J-CEKI
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles
442 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2: Februari 2026"
:
442 Documents
clear
Kesiapan Digital sebagai Moderator Pengetahuan Product Knowledge and Reward Systems on Employee Adaptability di Industri Ritel Vape
Fathreza, Muhamad Fajri;
Levianto, Jubei
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15030
Inovasi produk yang pesat, pergeseran preferensi konsumen, dan digitalisasi yang semakin intensif telah menciptakan lingkungan yang sangat dinamis bagi industri ritel vape di Indonesia. Karyawan dituntut untuk menguasai pengetahuan produk yang berkembang cepat sekaligus beradaptasi dengan sistem digital seperti platform point-of-sale, aplikasi inventaris, dan alat keterlibatan pelanggan yang semakin membentuk efisiensi operasional. Meskipun transformasi digital semakin relevan dalam ritel, penelitian yang menguji bagaimana kesiapan digital karyawan memperkuat efek faktor sumber daya manusia terhadap perilaku adaptif di sektor baru ini masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh pengetahuan produk dan sistem penghargaan (reward system) terhadap adaptabilitas karyawan, serta menyelidiki peran moderasi dari kesiapan digital. Menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, data dikumpulkan dari karyawan di berbagai gerai ritel vape di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (PLS-SEM) diterapkan untuk menguji validitas pengukuran dan mengevaluasi hubungan yang dihipotesiskan. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan produk yang kuat secara signifikan meningkatkan adaptabilitas dengan meningkatkan kepercayaan diri dan akurasi karyawan dalam mengelola pembaruan produk yang sering terjadi. Sistem penghargaan yang adil dan memotivasi juga berkontribusi positif dengan mendorong keterlibatan proaktif terhadap perubahan organisasi. Selain itu, kesiapan digital diidentifikasi sebagai moderator yang signifikan, yang memperkuat efek positif dari pengetahuan produk dan sistem penghargaan terhadap perilaku adaptif. Karyawan yang menunjukkan kenyamanan dan keterbukaan lebih tinggi terhadap teknologi digital menunjukkan adaptabilitas yang jauh lebih kuat. Hasil ini menyoroti pentingnya strategis investasi dalam literasi digital, pelatihan produk terstruktur, dan mekanisme penghargaan transparan untuk memperkuat ketahanan organisasi dan mendukung kinerja berkelanjutan di era digital.
Implementasi Metode Bernyanyi dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab pada Salah Satu Madrasah Ibtidaiyah di Bekasi
Nafha Zakia Naufalya Putri;
Mulhendra, Mulhendra;
Hotimin, Hotimin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15038
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode bernyanyi dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Bekasi, serta untuk mengetahui tantangan yang dihadapi dan respon siswa terhadap metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengacu pada teori pembelajaran bahasa Arab oleh Thu’aimah dan teori metode bernyanyi oleh Bonnie. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian sepuluh siswa aktif dan dua guru bahasa Arab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bernyanyi diterapkan pada siswa kelas I hingga III sebagai sarana untuk mempermudah penguasaan kosakata melalui irama lagu yang menarik dan kontekstual. Siswa menunjukkan respon positif terhadap metode ini, ditandai dengan meningkatnya minat belajar, antusiasme dalam kelas, serta peningkatan hasil belajar. Namun, penelitian juga menemukan beberapa tantangan, di antaranya keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya kesempatan siswa untuk mempraktikkan keterampilan berbahasa secara langsung (maharah istima’, kalam, dan qira’ah). Meskipun demikian, metode bernyanyi terbukti efektif dalam meningkatkan daya hafal kosakata dan motivasi belajar siswa.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Motivasi Belajar Terhadap Disiplin Belajar
Julinda Siregar;
Hilma Nurwinda Sari;
Meiyanti Fitriyani;
Sridadi, Sridadi;
Chandra Holida Setiawaty;
Rachdoni Wahidon;
Rully arifib
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15053
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi belajar terhadap disiplin belajar peserta didik. Disiplin belajar merupakan aspek penting yang menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, terutama pada jenjang pendidikan menengah. Pola asuh orang tua berperan dalam membentuk karakter, kebiasaan, serta sikap disiplin anak, sedangkan motivasi belajar berfungsi sebagai pendorong internal yang memengaruhi kemauan siswa untuk belajar secara konsisten dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari peserta didik yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur pola asuh orang tua, motivasi belajar, dan disiplin belajar. Analisis data menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar peserta didik; (2) motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar; dan (3) pola asuh orang tua dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap disiplin belajar. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi pola asuh yang tepat dan motivasi belajar yang kuat mampu meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik.
Penerapan Business Judgment Rule dalam Penilaian Kerugian Keuangan Negara pada Tindak Pidana Korupsi
Efendi, Efendi;
Sodikin, Sodikin;
Azis, Muhammad Abdul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15095
Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip Business Judgment Rule (BJR) dalam konteks tindak pidana korupsi yang menimbulkan kerugian keuangan negara di indonesia. Konflik antara kewenangan bisnis direksi korporasi dan batas hukum pidana korupsi, sehingga kerugian keuangan negara dari kebijakan bisnis sering dipertanyakan status hukumnya. Tujuan penelitian adalah untuk menilai relevansi business judgment rule sebagai prinsip hukum korporasi yang membedakan risiko bisnis normal dengan unsur tindak pidana korupsi. Penelitian ini menggunakan Metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi putusan untuk menganalisa doktrin business judgment rule dalam hukum perusahaan dan mekanisme penetapan kerugian negara menurut undang-undang tindak pidana korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa business judgment rule yang diatur dalam UU Perseroan Terbatas Pasal 97 ayat (5) menegaskan perlindungan hukum bagi direksi yang bertindak itikad baik, penuh kehati-hatian, dan bebas sari konflik kepentingan. Mahkama konstitusi juga menegaskan bahwa kerugian keuangan negara harus nyata (actual loss), sehingga kerugian potensial semata tidak dapat langsung dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi. Dengan demikian, keputusan bisnis yang dibuat secara profesional dan rasional tidak boleh dikriminalisasi tanpa adanya kerugian aktual. Pentingnya memperkuat pehaman dan penerapan business judgment rule untuk menjamin kepastian hukum serta perlindungan bagi direksi dalam pengambilan keputusan korporasi.
Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Kepemilikan Manajerial, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan
Putri Zahra, Dinda;
Jansen Arsjah, Regina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15116
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan perusahaan, kepemilikan manajerial, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada karakteristik industri properti yang padat modal, berjangka panjang, dan sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, sehingga kinerja keuangan menjadi indikator penting bagi keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan situs resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model, setelah dilakukan uji pemilihan model dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Sebaliknya, kepemilikan manajerial tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan perusahaan properti dan real estate lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental perusahaan dibandingkan mekanisme kepemilikan manajerial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur akuntansi dan keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen, investor, dan regulator dalam pengambilan keputusan strategis.
Zakat dalam Perspektif Fiqih Klasik dan Kontemporer: Rekonstruksi Objek Zakat Sebagai Instrumen Keadilan Sosial
Muhammad Alfatih Alfien Al Farouq Marzuki;
Sawitri Yuli Hartati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15225
Zakat merupakan instrumen penting dalam ajaran Islam yang berfungsi sebagai kewajiban spiritual sekaligus mekanisme sosial-ekonomi untuk menciptakan pemerataan dan keadilan sosial. Literatur fiqih klasik menjelaskan ketentuan zakat secara rinci, mencakup kategori harta, mekanisme distribusi, serta nilai-nilai etis yang bertujuan menyeimbangkan kekayaan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan konsep zakat dalam fiqih klasik serta relevansinya terhadap pengelolaan zakat kontemporer, khususnya dalam merekonstruksi objek zakat sesuai dinamika ekonomi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi terhadap karya fiqih klasik, artikel ilmiah kontemporer, serta laporan kelembagaan zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama klasik telah membangun kerangka zakat yang komprehensif berbasis prinsip keadilan, solidaritas, dan keseimbangan ekonomi. Prinsip-prinsip tersebut tetap relevan untuk diterapkan dalam manajemen zakat modern melalui lembaga resmi seperti BAZNAS dan LAZ, terutama melalui program zakat produktif dan distribusi terstruktur. Fiqih klasik menyediakan landasan normatif yang kuat bagi pengembangan sistem zakat yang berkeadilan dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan sosial-ekonomi kontemporer.
Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Penyampaian Informasi Pertahanan Nasional di Tengah Persaingan Media
Didi Hartadi;
Totok Imam Santoso;
Priyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15226
Penelitian ini membahas Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Penyampaian Informasi Pertahanan Nasional di Tengah Persaingan Media dengan tujuan menganalisis efektivitas komunikasi publik pemerintah Indonesia dalam menjaga keutuhan informasi pertahanan di era digital. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah sumber akademik, laporan resmi pemerintah, dan data komunikasi publik terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemerintah dilakukan melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan komunikasi persuasif, edukatif, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana diplomasi publik. Pemerintah menerapkan manajemen krisis dan penanganan disinformasi secara cepat, transparan, dan terkoordinasi untuk menjaga kepercayaan publik. Kolaborasi lintas lembaga antara Kementerian Pertahanan, Kominfo, TNI, dan media nasional menjadi faktor penting dalam membangun narasi tunggal pertahanan nasional yang kredibel. Selain itu, keterlibatan media dan komunitas digital memperluas jangkauan pesan serta meningkatkan literasi publik terhadap isu pertahanan. Secara keseluruhan, strategi komunikasi pemerintah yang sinergis, adaptif, dan kolaboratif terbukti mampu memperkuat citra pertahanan nasional, menumbuhkan kesadaran bela negara, serta menjaga stabilitas informasi di tengah pesatnya persaingan media.
Menggali Motivasi Kerja Narapidana Menggunakan Teori Mcclelland : Pembinaan Kemandirian Melalui Program Barista Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru
Lowis Pardede;
Mitro Subroto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12191
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami motivasi kerja narapidana dalam mengikuti program pembinaan kemandirian sebagai barista di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, dengan menggunakan teori motivasi McClelland sebagai landasan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narapidana memiliki motivasi kerja yang cukup tinggi, yang dapat diklasifikasikan ke dalam tiga aspek teori McClelland, yaitu motivasi berprestasi (achievement), afiliasi (affiliation), dan kekuasaan (power). Meskipun demikian, pelaksanaan program pembinaan belum berjalan secara optimal karena beberapa kendala, seperti kurangnya jumlah petugas pemasyarakatan, minimnya kerja sama dengan pihak ketiga, serta keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dukungan dan pengembangan program pembinaan agar tujuan reintegrasi sosial narapidana dapat tercapai secara efektif.
Optimalisasi Pemasaran Pavingblock Melalui Media Sosial Untuk Meningkatkan Jiwa Wirausaha Narapidana Di Rutan Kelas IIB Balige
Benyfer E. D. Sibagariang;
Mitsal Shafiq Sulasno
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12192
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan narapidana serta memperkenalkan produk yang dihasilkan melalui saluran pemasaran yang efisien, mengingat terbatasnya sumber daya di Rutan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bagaimana media sosial dapat digunakan untuk mengoptimalkan pemasaran produk paving block dan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pemasaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung di Rutan Kelas IIB Balige. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, efektif untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan penjualan dengan biaya rendah. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan akses internet, keterbatasan keterampilan digital narapidana, dan masalah distribusi produk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi pemasaran melalui media sosial dapat meningkatkan penjualan dan keterampilan wirausaha narapidana, namun diperlukan peningkatan infrastruktur dan pelatihan lebih lanjut agar program ini dapat berjalan lebih efektif.
Implementasi Pembinaan Kemandirian Bidang Pertanian Untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam
Steven Novanotona Laoli;
Andi Kurniawan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12200
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembinaan kemandirian bidang pertanian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam dalam mendukung program ketahanan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III serta teori ketahanan pangan dari Maxwell & Frankenberger. Berdasarkan teori implementasi kebijakan publik dan teori ketahanan pangan maka peneliti menemukan atau mendeskripsikan hasil penelitian bahwa implementasi program telah berjalan cukup baik, meskipun masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta faktor cuaca. Program pertanian ini berkontribusi positif terhadap penyediaan pangan di dalam lembaga pemasyarakatan serta membentuk keterampilan produktif bagi narapidana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembinaan kemandirian bidang pertanian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam melaksanakan pembinaan kemandirian bidang pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan dengan baik karena mengimplementasikan sesuai dengan teori implementasi yang terdiri dari 4 (empat) variabel dan teori ketahanan pangan terdiri dari 4 (empat) dimensi.