cover
Contact Name
Erlinawati
Contact Email
erlinawatilubis4@gmail.com
Phone
+6285270147073
Journal Mail Official
erlinawatilubis@gmail.com
Editorial Address
JL. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 2985427X     EISSN : 29854253     DOI : 10.31004/jiik
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang menerbitkan artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, gizi, farmasi, fisioterapi, Terapi Komplementer Bidang Kesehatan, Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, setiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Articles 124 Documents
Hubungan Response Time Dengan Tingkat Keparahan Pasien Stroke Iskemik Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi : Hubungan Response Time Dengan Tingkat Keparahan Pasien Stroke Iskemik Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi Mustika Sari, Lisa; Yuliano, Aldo; Utari, Cahayu
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.48281

Abstract

Berdasarkan data rekam medis tahun 2023 penderita stroke di Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi mencapai 1.437 orang dan diantaranya sebanyak 1.393 orang dengan stroke iskemik. Salah satu faktor kunci dalam pengelolaan stroke iskemik adalah waktu respon, yaitu waktu yang dibutuhkan untuk memberikan intervensi medis setelah munculnya gejala awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Response Time Dengan Tingkat Keparahan Pasien Stroke Iskemik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 45 responden. Lebih sebagian responden (60.0%) berusia 55-70 tahun, sebagian besar laki-laki sejumlah 26 responden (57.8%), tingkat pendidikan SD sejumlah 19 responden (42.2%), tidak bekerja sejumlah 17 responden (37.8%), jarak tempuh dekat sejumlah 26 responden (57.8%), dan sebagian besar memiliki penyakit penyerta sejumlah 27 responden (60.0%). Hasil menunjukkan lebih sebagian responden memiliki response time dalam membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan dengan kategori lambat sejumlah 27 responden (60.0%) dan sebagian besar responden memiliki tingkat keparahan sedang sejumlah 17 responden (37.8%). Analisis data didapatkan nilai p value 0.000 a (0.05) berarti ada hubungan response time dengan tingkat keparahan pasien stroke iskemik, dengan nilai coefficient corelation sebesar 0.737 artinya mempunyai hubungan yang kuat dengan arah hubungan positif. Semakin lambat response time keluarga membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan, maka tingkat keparahan stroke semakin berat. Diharapkan keluarga juga mampu mengenali gejala-gejala stroke, seperti kelemahan mendadak pada wajah atau lengan, bicara cadel atau sulit berbicara, dan kehilangan keseimbangan
HUBUNGAN PERILAKU KONSUMSI SANTAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA KELOMPOK USIA DEWASA (45-59 TAHUN) DI DESA TARAI BANGUN WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2025 Darrojah, Nira; Apriza, Apriza; Hastuty, Milda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.48798

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) saat ini paling banyak menyebabkan kematian diantaranya adalah penyakit pada sistem kardiovaskuler seperti hipertensi dengan jumlah 17,3 juta orang per tahunnya. Faktor yang berperan penting menyebabkan hipertensi adalah perilaku konsumsi santan berlebihan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku konsumsi santan dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia dewasa (45-59 tahun) di Desa Tarai Bangun wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 09-25 Mei 2025 di Desa Tarai Bangun wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 orang responden kelompok usia dewasa (45-59 tahun) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner dan alat pengukuran tekanan darah (Sphygmomanometer). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku konsumsi santan dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia dewasa (45-59 tahun) di Desa Tarai Bangun wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang tahun 2025 dengan nilai p value = 0,003. Hasil Penelitian ini diharapkan kepada responden untuk mengubah pola hidup sehatrutama tidak konsumsi santan berlebihan dan selalu mengontrol tekanan darah secara rutin.
HUBUNGAN AKSES TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MOTIVASI MELAKUKAN PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH SECARA RUTIN DI POSYANDU DESA TERANTANG WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG Iswandi, Thedy; Nizar Syarif Hamidi, Muhammad; Harmia, Elvira
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.48800

Abstract

Menurut WHO (2019) ketidakpatuhan bagi penderita DM dalam mengontrol kadar gula darahnya secara teratur dapat berdampak buruk pada pengidap DM seperti: kerusakan organ tubuh (ginjal, mata, dan saraf) sekitar 20 % , penyakit jantung 15 %, stroke 10%, infeksi kulit 25%, gangguan penurunan kesadaran 8%. Keberhasilan dalam pengontrolan DM tergantung pada motivasi dan kesadaran diri penderita itu sendiri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan akses terhadap pelayanan kesehatan dengan motivasi melakukan pemeriksaan gula darah secara teratur di Posyandu Desa Terantang Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Mei-10 Juni 2025 di Desa Terantang wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Populasi dalam penelitian ini seluruh penderita DM yang terdata di Desa Terantang Wilayah Kerja Puskesmas Tambang berjumlah 94 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara akses terhadap pelayanan kesehatan dengan motivasi melakukan pemeriksaan gula darah secara teratur di Posyandu Desa Terantang Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang. dengan nilai p value = 0,003. Hasil Penelitian ini diharapkan kepada responden untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin baik bagi yang sudah menderita DM maupun tidak sehingga dapat membantu mendiagnosis diabetes sedini mungkin, mengembalikan kondisi prediabetes menjadi normal, mengantisipasi naiknya gula darah dan mencegah terjadinya diabetes, dan mencegah percepatan terjadinya komplikasi.
Hubungan Antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan Kejadian gout Arthritis pada Usia 40-44 Tahun di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Husni, Delvira; Hidayat, Ridha; Hastuty, Milda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.48910

Abstract

Gout arthritis menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup umum terjadi pada usia lanjut dan sering dikaitkan dengan kadar asam urat yang tinggi serta indeks massa tubuh (IMT) yang tidak ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian gout arthritis pada usia 40–44 tahun di Desa Tarai Bangun, wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi sebanyak 3.721 dan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat dan tinggi badan untuk menentukan IMT serta pemeriksaan kadar asam urat menggunakan alat Easy Touch GCU. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan kejadian gout arthritis dengan nilai p = 0,047 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tidak ideal IMT seseorang, maka risiko terkena gout arthritis cenderung meningkat. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal dan menerapkan gaya hidup sehat sangat penting dalam mencegah gout arthritis. Disarankan untuk meningkatkan edukasi mengenai gizi seimbang dan gaya hidup sehat, serta melakukan skrining rutin terhadap IMT dan kadar asam urat sebagai bentuk pencegahan. Kata kunci: Indeks Massa Tubuh; Gout Arthritis; Usia 40–44 Tahun
HUBUNGAN PERAN KADER POSYANDU DENGAN KUNJUNGAN BALITA DI POSYANDU Yasni, Elvi; Tanberika, Fajar
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49005

Abstract

Berdasarkan data Profil Kesehatan Tahun 2023 presentase balita yang ditimbang (D/S) di Provinsi Riau belum memenuhi target nasional sebesar 66,2%. Peran kader sangat penting karena bila kader tidak aktif maka pelaksanaan posyandu juga akan menjadi tidak lancar dan akibatnya status gizi bayi atau balita tidak dapat dideteksi secara dini dengan jelas. Hal ini secara langsung akan mempengaruhi tingkat keberhasilan program posyandu khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang balita (D/S). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran kader posyandu dengan kunjungan balita di Posyandu Picuran Gading Desa Koto Mesjid Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pulau Gadang XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. Jenis penelitian yang digunakan analitik korelasional menggunakan design cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu yang memiliki balita usia 0-59 bulan pada bulan Februari 2025 yang melakukan kunjungan di Posyandu Pincuran Gading Desa Koto Mesjid Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar berjumlah 87 balita. penelitian ini menggunakan metode Total Sampling yaitu mengambil seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Alat ukur penelitian adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat diolah menggunakan system komputerisasi dengan uji chi square. Hasil uji diperoleh nilai P value < α yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti Ada Hubungan Peran Kader Posyandu dengan Kunjungan Balita di Posyandu Picuran Gading Desa Koto Mesjid Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pulau Gadang XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. Diharapkan bagi tempat penelitian untuk dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang manfaat kegiatan posyandu dalam memantau tumbuh kembang balita agar dapat meningkatkan jumlah kunjungan ibu balita ke posyandu. Kata Kunci : Peran kader, Kunjungan Balita Abstract Based on data from the 2023 Health Profile,the percentage of infants weighed (D/S) in Riau Province has not met the national target of 66.2%. The role of cadres is very important because if cadres are not active, the implementation of posyandu will also become unreliable, and as a result, the nutritional status of infants or infants cannot be detected early on clearly. This will directly affect the success rate of the posyandu program, particularly in monitoring the growth and development of toddlers (D/S). The purpose of this study is to determine the relationshipbetween the role of posyandu cadres and toddler visits at the Picuran Gading Posyandu in the village of Koto Mesjid, the working area of the UPT Puskesmas Pulau Gadang XIII Koto Kampar District,Kampar. The type of research used is analytical correlational with a cross-sectional design. The population in this study consists of all mothers with infants aged 0-59 months in February 2025 who visited the Picuran Gading Posyandu in Koto Mesjid Village, the working area of the UPT Puskesmas Pulau Gadang Health Center in XIII Koto Kampar Subdistrict, totaling 87 infants. This study used the total sampling method, which involves taking the entire population as the research sample. The research measurement tool was a questionnaire. The data analysis used was univariate and bivariate, processed using a computerized system with a chi-square test. The test results obtained a P value < α, namely 0.000 < 0.05, indicating a significant relationship between the role of Posyandu cadres and infant visits to the Posyandu Picuran Gading in Koto Mesjid Village, under the jurisdiction of the UPT Puskesmas Pulau Gadang XIII Koto Kampar District, Kampar Regency. It is hoped that the research site can provide information to the community about the benefits of Posyandu activities in monitoring infant growth and development, thereby increasing the number of visits by mothers of infants to the Posyandu. Keywords: Role of Posyandu Cadres, Infant Visits
Hubungan Kontrol Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) Pengguna Media Sosial pada Siswa/i di SMA Negeri 1 Kampar Tahun 2025 Nurfitri; Dita Puteri , Ade; Kasumayanti, Erma
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49135

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja merupakan bentuk kecemasan yang muncul akibat penggunaan media sosial yang berlebihan serta rendahnya kontrol diri dalam mengelola aktivitas digital. Remaja cenderung rentan mengalami FoMO karena kebutuhan sosial yang tinggi dan kemampuan regulasi diri yang belum matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan FoMO pada pengguna media sosial di kalangan siswa/i SMA Negeri 1 Kampar. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10–14 Maret 2025 dengan desain kuantitatif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 260 siswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kontrol diri dan skala FoMO. Hasil analisis data menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara kontrol diri dan FoMO. Siswa dengan kontrol diri rendah cenderung mengalami FoMO tingkat sedang, sementara siswa dengan kontrol diri tinggi tetap mengalami FoMO namun dalam kadar yang lebih terkendali. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kontrol diri sejak dini untuk meminimalisasi dampak negatif media sosial dan mendukung kesehatan mental remaja. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan untuk pengembangan strategi pengelolaan kontrol diri serta mendorong penelitian selanjutnya dengan variabel dan metode yang lebih beragam.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT RHEUMATOID ARTHRITIS Mardiana, Putri; Safitri, Yenny; Hastuty, Milda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49309

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang sendi dan dapat menyebabkan kecacatan apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu faktor penting dalam pengelolaan RA adalah kepatuhan pasien dalam minum obat, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat RA di Desa Pulau Rambai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita RA berusia 45–59 tahun yang berjumlah 51 responden, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat RA (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (56,8%) memiliki dukungan keluarga yang baik dan 61,4% responden patuh dalam minum obat. Uji statistik menggunakan Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p = 0,010; POR = 5,704). Artinya, responden yang mendapat dukungan keluarga memiliki peluang 5,704kali lebih besar untuk patuh minum obat dibanding yang tidak mendapat dukungan. Kesimpulan dari penelitian ini menyarankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi penderita RA untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan.
EFEKTIVITAS MENGKONSUMSI BUBUR KACANG HIJAU TERHADAP PRODUKSI ASI Nurlela, Nurlela; Ekdeni Aifa, Wira; Mardiya, Rizka; Fitria, Nurhidaya
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49739

Abstract

Exclusive breastfeeding is essential for the survival of the child and protects him from various diseases. However, the WHO has stated that the most common reason why mothers stop giving exclusive breastfeeding is because they feel that their milk is not enough for their baby's needs. About 35% of mothers stop exclusively breastfeeding in the weeks after giving birth because they feel that their milk is not enough and their babies are not full. This study aims to analyze the effectiveness of consuming mung bean pulp on breast milk production. This study is a pre-experimental research designed by one group pre test- post test design. The population of all mothers breastfeeding babies 0 to 6 months in Rantau Kasih Village is 31 people. The research sample was 17 people. Sampling technique with Purposive sampling. The research will be carried out in July 2025. Research instrument with questionnaire sheets. The analysis used was univariate and bivariate analysis with Wilcoxon test. Univariate results were obtained: the average value of smooth breast milk production of the respondents before being given an intervention in the form of giving mung bean pulp was 4.65 with a minimum value of 1 and a maximum of 8. After being given an intervention, there was an increase in the average value of the smooth milk production of the respondents to 8.18 with a minimum value of 6 and a maximum of 10. The results of the bivariate test with the Wilcoxon test obtained a value of P=0.000<0.05. In conclusion, there is an effectiveness of consuming mung bean porridge on breast milk production in Rantau Kasih Village, the work area of the UPT Sungai Pagar Health Center.
HUBUNGAN STATUS EKONOMI DAN PENERAPAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA MASYARAKAT DI DESA LUBUK SAKAT PUSKESMAS PANTAI RAJA Hestytriana, Dea; Nurman, Muhammad; Erlinawati, Erlinawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49949

Abstract

Semakin berkembangnya zaman, Gastritis menjadi salah satu penyakit yang mengalami kenaikan setiap tahunnya. dimana hal ini dipengaruhi oleh perubahan pada masyarakat seperti pola hidup, tingkat ekonomi yang menurun, mengakibatkan peningkatkan masalah penyakit tidak menular semakin tinggi. Menurut World Health Organization (WHO) memperlihatkan angka kematian yang disebabkan oleh kasus gastritis pada tahun 2010 mengalami peningkatan. Gastritis merupakan masalah saluran pencernaan yang jika dibiarkan dapat bersifat kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status ekonomi dan penerapan pola makan dengan kejadian gastritis pada masyrakat di Desa Lubuk Sakat Wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada tanggal 07-14 Juli 2023 dengan jumlah sample 595 responden menggunakan metode teknik probabily sample. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner status ekonomi, pola makan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-squre. Hasil univariat menunjukkan 65 responden (75.6%) berada pada status ekonomi tidak cukup dan sebanyak 54 responden (62.8%) berada pada pola makan tidak baik, dan sebanyak 54(62.8%) responden mengalami gastritis. Uji chi-squre menunjukan hasil ada hubungan antara penerapan pola makan dengan kejadian gastritis p-value < 0,05. Penelitian ini diharapkan masyarakat untuk dapat mengatur pola makan yang baik, mengkonsumsi makanan yang bergizi, hindari stres dan menerapkan pola hidup sehat
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN PEMICU HIPERTENSI PADA LANSIA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA TARAI BANGUN WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2023 Busroni, Dena Tsabita; Anggriani Harahap, Dewi; Riani, Riani
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49968

Abstract

Pelngeltahuan melngelnai makanan pelmicu hipelrtelnsi sangatlah pelnting bagi selmua olrang, karelna jika tidak melmahami makanan apa saja yang dapat melmicu telrjadinya hipelrtelnsi maka selmua jelnis makanan akan dikolnsumsi dalam jumlah yang tidak telrbatas dan telkanan darah tinggi akan melnjadi tidak telrkelndali. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi pada lansia di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 25-29 Desember 2023 dengan jumlah sampel 190 orang lansia yang berusia 60-74 tahun menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diperoleh 108 responden (56,8%) memiliki pengetahuan rendah tentang makanan pemicu hipertensi, 96 responden (50,5%) lansia mengalami hipertensi. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi dengan kejadian hipertensi dengan nilai p value 0,000 (<0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi dengan kejadian hipertensi di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023. Para lansia diharapkan agar aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dan praktik dalam meningkatkan pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi dan melakukan pelaksanaan hipertensi dengan baik, yaitu dengan mengontrol kesehatan secara rutin dan minum obat antihipertensi secara rutin sesuai dengan resep dokter sehingga dapat meminimalkan terjadinya komplikasi akibat hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Makanan Pemicu Hipertensi, Pengetahuan Lansia

Page 12 of 13 | Total Record : 124