ini dapat menjadi instrumen pendukung perencanaan infrastruktur di Kabupaten Lamongan, meski tetap memerlukan verifikasi lapangan sebelum keputusan akhir diambil.
Analisis Karakteristik Arsitektur dan Ornamentasi Fasad Gedung Singa Surabaya dalam Konteks Pelestarian Bangunan Cagar Budaya Ema Hidayati; Galih Setyo Aji
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v3i2.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik fasad Gedung Singa Surabaya sebagai bagian dari upaya dokumentasi dan pelestarian cagar budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, observasi langsung di lapangan, dokumentasi visual, serta analisis elemen arsitektural fasad meliputi komposisi massa, elemen struktural dan non-struktural, ornamen, bukaan, material, serta gaya arsitektur yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasad Gedung Singa mencerminkan gaya Indische Transition Style, yang ditandai oleh simetri komposisi, penggunaan kolom dan pilaster, ritme bukaan yang teratur, serta adaptasi terhadap iklim tropis melalui elemen ventilasi dan overstek. Ornamen singa sebagai elemen simbolik tidak hanya berfungsi dekoratif, tetapi juga merepresentasikan kekuasaan, stabilitas, dan citra institusional pada periode kolonial. Identifikasi fasad ini menegaskan pentingnya Gedung Singa sebagai artefak arsitektur bersejarah yang memiliki nilai estetika, historis, dan simbolik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penetapan kebijakan pelestarian, restorasi, serta pengelolaan bangunan cagar budaya di kawasan perkotaan Surabaya.

Page 4 of 4 | Total Record : 35