cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 289 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 5: Agustus 2025" : 289 Documents clear
Implementasi Problem Based Learning dalam Pembelajaran Matematika bagi Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Kurniawan, Awan; Mais, Asrorul; Kismawiyati, Renalatama
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika bagi siswa disabilitas intelektual ringan di Sekolah Luar Biasa (SLB). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SLB Negeri Patrang Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dapat meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar, membantu pemahaman konsep matematika melalui penyelesaian masalah kontekstual, serta memperbaiki kemampuan sosial siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui skenario pembelajaran berbasis masalah dengan penggunaan media konkret dan bahasa yang disederhanakan. Tantangan dalam implementasi meliputi waktu yang terbatas dan kebutuhan akan perencanaan yang matang. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang adaptif dan bermakna untuk siswa disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru pendidikan khusus untuk mengembangkan pembelajaran inovatif yang responsif terhadap kebutuhan siswa.
Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Meningkatkan Kemampuan Akademik Peserta Didik Disabilitas Intelektual di Sekolah Inklusif Burhanudin, M; Mais, Asrorul; Kismawiyati, Renalatama
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kemampuan akademik mereka di sekolah inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan guru pendidikan khusus dan peserta didik disabilitas intelektual ringan dari jenjang sekolah dasar inklusif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran inovatif, seperti pendekatan multisensori, pembelajaran berbasis proyek, serta pemanfaatan media visual dan digital, berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep, partisipasi aktif, dan kemandirian belajar siswa. Strategi itu mampu menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif dan menyenangkan. Peran guru sebagai fasilitator pembelajaran menjadi kunci utama dalam merancang dan menyesuaikan strategi kebutuhan peserta didik secara individual. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi strategi inovatif masih ditemukan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan belum meratanya pemahaman terhadap pendidikan inklusif. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan sistemik dari pihak sekolah dan pemerintah, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan tenaga pendukung lainnya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan berkelanjutan terhadap strategi pembelajaran inovatif berbasis kebutuhan peserta didik, serta pentingnya pelatihan profesional bagi guru dalam mendukung praktik pembelajaran inklusif secara efektif dan berkelanjutan.
Hubungan Antara Efishery dan Investree dalam Perspektif Etika Bisnis Makhrisyafrisal, Mohammad; Ummi Istiqomah; Ade Triana; Nur Dina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10273

Abstract

Kolaborasi antara eFishery dan Investree menunjukkan peran penting startup teknologi dalam mendukung sektor mikro, khususnya perikanan. eFishery menyediakan solusi teknologi budidaya, sementara Investree memberi akses pembiayaan. Kolaborasi ini menekankan pentingnya etika bisnis—transparansi, keadilan, dan tanggung jawab sosial—untuk memastikan dampak positif dan berkelanjutan bagi petani tambak dan UMKM. Dalam perspektif etika bisnis, kolaborasi ini tidak hanya dilihat dari keuntungan finansial semata, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan. Kerja sama yang berbasis etika bisnis akan memperkuat kepercayaan antara pelaku usaha dan membantu mendorong sektor perikanan menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Metode pada penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review. Startup digital Indonesia tumbuh pesat, didorong teknologi dan dukungan pemerintah. eFishery dan Investree membuka akses pembiayaan dan teknologi bagi petambak serta UMKM, namun menghadapi isu etika seperti perlindungan data, risiko kredit, dan kesenjangan digital. Pertumbuhan agresif tanpa etika berpotensi melanggar nilai Pancasila. Diperlukan keseimbangan antara keuntungan bisnis dan tanggung jawab sosial. Kasus eFishery dan Investree menegaskan bahwa inovasi tanpa etika dapat merugikan kelompok rentan. Etika bisnis berbasis Pancasila menuntut startup menjunjung keadilan, transparansi, dan tanggung jawab sosial demi terciptanya ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengaruh Program Pendidikan Guru Penggerak dan Disiplin Guru Terhadap Kinerja Guru SMP di Kayuagung Ana Anggraini; Tri Widayatsih; Mahasir, Mahasir
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Program Pengembangan Kepemimpinan Guru dan disiplin guru terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Kayuagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian meliputi guru-guru SMP di Kayuagung yang mengikuti Program Guru Pengmobil dan guru-guru dengan tingkat disiplin yang bervariasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Penggerak Guru memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap kinerja guru. Disiplin guru juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja, baik secara parsial maupun simultan dengan Program Guru Pengmobil. Temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi guru dan penerapan disiplin untuk meningkatkan mutu pengajaran.
Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mendukung Implemetasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Pengerak Ucu Diana Sari; Tri Widayatsih; Mahasir, Mahasir
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10278

Abstract

This study aims to describe the Principal's Leadership Management in supportingthe Implementation of the Merdeka Curriculum at SMA Negeri 1 Kayuagung. The research was conducted at SMA Negeri 1 Kayuagung using a qualitative method with a case study approach. The subjects of this study were the principal, deputy curriculum, and teacher educators. The stages of data collection were obtained by interview, observation and documentation. The results of this study are the Principal Leadership of SMA N 1 Kayuagung has done several things in planning the Merdeka Curriculum, including forming a core committee consisting of school leaders, teaching staff, and school committees; compiling ATP and teaching modules; planning a project to strengthen the Pancasila Profile; discussing student character development programs. The management of meaningful learning sequences is carried out in an organized and systematic manner, including scheduling teaching hours and teaching loads, forming a planned learning arrangement. The implementation of meaningful learning in SMA Negeri 1 Kayuagung can be categorized as successful. Meaningful learning activities such as project-based learning are able to raise the level of student enthusiasm for learning. Principal control is carried out every sixmonth period or at the end of the year.
Pengaruh Penguatan Nilai Kultural Terhadap Keterlibatan dan Kepuasan Anggota di Quantum Litera Center Trenggalek: Analisis Kuantitatif dengan Pendekatan Skala Likert Rofiqi, Munif; Isyanto, Puji
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguatan nilai kultural terhadap keterlibatan dan kepuasan anggota di Quantum Litera Center (QLC) Trenggalek, sebuah komunitas literasi berbasis nilai. Budaya organisasi yang kuat diyakini mampu mendorong loyalitas dan partisipasi aktif anggota. Dengan pendekatan kuantitatif dan instrumen skala Likert 4 poin, data dikumpulkan dari 17 responden yang terdiri atas anggota aktif, relawan, dan alumni. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa persepsi terhadap nilai kultural, keterlibatan, dan kepuasan anggota berada pada kategori tinggi. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara nilai kultural dan keterlibatan (r = 0,93), serta nilai kultural dan kepuasan anggota (r = 0,89), keduanya signifikan pada p < 0,01. Analisis regresi linier mengungkap bahwa nilai kultural memberikan kontribusi sebesar 87% terhadap variasi keterlibatan dan 79% terhadap kepuasan anggota. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan nilai budaya organisasi merupakan faktor kunci dalam membangun komunitas yang inklusif, partisipatif, dan memuaskan bagi anggotanya. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan budaya organisasi yang lebih terstruktur guna meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan komunitas literasi.
Perbandingan Hukum Proses Pelaksanaan Sidang Permohonan Poligami Antara Indonesia Dengan Malaysia Angraini, Nur Mulia Isnai; Ananta Fitri Handayani; Lucky Dafira Nugroho
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10293

Abstract

Poligami adalah topik yang rumit dan sering menimbulkan perdebatan dalam komunitas Muslim modern, dengan beragam perspektif dan penafsiran yang terus berkembang seiring berjalannya waktu. Di negara-negara seperti Indonesia yang memiliki jumlah penduduk Muslim terbesar di Asia Tenggara, praktik poligami tidak hanya dipengaruhi oleh nilai-nilai sosial dan budaya, tetapi juga diatur melalui ketentuan hukum yang khusus. Artikel ini membahas pengaturan poligami dalam perspektif Hukum Perdata Internasional dengan fokus pada perbandingan antara Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara. Di Indonesia, praktik poligami diatur secara ketat melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan peraturan turunannya, yang mensyaratkan izin pengadilan serta persetujuan tertulis dari istri pertama. Sementara di Malaysia, meskipun juga mewajibkan izin dari Mahkamah Syariah, penerapan syarat-syarat tersebut bervariasi antar negeri, dan dalam beberapa wilayah tidak mensyaratkan izin istri pertama. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum (comparative law approach) untuk menganalisis perbedaan dan persamaan pengaturan poligami di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat landasan hukum syariah yang serupa, implementasi dan kebijakan negara terhadap poligami sangat dipengaruhi oleh sistem hukum nasional masing-masing.
Perancangan Kontrak Sebagai Upaya Pencegahan Sengketa Dalam Transaksi Komersial Oktaviani, Riekya; Siti Nurul Jannah; Lucky Dafira Nugroho
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10294

Abstract

Sengketa dalam transaksi komersial sering terjadi akibat perancangan kontrak yang kurang jelas dan tidak lengkap. Fenomena ini mencerminkan lemahnya pemahaman terhadap asas-asas hukum kontrak, khususnya asas kepastian hukum (rechtszekerheid) dan asas kebebasan berkontrak (vrijheid van contract) sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Problematika ini semakin kompleks dengan adanya perkembangan transaksi bisnis modern yang melibatkan berbagai aspek hukum, mulai dari hukum perdata, hukum dagang, hingga regulasi sektor spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perancangan kontrak dapat berperan sebagai upaya pencegahan sengketa dalam hubungan bisnis berdasarkan perspektif hukum kontrak Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis normatif, mengkaji literatur terkait perancangan kontrak, klausul esensial, dan peran ahli hukum dalam penyusunan kontrak. Analisis dilakukan terhadap ketentuan Pasal 1320 KUHPerdata mengenai syarat sahnya perjanjian, serta doktrin hukum kontrak yang berkembang dalam yurisprudensi. Penelitian ini juga menganalisis praktik drafting kontrak dalam berbagai sektor industri untuk mengidentifikasi pola-pola permasalahan yang kerap muncul dalam implementasi kontrak bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan klausul esensial yang lengkap dan bahasa kontrak yang jelas sangat menentukan kekuatan kontrak dalam mencegah sengketa. Klausul-klausul tersebut meliputi prestasi dan kontra-prestasi, force majeure, wanprestasi, dan penyelesaian sengketa sesuai dengan prinsip pacta sunt servanda. Implementasi klausul arbitrase dan mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa (Alternative Dispute Resolution/ADR) juga terbukti efektif dalam meminimalkan eskalasi konflik. Selain itu, keterlibatan ahli hukum dalam proses drafting kontrak dapat menurunkan risiko konflik secara signifikan melalui identifikasi potensi celah hukum (legal loopholes) dan antisipasi terhadap berbagai skenario pelanggaran kontrak.
Tanggung Jawab Perdata Perusahaan Asing Dalam Kasus Wanprestasi Kontrak Internasional Dalam Prinsip Lex Loci Contractus Fahad, Muhammad; Farchan Hamdani; Lucky Dafira Nugroho
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10295

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai tanggung jawab perdata perusahaan asing dalam kasus wanprestasi kontrak internasional dengan berfokus pada penerapan prinsip lex loci contractus. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana prinsip lex loci contractus digunakan dalam menentukan hukum yang berlaku serta bentuk pertanggungjawaban perdata yang dapat dikenakan kepada perusahaan asing ketika terjadi wanprestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kontrak internasional, penentuan hukum yang berlaku sangat penting untuk memberikan kepastian hukum bagi para pihak. Prinsip lex loci contractus menjadi acuan utama dalam menentukan hukum mana yang digunakan ketika terjadi perselisihan, yaitu hukum negara tempat kontrak dibuat atau disepakati. Dalam konteks wanprestasi, perusahaan asing dapat dimintai pertanggungjawaban perdata sesuai dengan ketentuan hukum yang telah disepakati dalam kontrak atau berdasarkan prinsip lex loci contractus. Namun, penerapan prinsip ini sering menghadapi kendala, seperti perbedaan sistem hukum antarnegara, pelaksanaan putusan pengadilan asing, dan keberadaan klausul choice of law dalam kontrak. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perumusan klausul hukum yang jelas dalam kontrak internasional serta penguatan mekanisme kerja sama internasional dalam penegakan hukum perdata lintas negara untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum bagi para pihak.
Upaya Hukum Terhadap Putusan Daluwarsa Penuntutan Pada Perkara Penipuan dan/atau Penggelapan (Studi Putusan Perkara Nomor: 869/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel) Muhammad Ilham; Maroni, Maroni; Ahmad Irzal Fardiansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10301

Abstract

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 869/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel memberikan penegasan yurisprudensial yang signifikan mengenai aspek krusial dalam penegakan hukum pidana, yakni imperatifnya pengawasan ketat (terhadap kepatuhan prosedural. Secara khusus, putusan ini menggarisbawahi urgensi akurasi dan konsistensi dalam pendokumentasian waktu pada dua tahap kritis yaitu saat kejadian tindak pidana (tempus delicti) dan saat pelaporan kejadian tersebut kepada otoritas berwenang (locus reportiae). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis yuridis normatif, yang berfokus pada penelaahan prinsip-prinsip hukum, norma, dan peraturan perundang-undangan terkait. Pendekatan ini dilakukan untuk menggali makna, tujuan, dan implikasi hukum yang relevan dalam konteks permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya hukum terhadap putusan daluwarsa penuntutan pada perkara penipuan dan/atau penggelapan berdasarkan Putusan Perkara Nomor: 869/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel adalah bahwa penerapan daluwarsa penuntutan sebagaimana diatur dalam Pasal 78 KUHP menjadi mekanisme penting untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi hak terdakwa dari proses hukum yang berkepanjangan. Implikasi terhadap putusan daluwarsa penuntutan atau pelaksanaan pidana pada perkara penipuan dan/atau penggelapan berdasarkan Putusan Perkara Nomor: 869/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel adalah bahwa putusan terkait daluwarsa penuntutan dalam Perkara Nomor: 869/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel menegaskan pentingnya kepastian hukum sebagai prinsip fundamental dalam hukum pidana. Implikasinya adalah perlunya aparat penegak hukum memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan, sehingga tidak hanya menciptakan keadilan bagi para pihak tetapi juga menjaga legitimasi penegakan hukum di mata publik. Penelitian ini merekomendasikan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebaiknya memperkuat alasan hukum dalam banding atau kasasi dengan mengajukan bukti bahwa penundaan penyidikan atau penuntutan terjadi karena kendala administratif yang tidak disengaja, serta memastikan tidak ada kelalaian yang disengaja dari pihak penegak hukum.