cover
Contact Name
Fata Nidaul Khasanah
Contact Email
lppmp@ubharajaya.ac.id
Phone
+6282213474441
Journal Mail Official
edukarya@ubharajaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan No.81, Marga Mulya, Kec. Bekasi Utara, Kota Bks, Jawa Barat 17143
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Educational Journal of Bhayangkara (EDUKARYA)
ISSN : -     EISSN : 27223051     DOI : https://doi.org/10.31599/674yqx53
Core Subject : Education,
Jurnal Edukarya mempublikasikan artikel dengan Fokus dan Ruang Lingkup pada bidang ilmu yang telah dikaji secara empiris dan teori. Adapun Fokus dan Ruang Lingkup penelitian pada: Inovasi Belajar dan Pembelajaran di SD Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan di SD Kompetensi Pendidik di SD Pengembangan Perangkat Pembelajaran di SD Analisis Kebijakan di SD Beserta ilmu lain yang berhubungan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA FUN THINKERS BOOKSEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKN TEMA INDAHNYA PERSATUAN DAN KESATUAN NEGERIKU DI KELAS IV SD NEGERI PEMANGGILAN Febri Eka Darma; Yulia siska; Deri ciciria
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/pgj3ad11

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran Fun Thinkers Book pada tema indahnya persatuan dan kesatuan negeriku di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang digunakan untuk menghasilkan produk dan menguji kelayakan media Fun Thinkers Book. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang dilakukan dengan tiga tahap yaitu 1) tahap analisis yang terdiri atas analisis kurikulum, analisis kebutuhan, dan analisis materi; 2) tahap desain yaitu merancang media pembelajaran Fun Thinkers Book dengan menggunakan aplikasi Canva; 3) tahap pengembangan yaitu mengembangkan media Fun Thinkers Book pada tema indahnya persatuan dan kesatuan negeriku di kelas V sekolah dasar yang kemudian di cetak dan dilakukannya pengujian. Selain itu peneliti juga menyusun instrument penelitian berupa pretest, posttest dan lembar validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Fun Thinkers Book memenuhi kriteria sangat layak hal ini tercermin dari hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media mendapat skor 97,6%, ahli materi mendapat skor 91,6% dan ahli bahasa mendapat skor 90% dimana ketiganya masuk dalam kategori “sangat layak”. Selain itu dari hasil perhitungan N-Gain diperoleh nilai 79,38% yang tergolong dalam kategori "Tinggi", hal ini merepresentasikan penggunaan media Fun Thinkers Book memiliki efektivitas yang baik dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa terhadap materi persatuan dan kesatuan.
IMPLEMENTASI SEMBOYAN BHINEKA TUNGGAL IKA DI KALANGAN PELAJAR Alfina Zayyida; Novela Safitri; Nada Nailil Farah; Izzatissyarifa; Muhammad Fikri Abdun Nasir
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jhvm3449

Abstract

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menegaskan persatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia. Dalam ranah pendidikan, penguatan nilai kebinekaan menjadi hal yang esensial, namun pelaksanaannya di kalangan pelajar masih menghadapi sejumlah tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman pelajar terhadap makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika serta mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kebinekaan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pelajar dan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada jenjang pendidikan menengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar telah memiliki pemahaman dasar mengenai Bhinneka Tunggal Ika sebagai prinsip persatuan yang menjunjung tinggi toleransi dan sikap saling menghargai. Meskipun demikian, pemahaman tersebut belum sepenuhnya merata, karena masih terdapat pelajar yang memaknai semboyan tersebut secara terbatas pada tataran simbolik. Implementasi nilai Bhinneka Tunggal Ika di sekolah tampak melalui kegiatan pembelajaran kolaboratif, pola interaksi sosial yang inklusif, serta keterlibatan pelajar dalam berbagai kegiatan sekolah tanpa pembedaan latar belakang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pembelajaran yang bersifat kontekstual dan reflektif masih diperlukan agar nilai kebinekaan dapat diinternalisasi secara lebih mendalam dan berkelanjutan dalam kehidupan pelajar.
IMPLEMENTASI WORDWALL BERBASIS SASTRA ANAK: INOVASI MENYENANGKAN UNTUK EVALUASI PEMBELAJARAN TEMA ATURAN KESELAMATAN DI RUMAH Amelia, Decenni; Zahiroh, Najma
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/2q5f7j11

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar memerlukan media evaluasi yang inovatif agar mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik, khususnya pada materi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Wordwall berbasis sastra anak sebagai inovasi evaluasi pembelajaran pada Tema Aturan Keselamatan di Rumah di kelas II SDN Bojong Rawalumbu 1. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas II. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran dan evaluasi berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall berbasis sastra anak mampu menciptakan suasana evaluasi yang lebih interaktif, menyenangkan, dan kontekstual. Integrasi unsur sastra anak berupa cerita pendek dan permainan kata meningkatkan antusiasme, partisipasi aktif, serta fokus siswa dalam mengikuti evaluasi pembelajaran. Selain itu, guru merasa terbantu dalam proses evaluasi dan pemberian umpan balik kepada siswa. Dengan demikian, Wordwall berbasis sastra anak dapat dijadikan alternatif media evaluasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat belajar, literasi, dan penguatan karakter siswa sekolah dasar.
SUMBER BELAJAR BERBASIS TANAMAN HIJAU UNTUK PEMAHAMAN KONSEP BELAJAR IPAS hafizh A, Azzam; Nurfazriah, Rahmalia; Zahra Ramadhani, Mutiara; Maria Dewi, Sinta
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/zvg31w93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan sumber belajar berbasis tanaman hijau dalam mendukung pemahaman konsep pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengkaji berbagai studi yang membahas tentang pemanfaatan tanaman hijau sebagai media pembelajaran, serta dampaknya terhadap pemahaman konsep dalam IPAS. Sumber belajar berbasis tanaman hijau diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa, merangsang rasa ingin tahu, dan memfasilitasi pemahaman konsep-konsep yang terkait dengan kehidupan sehari-hari, seperti ekosistem, keberlanjutan, dan interaksi antara manusia dengan lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumber belajar berbasis tanaman hijau dapat meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan, memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, dan memperkaya pembelajaran dengan pendekatan yang lebih interaktif.