cover
Contact Name
Molli Wahyuni
Contact Email
sribungawinarmi@gmail.com
Phone
+6285156244010
Journal Mail Official
whykpr2@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Development Education and Learning
ISSN : -     EISSN : 30260124     DOI : 10.31004/jodel
Core Subject : Education,
Journal of Development Education and Learning and Learning (Jodel) is an electronic journal which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting. Journal of Development Education and Learning (Jodel) is an National peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of education and teaching. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of education and teaching, the Journal of Development Education and Learning follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 64 Documents
Pembiasaan Ibadah Melalui Program Kegiatan Keagamaan Mingguan Di Lingkungan MAN 2 Deli Serdang Hermalia Putri; Mavianti
Journal of Development Education and Learning (JODEL) Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jodel.v4i2.196

Abstract

This study aims to analyze the habituation of worship through weekly religious programs at MAN 2 Deli Serdang as a strategy for developing students’ religious character. The research is based on the finding that students’ worship practices tend to be formal and have not been fully internalized in daily life. A descriptive qualitative approach was employed using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The participants included the principal, Islamic education teachers, religious supervisors, and students. The findings indicate that weekly religious activities such as Qur’anic recitation, congregational prayers, short sermons, and dhuha prayers function as effective habituation mechanisms that enhance students’ discipline, consistency in worship, and spiritual awareness. The program’s effectiveness is supported by teachers’ role modeling, time management integrated with academic schedules, and institutional policies. However, obstacles remain, including low intrinsic motivation among students and external environmental influences. This study concludes that the habituation of worship through structured weekly religious programs significantly contributes to the internalization of religious values and the formation of students’ spiritual character. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiasaan ibadah melalui program kegiatan keagamaan mingguan di MAN 2 Deli Serdang sebagai strategi pembentukan karakter religius siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan bahwa praktik ibadah siswa masih bersifat formal dan belum terinternalisasi secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, pembina keagamaan, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program keagamaan mingguan yang meliputi tadarus Al-Qur’an, shalat berjamaah, kultum, dan shalat dhuha berperan sebagai stimulus pembiasaan yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan, konsistensi ibadah, serta kesadaran spiritual siswa. Keberhasilan program didukung oleh keteladanan guru, pengaturan waktu yang terintegrasi dengan kegiatan akademik, dan dukungan kebijakan madrasah. Namun, masih ditemukan hambatan berupa rendahnya motivasi intrinsik siswa dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan ibadah melalui program keagamaan mingguan berkontribusi signifikan terhadap internalisasi nilai religius dan pembentukan karakter spiritual siswa.
Transformasi Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Peran Lembaga Pendidikan Madrasah dalam Perspektif Kontemporer Jamilatu Ssa'diyah Tajuddin; Muh. Fthyr El Hasan; Idrus Latif
Journal of Development Education and Learning (JODEL) Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jodel.v4i2.197

Abstract

Transformasi pendidikan Islam di Indonesia telah membawa perubahan signifikan terhadap peran madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam di era kontemporer. Madrasah mengalami pergeseran dari lembaga tradisional menjadi bagian integral dari sistem pendidikan nasional, sehingga penting dianalisis kontribusinya dalam transformasi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka sistematis (library research) dengan pendekatan kualitatif untuk menelaah adaptasi madrasah terhadap kebijakan nasional, dinamika kurikulum, dan praktik pembelajaran modern. Fokus kajian mencakup kebijakan Tiga Menteri tahun 1975 serta integrasi madrasah ke dalam sistem pendidikan nasional melalui undang-undang dan kebijakan terkait. Analisis tematik dilakukan terhadap literatur pendidikan Islam, studi kebijakan, dan penelitian empiris mengenai madrasah modern serta madrasah integratif yang menggabungkan kurikulum umum dan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah telah memperoleh posisi sejajar dengan sekolah umum dalam hal lulusan, ijazah, dan kurikulum, serta berfungsi sebagai jembatan antara tradisi pesantren dan tuntutan modernisasi pendidikan. Namun, tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya, perbedaan budaya organisasi, dan persepsi publik terhadap kualitas madrasah. Transformasi ini mencerminkan kemampuan madrasah untuk berinovasi tanpa mengorbankan identitas keislaman, sehingga berkontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Pengaruh Model Literasi Lingkungan Jelajah Alam Sekitar (LiteLJAS) berbantuan Wayground terhadap Motivasi Belajar IPA Ainul Muslimah; Aulia Azhar; Febri Yanto; Firda Azzahra
Journal of Development Education and Learning (JODEL) Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jodel.v4i2.202

Abstract

This research investigates the impact of utilizing the Environmental Literacy Learning Model for Exploring the Natural Surroundings (LiteLJAS) through Wayground on the motivation toward science education for seventh-grade students at SMPN 28 Padang. The research employed a quantitative method featuring a Non-Equivalent Control Group Design, which included both an experimental group and a control group. Data gathering was conducted using a motivational survey for learning, an observation form for carrying out the learning process, and a feedback questionnaire for students. The collected data was evaluated through a normality test, a homogeneity test, a t-test, and a t'-test. The findings indicated that the execution of learning was classified in the exceptional tier, reaching a rate of 96%. According to the outcomes of the hypothesis test, the computed t value exceeded the t table value (3.042 > 2.008), indicating that applying the LiteLJAS model in conjunction with Wayground significantly affects students' motivation for science learning. Moreover, students' reactions to learning were categorized as excellent with a rate of 99%. As a result, combining the LiteLJAS model with Wayground has been effective in enhancing students' motivation to learn. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Literasi Lingkungan Jelajah Alam Sekitar (LiteLJAS) yang didukung oleh Wayground terhadap motivasi siswa kelas VII dalam belajar IPA di SMPN 28 Padang. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Non Equivalent Control Group Design, yang mencakup kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Informasi didapatkan melalui kuesioner motivasi belajar, lembar observasi proses pembelajaran, dan kuesioner respon siswa. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, serta uji t dan t’. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pelaksanaan pembelajaran tergolong sangat baik dengan persentase mencapai 96%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,042 > 2,008), sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model LiteLJAS yang didukung Wayground memberikan dampak signifikan terhadap motivasi belajar IPA siswa. Di samping itu, tanggapan siswa terhadap pembelajaran juga termasuk sangat positif dengan persentase mencapai 99%. Dengan demikian, penerapan model LiteLJAS yang diintegrasikan dengan Wayground terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Pengaruh Model Creative Problem Solving (CPS) Terintegrasi Socio-Scientific Issue (SSI) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Anisatul Hasana; Aulia Azhar; Skunda Diliarosta; Putri Qalbina
Journal of Development Education and Learning (JODEL) Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jodel.v4i2.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terintegrasi Socio-Scientific Issue (SSI) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VII MTsN 1 Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kreatif berupa pretest dan posttest, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons peserta didik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model CPS terintegrasi SSI berada pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 94,7%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel (3,139 > 2,000), sehingga terdapat pengaruh penerapan model CPS terintegrasi SSI terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Selain itu, respons peserta didik terhadap pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 90,50%. Dengan demikian, model pembelajaran CPS terintegrasi SSI dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.