cover
Contact Name
Rizki Wahyudi
Contact Email
rizki.key@gmail.com
Phone
+6285711000715
Journal Mail Official
aguna@amikompurwokerto.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjend Pol. Soemarto No.127, Watumas, Purwanegara, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53127
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 27466558     EISSN : 2746654X     DOI : 10.35671/aguna
Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA merupakan salah satu media penyebarluasan hasil penelitian dan pemikiran yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan maupun di luar Universitas Amikom Purwokerto. Jurnal Komunikasi AGUNA diterbitkan oleh Universitas Amikom Purwokerto. Kata AGUNA berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya berguna atau bermanfaat. Merujuk pada makna AGUNA tersebut, diharapkan artikel ilmiah yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA mempunyai manfaat teoretis dan praktis bagi kalangan akademisi maupun masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi AGUNA diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli
Articles 65 Documents
ANALISIS KOMUNIKASI PERSUASIF PETUGAS LAPANGAN KELUARGA BERENCANA DALAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN ANAK Cahya Ayuda Melati; Chatia Hastasari2
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2: Juli (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i2.3446

Abstract

Pernikahan anak masih menjadi permasalahan sosial yang memerlukan penanganan serius di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, yang memiliki angka dispensasi nikah yang cukup tinggi. Kondisi tersebut mendorong Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) melaksanakan Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai risiko serta dampak pernikahan anak. Dalam pelaksanaannya, PLKB berperan sebagai komunikator yang menyampaikan pesan-pesan persuasif kepada remaja agar mampu mempertahankan usia perkawinan hingga mencapai usia ideal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi persuasif yang dilakukan PLKB Kecamatan Kandat serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan sosialisasi Program PUP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berlandaskan teori komunikasi persuasif Sumirat dan Suryana (2014) serta Teori Retorika Aristoteles. Informan penelitian terdiri atas Ketua PLKB sebagai komunikator utama dan dua siswa SMA sebagai audiens yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber serta dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLKB telah mengimplementasikan tujuh unsur komunikasi persuasif, dengan lima unsur berjalan secara optimal, sedangkan unsur pesan persuasif dan saluran komunikasi belum sepenuhnya efektif. Selain itu, penelitian menemukan tiga hambatan komunikasi, yaitu hambatan mekanis, psikologis, dan semantik, dengan hambatan semantik menjadi hambatan yang paling dominan karena penggunaan bahasa yang kurang sesuai dengan karakteristik audiens sehingga mempengaruhi pemahaman dan penerimaan pesan selama kegiatan sosialisasi.Kata kunci : Hambatan Komunikasi, Komunikasi Persuasif, Pernikahan Anak, PLKB
ANALISIS KOMUNIKASI KAMPANYE SOSIAL DAN LINGKUNGAN INFLUENCER RAISA ANDRIANA DALAM MENDUKUNG SDGS Deza Mohamad Faizal; Sudarto Sudarto; Aprilianti Pratiwi
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2: Juli (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i2.3442

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi kampanye sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh influencer Raisa Andriana melalui platform Instagram dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin besarnya peran media sosial dan tokoh masyarakat dalam menggerakkan kesadaran serta partisipasi masyarakat terhadap isu-isu kemanusiaan dan lingkungan global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif, penelitian ini mengkaji konten akun Instagram @raisa6690 serta kolaborasinya dengan @baznasindonesia dalam kampanye “Solidarity in Love” untuk Palestina, dengan mengacu pada konsep komunikasi kampanye sosial dari Kotler dan Roberto. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap unggahan visual, narasi caption, video reels, dan interaksi pengikut, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk melihat bagaimana pesan kampanye dibangun dan direspons publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Raisa berhasil menerapkan strategi komunikasi kampanye sosial melalui konten visual yang emosional, narasi personal yang menyentuh, ajakan donasi yang konkret melalui tautan Kitabisa.com, serta interaksi aktif dengan jutaan pengikutnya. Kolaborasi dengan Baznas Indonesia menciptakan ekosistem komunikasi lintas sektor yang inklusif dan turut mendukung pencapaian SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Kuat) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Keterbukaan Tujuan). Penelitian ini juga menyoroti pentingnya konsistensi dan kredibilitas etis influencer dalam menjaga kepercayaan audiens. Simpulan penelitian ini menegaskan peran strategis influencer sebagai agen perubahan yang memanfaatkan platform digital untuk membentuk kesadaran masyarakat, mengubah persepsi sosial, dan memotivasi masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam isu-isu global.Kata-kata Kunci: Kampanye Digital; Media Sosial; Instagram; pemberi pengaruh; SDGs
OPTIMALISASI PRODUKSI PODCAST DAN BERITA MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DI MEDIA ONLINE INDOPOSCO Deana Alyanabilla; Dian Nurvita Sari; Hamidi Hamidi; Abdul Basit
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2: Juli (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i2.3451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi produksi podcast dan berita dengan memanfaatkan teknologi digital pada media online Indoposco, berdasarkan teori konvergensi media yang dikemukakan oleh Henry Jenkins. Teori ini mencakup teknologi, ekonomi, budaya, sosial, dan global. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen redaksi internal (seperti direktur konten, pemimpin redaksi, dan tim kreatif) serta konsumen eksternal (Generasi Z dan Milenial), dan juga dilengkapi dengan observasi langsung serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indoposco berhasil mengoptimalkan produksinya melalui integrasi analisis berita konvensional dengan data secara real-time (Google Trends dan Google Analytics), memanfaatkan sistem penyimpanan cloud storage 'Bank Materi Liputan, menerapkan sistem multitasking bagi jurnalis, serta memperkenalkan model paket periklanan terintegrasi (bundled advertising). Meskipun langkah-langkah strategi ini menciptakan efisiensi operasional dan memenuhi kebutuhan informasi dari audiens yang beragam, proses konvergensi masih menghadapi tantangan teknis seperti folder algoritma digital dan waktu rendering video, serta masalah non-teknis seperti beban kerja yang tinggi, guncangan budaya di antara jurnalis yang dialami, dan ketidakstabilan jadwal tayang akibat verifikasi redaksi yang ketat. Kata-kata Kunci: Konvergensi Media; Keberanian Media; Berita Digital; siniar; Indoposco 
STRATEGI KOMUNIKASI PARTISIPATIF SUKARELAWAN PADA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PERKAMPUNGAN SOSIAL PINGIT YOGYAKARTA Theresia Verani Peregrina; Chatia Hastasari
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2: Juli (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i2.3443

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi relawan partisipatif dalam program pemberdayaan masyarakat di Perkampungan Sosial Pingit (PSP), Yogyakarta, sebuah entitas pelayanan sosial berbasis komunitas yang telah bertahan hampir enam dekade tanpa ditopang struktur program formal maupun pendanaan tetap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam terhadap enam narasumber yang meliputi sukarelawan, frater pendamping, dan warga dampingan, dilengkapi observasi nonpartisipan serta studi dokumen pada akun Instagram @pingit_berbagi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, sedangkan analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan adalah teori komunikasi partisipatif Servaes (2002) dan model lingkaran perencanaan komunikasi Cangara (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi sukarelawan PSP secara konsisten memenuhi empat indikator komunikasi partisipatif, yaitu heteroglasia yang diwujudkan melalui penyesuaian peran komunikator terhadap keberagaman komunitas; dialogis yang dibangun melalui kehadiran proaktif dan rutin sebagai fondasi kepercayaan; poliponi yang terwujud dalam musyawarah mingguan yang mengakomodasi berbagai suara tanpa menyeragamkannya; dan karnaval yang menciptakan ruang partisipasi informal dan menyenangkan bagi anak-anak maupun warga dewasa. Selain itu, ditemukan bahwa keempat indikator tersebut ditopang oleh kerangka pedagogi Ignatian, yaitu persiapan, aksi, dan evaluasi/refleksi, yang secara struktural selaras dengan keenam tahap model lingkaran perencanaan komunikasi Cangara, dengan evaluasi formatif mingguan sebagai penggerak utama keinginan siklus komunikasi partisipatif tersebut.Kata Kunci: Komunikasi partisipatif; pedagogi Ignatian; pemberdayaan masyarakat; Perkampungan Sosial Pingit; berpartisipasi.
REPRESENTASI KONSTRUKSI REALITAS KARAKTER HAN SORA DALAM FILM FOLLOWING (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Rizqina Rachmania; Dian Nurvita Sari; Megi Primagara; Hamidi Hamidi
AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2: Juli (2026)
Publisher : AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/aguna.v7i2.3452

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena manipulasi identitas di media sosial yang mewajibkan batas antara fakta dan citra. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis representasi konstruksi realitas pada karakter Han Sora dalam film Following (2024). Tujuan penelitian ini adalah untuk membedah mekanisme naratif dan sinematik yang digunakan subjek dalam membangun identitas artifisial, serta dampaknya terhadap krisis identitas individu di era post-truth . Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes dan teori konstruksi realitas sosial dari Peter L. Berger serta Burhan Bungin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi realistis Han Sora dibangun secara sistematis melalui integrasi elemen naratif berupa manipulasi bahasa "transparansi" dan elemen sinematik seperti digital overlay dokumen administrasi serta rekayasa mise-en-scène yang menciptakan mitos transparansi digital. Melalui mekanisme massa media, fabrikasi ini menciptakan perasaan menyata ( sense of the real ) dan konfirmasi kolektif dari masyarakat siber, yang pada akhirnya melahirkan kondisi hiperrealitas. Penemuan penting dalam penelitian ini menunjukkan bahwa proses dialektika realitas yang awalnya bertujuan untuk validasi sosial berakhir pada tahap internalisasi yang destruktif, di mana subjek mengalami keterasingan diri dan terjebak dalam penjara kesadaran yang tercipta sendiri akibat dorongan deprivasi psikologis relatif dalam budaya siber. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi media masyarakat agar lebih kritis terhadap tanda visual digital.Kata-kata Kunci: Konstruksi Realitas, Semiotika, Film, Hiperrealitas, Post-Truth