cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
The Learning Preferences of Generation Z in Active Learning and Its Implications for Improving Educational Quality: A Perspective of Educational Management Arda Yunita Subardi; Rugaiyah; Supadi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/c13c5d82

Abstract

The changing characteristics of 21st-century students, particularly Generation Z, drive the need for transformation in learning approaches. This generation demonstrates a strong preference for active learning models that require engagement, technology, and contextual learning experiences. This study aims to examine how Gen Z's preference for active learning can serve as a strategy for improving educational quality from the perspective of educational management. The method used is a literature review with a qualitative descriptive approach. The findings indicate that the systematic implementation of active learning, supported by adaptive educational management, can enhance learning outcomes, student satisfaction, and teaching effectiveness. Managerial implications include flexible curriculum planning, faculty training in active pedagogy, and a quality assurance system based on participatory learning.
Pengembangan Bahan Ajar Ilmu Badi’ Berbasis Analisis Kontrastif dan Penerepannya di Prodi BSA STAIN Mandailing Natal Irmasani Daulay
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/r52pgt29

Abstract

Mahasiswa mempelajari Ilmu Badi‟ di Prodi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Mandailing Natal agar mereka dapat memahami keindahan dan keagungan ayat-ayat Al-Qur‟an, memahami gaya bahasa, ungkapan- ungkapan orang arab, dan dapat membuat kalimat dengan fasih dan benar. Akan tetapi pembelajaran Ilmu Badi‟ pada kenyataannya tidak memenuhi kriteria ini. Ada beberapa masalah, diantaranya : mahasiswa kesulitan mengingat kaidah-kaidah yang ada dalam Ilmu Badi‟ dan mencoba membanding-bandingkan pembahasan dalam Ilmu Badi‟ dengan pembahasan yang ada di dalam Bahasa Indonesia. Kitab yang diajarkan menggunakan Bahasa Arab tanpa ada terjemahan dan kitab didominasi oleh syair-syair Arab yang sulit difahami. Berdasarkan data tersebut, maka peneliti mengembangkan buku ajar berbasis analisis kontrastif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode penelitian R & D dan pengembangan. Hasil dari penelitian ini adalah 1. Analisis kontrastif antara gaya bahasa Ilmu Badi‟ dengan gaya bahasa Indonesia 2. produk, yaitu buku ajar Ilmu Badi‟ untuk mahasiswa. Adapun langkah-langkah penyusunannya, diantaranya : analisis kebutuhan, pengumpulan data, mendesain produk, memvalidasi produk, merevisi produk, uji coba kelayakan produk, merevisi uji coba kelayakan produk, uji coba efektifitas produk, merevisi produk. 3. Bahan ajar yang disusun oleh peneliti efektif dalam pembelajaran Ilmu Badi‟, diketahui dengan membandingkan hasil postest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, yaitu jumlah T hitung (4,36) lebih besar dari T tabel (1,71) dan T tabel (2,48).
Peningkatan Kinerja Pertumbuhan Ikan Belida (Chitala sp) dengan Penambahan Suplemen Antioksidan Astaxanthin pada Pakan dengan Dosis yang Berbeda Nadia Jely Monica; Enika Rustya Melani2; Rico; Sofian; Indah Anggraini Yusanti
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ff81fc70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi astaxanthin terhadap tingkat stres, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup ikan belida (Chitala sp.) pada tahap awal domestikasi di lingkungan budidaya. Ikan belida merupakan spesies endemik Sumatera Selatan yang terancam punah akibat eksploitasi berlebih dan degradasi habitat. Riset dilakukan di kolam percobaan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Palembang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dosis astaxanthin (0, 100, dan 200 mg/kg pakan) serta tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup (TKH), pertumbuhan panjang mutlak (PPM), pertumbuhan bobot mutlak (PBM), Efisiensi pakan, konversi pakan (FCR) dan glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan P3 (93,33%), pertumbuhan panjang mutlak pada perlakuan P3 (5,18 cm), pertumbuhan bobot mutlak pada perlakuan P3 (15,44 9), efisiensi pakan pada perlakuan P3 (34,33 %), pada konversi pakan pada perlakuan P1 (4,49), dan glukossa darah pada P1 (119,67mg/dL). Kesimpulan penelitian adalah penambahan astaxanthin berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan bobot mutlak, efisiensi pakan, konversi pakan, dan glukosa darah. Tetapi pada pertumbuhan panjang mutlak menunjukkan bahwa penambahan astaxanthin pada tidak bepengaruh nyata.
Persepsi Sosial dan Interaksi Teman Sebaya di Sekolah Menengah Kejuruan Inklusif: Studi Kualitatif pada Siswa Disabilitas Netra Anggi Trionanda; Johandri Taufan; Ardisal; Safaruddin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/asgvw785

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut terciptanya interaksi sosial yang setara antara siswa non disabilitas dan siswa disabilitas. Namun, siswa disabilitas netra masih berpotensi mengalami jarak sosial akibat persepsi yang belum sepenuhnya inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi sosial siswa non disabilitas serta bentuk interaksi sosial yang terjalin dengan siswa disabilitas netra di SMK Negeri 7 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari siswa non disabilitas, siswa disabilitas netra, dan guru. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa non disabilitas berada pada spektrum empatik hingga pasif. Interaksi sosial cenderung terjadi dalam konteks akademik formal dan belum berkembang kuat pada situasi nonakademik. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas persepsi sosial berpengaruh langsung terhadap kedalaman interaksi inklusif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan dinamika persepsi dan interaksi secara kualitatif di konteks SMK inklusif, yang sebelumnya lebih banyak dikaji secara kuantitatif. Penelitian ini menekankan pentingnya peran sekolah dalam merancang pengalaman kontak sosial yang bermakna untuk memperkuat inklusivitas.
Hubungan Self Esteem dengan Kecemasan pada Ibu Muda Berbasis Proyek pada Masyarakat Ibu Muda di Rambah Samo Anelvi Novita Sari; Maskhairani Harahap
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z7m38t03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem (harga diri) dan tingkat kecemasan pada ibu muda di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu. Fenomena meningkatnya kecemasan di kalangan ibu muda berkaitan erat dengan tuntutan sosial, perubahan identitas, serta kurangnya dukungan emosional pasca melahirkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menganalisis arah dan kekuatan hubungan antara self-esteem sebagai variabel independen dan kecemasan sebagai variabel dependen. Sampel penelitian berjumlah 133 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria ibu berusia 20– 30 tahun dan memiliki anak pertama berusia di bawah dua tahun. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen psikologis terstandar, yaitu Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dan kecemasan (r = -0,612; p < 0,05). Artinya, semakin tinggi tingkat self- esteem, semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami ibu muda, dan sebaliknya. Selain itu, dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan terbukti memperkuat self-esteem serta menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-esteem merupakan faktor penting dalam menjaga keseimbangan emosional ibu muda. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program pendampingan psikologis dan edukasi kesehatan mental bagi ibu muda di masyarakat.
The Management of Extracurricular Marching Band Instruction: A Case Study of the Gema Dirgantara Marching Band at SMP Negeri 3 Kroya Agit Bagus Hartadi; Bagus Susetyo
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5e8phq87

Abstract

Marching band extracurricular activities in schools function as a music learning process that requires systematic management of rehearsal and performance activities. However, in practice, the management of marching band activities is often oriented primarily toward performance outcomes, resulting in less attention being given to the learning aspects. This study aims to describe the management of rehearsal and performance activities as a music learning process in the Gema Dirgantara marching band extracurricular program at SMP Negeri 3 Kroya. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observations, interviews, and documentation involving the instructor, the person in charge of the program, and students. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, while data credibility was ensured through source triangulation. The results show that the management of rehearsal and performance activities is implemented through integrated management functions, namely planning, organizing, implementation, and evaluation. Rehearsal and performance activities are designed as a unified learning process, with performances positioned as authentic assessments of learning outcomes.
Smart Policy: Mengadopsi Strategi Pemerintah Estonia dalam Industri Kreatif Hartika Arbiyanti; Surfian Rahmat AP; Hendika Dwinanda Wicaksana
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/j5ske924

Abstract

In the digital economy, the creative industry demands agile governance yet often encounters rigid regulatory frameworks. Estonia, a global digital pioneer, offers a "Smart Policy" paradigm that successfully disrupts traditional governance. This study analyzes Estonia's strategy as a model for accelerating creative industry growth. Employing a qualitative literature review, the research synthesizes data from scientific journals and policy papers to map critical success variables. Findings reveal that Estonia's effectiveness rests on three pillars: the X-Road integrated infrastructure, the e-Residency program which removes geographical barriers, and drastic administrative deregulation. This synergy fosters a transparent and efficient business climate. The study concludes that adopting the "Estonia Model" requires more than technology transfer; it necessitates a structural transformation in the bureaucratic mindset. Consequently, this research recommends an adaptive framework for policymakers to establish a sustainable ecosystem for the creative economy
Analisis Sentimen Jasa Pengiriman E-Commerce Menggunakan Naïve Bayes Siti Nor Halizah; Selviana Yunita
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rmhw7e12

Abstract

Perkembangan e-commerce yang pesat di Indonesia mendorong meningkatnya peran jasa pengiriman sebagai faktor penentu kepuasan konsumen. Banyaknya opini dan keluhan pengguna yang disampaikan melalui media digital menjadikan data komentar sebagai sumber informasi penting untuk dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen komentar pengguna terhadap jasa pengiriman e-commerce, yaitu SPX Express, SiCepat, dan Ninja Xpress. Kajian pustaka yang digunakan meliputi teori analisis sentimen, text mining, kepuasan konsumen, serta algoritma Naïve Bayes. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis sentimen. Data diperoleh melalui web scraping komentar pengguna dari website Lacako.com, kemudian dilakukan pelabelan manual, pra-pemrosesan teks, dan pembobotan TF-IDF. Proses klasifikasi dilakukan menggunakan algoritma Naïve Bayes dengan validasi 10- fold cross validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen positif dan negatif dengan kinerja yang baik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa analisis sentimen dapat memberikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap kualitas jasa pengiriman e-commerce.
Coaching and Mentoring Practices in Employee Performance Development Efforts through Work Motivation Ahmad Rifaldhi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/38xbf741

Abstract

This research explores the impact of coaching and mentoring practices on employee performance development through work motivation. The study aims to understand how these practices influence employee motivation and enhance performance within organizations. A literature-based methodology was employed, analyzing secondary data from books, journals, and previous studies on coaching, mentoring, and work motivation. The findings indicate that coaching and mentoring, when aligned with organizational culture and integrated with other development initiatives, significantly improve employee performance. However, challenges such as inconsistent implementation and lack of mentor training were identified. The study concludes that effective coaching and mentoring programs can build a motivated, high-performing workforce, contributing to long-term organizational success.
The Effect of Leadership Education and Training on Structural Promotion: the Mediating Role of Competence Among Civil Servants in the Indonesian National Police Aries Ferdhita Hariawan; Nanik Kustiningsih; Sundjoto
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/g9bv5n74

Abstract

This study examines the effect of leadership education and training on structural promotion among civil servants in the Indonesian National Police, with competence as a mediating variable. In the context of public sector reform, leadership training programs are expected to support a merit-based promotion system by enhancing individual competence. However, empirical evidence indicates that leadership training does not always lead directly to career advancement. This study aims to provide empirical clarification by analyzing both direct and indirect relationships among leadership training, competence, and structural promotion. A quantitative approach was employed using survey data collected from 121 civil servants working across 29 units of the East Java Regional Police Headquarters. The data were analyzed using Partial Least Squares– Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with WarpPLS 7.0. Leadership education and training were measured through curriculum relevance, learning methods, evaluation systems, instructor quality, and program management. Competence was assessed based on managerial, leadership, and technical dimensions, while structural promotion was measured using both perceptual indicators and objective career data. The results show that leadership education and training do not have a significant direct effect on structural promotion. However, leadership training has a significant positive effect on competence, and competence has a strong positive effect on structural promotion. Furthermore, competence fully mediates the relationship between leadership education and training and structural promotion. These findings indicate that leadership training contributes to career advancement only when it effectively enhances measurable competence. This study contributes to the literature on human capital and public sector human resource management by emphasizing the central role of competence in translating training investments into career outcomes. Practically, the findings suggest that promotion systems within the Indonesian National Police should strengthen the integration between leadership training outcomes, competency assessment, and merit-based promotion mechanisms.