cover
Contact Name
Erlinawati
Contact Email
erlinawatilubis4@gmail.com
Phone
+6285270147073
Journal Mail Official
erlinawatilubis@gmail.com
Editorial Address
JL. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 2985427X     EISSN : 29854253     DOI : 10.31004/jiik
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang menerbitkan artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, gizi, farmasi, fisioterapi, Terapi Komplementer Bidang Kesehatan, Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, setiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Articles 140 Documents
Keterkaitan Karakteristik Personal, Sistem Kerja, dan Gaya Hidup terhadap Kejadian Sindrom Metabolik Anggota Polisi Husna Dwimulya; Fajria Saliha Puspita Prameswari; Delita Septia Rosdiana; Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.51738

Abstract

Sindrom metabolik (SM) merupakan kumpulan gangguan metabolisme yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus tipe 2. Anggota kepolisian, dengan beban kerja berat dan durasi kerja yang panjang, rentan terhadap SM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan karakteristik personal, sistem kerja, dan gaya hidup terhadap kejadian SM pada anggota polisi di Polsek Bandung Wetan. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik cross-sectional dengan populasi 55 anggota polisi. Sampel berjumlah 39 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pemeriksaan fisik (lingkar pinggang, tekanan darah, glukosa darah puasa, kolesterol total). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan continuity correction. Hasil menunjukkan 41% responden mengalami sindrom metabolik, dengan obesitas sentral (76,9%), hiperglikemia (71,8%), dan hipertensi (53,8%) sebagai komponen dominan. Faktor personal (usia, riwayat penyakit keluarga), pendidikan terakhir, dan penghasilan tidak menunjukkan hubungan signifikan. Demikian pula, durasi kerja, tempat kerja, dan kebiasaan merokok tidak berhubungan signifikan. Namun, stres kerja, durasi tidur tidak sesuai), aktivitas fisik tidak aktif, serta pola makan (kurang konsumsi sayur & buah dan sering konsumsi makanan berisiko) berhubungan signifikan dengan SM (p<0,05). Kesimpulannya, sindrom metabolik merupakan masalah kesehatan yang signifikan pada anggota polisi, dipengaruhi kuat oleh stres kerja dan gaya hidup. Intervensi komprehensif yang berfokus pada manajemen stres dan perbaikan gaya hidup sangat diperlukan.
HUBUNGAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKANAN DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA ANAK BALITA DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPA TAHUN 2025 Zahra Anggraini; Arvan Arvan; Erlinawati Erlinawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.52681

Abstract

Pola asuh khususnya dalam pemberian makanan dan stimulasi psikososial, mempengaruhi status gizi dalam pertumbuhan anak secara langsung, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, selanjutnya pemberian ASI eksklusif melibatkan pemberian ASI saja kepada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan, status gizi balita dapat diukur dengan menggunakan TB/U. Tujuan penelitian untuk mengetahui masalah kejadian stunting diwilayah kerja puskesmas Kampa tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Balita yang berada diwilayah kerja Puskesmas Kampa yang berpopulasi 890 balita dengan sampel berjumlah 90 Balita, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random sampling. Pengumpulan data dengan kuisioner, pola asuh pemberian makanan dan pemberian ASI Eksklusif. Analisis data menggunakan analisa univariat, bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian pola asuh pemberian makanan 38 Balita (42,2%) memiliki status gizi tidak tepat, selanjutnya hasil dari pemberian ASI Eksklusif diperoleh 41 balita (45,6%) dengan kategori tidak. Ada hubungan antara pola asuh pemberian makanan dengan kejadian stunting dan Ada hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting diwilayah kerja puskesmas Kampa dengan nilai p value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh pemberian makanan dan pemberian ASI eksklusif pada anak balita dengan kejadian stunting diwilayah kerja puskesmas Kampa tahun 2025. Ibu hamil dan ibu menyusui agar aktif dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan praktik dalam meningkatkan pengetahuan tentang pola asuh pemberian makanan yang tepat pada balita, dan untuk mengetahui betapa pentingnya memberikan ASI secara eksklusif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OSTEOARTHRITIS PADA LANSIA DI DESA PULAU TERAP WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK Sahira Nabilah Nahdah; Muhammad Nizar Syarif Hamidi; Milda Hastuty
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.53238

Abstract

Osteoarthritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian osteoarthritis pada lansia di Desa Pulau Terap di Wilayah Kerja Puskesmas Kuok tahun 2025. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 112 responden diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami osteoarthritis (66.1%), obesitas (62.5%), aktivitas fisik kurang (75.0%) dan jenis kelamin berisiko (67.0%). Terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas (p = 0,000), aktivitas fisik (p = 0,000) dan jenis kelamin (p = 0,000) dengan kejadian osteoarthritis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi puskesmas dan masyarakat dalam pencegahan osteoarthritis melalui pengendalian berat badan, peningkatan aktivitas fisik, dan perhatian pada kelompok berisiko tinggi.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Rehabilitasi Medik (Fisioterapi) Pasien Stroke Di RSUD Bangkinang Tahun 2023 Mayang Marsely; Muhammad Nizar Syarif Hamidi; Ade Dita Puteri
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.53598

Abstract

Rehabilitasi stroke adalah proses yang berpusat pada pasien dan dilakukan dengan tujuan memaksimalkan kemandirian fungsional pasien yang menderita berbagai kecacatan akibat stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan rehabilitasi medik (fisioterapi) pasien stroke di RSUD Bangkinang tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectinal. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien stroke berat Juni-Juli sebanyakl 38 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 38 orang. Adapun variabel terikat pada penelitian ini adalah kepatuhan rehabilitasi medik (fisioterapi) pasien stroke dan variabel bebas pada penelitian ini dukungan keluarga. Analisa data yang digunakan pada penelitian adalah analisa univariat dan analisa bivariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan sebagian besar dukungan keluarga berada pada kategori patuh sebanyak 24 responden (63.2%) dan sebagian besar responden yang menjalani kepatuhan rehabilitasi medik sebanyak 23 responden (60.5%). Sedangkan pada analisa bivariat di dapat hasil bahwa ada hubungan dukunngan keluarga dengan kepatuhan rehabilitasi medik (fisioterapi) pasien pasca stroke di RSUD Bangkinang tahun 2023. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu masukan teori dan menambah hasil informasi ilmiah yang berhubungan dengan kepatuhan rehabilitasi medik (fisioterapi) khususnya pada pasien stroke.
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN SENAM HAMIL TERHADAP KELANCARAN PROSES PERSALINAN Khoiriyah Khoiriyah; Fajar Sari Tanberika; Rifa Yanti; Merita Herawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.53781

Abstract

ABSTRAK Setiap hari di tahun 2023, lebih dari 700 wanita meninggal karena penyebab yang dapat dicegah terkait dengan kehamilan dan persalinan. Kematian ibu terjadi hampir setiap 2 menit pada tahun 2023. Latihan senam hamil yang dilakukan secara teratur dapat menuntun ibu hamil ke arah persalinan yang fisiologis selama tidak ada keadaan patologis yang menyertai kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan di Puskesmas Panipahan Kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan Quasi Eksperimen desain penelitian Design Nonequivalent Control Group Design. Waktu penelitian dilaksanakan bulan September 2024 sampai Agustus 2025. Populasi adalah seluruh ibu hamil primigravida yang berjumlah 34 orang dengan sampel 17 orang kelompok kontrol dan 17 orang kelompok eksperimen. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil univariat Rata-rata kelancaran proses persalinan ibu pada kelompok kontrol atau kelompok ibu yang tidak rutin melaksanakan senam hamil adalah tidak lancar dengan durasi kala II selama 124,12 menit. Rata-rata kelancaran proses persalinan ibu pada kelompok ekperimen atau kelompok ibu yang rutin melaksanakan senam hamil adalah lancar dengan rata-rata durasi kala II adalah 77,65 menit. Hasil uji parametric dengan uji T Independent diperoleh nilai P value < α yaitu 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima, artinya ada efektivitas senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan di Puskesmas Panipahan Kabupaten Rokan Hilir. Diharapkan bagi tempat penelitian untuk selalu menginformasikan dan mengajak ibu hamil agar rutin dalam pelaksanaan senam hamil sebagai salah satu upaya agar ibu dalam proses persalinan mengalami kelancaran. Kata Kunci : Senam Hamil, Proses Persalinan Every day in 2023, more than 700 women die from preventable causes related to pregnancy and childbirth. Maternal deaths occur almost every 2 minutes in 2023. Regular prenatal exercise can guide pregnant women toward physiological childbirth as long as there are no pathological conditions accompanying the pregnancy. This study aims to analyze the effectiveness of prenatal exercise on the smoothness of the childbirth process at the Panipahan Health Center in Rokan Hilir District. The study design is quantitative with a Quasi-Experimental Nonequivalent Control Group Design. The research period was from September 2024 to August 2025. The population consists of all primigravida pregnant women, totaling 34 individuals, with a sample of 17 individuals in the control group and 17 individuals in the experimental group. Data analysis uses univariate and bivariate methods. The univariate results show that the average smoothness of the childbirth process for mothers in the control group or the group of mothers who do not regularly perform prenatal exercises is not smooth, with an average duration of the second stage of labor of 124.12 minutes. The average smoothness of the labor process in the experimental group, or the group of mothers who regularly performed prenatal exercises, was smooth, with an average duration of the second stage of labor of 77.65 minutes. The results of the parametric test using the Independent T-test yielded a P-value = 0.000 < 0.05, so the null hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted, meaning that prenatal exercise has an effect on the smoothness of the labor in process Panipahan Community Health Center, Rokan Hilir Regency. It is hoped that research sites will always inform and encourage pregnant women to regularly participate in pregnancy exercises as a measure to ensure that mothers experience a smooth delivery process. Keywords: Prenatal Exercise, Chilbirth Process
EFEKTIVITAS KELAS IBU HAMIL TERHADAP KESIAPAN IBU MENGHADAPI PERSALINAN Ermawati Ermawati; Rifa Yanti; Lisviarose Lisviarose; Riski Novera Yenita
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.53782

Abstract

ABSTRAK Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator derjat kesehatan masyarakat. Penyebab kematian ibu terkait dengan factor penyebab langsung dan penyebab tidak langsung. Penyebab langsung kematian ibu yaitu yaitu hipertensi dalam kehamilan, perdarahan dan komplikasi obstetric lainnya, sedangkan penyebab tidak langsung masih banyaknya kasus terlambat mengenali bhaya persalinan dan mengambil keputusan hingga ibu terlambat dirjuk dan ditangani. Salah satu upaya untuk mempersiapkan ibu dalam menghadapi persalinan adalah melalui program pemerintah kelas ibu hamil terhadap kesiapan ibu menghadapi persalinan di UPT Puskesmas Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan Quasi Eksperimen desain penelitian pre and post test design. Waktu penelitian dilaksanakan bulan September 2024 sampai Juni 2025. Populasi seluruh ibu hamil primigravida Trimester 3 yang berkunjung ke Puskesmas Sungai Pagar yang berjumlah 37 orang dengan sampel 18 orang. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil univariat diperoleh rata-rata pengetahuan ibu sebelum mengikuti kelas ibu hamil adalah 41,44 dan rata-rata setelah 45,67. Hasil uji parametric dengan paired sample test diperoleh nilai P value < α yaitu 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima, artinya ada efektivitas kelas ibu hamil terhadap kesiapan ibu menghadapi persalinan di wilayah kerja UPT Puskesmas Sungai Pagar Kabupaten Kampar. Kata Kunci: Kelas Ibu Hamil, Kesiapan, Persalinan ABSTRACT The maternal mortality rate is an indicator of public health. The causes of maternal death are related to direct and indirect factors. Direct causes of maternal death include hypertension during pregnancy, hemorrhage, and other obstetric complications, while indirect causes include many cases of late recognition of labor risks and decision-making, leading to late referral and treatment. One effort to prepare mothers for childbirth is through a government program of pregnant women's classes on maternal readiness for childbirth at the Sungai Pagar Community Health Center, Kampar Kiri Hilir District, Kampar Regency. This type of research is quantitative with a Quasi-Experimental pre- and post-test design. The research period was from September 2024 to June 2025. The population of all primigravida pregnant women in the third trimester who visited the Sungai Pagar Community Health Center amounted to 37 people with a sample of 18 people. Data analysis used univariate and bivariate. The univariate results obtained an average knowledge of mothers before attending the pregnancy class was 41.44 and an average after 45.67. The results of the parametric test with a paired sample test obtained a P value <α, namely 0.000 <0.05, then Ho was rejected Ha was accepted, meaning there was an effectiveness of the pregnancy class on the readiness of mothers to face childbirth in the work area of the Sungai Pagar Community Health Center UPT, Kampar Regency. Keywords: Pregnancy, Readiness, and Childbirth Classes
GAMBARAN PENGETAHUAN DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 2 BANGKINANG KOTA 2023 Septi Wahyuningsih; Fitri Apriyanti; Gusman Virgo
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.53866

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa perkembangan yang sangat penting, dan diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereoroduksi termasuk pada remaja putri yakni menstruasi. Bahkan nyeri hebat disebut juga dengan disminore. Tidak semua remaja putri mempunyai pengetahuan yang baik mengenai disminore sehingga tidak semua remaja putri dapat menghadapi dengan sikap positif dan hal ini dapat mengakibatkan disminore menjadi masalah yang mengganggu aktivitas. Tujuan: Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan disminore pada remaja putri di SMAN 2 Bangkinang Kota tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dari penelitian ini siswi kelas XI SMAN 2 Bangkinang Kota yang berjumlah 110 siswi dengan teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar remaja putri berpengetahuan baik sebanyak 70 orang (63,6%) dan sebagian besar berpengetahuan kurang sebanyak 40 orang (36,4%). Kesimpulan: Disimpulkan dari hasil penelitian sebagian besar responden berpengetahuan baik. Saran: Diharapkan hasil penelitian semakin meningkatkan kesadaran remaja putri dalam mencari informasi dan sekolah meningkatkan pengetahuan media tentang kesehatan reproduksi remaja untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana pengetahuan remaja putri mengenai disminore. Keyword: Pengetahuan; disminore; remaja putri Abstract Background: Adolescence is a very important period of development, and begins with the maturation of physical (sexual) organs so that they are able to reproduce, including in adolescent girls, namely menstruation. Even severe pain is also called dysmenorrhea. Not all adolescent girls have good knowledge about dysmenorrhea so that not all adolescent girls can face it with a positive attitude and this can result in dysmenorrhea becoming a problem that interferes with activities. Purpose: So this study aims to determine the description of dysmenorrhea knowledge in adolescent girls at SMAN 2 Bangkinang Kota in 2023. Method: This type of research is descriptive. The population of this study was 110 grade XI female students of SMAN 2 Bangkinang Kota with a sampling technique with total sampling. Result: The results of this study show that most adolescent girls have good knowledge as many as 70 people (63.6%) and most have less knowledge as many as 40 people (36.4%). Conclusion: It was concluded from the results of the study that most respondents have good knowledge. Suggestion: It is hoped that the research results will further increase the awareness of young women in seeking information and schools will increase media knowledge about adolescent reproductive health to increase knowledge and understanding of how young women know about dysmenorrhea.Abstract should consist of; research problem, purpose of the work, research methodology, result findings, discussin, and conclusion. Please ensure that the abstract is concisely and clearly defined. Keyword: Knowledge; dysmenorrhea; adolescent girls
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT GASTRITIS DI DESA LUBUK SAKAT WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PERHENTIAN RAJA KABUPATEN KAMPAR Nanda Indriani; Indrawati Indrawati; Murlianis Murlianis
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.53867

Abstract

Abstrak Latar Belakang: World Health Organization (WHO) telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah negara dalam hal kejadian gastritis, dan hasilnya adalah sebagai berikut: Inggris 22%, China 31%, Jepang 14,5%, Kanada 35%, Prancis 29,5%, serta Indonesia 40,8%. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran pengetahuan remaja tentang penyakit gastritis di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja Puskesmas Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Metode: Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja di Lubuk Sakat sebanyak 295 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 22 orang. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat. Hasil: Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan sebagian besar hasil bahwa pengetahuan responden berada pada kategori cukup sebanyak 10 orang (45.5%). Kesimpulan: Pengetahuan remaja tentang penyakit gastritis berada pada kategori cukup sebanyak 10 orang (45.5%) dipengaruhi oleh faktor umur, kurang perhatian terhadap kesehatan, dan kurangnya partisipasi kesehatan. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu masukan teori dan menambah hasil informasi ilmiah yang berhubungan dengan kejadian gastritis. Keyword: Pengetahuan remaja mengenai gastritis Abstract Background: The World Health Organization (WHO) has conducted an evaluation of a number of countries in terms of gastritis incidence, and the results are as follows: England 22%, China 31%, Japan 14.5%, Canada 35%, France 29.5%, and Indonesia 40.8%. Purpose: The purpose of this study is to analyze the description of adolescent knowledge about gastritis in Lubuk Sakat Village, the working area of ​​the Perhentian Raja Community Health Center, Kampar Regency. Method: This study uses a quantitative design with a cross-sectional research design. The population in this study were all adolescents in Lubuk Sakat, totaling 295 people. The sample in this study was 22 people. Data analysis used in this study was Univariate Analysis. Results: From the results of the univariate analysis, it was found that most of the respondents' knowledge was in the sufficient category, as many as 10 people (45.5%). Conclusion: Adolescent knowledge about gastritis was in the sufficient category, as many as 10 people (45.5%) was influenced by age factors, lack of attention to health, and lack of health participation. Suggestion: The results of this study are expected to provide theoretical input and add to the scientific information related to gastritis events.Abstract should consist of; research problem, purpose of the work, research methodology, result findings, discussin, and conclusion. Please ensure that the abstract is concisely and clearly defined. Keyword: Adolescents knowledge about gastritis
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ASMA BRONKIAL DENGAN KEKAMBUHAN ASMA BRONKIAL DI DESA KUOK DIWILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS KECAMATAN KUOK TAHUN 2024 Winda Safitri; Milda Hastuty; Gusman Virgo
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.54063

Abstract

Asma merupakan problem kesehatan di seluruh dunia. WHO bekerjasama dengan Global Asthma Network (GAN) memprediksikan saat ini jumlah pasien kekambuhan asma di dunia mencapai 334 juta jiwa orang. Kekambuhan pada pasien asma bronkial, terjadi karena kurangnya pengetahuan penderita tentang asma bronkial. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang asma bronkhial dengan kekambuhan asma bronkhial di Desa Kuok Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuok. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kuok wilayah kerja UPT. Puskesmas Kuok. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 orang responden penderita Asma Bronkial dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang asma bronkhial dengan kekambuhan asma bronkhial di Desa Kuok Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuok dengan nilai p value = 0,000. Saran diharapkan kepada petugas kesehatan melakukan penigkatan kegiatan penyuluhan secara terus menerus sampai masyarakat betul-betul memahami perawatan dan pencegahan kekambuhan asma.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI DESA HANGTUAH WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PANTAI RAJA Nuratul Iqkrama; Muhammad Nurman; Syukrianti Syahda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i3.59827

Abstract

Anemia termasuk penyakit yang ditandai dengan beberapa macam gejala yaitu dapat berupa sering merasa sakit kepala, mata berkunang-kunang, wajah menjadi pucat, serta merasa lesu, lemas, letih, lelah, dan lunglai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di desa Hangtuah wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuntitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17-19 oktober 2023 dengan jumlah sampel 116 responden yang diperoleh menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivaria dengan Uji Chi-Squaer. Hasil analisa unvariat diperoleh 70 responden sosial ekonomi dengan kategori rendah, 67 responden aktivitas fisik kategori berat, 67 responden kepatuhan konsumsi tablet tambah dara kategori tidak, dan 68 responden kejadian anemia kategori anemia. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara sosial ekonomi dengan kejadian anemia dengan p-value = 0,002,ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian anemia dengan p-value = 0,001, dan ada hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia dengan p-value = 0,010. Diperkirakan bagi penderita anemia lebih memahami faktor-faktor kejadian anemia untuk menekan terjadinya angka kekambuhan.