cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
J-CEKI
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,650 Documents
Peran Jaga Warga Dalam Menyelesaikan Konflik Sosial Melalui Collaborative Governance di Lumbungrejo Aisyah Putri Wulansari; Sri Widayanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4476

Abstract

The research titled "The Role of Community Watch in Resolving Social Conflicts Through Collaborative Governance" aims to understand the manifestation of collaborative governance to examine the correlation relationship between the Village Head, Jagabaya, Babinkamtibmas, Babinsa, Omah Jaga Warga Management, Jaga Warga Management, and the community in synergizing to resolve issues and provide social assistance in the Lumbungrejo Village area. This study employs a qualitative research type with a descriptive method. The research location is in Lumbungrejo Village, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The number of informants in this study is seven people. In the process of social assistance through Jaga Warga, various parties are involved to help resolve issues. The manifestation of collaborative governance in social assistance through Jaga Warga in the Lumbungrejo area, based on data findings, fulfills all aspects, including active participation, transparency, coordination, trust, benefit-sharing, policies and procedures, as well as technology and information. This study concludes that when experiencing a conflict and needing assistance, the community usually reports it to a Jaga Warga member, who then follows up by the Jaga Warga management. As a facilitator, Jaga Warga will bring together the conflicting parties for deliberation and seek a fair agreement. The solutions provided by Jaga Warga are, of course, the best solutions. However, it is unfortunate that there is no written SOP regarding the implementation of Jaga Warga. Therefore, it is advisable that Jaga Warga in Lumbungrejo has an SOP or standard operating procedure that is socialized to the community and written down so that the community knows what to do first when facing problems they cannot solve on their own.
Sejarah Kalender Hijriyah Muhajir Muhajir
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4483

Abstract

This Study or discussion to talk about the history of the birth of Hijri Calendar (al-al-Hijri calendar) among Muslims. On the 1st of Muharram, Muslems commemorating their New Year Hijri or Islamic New Year. Researching history dating Arabs of pre-Islamic period up to the reign of Umar bin Khattab with the birth of Hijri Calendar. When the Prophet was alive, Muslims can ask all religious matters to him, but at the time he passed away, the friends or ulama trying to interpret Islamic religious teachings. Historically, pre-Islamic Arabs used Qamariyah-Syamsiyah calendar system (luni-solar). This calendar system requires intercalation or adding one month to adjust Qamariyah with Syamsiyah. However, no agreement in the placement of the years that had made their break with tradition intercalation Abraham, respecting and forbidden to do battle in the months noble (al-asyhur al-Hurum), namely Qa`dah, Dzu al-Hijjah, Muharram and Rajab. They were still fighting in the month of Muharram, for example, because it as month 13 (intercalation). This lasted until the Prophet Hijrah to Medina. The fall of al-Tawbah/9: 36-37 Syamsiyah-stop calendar system and replace it with Qamariyah Qamariyah pure (lunar). Until the Prophet's death (11 H/634 AD), the Arabs use Qamariyah calendar system, without the year. They only know the name of the day, month and date. In the reign of Umar bin Khattab (13-23 H/634-644 M), exactly 17 years H/637 M, he defined as the Hijri Calendar Islamic government official calendar. The proposal submitted by the beginning of the calendar creation of Abu Musa al-Ash'ari (governor of Kufa). The Prophet's hijrah year chosen as the first year as the proposal of Ali ibn Abi Talib, while selected as the first month Muharram is proposed Uthman bin al-Affan. In the determination to Hijri Calendar, choice of Muharram as the first month of the year motivated by political considerations.
Prinsip Kesantunan Pada Tuturan Direktif Dalam Pembentukan Karakter Siswa di Lingkungan Sekolah Muhfik Anwar; Darsinah Darsinah; Murfiah Dewi Wulandari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4496

Abstract

Bahasa mempunyai banyak fungsi, pada ataranya sebagai sarana ekspresi diri, alat komunikasi, alat kontrol sosial, dan interaksi. Studi tentang bahasa cenderung berkonsentrasi pada fungsinya sebagai dengan masyarakat. Sekolah sebagai tempatnya pengajaran bahasa sebenarnya adalah wilayah penggunaan bahasa sosial yang mempunyai corak tersendiri. Bahasa dapat digolongkan sebagai ilmu pengetahuan karena dapat menyampaikan emosi, pikiran, dan gagasan. Pelatihan yang diperlukan untuk mengembangkan kebiasaan menggunakan bahasa yang sopan dapat mewujudkannya. Melakukan sesuatu dalam jangka waktu yang lama tidaklah cukup, dengan kata lain, guru dan siswa berulang kali melakukan kegiatan tersebut melalui tuturan direktif. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kesantunan dapat diwujudkan dalam bentuk perbuatan wakil kata, ekspresif, komisif, dan direktif, (2) asas Kesopanan dan prinsip kerjasama dapat diwujudkan dalam implikatur percakapan; (3) Pada topik pembicaraan resmi dengan situasi, kesantunan diwujudkan dengan pematuhan pada prinsip kerjasama dan penggunaan implikatur; (4) Pada situasi pembicaraan dengan topik tidak resmi, asas kerja sama (PK) diutamakan di atas asas kesopanan (PS); (5) pada percakapan antara siswa-guru, jarak sosial dan status sosial tidak lagi menjadi pertimbangan utama untuk menyampaikan kesantunan yang santun. Berdasarkan hasil penelitian disajikan rekomendasi yang dapat dilakukan kesantunan menjadi salah satu materi dalam pembelajaran bahasa di sekolah.
Strategi Pengembangan Edukasi Hukum Syariah Kepada Masyarakat Amanda Tri Utami
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4500

Abstract

Penelitian ini membahas kebutuhan mendesak untuk memperbaiki edukasi hukum syariah dalam masyarakat saat ini, dengan fokus pada aksesibilitas, pemahaman yang mendalam, dan implementasi yang efektif dari prinsip-prinsip hukum syariah. Strategi pengembangan edukasi hukum syariah yang komprehensif dan terfokus menjadi fokus utama, termasuk pengembangan metode inovatif, integrasi teknologi, dan keterlibatan aktif masyarakat. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa pemahaman hukum syariah tidak hanya berada di tingkat akademis tetapi juga dapat diterapkan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan fokus pada analisis studi literatur atau review literatur untuk mendukung pemahaman yang lebih baik tentang masalah tersebut dan mencari solusi yang berkelanjutan serta efektif. Hasil penelitian meliputi analisis tantangan dan kebutuhan dalam edukasi hukum syariah, strategi inovatif yang dikembangkan seperti penggunaan metode pembelajaran interaktif dan teknologi, evaluasi efektivitas strategi, integrasi teknologi dalam edukasi, dan keterlibatan masyarakat dalam proses edukasi.
Tinjauan Yuridis Tentang Peran Manusia dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia Ameliya Rasidi; Widyawati Boediningsih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4501

Abstract

This research examines the role of humans in environmental management in Indonesia from a juridical perspective. Using a normative juridical method, this study analyzes relevant legislation, particularly the 1945 Constitution, Law No. 32 of 2009, and Law No. 11 of 2020. The results show that the role of humans in environmental management has been comprehensively regulated, including social supervision, providing suggestions and opinions, and submitting information and reports. Despite regulatory changes, the basic principles of community participation are maintained. Active human participation has positive impacts, including increased transparency, equal partnerships, and strengthened sense of responsibility. However, its implementation still faces obstacles such as cultural, educational, and economic factors. This study concludes that the human role is crucial in maintaining environmental balance and recommends enhancing education and strengthening community participation mechanisms.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dosen di Tangerang Selatan Asep Suherman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4502

Abstract

This study aims to examine the influence of work environment and job stress on the work productivity of lecturers in South Tangerang. The method used in this research is a quantitative method with a descriptive approach. The population of this study includes all lecturers working in higher education institutions in South Tangerang, with a sample determined using the saturation sampling technique. A total of 100 lecturers from several higher education institutions in South Tangerang were taken as samples in this study. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation, then analyzed using multiple linear regression. The results show that the work environment and job stress have a significant effect on lecturers' work productivity. The coefficient of determination (R Square) of 0.825 indicates that 82.5% of the variation in lecturers' work productivity can be explained by the variables of work environment and job stress. A good work environment, including adequate physical facilities, positive interpersonal relationships, a supportive work culture, and effective administrative support, as well as good stress management, can increase lecturers' productivity. These findings provide recommendations for educational institution managers to create a conducive work environment and effective stress management strategies to enhance lecturers' productivity.
Literasi dan Pemanfaatan Media Sosial pada Masyarakat Pesisir Desa Seraya, Karangasem, Bali Samuel Raskita Sitepu; Ida Bagus Gde Pujaastawa; Ida Bagus Oka Wedasantara
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4511

Abstract

Appropriate utilization of social media can bring positive value to human life. Awareness of this makes social media used by all groups regardless of age, economic status, and location. As seen in coastal communities in Seraya Village who are familiar with the use of social media ranging from children to adults with their respective functions and purposes. Another interesting point relates to the views of some research results that mention fishermen and coastal communities as poor communities, which contrasts with this research. This research aims to find out the process of digital literacy and the use of social media in coastal communities. The method used is qualitative in the form of ethnography of coastal communities with data collection techniques through interviews, participant observation, and literature study.
Strategi Digital Marketing pada Lembaga Kursus dan Pelatihan Vision College Yunita Sinta Amanda; Bagus Kisworo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4512

Abstract

The existence of internet technology and social media makes digital marketing strategies very important for institutions, especially courses and training institutions that have very fierce competition because of the many competitors that appear every year. This study aims to describe: 1) The implementation of digital marketing strategies at LKP Vision College, and 2) Describe the supporting factors and inhibiting factors for the success of digital marketing strategies at LKP Vision College. This research uses qualitative research methods that refer to Sugiyono's research model. In collecting data using interview techniques, observation, and documentation. then data processing using data triangulation and source triangulation. From this research, the results were obtained: 1) The Marketing model used is the Segmenting, Targeting, and Positioning (STP) model, the Search Engine Optimation (SEO) model, and the Social Media Marketing (SMM) model. 2) Then the digital marketing strategy used is the Strenght, Weakness, Opportunity, and Threats (SWOT) strategy, and the 7p Marketing mix strategy. 3) There are several factors that support the implementation of LKP Vision College's digital marketing strategy, including human resources and infrastructure. While inhibiting factors include funding and interpersonal communication
Analisis Pengaruh Hakikat Ipteks Dalam Pandangan Islam Terhadap Kepatuhan Para Pejabat Daerah Wa Ode Suharni; La Ode Muhammad Arham; Ratna Ratna; Junaid Gazalin; Oksahili Oksahili
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4513

Abstract

Di era modern, ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) berkembang dengan sangat cepat, dan perkembangan ini berdampak besar pada banyak aspek kehidupan manusia, termasuk pemerintahan. Para pejabat daerah, sebagai pemimpin lokal, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya secara optimal untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Konsep hakikat iptek sangat penting dalam Islam untuk mengarahkan tindakan dan keputusan pejabat daerah. Studi ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan fenomenologi. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang perspektif agama tentang kemajuan ipteks dan bagaimana hal itu dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip Islam. Analisis ini mencakup karya ilmiah dan beberapa situs web yang terkait dengan ipteks dan Islam. Penelitian ini menunjukkan bahwa hakikat ipteks dalam pandangan Islam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap seberapa baik para pejabat daerah mengikuti ajaran agama. Hakikat ipteks juga memainkan peran penting dalam membimbing tindakan dan keputusan mereka. Para pejabat yang memahami hakikat ipteks cenderung mengambil keputusan yang lebih bijaksana, adil, dan sesuai dengan ajaran agama. Ini menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang hakikat ipteks memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan yang lebih Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini, ada berbagai variabel yang memengaruhi tingkat kepatuhan pejabat daerah terhadap ajaran agama. Keyakinan yang kuat terhadap prinsip-prinsip agama dapat membantu pejabat membuat keputusan yang sesuai dengan agama mereka. Pendidikan agama juga penting untuk meningkatkan pemahaman pejabat tentang prinsip-prinsip agama mereka sehingga mereka dapat memperkuat komitmen mereka terhadap ajaran agama mereka.
Perlindungan Konsumen Terhadap Produk Minuman Bervitamin Yang Tidak Bersesuaian Dengan Iklan Manuel Simanjuntak; Wulan Windiarti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4517

Abstract

Seiring kemajuan tekhnologi saat ini iklan menjadi salah satu sarana yang dilakukan oleh pelaku usaha untuk memperkenalkan maupun mempromosikan suatu produknya kepada konsumen. Dengan adanya iklan konsumen akan memperoleh suatu produk dengan mudah, tetapi tidak semua produk tersebut sesuai dengan iklan yang sering muncul di layar kaca televisi maupun radio dan bahkan internet. Hal ini tak jarang membuat para konsumen merasa dirugikan atas suatu informasi produk yang dinilai memberi kesan menyesatkan atau bahkan mengelabui karena ketidak sesuaian atas produk yang diterima. Sebenarnya sangat penting sekali mengenai informasi dari produk yang diberitakan sehingga dengan begitu konsumen bisa mengetahui mutu produk tersebut, agar terwujudnya keamanan dan jaminan kualitas produk yang diiklankan. Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberikan perlindungan kepada konsumen yaitu dengan meningkatkan akses informasi tentang suatu barang dan/atau jasa serta menumbuhkan sikap jujur dan bertanggung jawab dari para pelaku usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas dan menganalisa mengenai bagaimana perlindungan hukum terhadap konsumen atas suatu produk yang tidak bersesuaian dengan iklan dan juga membahas mengenai pertanggungjawaban pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pengkajian terhadap peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal dan panduan lain yang berkaitan dengan skripsi ini.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih lemahnya kedudukan dari konsumen jika dibandingkan dengan pelaku usaha dilihat dari iklan produk yang ada. Untuk itu diharapkan menjadi pendobrak agar pelaku usaha lebih memperhatikan segala peraturan yang berlaku demi tercapainya rasa keadilan antara pelaku usaha dan konsumen.

Page 53 of 365 | Total Record : 3650