cover
Contact Name
NURUL KUSUMA DEWI
Contact Email
kusuma.dewi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
KUMARA CENDEKIA
ISSN : 2338008X     EISSN : 2716084X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
PENGARUH PERMAINAN SIRKUIT TERHADAP PERKEMBANGAN GERAK LOKOMOTOR ANAK USIA 5-6 TAHUN Ratih Indah Permatasari; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.100112

Abstract

Gerak lokomotor adalah salah satu gerak dasar penting untuk anak karena merupakan fondasi aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan sirkuit terhadap gerak lokomotor anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan pendekatan penelitian kuantitatif jenis eksperimen dengan metode kuasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre-test-Post-test Design desain ini terdapat pre-test sebelum diberi perlakuan dan post-test sesudah diberi perlakuan. Populasi pada penelitian ini berjumlah 20 anak. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel probability sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa observasi, peneliti akan mengamati secara langsung terhadap aspek gerak lokomotor anak. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS 25 for Windows dengan rumus Cronbach’s. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov dan Shapiro Wilk menunjukkan bahwa data terdistribusi normal. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Paired Samples Statistics untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari permainan sirkuit terhadap fisik motorik khususnya pada gerak lokomotor anak. Analisis penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai pada kelas eksperimen, yaitu ketika pre-test sebesar 13.95 menjadi 14.70 ketika post-test. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh permainan sirkuit terhadap perkembangan gerak lokomotor anak usia 5-6 tahun.
HUBUNGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA DENGAN HOTS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Putri Agustina; Upik Elok Endang Rasmani; Bambang Winarji
Kumara Cendekia Vol 11, No 4 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i4.64860

Abstract

Perkembangan kecerdasan logika matematika dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah pada anak. Kemampuan pemecahan masalah menjadi salah satu komponen dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) beriringan dengan kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan membuat keputusan. Kecerdasan logika matematika dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada anak tidak terlepas dari faktor yang mempengaruhi baik internal maupun external. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan logika matematika dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK Gugus V Aster Laweyan Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasi dengan sampel penelitian yaitu anak kelompok A di TK Gugus V Aster Laweyan Surakarta berjumlah 95 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan kuisioner capaian perkembangan kecerdasan logika matematika dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) anak yang dibagikan kepada guru kelas. Hasil uji hipotesis korelasi menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,833 sehingga terdapat hubungan yang sangat kuat atau tinggi antara kecerdasan logika matematika dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada anak kelompok A.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA HURUF UNTUK ANAK USIA 5 - 6 TAHUN Alifah Rosita Yahya; Anjar Fitrianingtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.101245

Abstract

Membaca adalah langkah awal yang penting bagi anak usia dini. Pada tahap ini, anak mulai mengenali bunyi, huruf, suku kata, dan kata-kata yang mewakilinya. Membaca merupakan indikator penting keberhasilan di masa depan, baik dalam dunia akademis, aktivitas sosio-emosional, dan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui permainan ular tangga huruf pada anak usia 5-6 tahun. Subjek penelitian ini yakni anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 20 anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas selama 2 siklus. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, tes unjuk kerja, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan uji validitas dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan persentase untuk mengukur besar peningkatan kemampuan membaca anak setelah penerapan permainan ular tangga huruf. Analisis kualitatif memakai model Miles & Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh permainan ular tangga huruf dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan keberhasilan siklus, yaitu dari 50% menjadi 90%. Penelitian ini bermanfaat bagi peneliti lain untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan melalui permainan ular tangga huruf. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menciptakan media yang lebih awet, inovatif, serta mengeksplorasi faktor lain agar kegiatan lebih menarik dan sesuai kebutuhan mereka.
PERAN ORANG TUA DALAM MENCEGAH KECANDUAN GADGET PADA ANAK USIA DINI Kori Akela Juita; Wulansari Vitaloka
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.101106

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dari orang tua dalam mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini. Ketergantungan anak terhadap gadget semakin meningkat. Hal tersebut dianggap akan memengaruhi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional. Penelitian ini memakai jenis pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Adapun partisipan penelitian dalam hal ini adalah orang tua dari anak usia dini yang terpapar gadget sehari-hari. Data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan ketat, pembatasan waktu, serta pengalihan perhatian ke aktivitas lain dapat mengurangi dampak negatif gadget. Selain itu, keterlibatan keluarga dan lingkungan juga berperan membentuk kebiasaan digital anak yang lebih sehat. Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan strategi pengasuhan yang lebih efektif guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
PERBEDAAN LITERASI FINANSIAL ANAK USIA DINI DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN AYAH DAN IBU Alyana Suciparasati Karunia Putri; Warananingtyas Palupi
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.105717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan literasi keuangan pada anak usia dini berdasarkan tingkat pendidikan orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan desain ex-post facto. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik total sampling yang melibatkan 50 anak kelompok B di empat TK yang tergabung dalam Gugus Matahari di Kabtupaten Karanganyar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan validitas instrumen diuji melalui expert judgement. Analisis hipotesis dilakukan dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan literasi finansial pada anak kelompok B di TK Gugus Matahari berdasarkan tingkat pendidikan Ibu. Anak dengan ibu berpendidikan dasar dan tinggi menunjukkan tingkat literasi keuangan yang berbeda. Dominasi peran ibu dalam pengasuhan serta perannya dalam mentransfer pendidikan keuangan dalam keluarga menjadi faktor utama dalam temuan ini. Sebaliknya, tingkat pendidikan ayah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman keuangan anak. Minimnya keterlibatan ayah dalam memberikan pendidikan keuangan dapat menjadi salah satu penyebabnya. Meskipun begitu pendidikan keuangan sejak dini sebaiknya melibatkan kedua orang tua secara aktif agar anak memiliki pemahaman keuangan yang lebih baik dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PERSPEKTIF MUNIF CHATIB Firza Fathia; Novita Eka Nurjanah; Vera Sholeha
Kumara Cendekia Vol 12, No 1 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i1.67035

Abstract

Teori multiple intelligences meyakini bahwa manusia memiliki satu dari beberapa kecerdasan majemuk. Kecerdasan pada diri manusia tidak hanya terdiri dari kemampuan IQ (intelligence quotient) dan logika (matematika) saja. Multiple intelligences menyatakan adanya sembilan macam kecerdasan yang dimiliki oleh setiap orang. Perbedaan kecerdasan antara yang satu dengan yang lainnya terletak pada komposisi atau dominasi dari kecerdasan tersebut. Penerapan pembelajaran berbasis multiple intelligences digunakan sebagai strategi pembelajaran. Namun, dalam penerapannya di lapangan masih menuai banyak kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pembelajaran berbasis multiple intelligences dalam perspektif salah satu tokoh pendidikan, Munif Chatib, di TK Lazuardi Kamila GIS Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi program dengan pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak tidak dapat menemukan kecenderungan gaya belajar dan kecenderungan kecerdasan majemuk mereka. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada perbedaan penerapan pembelajaran berbasis multiple intelligences menurut teori Munif Chatib dengan penerapan pembelajaran di TK Lazuardi Kamila GIS Surakarta. Adanya perbedaan tersebut dikarenakan sekolah menyesuaikan dengan prinsip, visi, misi, dan tujuan sekolah
PENGARUH PEMBELAJARAN STEAM MENGGUNAKAN LOOSE-PARTS TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA 5-6 TAHUN Dewi Safitri; Nur Ika Sari Rakhmawati
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.90763

Abstract

Pembelajaran STEAM penting untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada anak usia dini, dan salah satu cara mendukungnya adalah dengan menggunakan media loose-parts yang terbuat dari bahan alami. Media ini mendorong eksplorasi, kreativitas, dan meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui aktivitas yang melibatkan interaksi dan pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah utnuk mengetahui pengaruh dari metode pembelajaran STEAM menggunakan bahan loose-parts terhadap kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan Quasi Experimental Design. Subjek dari penelitian ini merupakan anak usia 5-6 tahun dari kelompok B TK berjumlah 54 anak yang akan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji T berpasangan yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai rata-rata (mean) kedua kelompok apakah terdapat pengaruh atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig. sebesar 0,000 atau kurang dari 0,005 (<0,005) sehingga data dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran STEAM menggunakan bahan loose-parts terhadap kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PLAYMAT EDU PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Sania Fadliya Nur Azizah; Upik Elok Endang Rasmani; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.106811

Abstract

Kemampuan mengenal konsep bilangan adalah pemahaman seseorang mengenai lambang bilangan, perhitungan, seberapa banyaknya benda, dan hubungan satu lawan satu. Playmat Edu adalah media yang bertujuan untuk media bermain dan belajar anak. Media Playmat Edu adalah media yang dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan dengan meneraapkan media Playmat Edu pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan MC Taggart yang menerapkan pendekatan penelitian kauntitatif dan kualitatif yang dilakukan selama 2 siklus. Masing-masing siklus penelitian ini meliputi 4 kali pertemuan yang tersusun dari tahap perencanaan, tindakan & observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu anak usia 4-5 tahun sejumlah 12 anak, menerapkan teknik pengumpulan data tes, observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik uji validitas data yang diterapkan yakni validitas data kuantitatif dengan menggunakan expert judgment, dan validitas data kualitatif menggunakan triangulasi data. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif menggunakan rumus untuk mengetahui tingkat ketuntasan belajar, dan Teknik analisis data kualitatif  menggunakan analisis interaktif sesuai pendekatan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun dengan mendapat nilai ketuntasan yaitu pada tahap pra tindakan 16,7%, siklus I sebesar 41,7% dan siklus II sebesar 83,3%. Berdasarkan dari hasil tindakan penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan media Playmat Edu dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun.
KORELASI ANTARA LINGKUNGAN LITERASI RUMAH DENGAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Dyah Prastiwi; Ruli Hafidah; Novita Eka Nurjanah
Kumara Cendekia Vol 12, No 3 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i3.67513

Abstract

Pengenalan membaca permulaan perlu diajarkan melalui stimulasi lingkungan sekitar selama masa usia dini. Tujuan adanya penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan variabel lingkungan literasi rumah dengan variabel membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini yaitu korelasional dengan populasi sebanyak 69 anak. Sampel penelitian berjumlah 59 orang yang diambil secara random sampling. Data diperoleh melalui sebaran kuesioner yang dibagikan kepada wali murid anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan literasi rumah dan kemampuan membaca permulaan memiliki hubungan yang positif dan signifikan. Hal tersebut terlihat melalui hasil nilai signifikansi 0,00 kurang dari 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,878. Angka ini berada pada kategori hubungan yang sangat kuat, yaitu 0,80-0,1000 berdasarkan hasil perhitungan Pearson product-moment. Jadi, kedua variabel tersebut memiliki arah hubungan positif, yaitu jika lingkungan literasi rumah tinggi maka membaca permulaan anak juga akan tinggi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN ANAK DENGAN MEDIA LOTTO ANGKA BERWARNA Dannisa Tri Hapsari; Warananingtyas Palupi; Anjar Fitrianingtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.99836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan dengan media lotto angka berwarna pada anak usia 4-5 tahun. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelas A yang berjumlah 24 anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas oleh Kemmis Mc Taggart. Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus, dengan setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan. Sumber data penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu anak dan guru kelas kelompok A, sedangkan sumber data sekunder didapat dari arsip atau dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian dan dokumentasi pada saat anak menggunakan media lotto angka berwarna dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketuntasan kemampuan mengenal lambang bilangan dengan media lotto angka berwarna pada anak kelompok A usia 4-5 tahun meningkat dari pratindakan terdapat 10 anak (41,66%) tuntas, siklus I terdapat 14 anak (58,33%) tuntas, dan siklus II terdapat 21 anak (87,50%) tuntas. Berdasarkan uraian data di atas dapat disimpulkan bahwa menggunakan media lotto angka berwarna dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada kelompok A usia 4-5 tahun.