cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,383 Documents
Efektivitas Penerapan Sistem CEISA 4.0 terhadap Kinerja Pelayanan Kepabeanan di KPPBC TMP B Samarinda Nuraini, Syarifah Intan; Yanti, Wilda
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan sistem Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) terhadap Kinerja Pelayanan Kepabeanan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Samarinda dengan menggunakan model DeLone and McLean (2003) yang dimodifikasi. Variabel yang diuji meliputi System Quality, Information Quality, dan User Satisfaction sebagai prediktor terhadap Kinerja Pelayanan Kepabeanan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 45 pegawai KPPBC TMP B Samarinda yang merupakan pengguna aktif sistem CEISA 4.0. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas penerapan sistem CEISA 4.0 secara keseluruhan dinilai “Sangat Baik” oleh pegawai, dengan Information Quality memperoleh nilai mean tertinggi sebesar 4.83. Hasil pengujian model struktural menunjukkan kinerja prediktif yang kuat, di mana 68% variasi Kinerja Pelayanan Kepabeanan dapat dijelaskan oleh model R2. Temuan kunci dari analisis path coefficient adalah bahwa hanya User Satisfaction yang memiliki pengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Kinerja Pelayanan dengan ukuran pengaruh yang tergolong besar (large effect). Sementara itu, System Quality dan Information Quality tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem CEISA 4.0, fokus utama yang menentukan keberhasilan implementasi CEISA 4.0 dalam meningkatkan Kinerja Pelayanan Kepabeanan ialah User Satisfaction atau kepuasan pegawai sebagai pengguna internal.
Implementasi Kebijakan Penyelesaian Kerugian Daerah di Badan Pemeriksa Keuangan (Studi Kasus: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah) Muhammad Saiful Mujab; Mohamad Irfan Mufti; Nasrullah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penyelesaian kerugian daerah pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kebijakan tersebut dijalankan, faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya, serta kendala yang muncul dalam proses penyelesaian kerugian daerah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, serta studi pustaka yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III yang menekankan empat aspek utama: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal. Aspek komunikasi masih menghadapi perbedaan pemahaman di antara pelaksana serta kurangnya sosialisasi kebijakan. Pada aspek sumber daya, terdapat keterbatasan jumlah personel dan dukungan anggaran yang menyebabkan proses penanganan kerugian daerah berjalan lambat. Disposisi pelaksana juga belum konsisten, tercermin dari variasi tingkat komitmen antarinstansi. Struktur birokrasi yang panjang dan berjenjang memperlambat proses penyelesaian kasus kerugian daerah. Penelitian dapat disimpulkan bahwa efektivitas kebijakan akan meningkat melalui penguatan komunikasi antarinstansi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penegasan komitmen pimpinan, serta penyederhanaan prosedur birokrasi berbasis SOP terpadu dan sistem informasi digital.”
Analisis Pragmatisme, Makna Tersirat dalam Tutur Puisi Terhadap Puisi Pilihan Antologi Empedu Tanah (2019) Berdasarkan Teori Pragmatisme Sinaga, Mika Magdalena Br.; Ramadhanty, Marsha; Dinda, Putri Rama; Sari, Yolanda; Elmustian, Elmustian
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna yang tersirat dalam beberapa karya puisi terpilih dari Antologi Empedu Tanah (2019) yang ditulis oleh Inggit Putria Marga dengan menggunakan pendekatan pragmatisme, khususnya melalui pandangan William James dan Kenneth Burke. Pendekatan ini menekankan bahwa makna dan kebenaran dalam puisi ditentukan oleh dampak nyata yang ditimbulkannya pada kehidupan, moralitas, dan kesadaran pembaca, bukan hanya oleh keindahan dari bahasanya. metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis beberapa puisi dalam konteks sosisal, psikologis, dan filosofis yang terkandung dalam karya tersebut. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa setiap puisi tidak hanya menawarkan keindahabn Bahasa, tetapi juga menyampaikan pesan etis, kritik terhadap masyarakat, serta refleksi spiritual yang mendorong pembaca unruk bertindak dan merenungkan kehidupannya. kebenaran dakam karya-karya itu bersifat pragmatis, yang artinya tergantung pada seberapa ampuh teks tersebut dalam mengubah perspektif, perilaku, dan empati pembaca terhadap realitas kemanusiaan. oleh karena itu, teori pragmatisme sangat relavan untuk memahami lapisan-lapisan makna yang tersembunyi dalam sastra modern, khususnya puisi-puisi kontemporer Indonesia yang kaya akan simbolisme, kritik sosial, dan nilai-nilai etika.
Dampak Penataan Lingkungan Terhadap Pedagang Kaki Lima Di Kualasimpang Sabrina, Putri; Basyah, Nurlina; Syarief, Salman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13394

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak sosial dan ekonomi penataan lingkungan bagi 100 PKL yang direlokasi di Kualasimpang. Hasilnya, 88,2% responden merasakan peningkatan rasa aman, ketertiban berjualan, dan hubungan harmonis antar-PKL, serta peningkatan keindahan dan kebersihan lingkungan. Secara ekonomi, 87,57% setuju penataan memicu kenaikan pendapatan dan volume penjualan karena akses yang lebih mudah, meski ada biaya adaptasi awal. Secara keseluruhan, penataan meningkatkan kesejahteraan pedagang. Secara sosial, penataan menciptakan rasa aman, ketertiban dalam berjualan, hubungan harmonis antar pedagang, serta meningkatkan keindahan dan kebersihan lingkungan yang pada gilirannya menambah kenyamanan masyarakat sekitar. Secara ekonomi, penataan mendorong peningkatan pendapatan dan volume penjualan pedagang karena akses konsumen yang lebih mudah dan distribusi barang yang lancar. Namun, penelitian juga mencatat adanya tantangan seperti biaya adaptasi awal dan kecenderungan beberapa PKL untuk kembali ke lokasi awal
Efektivitas Program Fiber Academy dalam Pengembangan Kompetensi Karyawan Baru pada PT Telkom Akses Samarinda Meylahafsa, Azrina; Arsyad, Annisa Wahyuni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Fiber Academy dalam mengembangkan kompetensi karyawan baru di PT Telkom Akses Samarinda. Pendekatan yangdigunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Fiber Academy berjalan efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis  dan kesiapan kerja karyawan baru. Materi pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan lapangan, metode pembelajaran seperti diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi terbukti mendukung pemahaman, serta peran instruktur dianggap signifikan dalam memfasilitasi proses pelatihan. Selain itu, terlihat peningkatan nilai evaluasi peserta sebelum dan setelah pelatihan yang mengindikasikan dampak positif terhadap pemahaman teknis dan operasional. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi perlunya pembaruan materi dan pendalaman studi kasus agar program dapat terus selaras dengan perkembangan teknologi dan dinamika pekerjaan. Secara keseluruhan, program Fiber Academy memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan kompetensi karyawan baru, dengan rekomendasi pembaruan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelatihan di masa mendatang.
Efektivitas Penggunaan Artificial Intelligence Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Lutfina Resky Emelly; -, Wahyu Budi Priatna; -, Rici Tri Harpin Pranata; -, Sutisna Riyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efektivitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dengan perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University angkatan 60. Latar belakang penelitian didasari oleh perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang mendorong pemanfaatan AI secara luas dalam aktivitas akademik. Namun, tingginya paparan teknologi digital juga berpotensi menumbuhkan perilaku konsumtif melalui e-commerce, aplikasi berbayar, dan promosi digital. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui survei daring dengan instrumen kuesioner berskala Likert. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling dan dihitung menggunakan rumus Slovin. Variabel penelitian terdiri dari efektivitas penggunaan AI (X) dan perilaku konsumtif mahasiswa (Y). Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, dengan kemudahan penggunaan sebagai faktor dominan.
Integrasi Collaborative Leadership dan LMX Theory untuk Meningkatkan Kinerja Tim pada Organisasi Berbasis Proyek Digital Nida, Muthia; Arsyad, Annisa Wahyuni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13419

Abstract

Kinerja tim merupakan faktor krusial dalam pencapaian target organisasi, termasuk di PT Telkom Akses Samarinda pada Divisi Tim Dividen yang menghadapi tantangan berupa efektivitas kerja dan koordinasi lapangan. Kepemimpinan dipandang sebagai faktor penting dalam meningkatkan performa tim, namun kontribusinya secara empiris belum banyak diteliti pada konteks tim teknis telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja anggota tim dengan mengintegrasikan perspektif Leader Member Exchange (LMX) dan Collaborative Leadership. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 30 responden, dilengkapi wawancara sebagai data pendukung. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas, reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,874), dan normalitas. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja anggota, ditunjukkan oleh t hitung 5,357 (p < 0,05) dan koefisien regresi B = 0,544. Nilai R² sebesar 0,506 mengindikasikan bahwa 50,6% variasi kinerja dipengaruhi kepemimpinan. Wawancara memperkuat bahwa gaya kepemimpinan komunikatif, partisipatif, dan empatik meningkatkan motivasi, ketelitian, dan tanggung jawab kerja. Penelitian ini memberikan novelty berupa bukti empiris pada tim lapangan teknis serta integrasi konsep LMX dan Collaborative Leadership dalam menjelaskan peran kepemimpinan terhadap kinerja tim.
Integritas dalam Birokrasi: Implementasi Kode Etik ASN pada Pelayanan Publik Pemerintahan Kota Tangerang Wulandari, Asri; Safitri, Nadifha Tiara; Azhara, Meisya Ayu; Aurian, Adizka Azzahra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13421

Abstract

Integritas ASN merupakan landasan utama birokrasi yang akuntabel, terutama pada sektor pelayanan publik yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kota Tangerang sebagai wilayah perkotaan dengan intensitas pelayanan tinggi dituntut untuk memastikan bahwa seluruh aparatur bekerja sesuai nilai etika dan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kode etik ASN pada dua instansi strategis Inspektorat dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta kontribusinya terhadap penguatan kewenangan kewenangan daerah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inspektorat menempatkan integritas sebagai dasar pengawasan, audit, serta pencegahan gratifikasi, sementara Disdukcapil memfokuskan integritas pada disiplin layanan, kepatuhan prosedur, dan transparansi kepada masyarakat. Temuan ini diperkuat oleh data makro seperti Indeks Reformasi Birokrasi dan Survei Penilaian Integritas yang menunjukkan peningkatan kualitas tata kelola di Kota Tangerang. Penelitian menegaskan bahwa penerapan kode etik berperan langsung dalam memperkuat kepercayaan publik dan efektivitas birokrasi. Oleh karena itu, integritas internalisasi perlu terus ditingkatkan melalui pengawasan, pelatihan, dan pelayanan inovasi.
Mangkraknya Pembangunan Gedung Pemerintah Daerah sebagai Representasi Lemahnya Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Kabupaten Sukabumi Ayuningtyas, Indah; Wahdatin, Nela; Novia, Seli
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13423

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam penyebab stagnasi pembangunan gedung pemerintah Kabupaten Sukabumi senilai Rp181 miliar yang terhenti sejak 2019 sebagai cerminan kerusakan tata kelola daerah. Metode yang digunakan yaitu, kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah dokumen resmi, regulasi, laporan media, dan publikasi akademik terkait tata kelola pemerintahan, proyek publik, serta manajemen pembangunan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangkraknya proyek bukan semata akibat persoalan teknis, tetapi merupakan akumulasi disfungsi struktural berupa perencanaan yang tidak berbasis data, ketidakterpaduan dokumen pembangunan, lemahnya kapasitas teknis aparatur, serta pengawasan internal yang cenderung bersifat administratif. Intervensi politik lokal semakin memperlemah konsistensi kebijakan, sehingga proses penganggaran dan pengadaan kehilangan transparansi, stabilitas, dan rasionalitas teknokratis. Terputusnya rantai integrasi perencanaan–penganggaran–pengawasan menyebabkan belanja modal bergerak tanpa arah strategis dan tanpa koreksi yang memadai, sehingga deviasi pekerjaan dan penyimpangan anggaran tidak terdeteksi sejak fase awal. Kondisi ini melahirkan pemborosan anggaran, hilangnya manfaat publik, mandeknya pelayanan, serta penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Temuan penelitian menegaskan bahwa perbaikan tata kelola tidak dapat bersifat parsial, tetapi memerlukan rekonstruksi menyeluruh melalui penguatan kapasitas teknokratis, reformasi mekanisme pengadaan, dan pembentukan forum pertanggungjawaban publik yang memungkinkan kontrol eksternal bekerja secara substantif. Tanpa pembenahan sistemik, proyek publik berskala besar akan tetap rentan mengalami stagnasi dan menimbulkan kerugian fiskal serta sosial bagi masyarakat. Keywords: Good Governance, Akuntabilitas, Transparansi, Pengawasan Internal, Perencanaan Anggaran, Birokrasi Daerah
Paradigma Baru Pengembangan Modal Manusia di Era Globalisasi dan Otomasi Nafisha, Nadya; Ginting, Hilkia Natasya Br.; Manik, Citra Wulandari; Putri, Aulia; Hidayat , Nasrullah; Dalimunthe , Muhammad Bukhori
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13428

Abstract

The era of globalization and automation has brought fundamental changes to the economic structure and work environment. The integration of digital technology, artificial intelligence (AI), and automation in industry has not only increased efficiency but also disrupted work practices and human needs. The purpose of this study is to analyze how the traditional paradigm of human development has been replaced by a new adaptive paradigm, which is in line with the challenges of the Industrial Revolution 4.0 and 5.0. The method used is literature research, which describes various national and international academic sources related to classical human capital theory (Schultz, 1961; Becker, 1964) to modern knowledge economics (Drucker, 1993; Romer, 1990). The results of the study show that human capital development currently involves synergy between technical expertise, digital literacy, critical thinking skills, creativity, cross-field collaboration, and work ethics in a digital environment. This new paradigm emphasizes the importance of lifelong learning, data literacy, and adaptability as the foundation for working effectively in a workplace disrupted by technology. The success of Indonesia's demographic bonus and economic transformation is linked to the ability of the government and educational institutions to improve the education system, increase digital literacy, and strengthen intercultural understanding. This study suggests that human development centered on innovation, creativity, and digital literacy is the primary means of ensuring inclusive and resilient economic growth in the era of globalization and automation.