cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 442 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2: Februari 2026" : 442 Documents clear
Diversifikasi Olahan Ikan Mas Khas Toba Menjadi Abon Ikan Dengan Andaliman Sebagai Bentuk Pemanfaatan Potensi Lokal Di Sumut Putri Kemala Dewi Lubis; Sabrina Erisa Aulia Sihotang; Khairunnisa Umi Al Mas; Siti Mardiah; Dwi Atika Zahara; Ivan R. Ventris Siahaan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13953

Abstract

Penelitian ini membahas diversifikasi olahan ikan mas khas Toba menjadi Abon Ikan Mas Andaliman sebagai upaya memanfaatkan potensi lokal Sumatera Utara. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya produksi ikan mas di kawasan Danau Toba yang belum diolah secara optimal, serta penggunaan andaliman sebagai rempah khas Batak yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kuliner daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan produk, nilai kreatif dan nilai tambah yang dihasilkan, rantai nilai produksi, strategi bisnis, serta dampak ekonomi lokal yang ditimbulkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, yakni kualitatif deskriptif, kajian literatur, dan eksperimen untuk menentukan formulasi abon yang paling tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ikan mas menjadi abon berbumbu andaliman mampu meningkatkan nilai jual produk, memperkuat identitas kuliner lokal, serta menciptakan peluang pasar yang luas, terutama sebagai oleh-oleh khas Sumatera Utara. Selain itu, produk ini memberikan dampak ekonomi positif bagi pembudidaya ikan, petani andaliman, pelaku UMKM, dan tenaga kerja lokal. Secara keseluruhan, inovasi abon ikan mas andaliman tidak hanya berperan dalam memperkaya ragam kuliner daerah, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Ancaman Minuman Berpemanis Terhadap Generasi Indonesia Emas 2045 Safii, Achmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13963

Abstract

Minuman berpemanis di Indonesia, dengan kadar gula 37-54 gram per 300-500 ml, melebihi rekomendasi 6-12 gram, meningkatkan risiko PTM seperti diabetes dan obesitas. Tingginya konsumsi minuman berpemanis oleh remaja (72%) menjadi ancaman serius bagi kualitas hidup generasi muda dan bonus demografi 2045. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ancaman minuman berpemanis terhadap generasi Indonesia Emas 2045 dengan menggunakan pendekatan Intelijen. Metode yang diterapkan adalah metode campuran (mix method) dalam penelitian ini, dengan populasi penelitian yang terdiri dari remaja yang bersekolah di SMP dan SMA sederajat di wilayah perkotaan DKI Jakarta yang dianggap sebagai representasi. Metode pemilihan sampel menggunakan simple cluster sampling, dan total sampel yang terambil adalah sebanyak 2.049 responden, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Hasil penelitian menyajikan gambaran situasi konsumsi minuman berpemanis di tingkat nasional, menunjukkan bahwa kebijakan yang berlaku saat ini belum mencapai tingkat optimal dalam mengendalikan konsumsi minuman berpemanis. Data statistik menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang signifikan antara faktor predisposisi (akses, pemasaran, harga, dan pengetahuan) dengan pola konsumsi. Selain itu, juga terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi dengan dampak kesehatan (pre/obesitas, pre/diabetes, pola aktivitas, dan ketagihan). Hal ini dapat diamati dari data responden yang menunjukkan bahwa 59,1% dari mereka memiliki pola konsumsi tinggi, sementara responden dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) >25 mencapai 16,2%. Temuan ini diperkuat oleh kesimpulan dari wawancara dengan pakar dan pejabat terkait. Setelah melalui analisis intelijen, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa minuman berpemanis merupakan isu keamanan yang bisa menimbulkan ancaman terhadap pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Dalam konteks sekuritisasi, minuman berpemanis dianggap sebagai ancaman serius yang dapat mengganggu atau bahkan menghambat pelaksanaan program pembangunan nasional, termasuk visi Indonesia Emas 2045.
Perspektif Intelijen dalam Mengantisipasi Serangan Senjata Biologi melalui Penguatan Sistem Surveillance Kesehatan Febriansyah, Radius Suryadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa perspektif intelijen dalam mengantisipasi serangan senjata biologi melalui sistem surveillance kesehatan dan mengkaji faktor yang menghambat antisipasi serangan senjata biologi melalui sistem surveillance kesehatan dalam perspektif intelijen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI dan Kementerian Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif intelijen dalam mengantisipasi serangan senjata biologi melalui penguatan sistem surveillance kesehatan melibatkan dua peran utama, yaitu deteksi dini dan pencegahan dini. Adapun fungsi intelijen terdiri dari penyelidikan, pengamanan dan penggalangan. Fungsi penyelidikan mencakup pemantauan teknologi, peringatan dini, pengembangan teknologi, edukasi, dan kerja sama antarlembaga. Fungsi pengamanan yang terkait dengan sistem surveillance kesehatan mencakup evaluasi kinerja sistem, pengakuan dan integrasi, koordinasi dan kerja sama, peningkatan kepekaan sistem surveillance, identifikasi penyakit baru dan rekayasa genetik, serta akurasi dan sensitivitas data. Sementara fungsi penggalangan intelijen dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi serangan senjata biologi termasuk peningkatan pemantauan, konsolidasi data, kolaborasi internasional, pengembangan teknologi, peningkatan keamanan laboratorium, pendidikan masyarakat, dan penyusunan rencana darurat. Faktor yang menghambat intelijen dalam mengantisipasi serangan senjata biologi melalui sistem surveillance kesehatan terdiri dari empat aspek yaitu aspek komunikasi meliputi kurangnya keselarasan interaksi, keterbatasan data, kurangnya koordinasi dan kurangnya kesadaran publik. Aspek sumber daya meliputi keterbatasan alat deteksi dan kemampuan analisis, kurangnya akses ke laboratorium, kemampuan analisis data yang terbatas, kesombongan intelektual dan kelalaian, kemampuan mengidentifikasi lokasi yang tepat dan ketergantungan pada data sisi tunggal. Aspek disposisi meliputi kompleksitas serangan biologi, karakter agensia biologi, kerjasama internasional, keamanan informasi kesehatan, kurangnya kesadaran dan pelatihan, tantangan teknis dan teknologi, serangan tertutup dan reaksi publik. Aspek struktur birokrasi meliputi perbedaan struktural, mengubah struktur, posisi yang belum jelas dan perubahan struktur yang diperlukan.
Dampak Keberadaan Ritel Modern Pada Daya Beli Masyarakat Di Pasar Tradisional Di Kota Banjarmasin Noor Ritawaty; Hardika Muhammad Fatih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14015

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Banjarmasin, dengan obyek masyarakat yang berbelanja di ritel modern dan pasar tradisional. Tujuan penelitian untuk melihat dampak keberadaan ritel modern pada daya beli masyarakat di pasar tradisional. Penelitian berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan ritel modern di kota Banjarmasin, tidak berdampak besar terhadap daya beli masyarakat di pasar tradisional, karena menurut masyarakat pasar tradisional tidak bisa disamakan atau dibandingkan dengan ritel modern. Pasar tradisional memiliki keunggulan tersendiri khususnya sebagai interaksi sosial dan budaya yang tidak ada di ritel modern, seperti adanya tawar menawar, komunikasi antara penjual dan pembeli, serta komunikasi antar pembeli, walaupun ritel modern menawarkan kebersihan,  kenyamanan, keamanan.
Etika Komunikasi Multikultural pada Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar Putri, Elvira Marissa; Permatasari, Ni Putu Intan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14020

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan inklusif di lingkungan multikultural menuntut adanya etika komunikasi yang kuat dari tenaga kependidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami praktik etika komunikasi multikultural yang dilakukan oleh tenaga kependidikan di SD No. 2 Kekeran dalam konteks layanan pendidikan inklusif. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Plt. Kepala Sekolah, tenaga kependidikan, dan orang tua siswa (Bali dan luar Bali). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kependidikan telah mengimplementasikan etika komunikasi multikultural melalui praktik komunikasi yang sopan, menggunakan nada bicara yang lembut, dan bersikap netral dalam interaksi seharihari. Mereka berupaya mengedepankan empati,menghormati keragaman budaya dan agama, serta melakukan klarifikasi untuk menghindari kesalahpahaman, terutama saat berinteraksi dengan orang tua non-Bali. Praktik ini krusial untuk menciptakan iklim sekolah yang adil, partisipatif, dan menghargai keberagaman, sejalan dengan prinsip Komunikasi Etis. Oleh karena itu, etika komunikasi merupakan fondasi utama dalam menjamin layanan pendidikan inklusif yang profesional dan harmonis.
Pengaruh Lingkungan Pabrik Terhadap Motivasi Belajar IPS dan Angka Lulusan yang Melanjutkan ke Perguruan Tinggi di Man 1 Serang Tahun 2025 Siregar, Julinda; Zahrania, Iqlima Mafaza; Sari, Dwita Permata; Junaedi, Junaedi; Anisah, Anisah; Mulyawan, Putri Salsabila; Mutiara, Regina Dinda; Mursyid, Shopuro
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan pabrik terhadap motivasi belajar IPS dan angka lulusan yang melanjutkan ke perguruan tinggi di MAN 1 Serang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MAN 1 Serang sebanyak 222 siswa, dengan jumlah sampel 143 siswa yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan linearitas), serta analisis regresi sederhana menggunakan bantuan program SPSS 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan pabrik berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar IPS, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan kontribusi pengaruh sebesar 7,5%. Sementara itu, lingkungan pabrik tidak berpengaruh signifikan terhadap angka lulusan yang melanjutkan ke perguruan tinggi, dengan nilai signifikansi sebesar 0,087 > 0,05 dan kontribusi pengaruh hanya sebesar 2,1%.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Di Provinsi Banten Salsabila, Oktavia; Ainun Nisa, Zahro; Raihan Afifa, Destiana; Rohma Wati, Dewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14089

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting yang digunakan untuk menilai pencapaian pembangunan daerah melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. Provinsi Banten terus menunjukkan peningkatan IPM dalam beberapa tahun terakhir, namun perkembangan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan ekonomi yang berbeda antar daerah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi IPM di Provinsi Banten selama periode 2010–2024, dengan fokus pada variabel rata-rata lama pendidikan, tingkat kemiskinan, distribusi PDB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta tingkat partisipasi angkatan kerja (PFPR). Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif yang menerapkan pemodelan regresi linier berganda untuk menganalisis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama pendidikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, menjadikan pendidikan sebagai faktor utama dalam pembangunan manusia. Sementara itu, variabel kemiskinan, PFPR, dan distribusi PFPR dalam kegiatan pertanian gagal menunjukkan relevansi statistik, meskipun arah pengaruhnya sesuai dengan teori. Secara bersamaan, semua variabel independen memberikan dampak yang substansial, sebagaimana dibuktikan oleh koefisien R² sebesar 0,906. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai strategi kunci dalam mendorong pembangunan manusia berkelanjutan di Provinsi Banten.
Pengaruh Program LDKKM (Latihan Dasar Kepemimpinan dan Keorganisasian Mahasiswa) terhadap Peningkatan Keterampilan Profesional Mahasiswa dengan Mediasi Motivasi Berorganisasi Fauziannor, Fauziannor
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Laporan Diri Kinerja dan Kompetensi Mahasiswa (LDKKM) terhadap peningkatan keterampilan dengan motivasi berorganisasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDKKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan. Selain itu, LDKKM juga berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap motivasi berorganisasi. Selanjutnya, motivasi berorganisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan. Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi berorganisasi berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara LDKKM dan peningkatan keterampilan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa penerapan LDKKM yang optimal mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan motivasi berorganisasi.
Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas 6 SD IT Al-Furqon Kotagajah Ahmad, Daroni; Umami, Ida; Rohmatika, Ratu Vina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kemandirian serta meningkatkan prestasi peserta didik di SDIT Al-Furqon Kotagajah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan ekstrakurikuler PAI dilakukan secara sistematis melalui pembentukan tim pengelola, seleksi pengajar, penyusunan kendali kurikulum sebagai pedoman pelaksanaan program, penetapan sumber belajar, serta pengaturan jadwal dan pembiayaan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler PAI disesuaikan dengan kurikulum yang telah dirancang, diawali dengan pemberian pretest, didukung oleh penggunaan media pembelajaran seperti video, lembar kerja siswa, dan kegiatan praktikum, serta dilaksanakan secara rutin pada hari Senin hingga Sabtu. Evaluasi kegiatan ekstrakurikuler PAI dilakukan secara berkelanjutan selama proses pembelajaran dan menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, kemandirian, dan prestasi peserta didik dalam bidang Pendidikan Agama Islam, meskipun tetap ditemukan sejumlah kendala yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Fenomena Karoshi dan Martabat Manusia: Analisis Representasi Budaya Kerja Jepang dalam Japanese Film Hanzawa Naoki dengan Etika Deontologis Immanuel Kant Sari, Yollanda Vusvita; Azwar, Azwar; Kuswanti, Ana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14125

Abstract

Fenomena karoshi atau kematian akibat kerja berlebihan merepresentasikan krisis eksistensial dalam budaya kerja Jepang kontemporer yang mengancam martabat fundamental manusia sebagai subjek rasional. Penelitian ini menganalisis representasi budaya kerja Jepang dalam serial televisi Hanzawa Naoki melalui kerangka etika deontologis Immanuel Kant untuk mengungkap kontradiksi antara imperatif kategoris penghormatan terhadap kemanusiaan dengan praktik karoshi yang terinstitusionalisasi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif, penelitian ini mengintegrasikan analisis semiotika multimodal dengan kritik filosofis Kantian untuk mengeksplorasi bagaimana narasi sinematik menormalisasi eksploitasi sistemik terhadap pekerja. Temuan mengungkapkan bahwa meskipun drama tersebut mengekspos korupsi korporat, representasinya tetap melegitimasi Karoshi sebagai normalitas yang tak terhindarkan, melanggar Formula Kemanusiaan Kant dengan mereduksi pekerja menjadi instrumen produktivitas dan menghancurkan otonomi moral melalui struktur hierarkis rigid. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan diskursus interdisipliner tentang etika terapan, budaya visual, dan kritik terhadap kapitalisme lanjut, menawarkan fondasi konseptual bagi rekonstruksi kebijakan manajemen yang humanis.