cover
Contact Name
Roni Herdianto
Contact Email
roni.herdianto@um.ac.id
Phone
+6281555764640
Journal Mail Official
tekno.journal@um.ac.id
Editorial Address
Gedung G.4, Lantai 1 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Jln. Semarang No.5 Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Tekno : Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan
ISSN : -     EISSN : 26864657     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of electrical engineering, informatic engineering, and vocational education, and related topic are welcome
Articles 136 Documents
Penerapan gamification pada matakuliah Matematika Diskrit Muhamad Zainal Arifin; Miko Djatmiko; Muhamad Jauharul Fuady
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 27, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.847 KB) | DOI: 10.17977/um034v27i1p71-78

Abstract

Gamification adalah suatu konsep yang menerapkan teknik dan strategi permainan pada konteks diluar dunia permainan dan telah terbukti mampu meningkatkan partisipasi dan motivasi. Matematika diskrit merupakan salah satu matakuliah di program studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Sebagian besar mahasiswa tidak memiliki motivasi untuk mempelajari matakuliah ini. Penerapan gamification dapat menyelesaikan masalah tersebut. Penerapan gamification pada matematika diskrit diwujudkan melalui aplikasi website yang dapat diakses secara online. Adapun tujuan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan suatu produk media pembelajaran dengan gamification pada matakuliah matematika diskrit serta menguji kelayakan media pembelajaran dengan gamification pada materi-materi dalam matakuliah matematika diskrit. Penelitian dan pengembangan ini merupakan jenis penelitian Research & Development (R&D). Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah metode yang telah disesuaikan dengan metode penelitian dan pengembangan Sugiyono. Prosedur pengembangannya yaitu: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk. Produk yang dihasilkan telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi untuk terlebih dahulu mengetahui kelebihan dan kekurangan media pembelajaran sebelum dilakukan uji coba ke responden. Validasi ahli media mendapatkan skor sebesar 79% dan validasi ahli materi sebesar 89%. Produk yang telah divalidasi dan direvisi kemudian diuji cobakan kepada mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang angkatan 2014. Hasil uji coba produk sebesar 82%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran telah valid dan siap digunakan. 
Pengembangan modul pembelajaran fuzzy pada mata kuliah Sistem Cerdas untuk mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang Dyah Rosita Anggraeni; Hakkun Elmunsyah; Anik Nur Handayani
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 29, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.47 KB) | DOI: 10.17977/um034v29i1p26-40

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran Fuzzy dan menguji kelayakan modul tersebut untuk dimanfaatkan di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE dengan lima tahap pengembangan sebagai berikut: (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, dan (5) Evaluasi.  Produk hasil pengembangan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta diujicobakan pada mahasiswa yang sudah dan sedang menempuh mata kuliah Sistem Cerdas. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah modul fuzzy untuk pegangan dosen dan modul fuzzy untuk pegangan mahasiswa. Persentase kelayakan yang didapatkan dari validasi ahli materi untuk modul pegangan mahasiswa 91.00% dan modul pegangan dosen 93.00%, validasi ahli media 91.00%. Sedangkan untuk hasil uji coba didapatkan persentase hasil uji coba kelompok kecil 93.36% dan kelompok besar 89.47%. Berdasarkaan data hasil validasi dan uji coba tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan secara keseluruhan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran Sistem Cerdas di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang.
Pengembangan bahan ajar interaktif pada matapelajaran sistem komputer berbasis PBL untuk SMK Arizia Aulia Aziiza; Syaad Patmanthara; Triyana Widiyaningtyas
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 28, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.696 KB) | DOI: 10.17977/um034v28i2p166-176

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru matapelajaran sistem komputer kelas X di SMK Negeri 1 Banyuwangi, bahan ajar yang digunakan masih berupa file dengan format .pdf dari guru dan bersumber dari internet. Bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum 2013 revisi masih belum tersedia mengakibatkan siswa kesulitan untuk belajar secara mandiri maupun kelompok, sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Bahan ajar berupa buku digital yang dikembangkan terintegrasi dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) yang diharapkan mampu mengajak siswa aktif dalam belajar secara mandiri maupun kelompok diskusi untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Proses pembelajaran masih menggunakan metode ceramah dengan penyampaian materi menggunakan power point. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design. Development, Implementation, and Evaluation). Model pengembangan ini meliputi 5 langkah, yaitu: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Sebelum bahan ajar diimplementasikan, dilakukan validasi dan uji coba untuk mengetahui kelayakan bahan ajar berupa buku digital ini. Hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase validasi sebesar 92.1% sedangkan ahli media sebesar 86.05%. Uji coba dilakukan sebanyak 3 tahap, yaitu: (1) uji coba perseorangan memperoleh hasil sebesar 77%, (2) uji coba kelompok kecil memperoleh hasil sebesar 81.1%, dan (3) uji coba kelompok besar memperoleh hasil 88.3%. 
Mitigasi Transmission Line Loss Melalui Perubahan Jarak Antar Konduktor Wijaya, Yusuf Pandhu
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v30i1pIn press

Abstract

Transmission Line Loss is an obstacle that cannot be avoided from the electricity transmission process. Transmission Line Loss is a phenomenon that is affected by loss of power due to corona and loss of power due to conductance resistance. Transmission Line Loss can be detrimental to the seller, because the electricity sent to the buyer is partially lost in the shipping process. However, losses can be reduced by increasing the distance between conductors so that the risk of Transmission Line Loss can be mitigated. In the transmission between the Waru bay Buduran substation, 83MW - 145MW of power is transmitted and 1.1 MW - 1.9 MW is lost due to losses in the transmission. Through this method, the loss of the transmission line can be reduced by 2.8% - 11.2%, so that the loss of the transmission line is reduced to 0.8MW – 1.8MW.
Pengembangan modul sistem operasi berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) untuk menumbuhkan keaktifan belajar siswa di SMKN 1 Pogalan Arif Nurnanto; Setiadi Cahyono Putro; Hary Suswanto
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 28, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.369 KB) | DOI: 10.17977/um034v28i1p51-60

Abstract

Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk, membuat sebuah buku, mengobservasi keaktifan belajar siswa saat menggunakan buku yang dikembangkan dan mendeskripsikan hasil uji validasi buku untuk siswa SMKN 1 Pogalan Trenggalek. Tahap pengembangannya meliputi, (1) analisis kebutuhan; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk awal; (4) validasi ahli; (5) uji coba kelompok kecil; (6) uji coba kelompok besar; (7) revisi; dan (8) diseminasi. peneliti juga melakukan observasi keaktifan menggunakan angket yang mengadopsi milik Sardiman. Peneliti juga melakukan uji terhadap responden mengenai isi dari materi yang ada pada buku.
Penerapan heutagogi gamifikasi terhadap evaluasi pembelajaran geografi di sekolah menengah pertama Ahmad Mursyidun Nidhom; Setiadi Cahyono Putro
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 29, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.476 KB) | DOI: 10.17977/um034v29i2p190-197

Abstract

Evaluasi pembelajaran dalam bentuk tes sering menimbulkan kecemasan pada diri siswa sehingga mempengaruhi hasil belajar terutama pada pelajaran yang membutuhkan konsentrasi dan daya ingat seperti pelajaran Geografi. Untuk menciptakan suasana evaluasi belajar yang santai dan tidak membuat siswa merasa cemas, dapat dilakukan dengan memanfaatkan game edukasi sebagai alat evaluasi pembelajaran. Game didesain dan dibangun seatraktif mungkin untuk  siswa kelas IX SMP dengan aplikasi Java 3D dengan. Game edukasi yang user-friendly, mudah diaplikasikan dan atraktif membuat siswa tidak sadar bahwa sebenarnya ia sedang dievaluasi. Pemanfaatan game edukasi sebagai alternatif media evaluasi pembelajaran mampu mengurangi kecemasan siswa dan membuat hasil evaluasi belajar  lebih mendekati kemampuan siswa yang sebenarnya. Dari Hasil Uji Coba Fleksibilitas dan user friendly dengan mekanisme black box mendapatkan nilai 87,3%, hal ini menandakan konsep gamifikasi berjalan secara maksimal.
Pengembangan bahan ajar mata pelajaran Jaringan Dasar untuk SMK kelas X semester II program keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan berdasarkan Kurikulum 2013 Muhamad Zainal Arifin; Muladi Muladi; Fath Faizal Mubarok
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 27, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1298.411 KB) | DOI: 10.17977/um034v27i2p125-132

Abstract

Sistem pendidikan nasional telah menggunakan Kurikulum 2013 sebagai pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pergantian kurikulum tersebut mengakibatkan terdapat mata pelajaran baru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yaitu Jaringan Dasar. Namun, hingga saat ini masih belum tersedia bahan ajar yang sesuai dengan Kurikulum 2013 untuk SMK TKJ khususnya pada mata pelajaran Jaringan Dasar kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Dari uraian tersebut, dilakukanlah penelitian pengembangan bahan ajar pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar untuk kelas X semester II TKJ. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan rancangan pembelajaran Dick & Carey. Tahapan-tahapan penelitian dan pengembangan yang dilakukan yaitu (1) analisis kebutuhan, (2) analisis pembelajaran, (3) analisis pebelajar dan konteks, (4) tujuan umum dan khusus, (5) mengembangkan instrumen, (6) mengembangkan strategi pembelajaran, (7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran, (8) merancang dan melakukan evaluasi formatif, dan (9) melakukan revisi.
Personalisasi virtual laboratory menggunakan kecerdasan buatan Irawan Dwi Wahyono
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 29, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.071 KB) | DOI: 10.17977/um034v29i1p86-96

Abstract

Perkembangan teknologi pembelajaran di industri 4.0 dalam beberapa tahun terakhir ini berkembang pesat salah satunya adalah aplikasi virtual. Salah satu aplikasi pembelajaran virtual yang dikembangkan saat ini adalah laboratorium virtual. Penggunaan laboratorium virtual dalam Revolution 4.0 sangat berguna terutama lembaga pendidikan yang tidak memiliki cukup ruang dan peralatan. Penelitian laboratorium virtual telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Pengembangan laboratorium virtual yang dikembangkan adalah media, model dan bahan di laboratorium virtual. Laboratorium virtual yang ada adalah pembelajaran satu arah. Laboratorium virtual tidak memiliki umpan balik dengan pengguna terutama keinginan dan kemampuan pengguna di laboratorium virtual. Diperlukan pembelajaran laboratorium berdasarkan keinginan dan kemampuan pengguna. Model pembelajaran ini dikenal sebagai personalisasi. Penelitian ini mengembangkan laboratorium virtual yang dipersonalisasi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Kemampuan dan kemauan pengguna diproses oleh kecerdasan buatan untuk menentukan model, media dan bahan yang cocok untuk pengguna. Hasil uji coba di laboratorium virtual ini memperoleh nilai akurasi menurut pengguna berdasarkan hasil personalisasi yang diperoleh sebesar 90,8%
Perbedaan hasil belajar antara penerapan model cooperative learning tipe Think Pair Share (TPS) dan Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran dasar pemrograman siswa kelas X di SMK Negeri 2 Madiun Wahyu Sakti Gunawan Irianto; Syaad Patmanthara; Evania Kurniawati
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 27, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.405 KB) | DOI: 10.17977/um034v27i1p30-36

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan signifikansi perbedaan hasil belajar dari penerepan model pembelajaran TPS pada mata pelajaran. Rancangan penelitian ini menggunakan kuantitatif komparatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimental). Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MM 1 sebagai kelas eksperimen dan X MM 2 sebagai kelas kontrol di SMKN 2 Madiun.Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran dan variabel terikat adalah hasil belajar. Dari hasil penelitian dan analisa menggunakan uji-t dan uji Mann-Whitney didapat hasil bahwa model pembelajaran TPS dan PBL bisa meningkatkan hasil belajar, dan terdapat perbedaan yang signifikan.
Halaman Depan Jurnal Tekno - 28 (1) Ahmad Mursyidun Nidhom
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 28, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.149 KB) | DOI: 10.17977/um034v28i1p%p

Abstract

Page 6 of 14 | Total Record : 136