cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@unismuh.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
muhammadmuzaini@unismuh.ac.id
Editorial Address
JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 259, Kec. Rappocini, Gunung Sari, Kota Makassar, 90221
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains
ISSN : -     EISSN : 29620171     DOI : https://doi.org/10.51574/hybrid
Core Subject : Science, Education,
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains is a journal published by the Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). The article that can be accepted for publication on Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains is in the form of research results/ literature study that related to the development of science in the scope: 1. Chemistry and or chemistry learning 2. Physics and or physics learning 3. Biology and or biology learning 4. Environmental and environmental learning 5. Integrated science and or integrated science learning. Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains is scientific journal and published since 2022. Strarting in 2022 published every March, July, dan November. The article published in Hybrid can be written either in Indonesian or in English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Evaluasi Kesesuaian Rencana Detail Tata Ruang Terhadap Deteksi Pemanfaatan Lahan Pertanian Berkelanjutan Berbasis GIS di Kecamatan Unaaha Upi, Taufik
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 2 (2025): November Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i2.4739

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan di Kecamatan Unaaha menunjukkan kecenderungan perluasan permukiman yang berpotensi tidak selaras dengan arahan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian pemanfaatan ruang terhadap RDTR berbasis analisis spasial Sistem Informasi Geografis (GIS). Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik overlay antara peta RDTR, peta penggunaan lahan eksisting/base map, serta peta Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Hasil analisis menunjukkan adanya dinamika pertumbuhan permukiman: pada 2014 luas permukiman mencapai 1.474 ha (37,75%), dan meningkat pada 2018 menjadi 2.003 ha (39,23%), atau bertambah 529 ha. Overlay RDTR–LP2B–eksisting mengindikasikan ketidaksesuaian yang dominan pada zona transisi perkotaan–pertanian, terutama pada bagian tepi kecamatan, berupa konversi/tekanan penggunaan lahan non-sesuai terhadap fungsi yang direncanakan. Studi ini juga menemukan indikasi alih fungsi pada kawasan pertanian berkelanjutan; pada basis data LP2B tercatat alih fungsi LP2B 10,8 ha (2%) dan LCP2B 14,3 ha (14,20%), serta pada hasil interpretasi spasial terdapat area LP2B yang terindikasi beralih fungsi/tertekan mencapai 94,4304 ha. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan pengendalian pemanfaatan ruang, integrasi perlindungan LP2B dalam implementasi RDTR, serta pemanfaatan monitoring berbasis GIS sebagai dukungan kebijakan penataan ruang.
Analisis Siklus Nutrien dan Produktivitas Primer pada Sistem Integrasi Tanaman-Ternak untuk Pengembangan Kawasan Edukasi Sains di Kabupaten Konawe Utara Muhamad Idham
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 2 (2025): November Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i2.4755

Abstract

Sistem integrasi tanaman-ternak menawarkan potensi ekologis yang signifikan di luar manfaat ekonominya, khususnya dalam siklus nutrien dan produktivitas primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis siklus nutrien dan memperkirakan produktivitas primer pada sistem integrasi tanaman-ternak di empat tipologi agrowisata Kabupaten Konawe Utara, serta menilai potensinya sebagai kawasan edukasi sains. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method yang menggabungkan analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk pemetaan tipologi, observasi lapangan, dan studi literatur untuk menganalisis potensi aliran nutrien (karbon, nitrogen, fosfor, kalium). Hasil penelitian mengidentifikasi empat tipologi ekologis yang berbeda: (I) Kawasan Pesisir Aluvial, (II) Perkebunan Dataran Rendah, (III) Zona Agroforestri, dan (IV) Perkebunan Dataran Tinggi. Analisis menunjukkan adanya siklus nutrien tertutup dalam sistem integrasi, di mana limbah pertanian (jerami padi, kulit kakao) dikonversi menjadi pakan ternak, dan kotoran ternak diolah menjadi pupuk organik, secara efektif mengembalikan unsur hara esensial ke tanah. Siklus ini meningkatkan efisiensi ekologis dan diperkirakan meningkatkan produktivitas primer dibandingkan sistem monokultur. Setiap tipologi memiliki karakteristik unik yang cocok sebagai laboratorium alam, memungkinkan pembelajaran tentang siklus biogeokimia, ekologi, dan pertanian berkelanjutan. Disimpulkan bahwa sistem integrasi tanaman-ternak di Konawe Utara membangun siklus nutrien yang efisien secara ekologis, sehingga menempatkan wilayah ini sebagai area potensial tinggi untuk pengembangan zona edukasi sains berbasis kearifan ekologis lokal.
ANALISIS TENTANG KESULITAN SISWA SMP DALAM MEMAHAMI KONSEP PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Shahriza, Siti; Mytra, Prima; Irfan, Hijran; Mardiana
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.4576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialamai siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam memahami konsep persamaan linear dua variable (PLDV). Metode penelitian yang digunakan Adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Persamaan linear dua variabel merupakan salah satu materi pokok dalam pembelajaran matematika SMP yang menuntut kemampuan berpikir aljabar dan pemahaman konsep secara mendalam. Kenyataannya, tidak sedikit siswa yang mengalami hambatan dalam mempelajari materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam jenis dan penyebab kesulitan yang dialami siswa SMP dalam memahami konsep persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP yang dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengorganisasi data, menginterpretasikan temuan, dan menarik kesimpulan berdasarkan pola yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa tampak pada pemahaman makna variabel, penentuan hubungan antar variabel, kesalahan dalam membentuk model matematika dari permasalahan kontekstual, serta ketidaktepatan dalam memilih dan menerapkan metode penyelesaian. Faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut antara lain lemahnya penguasaan konsep prasyarat, keterbatasan pengalaman belajar yang bermakna, dan kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang dengan menekankan pemahaman konsep, penggunaan konteks nyata, serta aktivitas yang mendorong siswa untuk berpikir dan berpartisipasi secara aktif. Kata kunci: kesulitan belajar matematika, persamaan linear dua variabel, pemahaman konsep, siswa SMP.
Analisis Tingkat Kecemasan Matematika (Math Anxiety) Pada Siswa SMP ana, mardiana_ana; Shahriza, Siti; Irfan, Hijrah; Mytra, Prima
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.4585

Abstract

Kecemasan matematika (math anxiety) merupakan masalah yang umum dialami siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dapat memengaruhi pemahaman konsep, motivasi, serta hasil belajar matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis tingkat kecemasan matematika pada siswa SMP berdasarkan temuan penelitian sebelumnya. Data diperoleh dari artikel jurnal dan karya ilmiah terkait, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan matematika siswa bervariasi dari rendah, sedang, hingga tinggi. Faktor penyebab meliputi persepsi negatif terhadap matematika, rendahnya kepercayaan diri, materi yang kompleks, situasi pembelajaran yang kurang kondusif, dan tekanan akademik. Dampak kecemasan terlihat pada kemampuan pemecahan masalah, konsentrasi, motivasi, serta prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, guru perlu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, menggunakan metode yang mendukung, dan memberikan perhatian pada kondisi psikologis siswa agar kecemasan matematika dapat diminimalkan dan proses belajar berlangsung optimal. Kata kunci: Prestasi Belajar; Siswa SMP; Kecemasan Matematika
FAKTOR PENGHAMBAT KOGNITIF DAN AFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Bila, Sal Sabila; Mytra, Prima; Astuti, Lidia
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.4586

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi pemahaman siswa terhadap konsep. Hambatan tersebut berasal dari faktor kognitif dan afektif yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penghambat kognitif dan afektif siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, analisis hasil pekerjaan siswa, dan telaah dokumen pembelajaran. Analisis data di lakukan melalui tahap reduksi,penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan kognitif meliputi kesulitan memahami konsep dasar, bahasa matematika, dan munculnya miskonsepsi, sedangkan hambatan afektif ditandai oleh sikap negatif, rendahnya motivasi, serta kecemasan terhadap matematika. Faktor guru dan lingkungan belajar turut memengaruhi munculnya hambatan tersebut. Oleh karena itu, pembelajaran matematika perlu di rancang dengan memperhatikan dukungan kognitif dan afektif agar proses belajar siswa dapat berlangsung lebih efektif
INTEGRITAS AKADEMIK DALAM ASESMEN KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA: INTEGRITAS Dian, Dian Amalyani; Mytra, Prima
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah asesmen secara umum dapat di definisikan sebagai sebuah proses yang ditempuh untuk mendapatkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan-keputusan yang berhubungan dengan para siswa, kurikulum, program- program, dan kebijakan pendidikan, metode atau instrumen pendidikan lain yang dikelola oleh suatu bidang, lembaga, organisasi atau institusi resmi yang sedang menyelenggarakan aktivitas tertentu. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research dan hasil penelitian ini menujukkan Asesmen kognitif dalam pembelajaran matematika melibatkan Upaya menilai pemahaman, penalaran, dan kemampuan berpikir matematis siswa bukan sekedar mengukur hafalan atau kemapuan hitung dasar. Dalam konteks Pendidikan matematika, asesmem tidak hanya berupa tes tertulis (paper-and-pencil) dengan jawaban tunggal, tetapi bisa juga melibatkan tugas yang menuntut pemecahan masalah, penalaran, komunikasi matematika, dan penerapan konsep ke situasi nyata.
Peran psikomotorik dalam pembelajaran matematika Satriani; Mytra, Prima
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.4545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran ranah psikomotorik dalam pembelajaran matematika serta bagaimana penerapannya berkontribusi terhadap pemahaman konsep siswa. Pembelajaran matematika yang bersifat abstrak membutuhkan dukungan aktivitas konkret agar siswa mampu menghubungkan simbol dengan pengalaman nyata. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa yang terlibat dalam pembelajaran berbasis aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan psikomotorik, seperti penggunaan alat peraga, pengukuran langsung, pembuatan model, dan manipulasi objek matematika, mampu meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi. Aktivitas tersebut juga memperkuat keterampilan sosial siswa melalui kerja kelompok dan diskusi. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala, terutama pada keterbatasan sarana, waktu pembelajaran, dan kesulitan dalam penilaian keterampilan psikomotorik. Secara keseluruhan, integrasi psikomotorik terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, sehingga perlu dikembangkan melalui pelatihan guru, penyediaan fasilitas memadai, dan perencanaan pembelajaran yang lebih terstruktur.
A PENGEMBANGAN MODUL AJAR DASAR – DASAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) POROS HORISONTAL UNTUK SKALA KECIL Prinanto, Reza Awalludin; Abdillah, Hamid; Abdillah, Ikhsanudin
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.4766

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengembangan bahan ajar yang mendukung pembelajaran vokasi teknik energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) poros horizontal skala kecil, yang selama ini minim panduan praktik dan materi terstruktur. Tujuan penelitian adalah mengembangkan modul ajar PLTB yang valid, praktis, dan layak untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan siswa SMK. Metode yang digunakan adalah pengembangan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan tahap validasi oleh ahli materi dan media. Hasil validasi menunjukkan nilai validitas rata-rata 78,13% (kategori layak) dan aspek kepraktisan modul mencapai 91,67%, menandakan modul siap digunakan dalam proses pembelajaran. Modul ini mengintegrasikan pendekatan pembelajaran konstruktif dengan aktivitas eksplorasi, praktik, dan refleksi yang mendorong siswa aktif membangun pengetahuan, sehingga meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Pembahasan fokus pada aplikasi modul yang kontekstual sesuai kondisi sekolah vokasi, memudahkan guru dalam pengajaran yang berpusat pada siswa. Kesimpulan penelitian bahwa modul ajar PLTB poros horizontal skala kecil yang dikembangkan valid, praktis, dan layak untuk pembelajaran vokasi di SMK serta berkontribusi pada peningkatan kompetensi peserta didik di bidang energi terbarukan. Kata kunci: modul ajar; pembangkit listrik tenaga bayu; energi terbarukan.