cover
Contact Name
Roni Herdianto
Contact Email
roni.herdianto@um.ac.id
Phone
+6281555764640
Journal Mail Official
tekno.journal@um.ac.id
Editorial Address
Gedung G.4, Lantai 1 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Jln. Semarang No.5 Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Tekno : Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan
ISSN : -     EISSN : 26864657     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of electrical engineering, informatic engineering, and vocational education, and related topic are welcome
Articles 140 Documents
Halaman Depan Tekno Volume 33; Issue 2; September 2023 Lestari, Dyah
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 33, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v33i2p%p

Abstract

Hubungan Persepsi Profesi Guru dan Efikasi Diri terhadap Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa S1 PTI Universitas Negeri Malang Ulfatus Sa’diyah; Heru Wahyu Herwanto; Gres Dyah Kusuma Ningrum
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p1-10

Abstract

Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (PTI) sebagai calon guru harus memiliki minat menjadi guru agar dapat meningkatkan kualitasnya untuk menjadi guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang profesional. Mahasiswa yang mempunyai minat menjadi guru memerlukan persepsi yang baik terhadap profesi guru. Selain itu, calon guru TIK juga harus mempunyai keyakinan dalam dirinya untuk mencapai suatu keberhasilan agar dapat mengajarkan ilmu yang telah didapatkan. Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui: (1) deskripsi persepsi profesi guru, efikasi diri (self-efficacy) dan minat menjadi guru, (2) hubungan secara parsial antara persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru dan efikasi diri terhadap minat menjadi guru, dan (3) hubungan secara simultan antara persepsi profesi guru dan efikasi diri terhadap minat menjadi guru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Metode penelitian ini menggunakan metode ex post facto. Sampel penelitian adalah mahasiswa program studi PTI angkatan 2019-2021 Universitas Negeri Malang (UM) dengan jumlah 141 mahasiswa. Uji hipotesis menggunakan korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan persepsi profesi guru dalam kategori sangat tinggi, efikasi diri dalam kategori tinggi, minat menjadi guru dalam kategori tinggi. Secara parsial antara variabel persepsi profesi guru (X1 ) terhadap minat menjadi guru (Y) dan efikasi diri (X2 ) terhadap minat menjadi guru (Y) mempunyai hubungan yang positif dan signifikan. Secara simultan antara persepsi profesi guru (X1), efikasi diri (X2 ) terhadap minat menjadi guru (Y) mempunyai hubungan yang positif dan signifikan
Optimasi Penempatan Kapasitor Bank dalam Memperbaiki Undervoltage pada Studi Kasus Kontingensi Jaringan Listrik 150 kV Madura Ekananda, Thoriq Bachtiar Yusuf; Lestari, Dyah; Falah, Moh. Zainul; Syah, Abdullah Iskandar
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 34, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i2p109-118

Abstract

Proses pendistribusian energi listrik dituntut menjaga kualitas daya supaya mendapatkan stablitas tenaga listrik tetap handal. Pada tahun 2015-2019, di pulau Madura hanya terdapat lima gardu induk. Seiring dengan pertambahan kebutuhan tenaga listrik di beberapa wilayah pulau Madura, untuk memperbaiki mutu dan keandalan penyaluran tenaga listrik ke konsumen, diadakan proyek penambahan Gardu Induk Guluk. Penambahan gardu induk tersebut akan berpengaruh terhadap aliran daya dan tegangan pada sistem tenaga listrik. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji keandalan dengan cara melakukan analisis kontingensi dengan metode menggunakan metode Indeks Performa Tegangan (IPT) yang mengurutkan dampak kontingensi terparah dan langkah perbaikannya. Langkah yang dilakukan ketika terjadi undervoltage yaitu dilakukan penempatan kapasitor. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa dampak terparah atau rangking tertinggi performa indeks tegangan terjadi pada skenario Bangkalan A-Sampang A dimana nilai tegangan bus Guluk sebesar 134,2 kV dan nilai tegangan bus Sumenep sebesar 134,5 kV. Dari hasil tersebut, perlu dilakukan penempatan kapasitor pada bus sumenep sebesar 8,046 MVAR. Hasil penempatan kapasitor dapat memperbaiki tegangan pada bus sumenep sebesar 140,8 kV ketika kondisi normal dan 135,5 kV ketika kondisi skenario 4.
Penerapan Modul Sensor dan Arduino terhadap Minat, Motivasi, dan Hasil Belajar Siswa Kelas 10 TITL SMK (STM) Turen Putra, Adhi Pramana Estiawanda; Herwanto, Heru Wahyu; Irianto, Wahyu Sakti Gunawan; Soraya, Dila Umnia
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 34, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i2p119-127

Abstract

Capaian daya serap materi pelajaran masih menjadi permasalahan di Indonesia. Peningkatan sarana prasarana berupa bahan ajar menjadi upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Modul sebagai salah satu bahan ajar dapat membantu siswa memahami, mempelajari dan menerapkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan serta memberikan motivasi belajar pada siswa. Kegairahan, lingkungan, dan keinginan belajar memengaruhi minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Kurangnya motivasi dan minat belajar terjadi di SMK (STM) Turen, karena itu diperlukan inovasi kegiatan pembelajaran menarik minat, motivasi serta efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan disain quasi experiment dengan pendekatan kuantitatif. Variabel yang digunakan yaitu satu variabel independen yaitu penerapan modul sensor dan arduino (X1) dan 3 variabel dependen yaitu minat belajar (Y1), motivasi belajar (Y2) dan hasil belajar (Y3). Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi, non tes (angket/kuesioner), dokumentasi (nilai ulangan harian), dan tes (post-test). Nilai rata-rata Ulangan Harian kelas eksperimen sebesar 35,21 dan kelas kontrol sebesar 39,58. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen 76,95 dan kelas kontrol 61,25. Minat belajar pada indikator keterlibatan, ketertarikan dan perasan senang siswa kelas eksperimen dan kontrol termasuk kategori tinggi. Motivasi belajar pada indikator dorongan kegiatan belajar, kegiatan pembelajaran menarik kelas eksperimen dan kontrol termasuk kategori tinggi, sedangkan pada indikator kemauan belajar kelas eksperimen termasuk kategori sangat tinggi dan kelas kontrol tinggi. Penerapan modul trainer sensor arduino memiliki dampak terhadap minat, motivasi, dan hasil belajar siswa kelas 10 SMK (STM) Turen.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Google Sites sebagai Pengantar Praktikum pada Materi Instalasi Penerangan Listrik Kelas XI TITL Habihamzah, Muhammad Alief; Kusumawardana, Arya
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 34, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i2p88-98

Abstract

Mata Pelajaran Instalasi Penerangan Listrik (IPL) merupakan mata pelajaran yang wajib ditempuh peserta didik kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa peserta didik hanya terpaku dengan materi yang disampaikan guru serta kurang referensi untuk belajar mandiri bagi peserta didik. Materi pada mata pelajaran instalasi penerangan listrik masih sulit dipahami oleh peserta didik. Dengan waktu praktikum yang singkat, peserta didik masih bingung terhadap materi yang menjadi dasar dalam kegiatan praktikum. Tujuan penelitian ini adalah merancang, mengembangkan, dan mengetahui kelayakan Bahan Ajar berbasis Google Sites sebagai Pengantar Praktikum pada Materi IPL 1 Fasa. Bahan Ajar dirancang dan dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE dengan 4 tahapan, yaitu: (1) Analyze, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, (5) Evaluate. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner yang diberikan kepada subjek uji coba yaitu ahli dan siswa. Hasil validasi dan uji coba yaitu: (1) skor rata- rata validitas dari ahli 1 sebesar 90,91%, dari ahli 2 sebesar 94,32%, dan dari ahli 3 sebesar 92,05% dengan kriteria sangat valid. (2) Uji coba yang dilakukan oleh siswa kelas XI Program Keahlian TITL. Uji coba kelompok kecil dengan 10 siswa mendapatkan skor rata-rata sebesar 91,41% dengan kriteria sangat layak. Uji coba kelompok besar dengan 33 siswa mendapatkan skor rata-rata sebesar 93,13% dengan kriteria sangat layak. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar sangat layak digunakan untuk belajar siswa secara mandiri dan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran di sekolah.
The Effect of Pedagogical Competence and Professional Competence of Students After Teaching Assistance on Interest in Becoming ICT Teachers and Teaching Readiness of Informatics Engineering Education Students, Universitas Negeri Malang Herwanto, Heru Wahyu; Irianto, Wahyu Sakti Gunawan
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 34, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i2p99-108

Abstract

Survey findings indicate that some Informatics Engineering Education students show low interest in pursuing a teaching career, leading to reduced motivation, enthusiasm, and teaching readiness. This lack of interest negatively affects their pedagogical and professional competence. The Teaching Assistance Program was created for educational students to hone their teaching skills and develop their capabilities through curriculum development and implementation. This study aims to:(1) reveal the effect of pedagogical competence on interest in becoming an ICT teacher and teaching readiness; (2) reveal the effect of professional competence on interest in becoming an ICT teacher and teaching readiness; (3) reveal the effect of interest in becoming an ICT teacher on teaching readiness; (4) reveal the effect of pedagogic competence and professional competence on teaching readiness through the intervening variable interest in becoming a teacher. The study found that professional competence significantly influences students’ interest in becoming ICT teachers, while pedagogical competence significantly affects teaching readiness. Interest in becoming an ICT teacher also has a strong positive effect on teaching readiness. Additionally, professional competence indirectly enhances teaching readiness through increased career interest, whereas pedagogical competence shows no significant indirect effect through interest.
PENGENDALIAN BEBAN LISTRIK LABORATORIUM BERDASARKAN DETEKSI MANUSIA DAN JADWAL KULIAH Achmad Safii; Anik Nur Handayani; Dityo Kreshna Argeshwara
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p48-57

Abstract

Peningkatan konsumsi energi listrik di seluruh dunia menjadi permasalahan serius karena keterbatasan sumber daya alam dan dampak negatifnya terhadap lingkungan. Sebagai pusat pendidikan dan penelitian, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mengurangi penggunaan energi listrik yang tidak perlu di lingkungan kampus. Salah satu area yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah ruang laboratorium, di mana sering kali peralatan listrik masih aktif meskipun tidak digunakan. Oleh karena itu, diperlukan sistem otomatis yang dapat mengendalikan penggunaan beban listrik di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem yang dapat mengurangi penggunaan energi listrik yang tidak perlu di laboratorium dengan mengintegrasikan deteksi manusia dan jadwal kuliah sebagai metode pengendalian beban listrik. Metode penelitian melibatkan tahap observasi, analisis masalah, pembuatan sistem, uji coba sistem, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan beban listrik di laboratorium dapat dikendalikan secara otomatis. Sistem yang dikembangkan berhasil menghemat energi listrik sebesar 21,6 kWh (33,3%) setiap bulan.
Hubungan Self-Awareness dan Technological Innovation Capability terhadap Career Adaptability Siswa SMK Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri di SMKN 1 Kota Kediri Mukhammad Riyadi Erwanenda; Wahyu Sakti Gunawan Irianto; Soraya Norma Mustika
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p58-66

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan besar dalam dunia tenaga kerja, mempengaruhi karakter pekerjaan dan pasar tenaga kerja. Meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program "SMK BISA!", angka pengangguran di tingkat SMK tetap tinggi, menunjukkan tantangan dalam menghasilkan lulusan SMK yang dapat beradaptasi dengan baik di dunia kerja yang berubah. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara kesadaran diri (self-awareness) dan kemampuan inovasi teknologi (technological innovation capability) terhadap kemampuan adaptasi karier (career adaptability) pada siswa SMK jurusan Teknik Otomasi Industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara kesadaran diri dan kemampuan inovasi teknologi dengan kemampuan adaptasi karier. Hasil ini mengindikasikan bahwa memahami diri sendiri dan memiliki kemampuan inovasi teknologi dapat membantu siswa SMK dalam beradaptasi dengan perubahan dalam dunia kerja yang terus berkembang. Dalam kombinasi, self-awareness dan technological innovation capability dapat meningkatkan kemampuan adaptasi karier siswa kejuruan. Penelitian ini memberikan panduan untuk meningkatkan pendidikan SMK yang lebih relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions Dan Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Teknik Komputer Dan Jaringan Kelas XI TKJ Di SMKN 11 Malang Galih Saka Diantama; Gres Dyah Kusuma Ningrum
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p67-76

Abstract

Berdasarkan hasil observasi ke sekolah didapatkan masalah bahwasanya siswa memiliki hasil belajar yang rendah pada pembelajaran Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) kelas XI yang disebabkan karena siswa kurang memperhatikan pembelajaran di kelas. Model pembelajaran yang diterapkan oleh guru kurang menarik dan kurang memotivasi siswa untuk belajar di kelas. Dalam penelitian ini diterapkan dua model pembelajaran yang berbeda yaitu kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Problem Based Learning (PBL) dan membandingkan hasil dari kedua penerapan tersebut. Peneliti menggunakan dua kelas yaitu kelas XI TKJ 3 dan XI TKJ 4 di SMKN 11 Malang. Pada masing-masing grup diambil nilai pre-test dan nilai post-test. Dari hasil analisis komparasi rata-rata nilai pre-test dengan post-test pada kelas XI TKJ 3 menghasilkan signifikansi sebesar 0,000 sehingga pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif. Kemudian dari hasil analisis komparasi rata-rata nilai pre-test dengan post tes pada kelas XI TKJ 4 menghasilkan signifikansi sebesar 0,003 sehingga dapat dinyatakan bahwa penerapan model pembelajaran PBL efektif. Lalu dari hasil analisis komparasi nilai post-test dari kelas XI TKJ 3 yang memperoleh rata-rata sebesar 82,39 dengan kelas XI TKJ 4 yang memperoleh rata-rata sebesar 77,26 menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,029 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kedua kelas tersebut. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada PBL terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknik Komputer dan Jaringan kelas XI di SMK Negeri 11 Malang.
Disain dan Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off Grid untuk Suplai Energi Listrik untuk CCTV dan Peralatan Listrik di Pos Satpam Dyah Lestari; Sujito Sujito; Anik Nur Handayani; Panji Ageng Timor Pamungkas
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p77-87

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off grid untuk mendukung operasional perangkat keamanan seperti CCTV, lampu, dan peralatan listrik lain di pos satpam. Saat ini, peralatan tersebut masih bergantung pada listrik dari rumah warga, yang menimbulkan kendala dalam pembagian biaya dan risiko gangguan pasokan dari PLN. Metode penelitian mencakup analisis kebutuhan energi, disain sistem, perakitan komponen, dan pengujian langsung di lokasi. Total kebutuhan energi harian adalah 4.384 Wh. Dari hasil perancangan diperoleh komponen yang dibutuhkan untuk sistem PLTS meliputi meliputi 3 panel surya 300 Wp, 3 baterai VRLA 12V 100Ah, 1 Solar Charge Controller 100A, dan 1 inverter 5.000 W. Panel surya dipasang di atas tiang setinggi 3 meter untuk efisiensi penyerapan cahaya. Dari pengujian sistem PLTS yang dilakukan pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB diperoleh total daya yang masuk ke baterai sejumlah 859,48 Watt serta rata-rata daya per jam adalah 71,62 Watt. Tegangan luaran baterai juga berada di sekitar 11 V-13 V. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu menyediakan daya listrik mandiri, mengurangi ketergantungan pada PLN, mendukung keamanan lingkungan, dan dapat direplikasi di lokasi lain dengan kondisi serupa