cover
Contact Name
Fata Nidaul Khasanah
Contact Email
lppmp@ubharajaya.ac.id
Phone
+6282213474441
Journal Mail Official
edukarya@ubharajaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan No.81, Marga Mulya, Kec. Bekasi Utara, Kota Bks, Jawa Barat 17143
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Educational Journal of Bhayangkara (EDUKARYA)
ISSN : -     EISSN : 27223051     DOI : https://doi.org/10.31599/674yqx53
Core Subject : Education,
Jurnal Edukarya mempublikasikan artikel dengan Fokus dan Ruang Lingkup pada bidang ilmu yang telah dikaji secara empiris dan teori. Adapun Fokus dan Ruang Lingkup penelitian pada: Inovasi Belajar dan Pembelajaran di SD Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan di SD Kompetensi Pendidik di SD Pengembangan Perangkat Pembelajaran di SD Analisis Kebijakan di SD Beserta ilmu lain yang berhubungan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Melalui Model Make A Match Pada Peserta Didik Nurhayati, Dika; Setyawati, Dwi; Anggraeni Maharbid, Dian
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/3vr7q397

Abstract

Rendahnya prestasi matematika siswa kelas III di SD Negeri Ngajaran 03 merupakan akibat dari metode mengajar guru yang monoton. Padahal pelajaran matematika sangat penting bagi kehidupan sehari- hari, khususnya bagi siswa, sehingga guru harus berinovasi dengan memasukkan metode pembelajaran “Make a Match” ke dalam pembelajaran mata pelajaran Matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang rendah. Jenis penelitian ini dibagi menjadi 2 siklus. Setiap siklus yang diteliti meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai siswa yang mencapai KKM lebih dari 65; khusus pada Pra-Siklus, diketahui nilai dari 29 siswa yang tuntas dalam pembelajaran sebanyak 10 siswa (34,5%) dan yang tidak tuntas sebanyak 19 siswa (65,5%), dengan nilai rata-rata 57,93. Pada Siklus I, 15 siswa (52,5%) yang tuntas dalam pembelajaran dan 19 siswa (65,5%), dengan nilai rata-rata 57,93. Pada Siklus II, 15 siswa (52,5%) yang tidak tuntas dalam pembelajaran dan 19 siswa (65,5%), dengan nilai rata-rata 57,93. Pada Siklus I, 15 siswa (52%) yang tuntas belajar, berbanding dengan 14 siswa (48%) dengan nilai 63,96 yang belum tuntas. Siklus II terjadi peningkatan hingga 26 siswa (90%) yang tuntas belajar, sedangkan yang tidak tuntas hanya 3 siswa (10%) dengan nilai 73,96. Atas dasar hasil pengamatan, evaluasi, dan revisi pada setiap pelaksanaan tindakan kelas, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model “Make a Match” dapat meningkatkan kemampuan pemecahan soal pecahan pada siswa SD Negeri Ngajaran 03
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Media Gambar Rennawati; Anggraeni Maharbid, Dian
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/2w06bc64

Abstract

Masalah yang dibahas dalam ulasan ini adalah bagaimana untuk lebih mengembangkan hasil belajar siswa kelas VI dalam ujian persahabatan dengan memanfaatkan media gambar. Alasan kajian ini adalah untuk lebih mengembangkan hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan (IPS) tentang ASEAN dengan memanfaatkan media gambar. Sumber informasi kajian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Birem Rayeuk Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur dengan jumlah siswa 19 orang. Pada saat penjajakan diarahkan pada semester 2 tahun pelajaran 2022/2023. Eksplorasi diarahkan untuk 2 siklus. Informasi yang dikumpulkan adalah informasi kuantitatif dan subyektif. Informasi kuantitatif adalah informasi yang diperoleh dari hasil tesperkembangan pada setiap siklus. Informasi yang diperoleh kemudian dibicarakan dengan aturan-aturan kemajuan untuk menentukan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh pada pra siklus hanya 7 siswa (36,84%) yang mendapat nilai di atas KKM. Siklus I bertambah menjadi 17 siswa (89,47%). Sedangkan pada siklus II bertambah menjadi 19 siswa (100 persen). Akhir dari penelitian perbaikan pembelajaran dengan memanfaatkan media gambar dapat lebih mengembangkan hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan (IPS).
Kemampuan Menulis Permulaan Siswa SD Pada Masa Pandemi Covid-19 Aprillia Ayuningtyas, Dinda; Suharjuddin
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/m76xeq28

Abstract

Pada observasi yang sudah dilakukan oleh peneliti, peneliti memilih permasalahan tentang kesulitan menulis permulaan padasiswa kelas IIIC di SDN Harapan Baru II, menulis permulaan dianggap akan menjadi dasar dalam peningkatan dan pengembangan kemampuan siswa pada jenjang selanjutnya, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mencari tau kesulitan yang dialami siswa dan mencari tau faktor faktor penyebab siswa mengalami kesulitan menulis permulan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini dalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dimana peneliti ingin mengetahui kesulitan menulis yang ada pada siswa kelas III C dan peneliti ingin mengetahui faktor yang menyebabkan kesulitan dalam menulis. Penelitian ini dapat digunakan untuk melihat faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan menulis permulaan sehingga guru dapat melihat apa saja kesulitan yang dialami siswa dan memperbaiki hasil tulisan siswa.
Kreativitas Guru Di Era Vuca : Literatur Review Secara Sistematis Dan Analisis Bibliometric Mulyoto; Madhakomala; Rugaiyah
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/dxmf3538

Abstract

Guru yang kreatif mampu menghasilkan metode pengajaran yang fleksibel, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan siswa, mempersiapkan mereka untuk menghadapi lingkungan yang tidak pasti dan tidak stabil. Kreativitas guru juga memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan analitis, serta keterampilan kolaboratif dan komunikasi. Tujuan dari tinjauan literatur secara sistematik ini untuk mengulas hasil penelitian yang terkait dengan topik kreativitas guru. Protokol tinjauan sistematis dirancang dan diimplementasikan dalam prosedur pencarian literatur sistematis yang dilakukan di tiga platform yaitu Sciencedirect, Emerald dan Springer Link yang berupa basis data elektronik. Protokol seleksi literatur menggunakan metode PRISMA. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penelitian lima tahun terakhir tentang kreativitas guru adalah terkait dengan Teknologi, STEAM, Efikasi diri, lingkungan pendidikan, disposisi kreatif, berfikir kreatif, motivasi dan minat siswa. Agar tercipta guru yang kreatif dalam mengajar perlu kerjasama semua pihak pihak guru harus mau membuka diri mengikuti perkembangan teknologi, serta pihak pimpinan lembaga pendidikan harus mampu menciptakan lingkungan yang kreatif dan inovatif sehingga guru dapat mengembangkan kreativitas mereka dengan penuh percaya diri sehingga dapat secara efektif menciptakan pengalaman belajar yang menantang dan inovatif bagi siswa.
Management of Time Resources in Madrasahs to Increase Work Productivity and Effectiveness: Literature Review Khanali, Ahmad; Madhakomala, R; Rugaiyah
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/zcccr348

Abstract

This research is a literature review that aims to understand the practice of managing time resources in Madrasas and the factors that influence it. By collecting data from various sources, this research resulted in a better understanding of the practice of managing time resources in Madrasas, as well as the factors that influence these practices, such as competence, motivation, work environment, and organizational support. This research provides a better understanding for practitioners, especially teachers in Madrasahs, to understand the factors that influence their practice of managing their time resources and develop effective strategies to increase work productivity and effectiveness. Although this research does not produce novelty directly, it provides a strong basis for further research to develop models or strategies that are more effective in managing time resources in Madrasahs. This research is expected to make a positive contribution to the development of time resource management practices in Madrasas.
Optimalisasi Peran Kepala Raudhatul Athfal Dalam Meningkatkan Kompetensi Professional Guru Berbasis Aplikasi Literasi Digital Mardiyah, Dede; Madhakomala, R; Rugaiyah
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/fmapsc91

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji optimalisasi peran kepala Raudhatul Athfal dalam meningkatkan kompetensi profesional guru berbasis aplikasi literasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengumpulkan data dari berbagai jurnal dan artikel terkait topik ini. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa kepala Raudhatul Athfal memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi profesional guru melalui pemanfaatan aplikasi literasi digital. Kepala Raudhatul Athfal dapat mengoptimalkan perannya melalui pembinaan, pelatihan, dan pengawasan terhadap penggunaan aplikasi literasi digital oleh guruguru di bawah pengawasannya. Kepala Raudhatul Athfal juga dapat berperan sebagai fasilitator untuk menghubungkan guru dengan pelatihan atau sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka dalam menggunakan aplikasi literasi digital. Oleh karena itu, kepala Raudhatul Athfal harus memahami pentingnya aplikasi literasi digital dan memberikan perhatian yang cukup terhadap perannya dalam meningkatkan kompetensi profesional guru. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan panduan bagi kepala Raudhatul Athfal dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dan penggunaan aplikasi literasi digital di Raudhatul Athfal.
Kebijakan dan Strategi Pengembangan IPTEK dalam Pendidikan Arjul, Muhammad; Madhakomala, R; Rugaiyah
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/qrvza421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seperti apa kebijakan IPTEK Indonesia, strategi apa yang dikembangkan, apa saja problem utama IPTEK nasional kita, serta apa solusi yang tepat. Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriprif dan menelisik kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Indonesia, dimulai dari strategi yang dikembangkan, problem utama IPTEK nasional, dan solusinya. Dinamika kebijakan IPTEK dan inovasi Indonesia bertranformasi dalam lima era, pertama adalah era peletak dasar dan perintis sistem IPTEK dan inovasi (1945-1966), kedua adalah era pengembangan proyek industri strategis nasional (1966-1998), ketiga adalah era penataan kembali sistem nasional penelitian, pengembangan, dan penerapan IPTEK (1998-2004), keempat adalah era membangkitkan sistem inovasi nasional (2004-2014), hingga era kelima yakniintegrasi sistem nasional riset dan inovasi (2015-2024). Pada era kelima ini, dibentuk Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dengan berbagai kebijakan dan langkah strategis, dengan harapan dapat mengejar ketertinggalan sekaligus menjawab berbagai problema utama yang ada. Adapun hasil temuan adalah pengembangan IPTEK Nasional harus dilihat secara holistik, mulai dari SDM, infrastruktur, tata kelola, anggaran, kebijakan, ekosistem penelitian dan inovasi, dan kesiapan dalam knowledge base economy Beberapa langkah solutif pun ditempuh. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa penguatan peran IPTEK membutuhkan komitmen jangka panjang dengan alokasi sumber daya memadai karena tanpa dukungan kelembagaan IPTEK yang baik dan berkualitas, beberapa problem IPTEK yang dihadapi Indonesia akan sulit diselesaikan.
Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Perspektif Neurosains: Tinjauan Sistematis Dan Meta Analisis Sai’in; Rugaiyah; Madhakomala, R
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/11vfzk58

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah tinjauan sistematis dari literatur yang membahas mengenai kompetensi pedagogik guru dalam perspektif neurosains. Tinjauan sistematis dilakukan untuk memperdalam pengetahuan, mengetahui hasil penelitian terdahulu, dan memperjelas masalah penelitian dalam konteks kompetensi pedagogik. Guru dalam proses pembelajaran belum secara menyeluruh menggunakan pendekatan Neurosains. Tinjauan sistematis dilakukan dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). PRISMA membantu para penulis dan peneliti dalam menyusun sebuah systematic review dimana berisikan panduan item apa saja yang harus ada dalam sebuah artikel. Literatur yang dikumpulkan berasal dari artikel yang terbit pada tahun 2018 sampai dengan 2023. Berdasarkan hasil dari membaca keseluruhan isi teks, terdapat 19 yang dijadikan sebagai artikel terpilih. Penelitian ini berusaha melakukan studi literatur mengenai kompetensi pedagogik guru dalam perspektif neurosains.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Tri Kurniawan, Agung; Resti Valentina Sani, Feby; Jamaludin, Ujang
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/13r0pe65

Abstract

Literasi di Indonesia masih relatif sangat rendah oleh karena itu, pemerintah mencanangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan tujuan agar masyarakat Indonesia menjadi literat sepanjang masa. Sesuai dengan tujuan yang terkandung dalam Permendikbud No. 23 Tahun 2015. Dimana jika melihat tujuan yang tertuang dalam peraturan tentunya kita sebagai warga negara ikut mensukseskan dengan merealisasikan harapan dan upaya yang coba di buat oleh pemerintah itu sendiri. Gerakan literasi sekolah ini jika dilakukan oleh semua pihak yang berkaitan dengan pendidikan bukan tidak mungkin masyarakat Indonesia akan menjadi masyarakat dengan budaya literasi yang tinggi. Oleh karena itu tentu dalam hal ini peserta didiklah objek utama dalam program ini karena peserta didiklah yang akan meneruskan estafet kehidupan di masyarakat kelak. Hal ini memungkinkan siswa untuk meningkatkan minat belajarnya, karena Panduan GLS sendiri yang menyenangkan dan bersahabat dengan siswa menyatakan bahwa tujuan untuk menumbuhkan semangat belajar pada warganya, menunjukkan (empati, peduli dan menghargai) dan mendorong semua warga negara. Semangat belajar serta keingintahuan akan kecintaan terhadap pengetahuan memungkinkan warga untuk berkomunikasi dan mempengaruhi lingkungan sosial dan memungkinkan partisipasi semua anak sekolah dan lingkungan eksternal di sekolah dasar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil dari proses implementasi gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di SDN Ciwaktu. Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan dalam pengumpulan data peneliti menggunakan triangulasi (wawancara, observasi/pengamatan, dokumentasi) ketiga jenis pengumpulan data tersebut digunakan agar data yang diperoleh valid dengan dibuktikan oleh ketiganya. Sedangkan, dalam pengolahan data sendiri peneliti menggunakan jenis model analisis Miles dan Huberman.
Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran Percakapan Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Berasrama Dariyanto; Awiria
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/4s1fgr53

Abstract

Integrasi nilai-nilai pendidikan karakter tidak hanya dikaitkan dengan mata pelajaran yang berkaitan langsung dengan norma, moral dan budi pekerti. Setiap mata pelajaran yang dipelajari siswa di sekolah sudah semestinya mengarah pada pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter dalam pembelajaran percakapan bahasa Inggris (English Morning Conversation) di MI Al-Multazam, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Menumbuhkan, menanamkan, dan mengembangkan pendidikan karakter pada program percakapan bahasa Inggris menjadi target penelitian dengan wawancara dan pengamatan yang seksama. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) kegiatan percakapan bahasa Inggris yang terprogram memfasilitasi siswa untuk pengalaman bermakna untuk mampu mengekspresikan bahasa Inggris secara langsung dengan teman, 2) siswa memiliki keberanian untuk menyampaikan bahasa Inggris dari dasar pengetahuan kosakata (vocabulary knowledge) dan ungkapanungkapan bahasa Inggris (greeting, self introduction, daily activity dan talking about objects ), 3) pendidikan karakter pada pembelajaran percakapan bahasa Inggris: siswa-siswa berani, bersahabat, ingin rasa tahu, saling membantu, peduli dan berjiwa sosial.