cover
Contact Name
NURUL KUSUMA DEWI
Contact Email
kusuma.dewi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
KUMARA CENDEKIA
ISSN : 2338008X     EISSN : 2716084X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
HUBUNGAN PARENTAL FEEDING PRACTICES DENGAN PERILAKU MAKAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Ika Wahyu Agustin; Anayanti Rahmawati
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.99622

Abstract

Perilaku makan merupakan serangkaian kecenderungan yang berkelanjutan terhadap makanan. Perilaku makan harus diperhatikan karena sebagai upaya kebutuhan asupan nutrisi yang cukup. Perilaku makan anak untuk mencukupi asupan nutrisi masih bergantung pada orang tua, meskipun anak-anak telah mampu memilih makanan yang disukai. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara parental feeding practices dengan perilaku makan anak usia 5-6 tahun. Pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif korelasional. Pengumpulan data parental feeding practices menggunakan Child Feeding Questionnaire (CFQ) dan perilaku makan menggunakan Children Eating Behaviour Quistionnaire (CEBQ). Sampel penelitian sebanyak 54 anak usia 5-6 tahun. Data diperoleh melalui parent report. Uji prasyarat menggunakan uji statistik nonparametrik Spearman Rho karena data yang diperoleh melalui uji normalitas bersifat tidak normal.  Hasil uji liniearitas yang dilakukan menunjukkan nilai sig. deviation for linearity sebesar 0,849 >0,05, yang berarti hubungan antar variabel memenuhi asumsi linear. Hasil uji hipotesis menunjukkan perhitungan Spearman Rho dengan koefisien 0,329, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan parental feeding practices dengan perilaku makan pada anak usia 5-6 tahun.
PENGARUH PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI ALAT BANTU BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK Selbi Meisy Kardila; Yuniarti Yuniarti; Sudarti Sudarti
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.102307

Abstract

Kemampuan berbahasa sangat berperan penting dalam perkembangan anak usia dini. Ini mencakup kemampuan berpikir, mengekpresikan diri, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan aplikasi YouTube sebagai alat bantu bercerita terhadap kemampuan berbicara anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental dengan jenis one group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah anak usia dini yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes kemampuan berbicara anak usia dini, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan berbicara pada anak usia dini. Berdasarkan hasil paired sample t-test aspek-aspek yang dinilai pada pre-test dan post-test yakni dengan taraf signifikansi alfa sebesar 5% diperoleh nilai t-hitung sebesar -36.927 dengan tingkat Sig.(-tailed)<0,001 pada taraf signifikansi (ɑ<0,005) dengan df , N-1 (13-1=12). Maka keputusan yang dapat diambil adalah Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Artinya, terdapat pengaruh pemanfaatan aplikasi YouTube sebagai alat bantu bercerita terhadap kemampuan berbicara pada anak usia dini.
The Effectiveness of Reward-Based Strategies on the Responsible Behavior of Children Aged 4-5 Years Al Fa'izza Fatirahma; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.109040

Abstract

Responsibility is an important aspect of social-emotional development that should be introduced to children from an early age. Responsible behavior itself enables children to complete their tasks effectively, control themselves, and build harmonious relationships with their environment, thereby increasing their acceptance and likability by others. The impact on children who do not have responsible behavior is that they always depend on others and do not trust. Additionally, children often struggle to understand the norms and rules that exist in their environment. The purpose of this study was to determine the effectiveness of rewarding responsible behavior in early childhood children, especially those aged 4-5 years. This type of research employs quantitative methods with a quasi-experimental design, utilizing a one-group pretest-posttest approach. Data collection was conducted using observational techniques and a behavioral checklist. Based on the research data, the average pre-test value was 11.73, and then increased to 17.27 during the post-test. It can be concluded that giving rewards has an effect on the responsible behavior of children aged 4-5 years.
PENGEMBANGAN MEDIA DAMKAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA 5-6 TAHUN Inge Natalia Dwi Grecia; Melia Dwi Widayanti; Sri Setyowati; Mallevi Agustin Ningrum
Kumara Cendekia Vol 13, No 2 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.100831

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan kognitif yang perlu ditingkatkan di pendidikan abad 21 ini. Kemampuan berpikir kritis penting untuk dikembangkan sebagai dasar kehidupan mendatang, yaitu mencakup tentang pengambilan keputusan dalam memecahkan masalah dimulai dari lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui validitas kelayakan dan keefektifan media Damkar (video animasi mitigasi kebakaran) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development dengan menggunakan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan dengan teknik penelitian data observasi dan angket pada subjek penelitian sebanyak 20 anak usia 5-6 tahun. Validitas media dilakukan melalui uji validasi ahli materi dengan skor 81,8%, dan validasi skor validasi ahli media 90% yang artinya media video animasi mitigasi kebakaran sangat layak digunakan. Uji efektivitas dilakukan dengan uji Wilcoxon SPSS 22 dan menunjukkan asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,000 dengan nilai signifikansi < 0,05 atau 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan signifikan pada pre-test dan post-test sehingga dapat dikatakan bahwa media Damkar efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI APLIKASI MARBEL BELAJAR BERHITUNG Restu Puja Dhewany; Upik Elok Endang Rasmani
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.101584

Abstract

Kemampuan berhitung permulaan merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap anak, dalam kehidupan sehari-hari anak akan dihadapkan langsung oleh konsep bilangan namun banyak anak yang tidak memiliki cukup kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan pembelajaran berhitung permulaan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun melalui aplikasi Marbel Belajar Berhitung. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil penelitian berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan berhitung permulaan sesuai indikator yang ditetapkan untuk anak usia 5-6 tahun yaitu 1) Menyebutkan lambang bilangan 1-10, 2) Menghitung jumlah benda 1-10, 3) Menentukan lambang bilangan sesuai dengan jumlah benda, 4) Menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan 1-10 dengan benda, dan 5) Membandingkan besar kecil nilai bilangan dengan benda. Peningkatan diketahui dari hasil sebelum tindakan ketuntasan diperoleh 26,67% dan setelah tindakan siklus I memperoleh ketuntasan 60%, dan 86,67% pada siklus II. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan penggunaan aplikasi Marbel Belajar Berhitung terbukti mampu meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun.
DAMPAK PENDEKATAN PEMBELAJARAN STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PART PADA KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN erna kristiyani; Ruli Hafidah; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 12, No 1 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i1.65168

Abstract

Kreativitas adalah salah satu aspek kognitif manusia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa setiap manusia memiliki tingkatan kreativitas yang berbeda-beda. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak yang ditimbulkan dari penggunaan pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts pada kreativitas anak usia 5-6 tahun di KBIT Briliant Musuk Boyolali. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design dengan tipe non equivalent control group design. Sumber data penelitian ini dari pelaksanaan pembelajaran dan rencana pelaksanaan pembelajaran harian. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest. Uji Validitas menggunakan validitas isi. Uji Reliabilitas menggunakan alpha cronbach’s. Uji normalitas menggunakan teknik analisis shapiro wilk, sedangkan uji homogenitas menggunakan teknik analisis levene statistics. Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts ini dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di KBIT Briliant. Hal tersebut ditunjukkan dari rata-rata posttest kelompok eksperimen 3,729 dan kelompok kontrol 3,436. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen, yang artinya pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts  berpengaruh terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun. Hal tersebut terlihat ketika proses pembelajaran anak menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan eksplorasi terhadap komponen loose parts yang telah disediakan, anak dapat menciptakan karya yang tiada batasannya, anak berani mengambil resiko ketika bertindak serta dengan media loose parts ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian anak mengenai lingkungan sekitarnya. Berkaitan dengan hal tersebut maka sekolah dan orangtua harus menjalin kerjasama dalam penggunaan pendekatan STEAM dengan media loose parts untuk mengoptimalkan kemampuan kreativitas anak usia dini, khususnya usia 5-6 tahun.
METODE PEMBELAJARAN PROYEK PADA KURIKULUM OPERASIONAL MADRASAH DI RAUDHATUL ATHFAL Shiva Haura; Dewi Fitriani
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.94690

Abstract

Raudhatul Athfal (RA) FQ merupakan sekolah jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dibawah Kementerian Agama dan juga menggunakan kurikulum merdeka seperti arahan pemerintah pusat. RA FQ telah banyak mengukir prestasi di jenjang provinsi pada kategori guru dan kepala sekolah berprestasi. RA ini juga melaksanakan kurikulum merdeka melalui upaya mandiri belajar serta menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Selama ini pembelajaran berbasis proyek lebih banyak dilakukan di jenjang TK di bawah naungan Kemendikbud, sementara pada jenjang RA masih belum teridentifikasi dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran proyek dalam kurikulum operasional madrasah di RA FQ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dimana subjek penelitiannya adalah seorang guru kelas sekaligus koordinator proyek P5. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan tiga tahap, yaitu kondensasi data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode pembelajaran proyek khususnya pada proyek P5 di RA FQ dilakukan dengan durasi waktu yang berbeda dibandingkan dengan pelaksanaan proyek P5 pada umumnya. Pelaksanaan proyek P5 tetap dilaksanakan dengan tahapan yang sama, yaitu permulaan, pengembangan dan penyimpulan. Tema yang diangkat dalam proyek P5 tetap menggunakan tema proyek P5 tetapi tidak menggunakan nilai-nilai Profil Pelajar Rahmatan lil’Alamiin.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN ECOPRINT Elissa Widia Wati; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.101331

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan kemampuan koordinasi jari-jemari antara mata dan tangan untuk mengatur syaraf dan otot-otot halus untuk memegang suatu objek. Kemampuan motorik halus mempunyai proses perkembangan yang berbeda-beda, sehingga permasalahan kemampuan motorik halus pada anak tidak mungkin semua sama persis. Penelitian ini dilakukan untuk peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan eco print. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian berlangsung selama 2 siklus, dilakukan 3 kali pertemuan di setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini merupakan anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 20 anak. Penelitian ini memakai teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik uji validitas data yang digunakan yakni triangulasi teknik dan triangulasi sumber serta melakukan uji expert judgement. Peneliti menggunakan 3 aspek capaian kemampuan motorik halus meliputi, (1) Koordinasi mata dan tangan; (2) Menjiplak bentuk; dan (3) Gerakan manipulatif. Hasil dari penelitian yang dilakukan terbukti bahwa pelaksanaan kegiatan eco print dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan persentase rata-rata sampai dengan siklus 2 meningkat sebesar 75%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan eco print dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMBELAJARAN STEAM ANAK USIA DINI Inka Wulan Maharani; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.106611

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif merupakan kecakapan anak dalam mempertimbangkan, memutuskan, menganalisis, mengkritik, untuk melakukan sesuatu dengan baik dan cermat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dengan model Dave Ebbutt. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi.  Uji validitas data menggunakan uji validitas data kualitatif dengan triangulasi sumber dan triangulasi Teknik pengumpulan data serta uji validitas data kuantitatif dengan uji validitas konstruk dan uji validitas isi. Analisis data dilakukan dengan model analisis data interaktif dan teknik analisis statistic deskriptif.  Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kreatif anak melalui pembelajaran STEAM terlihat dari penigkatan rata-rata dari 6,6% menjadi 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran STEAM dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif anak usia 5-6 tahun.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL-ANAK DENGAN GANGGUAN KECEMASAN Risma Auliya Zahra; Dea Vitaloka; Syifauzakia Syifauzakia
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.96918

Abstract

Mengkaji strategi guru dalam meningkatkan keterampilan sosial anak dengan gangguan kecemasan sangat penting untuk membantu anak-anak mengatasi hambatan sosial mereka, membangun kepercayaan diri, dan mendukung perkembangan emosional yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru dalam menangani anak-anak dengan gangguan kecemasan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung terhadap lima anak yang mengalami gangguan kecemasan, termasuk kecemasan berpisah dari orang tua, kesulitan dalam bersosialisasi, serta ketakutan terhadap objek tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, seperti menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, membangun hubungan personal, menggunakan pembelajaran kolaboratif, memberikan afirmasi positif, serta melibatkan anak dalam aktivitas seni untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan keterampilan sosial mereka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan praktek pendidikan dengan memberikan wawasan mengenai pendekatan yang efektif untuk mendukung anak-anak dengan gangguan kecemasan agar dapat berkembang secara sosial dan emosional di lingkungan PAUD.