cover
Contact Name
Mahadiansar
Contact Email
mahadiansar@gmail.com
Phone
+6281267004561
Journal Mail Official
austronesia.akademika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta Gang Nila 1 No 15
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Negeri
Published by Austronesia Akademika
ISSN : 30891043     EISSN : 30890357     DOI : https://doi.org/10.69812/jpn
Jurnal Pengabdian Negeri adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Austronesia Akademika, yang berlokasi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam konteks pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Indonesia. Jurnal Pengabdian Negeri menerima berbagai jenis tulisan dalam laporan kegiatan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan isu-isu lokal dan nasional. Dengan pendekatan interdisipliner, jurnal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi substansial terhadap pengetahuan di bidang pengabdian masyarakat serta memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman antara akademisi, praktisi, dan komunitas. Setiap publikasi dalam Jurnal Pengabdian Negeri diharapkan dapat menginspirasi inovasi serta kolaborasi dalam menciptakan solusi dari tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Jurnal ini juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pembangunan dan pengembangan berkelanjutan. Melalui kegiatan publikasi ini, CV. Austronesia Akademika bertekad untuk memperkuat sinergi antara dunia akademis dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bersama.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025" : 5 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendampingan Penyusunan RKPDes Partisipatif di Desa Wangandalem Kabupaten Brebes Sanusi, Sanusi
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i3.154

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa merupakan indikator penting tata kelola yang inklusif, namun di banyak desa, termasuk Desa Wangandalem, Kabupaten Brebes, partisipasi warga dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) masih bersifat formal dan belum mencerminkan kebutuhan masyarakat secara substantif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas partisipatif masyarakat dan aparatur desa melalui pendampingan penyusunan RKPDes berbasis kolaborasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-kolaboratif dengan fasilitasi musyawarah desa, pelatihan teknis penyusunan RKPDes, pemetaan potensi desa berbasis komunitas, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan kelompok perempuan, pemuda, dan pelaku UMKM, berkurangnya dominasi elit lokal dalam forum musyawarah, serta meningkatnya akurasi data potensi desa melalui keterlibatan aktif Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD). Draft RKPDes yang dihasilkan lebih representatif dan kontekstual, mencakup prioritas baru seperti pengembangan pertanian organik, pelatihan UMKM, dan infrastruktur dasar. Kegiatan ini juga memperkuat kapasitas hukum dan teknis warga desa melalui peran akademisi sebagai fasilitator dan katalisator perubahan sosial. Kesimpulannya, model pendampingan partisipatif tidak hanya memperbaiki kualitas dokumen perencanaan desa, tetapi juga mendorong budaya musyawarah yang lebih demokratis serta berpotensi menciptakan keberlanjutan pembangunan yang berkeadilan di tingkat lokal.
Pelatihan Digital Marketing dengan Pendekatan Customer Journey bagi Generasi Muda Riu, Isma Azis; Windarsari, Wiwin Riski; Ridha, Achmad; Arif, Hery Maulana; Erwin, Erwin
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i3.163

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan produk maupun jasa, sehingga pemahaman tentang customer journey menjadi penting bagi generasi muda yang akan terjun ke dunia usaha maupun industri kreatif. Sayangnya, mahasiswa dan remaja pada umumnya masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep pengalaman pelanggan serta penggunaan tools digital marketing untuk menganalisis perilaku konsumen. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan generasi muda dalam memanfaatkan digital marketing dengan pendekatan customer journey. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu penyadaran melalui seminar mengenai tren pemasaran digital, penguatan kapasitas melalui pelatihan penggunaan tools seperti Google Analytics, Meta Ads Manager, dan Canva, serta pemberian daya melalui praktik penyusunan peta customer journey sederhana. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan remaja umum, dibagi ke dalam enam kelompok kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep customer journey, keterampilan penggunaan tools digital marketing, serta kemampuan menyusun strategi pemasaran berbasis pengalaman pelanggan. Pelatihan ini membuktikan bahwa pemahaman customer journey dapat membantu generasi muda merancang strategi pemasaran yang lebih efektif, berfokus pada kebutuhan konsumen, dan mampu meningkatkan daya saing bisnis di era digital.
Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa: Studi Kasus di SDN 02 Way Huwi Alifa, Nabila Putriyandri; Sari, Novi Kartika; Hutabarat, Stevani; Mufti, Aulia Annas; Kurnianingtyas, Erlina; Zurfi, Alfian; Sari, Devi Kurnia
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i3.164

Abstract

Sekolah Dasar Negeri 02 Way Huwi di Kabupaten Lampung Selatan menghadapi berbagai tantangan dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mulai dari keterbatasan sarana cuci tangan, rendahnya kebiasaan mencuci tangan pakai sabun, konsumsi jajanan yang tidak memenuhi standar higienitas, hingga rendahnya kesadaran pemilahan sampah. Kondisi ini menimbulkan risiko kesehatan yang serius, khususnya meningkatnya potensi penyakit berbasis lingkungan dan makanan pada siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus membentuk kebiasaan hidup sehat pada siswa melalui pendekatan edukasi yang interaktif, praktis, dan menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, penyuluhan dalam bentuk ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan menurut standar WHO, simulasi pemilahan sampah organik dan anorganik, kuis berhadiah, serta penyediaan media visual berupa poster edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan instrumen bergambar untuk menyesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Sebanyak 26 siswa dari kelas IV dan V berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan siswa dengan rata-rata kenaikan sebesar 70%, di mana siswa kelas V mencatat capaian lebih tinggi dibandingkan kelas IV. Dampak positif lain yang terlihat adalah keterampilan siswa dalam mencuci tangan dengan benar, meningkatnya kesadaran dalam memilih jajanan sehat, serta kemampuan memilah sampah sesuai jenisnya. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis praktik langsung efektif untuk meningkatkan kesadaran dan membentuk perilaku sehat berkelanjutan pada siswa sekolah dasar.
Olahraga untuk Semua: Mewujudkan Akses Universal terhadap Kegiatan Fisik di Masyarakat Sholeh, Muhammad Badrus; Sholeh, Ahmad; Aliyah, Himmatul
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i3.165

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus akses masyarakat Desa Sampang, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, terhadap pentingnya olahraga sebagai bagian integral dari kesehatan fisik, mental, dan sosial. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan fasilitas olahraga yang memadai, kendala sosial-ekonomi, serta rendahnya informasi mengenai program olahraga yang tersedia. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-methods), mengombinasikan survei kuantitatif terhadap 150 responden dengan wawancara mendalam kepada 10 peserta. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan analisis tematik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 45% responden mengalami hambatan berupa keterbatasan fasilitas, 30% terkendala faktor sosial-ekonomi, dan 25% terhambat oleh kurangnya informasi. Selain itu, hanya 40% responden yang memiliki akses mudah terhadap fasilitas olahraga, sementara 35% mengalami akses terbatas dan 25% sama sekali tidak memiliki akses. Temuan ini mengindikasikan adanya ketidaksetaraan struktural dalam distribusi sarana olahraga di pedesaan. Dari sisi preferensi, 55% responden lebih memilih olahraga berbasis komunitas karena dianggap sesuai dengan nilai sosial dan budaya gotong royong, sementara 30% lebih menyukai olahraga individu, dan 15% tidak tertarik. Kontribusi kegiatan ini tidak hanya memberikan gambaran empiris mengenai hambatan akses olahraga, tetapi juga menawarkan rekomendasi kebijakan berupa pengembangan fasilitas olahraga terjangkau melalui kolaborasi pemerintah desa, sektor swasta, dan komunitas lokal. Program olahraga berbasis komunitas direkomendasikan sebagai strategi utama karena selain meningkatkan partisipasi fisik, juga memperkuat kohesi sosial. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan implikasi praktis dan teoritis dalam mendorong pembangunan olahraga yang lebih inklusif, berkeadilan, serta selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Komunikasi Digital untuk Organisasi Siswa: Optimalisasi Media Sosial dalam Kegiatan OSIS Tulas Un, Lakna
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i3.167

Abstract

Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 2 Mranggen menghadapi kendala dalam mengelola komunikasi organisasi, khususnya pemanfaatan media sosial yang selama ini lebih banyak digunakan untuk kepentingan pribadi sehingga informasi kegiatan tidak tersampaikan secara efektif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi digital pengurus OSIS melalui optimalisasi media sosial sebagai sarana komunikasi organisasi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi produksi konten, serta pendampingan implementasi strategi komunikasi digital. Sebanyak 36 peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tahapan pre–test dan post–test untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, dari 22,2% peserta yang memahami strategi komunikasi digital sebelum pelatihan menjadi 80,5% setelah pelatihan, dengan capaian berupa kemampuan menyusun rencana konten, membuat materi visual (poster dan video pendek), serta menulis caption informatif dan persuasif. Selain itu, peserta juga mampu memanfaatkan media sosial untuk membangun citra positif organisasi di hadapan audiens internal maupun eksternal. Kesimpulan dari program ini adalah pelatihan komunikasi digital terbukti efektif membekali pengurus OSIS dengan keterampilan strategis dalam pengelolaan media sosial, yang tidak hanya meningkatkan efektivitas komunikasi organisasi, tetapi juga memperluas jangkauan informasi kegiatan dan menumbuhkan budaya literasi digital di kalangan siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5