cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Religious Development for the Elderly in the Garut Griya Elderly Service Unit julistya; Anton; Fiqra Muhamad Nazib
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/j9dc1n98

Abstract

This study aims to analyze the influence of religious activities on the spiritual well-being of elderly people living in social care institutions. Spiritual well-being is an important aspect of the lives of elderly people, especially in dealing with the various physical, psychological, and social changes that accompany the aging process. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation of informants consisting of elderly people, caretakers of the institution, and religious leaders. The results showed that religious activities, such as religious study, collective dhikr, and regular spiritual guidance have a positive impact on inner peace, enthusiasm for life, and a sense of meaning in life for the elderly. These activities also strengthen social relationships among residents of the institution and strengthen the spiritual dimension of the elderly in their old age. Supporting factors for religious activities include the availability of adequate worship facilities and infrastructure, a supportive social environment, and the active role of religious leaders as spiritual guides and motivators. Conversely, inhibiting factors include the elderly's weak physical condition, limited access to activities, and a lack of specialized assistance. Thus, the implementation of structured and sustainable religious activities is essential as part of a holistic approach to improving the quality of life of elderly people in social care institutions.
Cross-Cultural Challenges and Self-Efficacy of Indonesian EFL Teachers In Thailand Ainifitria Dueramae; Pirman Ginting
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nwds7647

Abstract

This article examines the level of perceived self-efficacy and pedagogical challenges faced by pre-service Indonesian teachers of English as a Foreign Language (EFL) during their international teaching practice in Thai classrooms. Based on Bandura's self-efficacy theory and grounded in a sociocultural perspective, this study employs a qualitative case study design. Data were collected through an online questionnaire consisting of Likert scale questions and open-ended questions, and analyzed using thematic analysis supported by descriptive interpretation of response patterns. The results showed that participants generally demonstrated moderate to high levels of self-confidence in classroom management, teaching strategies, and student engagement. Despite facing challenges such as language barriers, cultural differences, and teaching adjustments, participants developed adaptive strategies that strengthened their professional self-confidence. This study concludes that self-confidence in a cross-cultural context is socially constructed through experiential learning and intercultural interactions, highlighting the importance of integrating structured international practice programs into teacher education curricula
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Learning Management System (LMS) terhadap Partisipasi Mahasiswa Diah Hari Suryaningrum; Subhan Fathu Alam; Muhammad Husnur Rofiq; Sa'diyah; Muhammad Faizul Husnayain
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/99jwce82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS) terhadap partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Transformasi digital di bidang pendidikan mendorong institusi untuk mengintegrasikan LMS sebagai media pembelajaran daring maupun blended learning. Namun, keberhasilan implementasi LMS tidak hanya diukur dari aspek teknis, melainkan juga dari sejauh mana platform tersebut mampu meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas pembelajaran pada LMS, serta dokumentasi interaksi daring antara dosen dan mahasiswa. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis LMS efektif dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa, terutama dalam aspek keaktifan diskusi, ketepatan waktu pengumpulan tugas, dan intensitas interaksi akademik. Fitur-fitur interaktif seperti forum diskusi, kuis daring, serta sistem umpan balik yang cepat berkontribusi positif terhadap motivasi dan keterlibatan mahasiswa. Namun demikian, efektivitas LMS sangat dipengaruhi oleh desain pembelajaran yang diterapkan dosen, literasi digital mahasiswa, serta dukungan infrastruktur teknologi. Dengan demikian, LMS dapat menjadi sarana strategis dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa apabila diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada student-centered learning.
Analisis Bentuk Keaktifan Belajar Siswa yang Dominan Muncul dalam Proses Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Muhaiminah Jalal; Fitri Kumala Dewi; Susan Diyani
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3s1qm088

Abstract

Based on observations conducted by researchers together with the fourth- grade homeroom teacher on Tuesday, August 10, 2025, at SDN 05/VIII Balai Rajo, problems were found related to student learning activity in mathematics learning. During the learning process, most students tended to be passive and did not show optimal involvement. Students mostly listened without responding, rarely asked questions, and were still limited in expressing opinions. This condition indicates that student learning activity is still relatively low. This study aims to describe in depth the dominant student learning activity that appears in the mathematics learning process. Data were collected through observation, interviews, and documentation, with research instruments that have been validated by expert validators. The results of the study indicate that the dominant forms of activeness that appear during mathematics learning include taking notes, paying attention to teacher explanations, participating in group discussions, and following up on teacher instructions quickly.
Pengalaman Belajar Siswa dalam Penggunaan Media Puzzle Tokoh Pahlawan pada Pembelajaran Sejarah: Studi Fenomenologi di SMA Negeri 14 Semarang Adina Tricia Yulianti; Syaiful Amin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/e8vt8n42

Abstract

Pendidikan sejarah di sekolah menengah Indonesia menghadapi tantangan yang signifikaan dalam menciptakan keterlibatan belajar yang bermakna bagi siswa. Penelitian fenomenologis ini mengeksplorasi bagaimana tujuh siswa kelas XI di SMA Negeri 14 Semarang mengalami pembelajaran mengenai perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme melalui media puzzle tokoh pahlawan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang dilakukan lima bulan setelah pembelajaran (Agustus 2025 hingga Januari 2026), observasi kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode fenomenologi Moustakas. Temuan penelitian menunjukan bahwa siswa mengalami pembelajaran berbasis puzzle sebagai proses yang aktif, kolaboratif, dan sangat bermakna. Pendekatan visual-kinestetik membantu siswa memahami tokoh dan peristiwa sejarah secara lebih mendalam sekaligus mendorong interaksi sosial dan keterampilan pemecahan masalah. Jeda waktu lima bulan memungkinkan identifikasi pengalaman belajar yang benar-benar bermakna dan bertahan dalam memori jangka panjang, yang memunjukkan retensi pengetahuan lebih kuat dibandingkan metode ceramah tradisional. Secara metodologis, penelitian ini memberikan kontribusi melalui pembenaran pengumpulan data yang ditunda sebagai strategi yang disengaja untuk mengukur pembelajaran bermakna, serta menawarkan wawasan berharga bagi pendidik sejarah yang mencari pendekatan inovatif guna meningkatkan keterlibatan siswa dan retensi jangka panjang.
Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi, dan Komunikasi terhadap Kepuasan Kerja Pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Balikpapan Dea Fitri Nur Anita
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rpt9ap27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi, dan komunikasi terhadap kepuasan kerja pegawai di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Balikpapan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 pegawai, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 60 responden. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kueisoner. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SmartPLS dalam pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Sementara itu, motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, dan komunikasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai.
Pengaruh Motivasi Intrinsik, Efikasi Diri, dan Resiliensi terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) Surabaya Valensia; Moh. Bukhori; Tin Agustina
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/sa6pzs82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik, efikasi diri guru, dan resiliensi guru terhadap kinerja guru pada Sekolah Dasar Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) Surabaya. Konteks sekolah SPK dengan kurikulum ganda, lingkungan multibahasa, serta tuntutan pembelajaran berstandar nasional dan internasional menempatkan guru pada kompleksitas kerja yang tinggi, sehingga faktor psikologis internal dipandang berperan penting dalam menjaga kualitas kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 47 guru tetap yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Pengujian instrumen meliputi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan pengujian model dilakukan melalui uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik dan efikasi diri guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru secara parsial. Sebaliknya, resiliensi guru tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja guru secara parsial. Secara simultan, motivasi intrinsik, efikasi diri guru, dan resiliensi guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam model penelitian. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi intrinsik dan efikasi diri guru sebagai faktor strategis dalam peningkatan kinerja guru di sekolah SPK. Implikasi praktis penelitian ini menekankan perlunya kebijakan manajemen sekolah yang mendukung otonomi profesional, pengembangan kompetensi, serta iklim kerja yang kondusif untuk menjaga keberlanjutan kinerja guru dalam jangka panjang.
Peran Budaya Siri’ dalam Pengambilan Keputusan Perkawinan Suku Mandar Perspektif Al Urf (Studi Desa Bonde Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar) Munawara; Ahmad Izuddin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fb2taf22

Abstract

Siri’ culture is a fundamental life principle upheld by the Mandar Tribe, particularly in Bonde Village, Campalagian District, Polewali Mandar Regency. It functions as an unwritten social norm that guides community behavior, including in marriage decision-making. In the mabottoi sorong phase, which determines the dowry and related obligations, the principle of siri’ is central. Customary rules regulate these elements, including the dowry and Chinese peputiq, which symbolize family honor and self-esteem. This study aims to deepen understanding of siri’ culture and examine it from the perspective of ‘urf in Islamic law. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. Informants were selected using purposive and snowball sampling, involving arayyang (noble families), religious leaders, and cultural figures who understand siri’ traditions. Relevant literature also supports the analysis. The findings indicate that siri’ culture qualifies as ‘urf sahih (valid custom) because it provides social benefits and aligns with Islamic values. It reinforces modesty, dignity, and self-respect, particularly for women, and supports the appropriateness of dowry arrangements in marriage according to Islamic principles.
Kepastian Hukum Pemberian Ganti Kerugian bagi Pemegang Hak Atas Tanah di Sempadan Sungai Rahmat Ramadani; Dwi Suryahartati; Taufiq Yahya
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/sgh44137

Abstract

Tanah merupakan sumber daya agraria yang memiliki nilai strategis bagi kehidupan manusia dan pembangunan nasional. Dalam praktik pengadaan tanah untuk kepentingan umum, permasalahan hukum sering muncul ketika objek tanah berada di kawasan sempadan sungai yang secara tata ruang ditetapkan sebagai kawasan lindung. Kondisi ini menimbulkan ketegangan antara kepentingan negara dalam menjaga fungsi lingkungan dan hak konstitusional pemegang hak atas tanah yang telah memperoleh pengakuan secara administratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan pemberian ganti kerugian bagi pemegang hak atas tanah di sempadan sungai dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia serta mengkaji bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada pemegang hak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta dianalisis secara kualitatif terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai pemberian ganti kerugian bagi pemegang hak atas tanah di sempadan sungai masih mengandung kekaburan norma, khususnya dalam Pasal 1 angka 12 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021, yang membuka ruang multitafsir terhadap status pihak yang berhak menerima ganti kerugian. Kekaburan norma tersebut berdampak pada tidak terpenuhinya kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah, serta berpotensi menimbulkan sengketa agraria. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih tegas dan eksplisit guna menjamin kepastian hukum dan keadilan dalam pemberian ganti kerugian bagi pemegang hak atas tanah di kawasan sempadan sungai.
Peran Mediasi Modal pada Pengaruh Profitabilitas, Penghindaran Pajak, Intensitas Intelektual Modal terhadap Nilai Perusahaan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Kontrol (Studi pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar Di BEI Periode 2019-2024) Elfana Diah Feriana
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hpzjnx48

Abstract

This study is motivated by the fluctuation of firm value in the Property and Real Estate sector, indicating the need to examine its determining factors. The objective of this research is to analyze the effect of profitability, tax avoidance, and capital intensity on firm value with intellectual capital as a mediating variable. This study employs a quantitative approach using secondary data from annual reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019–2024 period. The sample was selected through purposive sampling, resulting in 412 observations. Data were analyzed using multiple linear regression and Sobel mediation testing. The results show that profitability has a negative and significant effect on firm value, tax avoidance has no significant effect, while capital intensity has a positive and significant effect on firm value. Profitability and capital intensity influence intellectual capital; however, intellectual capital does not mediate the relationship between the independent variables and firm value. These findings indicate that firm value in the property sector is more influenced by tangible assets than intangible assets. This study implies that effective management of productive assets is essential to enhance firm value.