cover
Contact Name
Muhammad Azmi
Contact Email
borneorec@gmail.com
Phone
+6282110908360
Journal Mail Official
borneorec@gmail.com
Editorial Address
Jl. Revolusi Gg. 11 No. 6B, Kel. Lok Bahu, Kec. Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Gawi: Journal of Action Research
ISSN : -     EISSN : 28091108     DOI : https://doi.org/10.59329/gawi
Core Subject : Education,
Gawi: Journal of Action Research focused on scientific research with action in the educational environment. This journal is published twice a year. We have accepted any article with the scope of action research in any scientific knowledge.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Teks Eksplanasi Ilmiah Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Wati, Mustika; Misnawati, Misnawati; Rahmiyani, Ita; Sasmita, Fauzia Dwi
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.157

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya aktivitas belajar peserta didik yang didukung oleh hasil belajar yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yakni 70 pada pembelajaran tematik Tema Tokoh dan Penemuan muatan Bahasa Indonesia materi teks eksplanasi ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, serta meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif ini dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan pada 11 orang peserta didik kelas VI SDN Pematang Karangan. Jenis data yang digunakan ialah adalah data kualitatif dan kuantitaf yang diperoleh melalui lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik serta hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 16 (baik), pertemuan 2 memperoleh skor 17 (sangat baik), pertemuan 3 memperoleh skor 19 (sangat baik), pertemuan 4 memperoleh skor 20 (sangat baik). Adapun aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 sebesar 62,5%, pertemuan 2 sebesar 72,8%, pertemuan 3 sebesar 80%, dan pertemuan 4 sebesar 85,7%. Sedangkan ketuntasan klasikal hasil belajar pertemuan 1 yaitu 50%, pertemuan 2 yaitu 64%, pertemuan 3 yaitu 90%, dan pertemuan 4 yaitu 100%. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa pembelajaran Problem Based Learning dapat terlaksana dengan kriteria sangat baik pada aktivitas guru dan aktivitas peserta didik yang mengalami peningkatan hingga mencapai kriteria sangat aktif. Adapun hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan hingga mencapai ketuntasan hasil belajar yang signifikan, sehingga model ini dapat diterapkan pada subjek pelajaran yang lain.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Model PBL Dengan Pendekatan TARL Rahmatunnisa, Diyan Sesari; Purwati, Anggi; Heriyanti, Silvy; Jamilah, Jamilah; Taruna, Haris
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Teaching at the Right Level di kelas VIII B SMPIT Al-Mumtaz. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) yang dilakukan dalam tiga siklus, terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dari siklus I hingga siklus III. Pada siklus I, hanya 3 peserta didik (10%) mencapai KKTP dengan rata-rata kelas 52,9. Siklus II meningkat menjadi 18 peserta didik (60%) dengan rata-rata 72,1. Siklus III mencapai ketuntasan klasikal dengan 24 peserta didik (80%) dan rata-rata 83,1. Dengan demikian, penerapan PBL dengan Teaching at the Right Level terbukti efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Mahasiswa dalam Praktikum Kimia Organik I Melalui Model Quantum Teaching Laboratory Syahmani, Syahmani
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.175

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan laboratorium melalui implementasi model Quantum Teaching Laboratory (QTL). Rancangan penelitian berupa penelitian tindakan kelas dengan dua siklus kegiatan yang terdiri dari lima pertemuan tiap siklus. Setting kegiatan di Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan PMIPA FKIP Unlam Banjarmasin dengan jumlah peserta kuliah sebanyak 32 mahasiswa. Faktor-faktor yang dikaji adalah aspek kognitif dan psikomotorik mahasiswa yang dicapai dalam kegiatan Praktikum Kimia Organik I.  Dalam penelitian ini digunakan dua jenis instrumen yaitu tes hasil belajar dan angket. Data test hasil belajar yang meliputi aspek kognitif dan psikomotor pada setiap siklus selanjutnya dianalisis secara deskriftif, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran praktikum Kimia Organik I dengan model QTL dapat meningkatkan ketuntasan belajar mahasiswa (aspek kognitif) dari 34,37% pada tes awal menjadi 84,37 pada siklus I dan 96,87% pada akhir siklus II.  Berarti telah dicapai ketuntasan belajar secara klasikal karena lebih dari 85% siswa telah menguasai lebih dari 70% materi dan keterampilan dasar laboratorium. Dalam hal proses pelaksanaan eksperimen dilakukan dengan sangat baik Aspek psikomotor mahasiswa dalam praktikum ini dicapai dengan kategori sangat terampil 37,5%, terampil 50,1%, cukup terampil 9,37% , dan kurang terampil 3,13%. Respon mahasiswa menunjukkan sangat baik jika pada perkuliahan dilakukan dengan model QTL. Berbagai hal positif yang diperoleh mahasiswa melalui model QTL adalah meningkatkan gairah belajar, wawasan ilmiah yang luas, pemahaman konsep dan keterampilan psikomotor/kinerja laboratorium, serta kemampuan berkomunikasi ilmiah sebagai dampak daripada kebermaknaan dan mutu proses pembelajaran.
Mengembangkan Motivasi, Aktivitas, dan Mengenal Bentuk-bentuk Geometri Menggunakan Kombinasi Model PjBL, Make a Match di Taman Kanak-Kanak Meliani, Dwi; Aslamiah, Aslamiah; Shin, Ishak
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.182

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini rendahnya motivasi, aktivitas, dan perkembangan kognitif dalam mengenal bentuk-bentuk geometri. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis motivasi belajar, aktivitas anak, dan perkembangan kognitif dalam mengenal bentuk-bentuk geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilaksanakan 4 kali pertemuan. Setting penelitian ini adalah anak kelompok B TK Kenanga Banjarmasin yang berjumlah 9 orang anak (5 laki-laki dan 4 perempuan). Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif melalui observasi aktivitas guru dan anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang disajikan dengan cross table dan grafik sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dengan menerapkan kombinasi model PjBL, Make a Match, dan media Figura Geometri dapat meningkatkan motivasi belajar anak pada pertemuan 1 mencapai 33%, pertemuan 2 mencapai 67%, pertemuan 3 mencapai 89%, dan pertemuan 4 mencapai 100%. Aktivitas anak pada pertemuan 1 mencapai 33%, pertemuan 2 mencapai 67%, pertemuan 3 mencapai 78%, dan pertemuan 4 mencapai 100%. Ketuntasan klasikal hasil perkembangan kognitif dalam mengenal bentuk-bentuk geometri pada pertemuan 1 mencapai 33%, pertemuan 2 mencapai 78%, pertemuan 3 mencapai 89%, dan pertemuan 4 mencapai 100%. Model ini disarankan sebagai salah satu alternatif untuk menstimulasi kemampuan anak terutama dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Pembelajaran PBL Pada Mata Pelajaran IPAS Wiyono, Ketang; Fathurohman, Apit; Patriot, Evelina Astra; Saparini, Saparini; Adiputro, Ratno
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik SDN 34 Palembang melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 30 peserta didik kelas V SDN 34 Palembang. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar meningkat dari 45,45% pada pra-siklus menjadi 77,48% pada siklus I, dengan kategori "Sedang" (N-Gain 0,59). Pada siklus II, rata-rata skor meningkat menjadi 96,65%, dengan kategori "Tinggi" (N-Gain 0,85), dan 100% peserta didik berada pada kategori "Sangat Baik". Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Adapun implikasi dari penelitian ini adalah perlunya integrasi metode PBL dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, relevan, dan mampu meningkatkan motivasi peserta didik secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5