Jurnal Pendidikan Kimia
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) ISSN 2337-9995 merupakan jurnal resmi yang dikelola dan diterbitkan secara online oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun, berisi artikel-artikel ilmiah dari hasil penelitian dan pembelajaran kimia mahasiswa.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2016)"
:
13 Documents
clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA KELAS XI SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015
Fajariyah, Nur;
Utami, Budi;
Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.614 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 3 SMA Al Islam 1 Surakarta yang berjumlah 35 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan non tes (observasi, kajian dokumen, wawancara, dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I sebesar 54% dan siklus II sebesar 66%. Persentase prestasi belajar untuk aspek pengetahuan pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 69% dan pada siklus II sebesar 77%. Aspek sikap telah tuntas pada siklus I sebesar 94%. Aspek keterampilan telah tuntas pada siklus I sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada materi larutan kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI MIA 3 SMA Al Islam 1 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015.
STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA ULAR TANGGA DAN TEKA-TEKI SILANG TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 SAMBUNGMACAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Palupi, Anisa Sekar;
Haryono, Haryono;
Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.27 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan media Ular Tangga dan Teka-Teki Silang (TTS) terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sambungmacan tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tourrnament (TGT) pada materi pokok sistem koloid. Penelitian ini merupakan Penelitian Eksprimen dengan desain the static group comparison yang dilaksanakan pada dua kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel yang digunakan terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas yang menggunakan media Ular Tangga dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas yang menggunakan media Teka-Teki Silang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dua pihak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Ular Tangga memberikan prestasi belajar aspek kognitif lebih baik dari pada media Teka-Teki Silang. Sedangkan pada prestasi belajar aspek afektif penggunaan media Ular Tangga dan Teka-Teki Silang tidak menunjukan pengaruh. Berdasarkan uji-t dua pihak, pada prestasi aspek kognitif ditunjukkan bahwa thitung(7,7405) > ttabel(2,0017), sehingga Ho ditolak yang berarti terdapat perbedaan prestasi aspek kognitif. Pada prestasi aspek afektif ditunjukkan bahwa thitung(0,5027) < ttabel(2,0017), sehingga Ho diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan prestasi aspek afektif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/216
Sugita, Naning Tri Hadianti;
Ashadi, Ashadi;
Masykuri, Mohammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.9 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh penggunaan model pembelajaran problem solving dan problem posing terhadap hasil belajar siswa; (2) pengaruh kreativitas terhadap hasil belajar siswa; dan (3) interaksi antara penggunaan model pembelajaran problem solving dan problem posing dengan kreativitas terhadap hasil belajar siswa pada materi termokimia di SMA Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 9 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak melalui teknik cluster random sampling dan diambil 2 kelas sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk mengukur hasil belajar aspek pengetahuan dan kreativitas siswa dan teknik non tes untuk hasil belajar aspek sikap yang meliputi angket, observasi, jurnal guru dan untuk hasil belajar aspek keterampilan yang meliputi observasi dan penulisan laporan praktikum. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji parametrik anava dua jalan untuk hasil belajar aspek pengetahuan dan keterampilan, dan uji non parametrik Kruskal Wallis untuk hasil belajar aspek sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh pembelajaran kimia menggunakan model problem solving dan problem posing terhadap hasil belajar aspek pengetahuan dan keterampilan, namun tidak ada pengaruh terhadap hasil belajar aspek sikap. Siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving memiliki hasil belajar aspek pengetahuan dan sikap lebih baik dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem posing; (2) ada pengaruh kreativitas tinggi dan rendah terhadap hasil belajar aspek sikap, namun tidak ada pengaruh terhadap hasil belajar aspek dan keterampilan. Siswa dengan kreativitas tinggi memiliki hasil belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan lebih baik dibandingkan siswa dengan kreativitas rendah; (3) tidak ada interaksi antara penggunaan model pembelajaran problem solving dan problem posing dengan kreativitas siswa terhadap hasil belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (POKOK BAHASAN SISTEM PERIODIK UNSUR KELAS X SEMESTER GASAL SMA)
Fajrin, Hans Fithria;
Utomo, Suryadi Budi;
Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.424 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar siswa pada penerapan model pembelajaran tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan tipe Teams Games Tournament (TGT) pada materi pokok Sistem Periodik Unsur; (2) perbedaan kemampuan analisis tinggi dan kemampuan analisis rendah siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Periodik Unsur; dan (3) interaksi metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT dengan kemampuan analisis siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Periodik Unsur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIA-1 yang dikenai model STAD dan kelas XI MIA-6 yang dikenai model TGT yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar aspek pengetahuan siswa pada penerapan model pembelajaran STAD dan TGT pada pokok bahasan sistem periodik unsur, akan tetapi tidak terdapat perbedaan prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan siswa. (2) Terdapat perbedaan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan siswa, di mana siswa dengan kemampuan analisis tinggi memiliki prestasi lebih baik daripada siswa dengan kemampuan analisis rendah, dilihat dari rataan prestasi siswa dengan kemampuan analisis tinggi dan rendah berturut-turut adalah 2,86 dan 2,57, akan tetapi tidak terdapat perbedaan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan siswa. (3) Tidak terdapat interaksi antara penerapan model pembelajaran STAD dan TGT dengan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa pada pokok bahasan sistem periodik unsur.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA PADA MATERI POKOK HUKUM – HUKUM DASAR KIMIA KELAS X SEMESTER GANJIL MADRASAH ALIYAH NEGERI WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Agustianingsih, Rahma;
Haryono, Haryono;
Redjeki, Tri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.015 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dan kemampuan pemahaman siswa dengan menerapkan pembelajaran problem posing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X 2 Madrasah Aliyah Negeri Wonogiri tahun pelajaran 2012/2013. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (observasi, kajian dokumen, dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pembelajaran model Problem Posing mampu meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Hukum-hukum dasar kimia kelas X2 Madrasah Aliyah Negeri Wonogiri. Presentase prestasi belajar aspek kognitif meningkat dari 29,17% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II. Prestasi belajar aspek afektif meningkat dari 76,10% pada siklus I menjadi 80,41% pada siklus II. (2) pembelajaran model Problem Posing mampu meningkatkan kemampuan pemahaman membaca siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia kelas X2 Madrasah Aliyah Negeri Wonogiri. Presentase Kemampuan pemahaman membaca siswa pada siklus I sebesar 79,17% dan meningkat menjadi 87,78% pada siklus II.
KONTRIBUSI KEMAMPUAN NUMERIK DAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HIDROLISIS KELAS XI MIA1 DAN XI MIA5 SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Ashadi, Ashadi;
Cahyono, Thoriq Dwi;
Masykuri, Mohammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.187 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui(1) adanya hubungan antara kemampuan numerik dengan prestasi belajar, (2) adanya hubungan kreativitas dengan prestasi belajar,(3) adanya hubungan antara kemampuan numerik dan kreativitas secara bersama - sama dengan prestasi belajar pada materi pokok Hidrolisis kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil 2 kelas dari 6 kelas dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis korelasi dan regresi linier. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan numerik dengan prestasi belajar pada materi hidrolisis, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi 0,014 dan koefisien korelasi Pearson 0,304 (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan prestasi belajar pada materi hidrolisis, dari uji t-dua pihak diperoleh nilai signifikansi 0,032 dan koefisien korelasi Pearson 0,266(3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan numerik dan kreativitasdengan prestasi belajar pada materi ikatan kimia, dari uji F diperoleh nilai signifikansi 0,008 dan koefisien korelasi ganda 0,550.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DILENGKAPI LKS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Sulistyaningkarti, Lilih;
Utami, Budi;
Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.716 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar menggunakan model pembelajaran Problem Solving dilengkapi LKS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah berupa tes dan non tes (observasi, diskusi wawancara, kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Solving dilengkapi LKS pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa dilihat dari peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari 77% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II, prestasi belajar siswa ranah kognitif ketuntasan siswa meningkat dari 62% pada siklus I menjadi 77% pada siklus II, ranah afektif meningkat dari 93% pada siklus I menjadi 100 % pada siklus II, ranah psikomotor siswa pada siklus I berkategori sangat tinggi sebesar 100%.
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN METODE PROYEK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID SMA N 1 TERAS TAHUN PELAJARAN 2011/ 2012
Pramanawati, Refi Indah;
Utomo, Suryadi Budi;
Mulyani, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.576 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran kimia dengan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning menggunakan metode eksperimen dan metode proyek terhadap prestasi belajar siswa pada materi sistem koloid, (2) pengaruh tingkat kreativitas siswa terhadap prestasi belajar pada materi pokok sistem koloid, dan (3) interaksi antara pembelajaran Contextual Teaching and Learning menggunakan metode eksperimen dan metode proyek dengan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok sistem koloid . Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian desain faktorial 2x2. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 3. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik tes untuk prestasi belajar kognitif, metode angket untuk prestasi belajar afektif dan kreativitas, dan observasi untuk prestasi belajar psikomotor. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) terdapat pengaruh metode eksperimen dan proyek terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa pada materi sistem koloid, (2) terdapat pengaruh kreativitas kategori tinggi dan rendah terhadap terhadap prestasi belajar siswa pada materi sistem koloid, dan (3) tidak ada interaksi antara metode pembelajaran eksperimen dan proyek terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa pada materi sistem koloid.
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL INQUIRY BASED LEARNING (IBL) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMA N 1 SUKOHARJO DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MATEMATIK TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Fatonah, Dian Siska Rahma;
Ashadi, Ashadi;
Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (136.416 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran Inquiry Based Learning dan model pembelajaran Problem Based Learning, (2) mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa pada kemampuan matematik tinggi dan rendah, (3) interaksi antara model pembelajaran IBL (Inquiry Based Learning) dan PBL (Problem Based Learning) dengan kemampuan matematik siswa terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2015/2016. Sampel terdiri dari siswa 2 kelas yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yaitu dengan metode tes, dan non tes. Teknik analisis data berupa uji hipotesis Anava 2 jalan dan Kruskal-Wallis dengan bantuan software SPSS 18. Untuk pengujian hipotesis pada aspek pengetahuan dan keterampilan mennggunakan uji Anava 2 jalan, sedangkan aspek sikap menggunakan uji non parametrik Kruskal-Wallis. Berdasarkan hasil penelitian pada materi termokimia kelas XI SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2015/2016 dapat disimpulkan: (1) tidak ada perbedaan prestasi belajar siswa pada aspek sikap dan pengetahuan namun pada aspek keterampilan ada perbedaaan dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry Based Learning dan model pembelajaran Problem Based Learning, (2) tidak ada perbedaan prestasi belajar antara siswa kemampuan matematik tinggi dan rendah, (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran Inquiry Based Learning dan model pembelajaran Problem Based Learning dengan kemampuan matematik terhadap prestasi belajar siswa.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI MEDIA HANDOUT UNTUK PENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA PADA MATERI POKOK TATA NAMA SENYAWA KIMIA DAN PERSAMAAN REAKSI KIMIA KELAS X2 SMA
Islamic, Andre Reza;
Sukardjo, J. S.;
Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.257 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah: (1) penerapan metode pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) dilengkapi media handout dapat meningkatkan interaksi sosial siswa pada materi pokok tatanama senyawa kimia dan persamaan reaksi kimia. (2) penerapan metode pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) dilengkapi media handout dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok tata nama senyawa kimia dan persamaan reaksi kimia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X2 SMA Negeri Gondangrejo Karanganyar yang berjumlah 38 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan non tes (observasi, kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan metode pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) dilengkapi media handout dapat meningkatkan interaksi sosial siswa pada materi pokok tata nama senyawa kimia dan persamaan reaksi kimia. (2) penerapan metode pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) dilengkapi media handout dapat meningkatkan prestasi siswa pada materi pokok tata nama senyawa kimia dan persamaan reaksi kimia