cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+6287762810471
Journal Mail Official
manage@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49. Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage
ISSN : 27216608     EISSN : 27978451     DOI : https://doi.org/10.32528/manage
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage adalah publikasi yang dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember dengan Nomor p-ISSN: 2721-6608 dan e-ISSN: 2797-8451. Jurnal pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menampung gagasan, telaah dan kajian dan juga informasi tentang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bidang kajian yang dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat ini meliputi bidang Ekonomi dan Bisnis dengan Scope: Sumber Daya Manusia, Pemasaran / Digital Marketing, Keuangan, Operasional, Akuntansi, Perpajakan, Enterpreneur. Proses penerbitan jurnal pengabdian masyarakat ini bersifat ilmiah yang dapat dikemas dalam bentuk hasil penerapan ilmu pegetahuan dan teknologi kepada masyarakat dari kalangan ahli, akademisi maupun praktisi. Jurnal pengabdian ini diterbitkan setiap enam bulan sekali. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage ini diterbitkan setiap bulan februari dan Agustus
Articles 100 Documents
Pendampingan Manajemen Usaha Dalam Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung Sebagai Media Budidaya Jamur di Desa Sukokerto Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso Pawestri Winahyu; Ira Puspitadewi Samsuryaningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu inovasi dalam penggunaan limbah pertanian adalah budidaya jamur dengan memanfaatkan bonggol jagung sebagai medianya. Bonggol jagung merupakan bagian yang tersisa dari biji jagung setelah dipanen. Limbah hasil pertanian yang dihasilkan dapat memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi apabila dikelola dengan cara yang tepat. Setelah masa panen, jagung akan menyisakan limbah berupa bonggol jagung. Desa Sukokerto merupakan salah satu desa di Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso yang mayoritas masyarakatnya mempunyai mata pencaharian sebagai petani. Jagung merupakan komoditas utama yang banyak diusahakan oleh petani di Desa Sukokerto. Oleh sebab itu, mitra pada program pengabdian masyarakat ini memanfaatkan limbah bonggol jagung sebagai media budidaya jamur sebagai langkah inovatif yang mendukung praktik pertanian berkelanjutan, mengurangi limbah, dan meningkatkan keuntungan ekonomi. Akan tetapi, berdasarkan analisis situasi pada usaha budidaya jamur bonggol jagung terdapat masalah yang dihadapi oleh mitra, diantaranya: (1) secara etika hukum bisnis, usaha budidaya jamur bonggol jagung belum memiliki legalitas maupun nama usaha. Sehingga syarat utama sebuah usaha agar bisa berkembang masih belum terpenuhi; (2) belum melakukan manajemen usaha (seperti: pencatatan pemasukan dan pengeluranproduksi dan penjualan); (3) manajemen pemasaran yang masih menggunakan cara tradisonal dengan hanya menunggu pesanan dari konsumen perseorangan maupun dijual di pasar terdekat. Sehingga solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikanpermasalahan yang dihadapi mitra berdasarkan dengan prioritas permasalahan adalah sebagai berikut: (a) pendampingan dan transfer informasi dan pengetahuan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pembuatan logo usaha; (b) pembekalan manajemen usaha; serta (c) pendampingan pemasaran produk.
Optimalisasi Daya Saing UMKM Bu Asih dengan Penerapan Teknologi dan Pembaruan Packaging Produk Serta Membangun Komunikasi Pemasaran yang Efektif Ahmad Izzudin; Tatit Diansari Reskiputri; Yohanes Gunawan Wibowo; Nursaidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i2.3132

Abstract

UMKM Bu Asih merupakan unit usaha yang berada di desa panti dan beroperasi dejak 2011. Usaha bu asih ini memiliki beberapa kendala/masalah dalam bisnisnya sehingga usahanya masih belum berkembang, berikut ini masalah yang dihadapi, masih menggunakan peralatan produksi yang tradisional dan belum bisa menghasilkan produk yang bagus, packaging yang masih sederhana, serta pemilik yang masih belum bisa mengoptimalkan sosial media dan e commerce untuk membangun komunikasi efektif dengan target konsumen. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yg dilaksanakan dengan metode pendampingan, pembimbingan dan pemberian peralatan modern, maka UMKM Bu Asih bisa memproduksi produk yang lebih renyah, tahan lama dan memiliki varian rasa, serta memiliki packaging yang baru. Selain kemajuan tersebut, pemilik UMKM Bu Asih juga sudah bisa mengoperasionalkan tiktok untuk promosi dan menjalin komunikasi efektif dengan konsumen, pemilik juga diajari tentang penggunaan e commerce shoope untuk mejual produk keripiknya.
Pendampingan Praktik Wirausaha Guna Menumbuhkan Kemandirian Pada Siswa SB Pelita ilmu Kuala Lumpur - Malaysia. Trias Setyowati; Maheni Ika Sari; Fefi Nurdiana Wijayanti; Jekti Rahayu; Tina Destiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Praktik Kewirausahaan pada siswa SB Pelita Ilmu di Kuala Lumpur Malaysia, sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada  masyarakat Internasional  ini memiliki tujuan adalah untuk membangun dan menguatkan nilai-nilai jiwa berwirausaha dan kemadirian  sejak dini, upaya ini dilakukan melalui praktik berwirausaha kepada peserta didik. Praktik Wirausaha dijalankan dengan membuka  kedai yang berbeda dari kedai/kedai sekolah pada umumnya, pada kedai kejujuran tidak ada pelayanan jual beli, peserta didik        saat melakukan  pembelian di kedai atau kantin mereka  melayani dirinya sendiri, hal ini dilakukan guna melatih kemadirian dari para siswa dan merupakan bagian upaya menanamkan nilai kejujuran di kalangan siswa sanggar bimbingan (SB) Pelita ilmu Malaysia,  ini akan   memberikan dampak pada sifat jujur peserta didik yakni kejujuran ketika berbicara, jujur ketika bermuamalah, jujur ketika berjanji dan juga menumbuhkan sifat kemandirian dalam mengelola keuangan yang dimiliki siswa. Melalui kegiatan praktik wirausaha melalui usaha “Kedai Kejujuran” pihak sanggar bimbingan sangat mendukung sepenuhnya dengan adanya kedai kejujuran ini. Menanamkan pendidikan akhlak dan kemandirian sejak dini, diperlukan sarana dan media yang tepat dalam rangka mentransformasikan pendidikan wirausaha tersebut kepada anak didik. Salah satu sarana yang dapat digunakan untuk mengajarkan dan membiasakan kejujuran dan kemandirian  kepada anak didik adalah melalui penerapan praktik wirausaha melalui aktifitas kedai kejujuran.
Mewujudkan Kemandirian Finansial Melalui Pelatihan Penghitungan Investasi Produk Bsi Cicil Emas Pada Pengurus Pemuda Muhammadiyah Cabang Gumelar Jember Dimas Herliandis Shodiqin; Rusdiyanto; Muhammad Syafi’i
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada era modern sekarang ini adalah bagaimana mengatur keuangan sekiranya masih bisa disisihkan untuk tabungan dimasa yang akan datang, tabungan tersebut yang biasa kita sebut dengan investasi. Investasi emas bisa dalam bentuk emas batangan, koin emas, surat berharga ataupun bisa juga dalam bentuk emas perhiasan. Investasi emas merupakan media investasi yang paling banyak diminati di Indonesia, hal ini dikarenakan emas bersifat likuid atau mudah untuk diperjual belikan. Emas juga bisa dijadikan media untuk menyimpan kekayaan yang bebas akan pajak dan inflasi, emas juga bersifat capita gain, artinya bisa menguntungkan dalam jangka panjang. Untuk mendapatkan emas kita bisa membelinya secara tunai ataupun bisa dengan cara dicicil melalui lembaga keuangan salah satunya di Bank Syariah Indonesia. Investasi dengan model cicil emas perlu memahami perhitungannya, baik perhitungan keuntungan dimasa akan datang, perhitungan jual dan belinya ataupun perhitungan cicilan perbulannya. Hal yang demikian terkadang jarang dipahami oleh nasabah sehingga terkadang ada miskomunikasi antara bank dengan nasabah. Maka dari itu, perlu kiranya lembaga keuangan Syariah bersinergi dengan para stakeholder baik dari pemerintah, kalangan akademisi, praktisi serta organisasi berasas ekonomi Syariah untuk berkerjasama dalam mensosialisasikan serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang produk BSI Cicil Emas, sehingga produk ini bisa menjadi pilihan tepat bagi nasabah untuk media investasi dimasa yang akan datang. Solusi, membantu dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat khususnya kepada generasi muda para pengurus Pemuda Muhammadiyah cabang Gumelar tentang perhitungan investasi emas dengan model pembelian dengan cicilan dengan harapan bisa menjadi tambahan refrensi untuk berinvestasi secara tepat dan aman. Target luaran dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pemahaman khususnya bagi para Pengurus Pemuda Muhammadiyah Cabang Gumelar tentang investasi emas dengan produk BSI cicil Emas. Hasil dari kegiatan ini kami dokumentasikan dalam bentuk artikel pada jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, Universitas Muhammadiyah Jember. Rencana kegiatan yang akan kami lakukan adalah bersifat off line, artinya langsung melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para anggota Pengurus Pemuda Muhammadiyah Cabang Gumelar Jember tentang perhitungan investasi pada produk BSI Cicil Emas.
Strategi Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Literasi Finansial dan Urban Farming di PCA Moyudan Suryandari, Erni; Hafiez Sofyani; Evy Rahman Utami; Dara Alifa Fajriati Thamrin; Rizka Amalia; Mufti Alam Adha; Alek Murtin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i1.3742

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga di lingkungan PCA Aisyiyah Moyudan melalui dua pendekatan utama, yaitu edukasi literasi keuangan rumah tangga dan pelatihan pemanfaatan pekarangan (urban farming) berbasis prinsip keberlanjutan. Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 1 (penghapusan kemiskinan), poin 2 (mengakhiri kelaparan), dan poin 8 (pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan layak). Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap utama: (1) persiapan, yang meliputi Focus Group Discussion (FGD) untuk identifikasi kebutuhan mitra dan penyusunan materi pelatihan; (2) pelaksanaan, berupa workshop literasi keuangan dan pelatihan urban farming dengan media tanam dari barang bekas seperti galon; dan (3) evaluasi, melalui pre-post test, observasi lapangan, serta survei kepuasan peserta. Pendampingan berkelanjutan dilakukan untuk memastikan materi yang diberikan dapat diimplementasikan secara konsisten. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan dan pencatatan keuangan keluarga secara sederhana, serta munculnya antusiasme dan keterampilan baru dalam menanam sayuran di pekarangan rumah menggunakan barang bekas. Hal ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi alternatif dan mendorong perilaku ramah lingkungan melalui prinsip daur ulang serta pemanfaatan sumber daya lokal. Originalitas dari program ini terletak pada integrasi antara literasi keuangan dan pertanian rumah tangga dalam satu rangkaian program pemberdayaan komunitas perempuan, yang menjadi praktik baik hasil kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat seperti PCA Aisyiyah dalam membangun kemandirian ekonomi dan budaya hidup berkelanjutan di tingkat keluarga.
Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini Pada Anak-anak Sanggar Bimbingan Hulu Langat, Selangor Malaysia Utami, Esti Margiyanti; Puspitasari, Intan; Rahmawati, Fitri; Ariningsih, Endah Pri; Budiyanto, Budiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i1.3762

Abstract

Berwirausaha mempunyai peluang besar untuk meraih kesuksesan masa depan sehingga perlu adanya pengenalan kewirausahaan sejak dini untuk membentuk karakter wirausaha. Penanaman nilai-nilai karakter wirausaha pada anak-anak dilakukan dengan metode ceramah, kisah/cerita, diskusi dan tanya jawab. Dari pemaparan materi, anak-anak mendapatkan pengetahuan dan wawasan tentang konsep dasar kewirausahaan. Bercerita/kisah akan membangun pemahaman dan menginspirasi anak-anak untuk berpikir lebih besar dalam mengembangkan jiwa wirausahanya. Dengan mengenali diri, anak-anak dapat belajar memahami kemampuan yang dimiliki. Sesi tanya jawab memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait hal-hal yang ingin mereka ketahui tentang kewirausahaan. Kegiatan pengabdian ini memberikan inspirasi dan motivasi kepada anak-anak Sanggar Bimbingan Hulu Langat untuk tetap percaya diri dan rajin belajar dalam keterbatasan kesempatan belajar dan fasilitas belajar. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam membangun mental dan jiwa anak-anak dengan menanamkan nilai-nilai kewirausahaan. Nilai-nilai positif yang ditanamkan pada anak-anak akan membentuk sikap mandiri, kreatif dan kritis yang dapat mendorong mereka untuk menjadi orang yang sukses.
Peningkatan Literasi Keuangan Pada Perempuan Pelaku UMKM Kelurahan Tondo Kota Palu Yunus, Rita; Chairil Anwar; Haerul Anam; Syamsuddin HM; Rahman, Failur; Meity Ferdiana Paskual; Reski Awalia; Nahda Maidina Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i1.4219

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh beberapa kajian yang menunjukan rendahnya aksesibiltas masyarakat terhadap jasa keuangan di Sulawesi Tengah (Anam, 2023). Masalah permodalan merupakan satu permasalahan yang sering dijumpai pada pelaku UMKM. Demikian pula pada kelompok pelaku UMKM di Kelurahan Tondon yang merupakan kaum perempuan dan ibu. Kelompok ini merupakan sebagian kecil dari masyarakat terdampak bencana alam Tahun 2018 di Kota Palu. Perempuan pelaku UMKM di Kelurahan Tondo secara umum masih memiliki literasi keuangan yang rendah dan akses yang terbatas terhadap lembaga permodalan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dipandang penting untuk dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan literasi keuangan kaum perempuan pelaku UMKM di Kelurahan Tondo sehingga dapat membuka akses terhadap lembaga keuangan serta meningkatkan inklusi finansial. Kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan bagi kelompok perempuan pelaku UMKM memberi dampak peningkatan literasi keuangan serta pemahaman akan pentingnya pengelolaan dan pencatatan keuangan yang baik bagi peserta serta menghasilkan beberapa rekomendasi strategis bagi keberlangsungan usaha kelompok UMKM Wanita Bangkit Kelurahan Tondo.
Strategi Meningkatkan Keberlanjutan UMKM Aisyiyah Moyudan melalui Pelatihan Pemasaran dan Manajemen Keuangan Berbasis E-Commerce Manuhara Putra, Wahyu; Rahman Utami, Evy; Dyah Handayani, Siti; Citra Trisnakusuma, Kania; Zalfa Nabilah, Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i1.4237

Abstract

Tujuan – Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas, dan daya saing UMKM binaan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) ‘Aisyiyah Moyudan Sleman melalui pelatihan pengemasan, pemasaran digital, dan literasi keuangan berbasis aplikasi. Program ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan kualitas produk, akses pasar, dan pencatatan keuangan sehingga usaha berkembang secara berkelanjutan. Desain/metodelogi/pendekatan – Kegiatan Pengabdian dilaksanakan melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi digital, pendampingan, serta perancangan keberlanjutan program. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta evaluasi kualitatif terhadap keterampilan mitra dalam pengemasan produk, pengelolaan website belia-online.com, dan penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi. Mitra terdiri dari 35 UMKM. Hasil – Program menghasilkan peningkatan keterampilan UMKM dalam pengemasan yang lebih kreatif dan kompetitif, pemasaran digital yang memperluas pasar serta meningkatkan brand awareness, dan literasi keuangan yang mendukung pemisahan keuangan pribadi dan usaha serta mampu menganalisis usaha dengan cepat. Integrasi teknologi digital terbukti mendorong efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan UMKM binaan MEK Moyudan. Originalitas – Pengabdian Masyarakat ini menunjukkan model pemberdayaan UMKM berbasis komunitas yang mengintegrasikan pengemasan, pemasaran digital, dan literasi keuangan berbasis teknologi. Kolaborasi perguruan tinggi dengan organisasi perempuan menunjukkan praktik baik dalam mendukung transformasi UMKM adaptif, profesional, dan berkelanjutan sesuai SDG no 8.
Edukasi Digitalisasi Marketing sebagai Upaya Memperluas Pemasaran bagi UMKM Sektor Perdagangan di Kabupaten Ponorogo Farida, Ika; Nurul Hidayah; Ardyan Firdausi Mustoffa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i1.4372

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM sektor perdagangan di Kabupaten Ponorogo dalam memanfaatkan digitalisasi marketing sebagai upaya memperluas jangkauan pemasaran. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan dalam pengetahuan dan keterampilan penggunaan media digital untuk promosi dan penjualan produk. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, pelatihan langsung (hands-on training), dan pendampingan penggunaan media sosial serta marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital peserta, kemampuan mengelola akun bisnis digital, serta keberhasilan beberapa UMKM memperluas pasar ke luar daerah. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa poster Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan artikel ilmiah sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital dan meningkatkan daya saing UMKM di Ponorogo.
Digitalisasi Marketing Produk Songket Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir untuk Penguatan Ekonomi Kreatif di Pedesaan Bidarti, Agustina; Eka Mulyana; Azqia Wardana; Dedi Irwanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i1.4520

Abstract

Limbang Jaya Village, Tanjung Batu District, Ogan Ilir Regency, is one of Sriwijaya University's fostered villages, boasting creative economic potential based on local culture, particularly Palembang songket crafts. The goal: This activity aims to change the attitudes and behaviors of participants by providing training in packaging, branding, and pricing songket products. Furthermore, increasing the capacity of business actors in digital marketing through WhatsApp Business, Instagram, and local marketplaces, as well as creating digital catalogs and promotional content, will lead to the formation of a songket craftsman business group in Limbang Jaya Village. Method: Face-to-face outreach activities, visits, mentoring, and developing digital marketing for songket products in Limbang Jaya Village, Ogan Ilir. The activity, attended by 20 songket artisans from Limbang Jaya Village, will take place from July to November 2025. Results: The results of the digital marketing assistance program for songket products were able to strengthen and improve the rural creative economy of Limbang Jaya Village, Ogan Ilir. Through this digital innovation, songket produced by Limbang Jaya Village craftsman can increase not only songket production but also songket marketing, which has been a major obstacle for artisans. Thus, digital songket marketing has become a strategy for artisans to market their products through online platforms such as social media, marketplaces, and websites while simultaneously improving and strengthening the rural creative economy of Limbang Jaya.

Page 9 of 10 | Total Record : 100