cover
Contact Name
Stevani Basuki Putri
Contact Email
jurnaljceh@gmail.com
Phone
082244164253
Journal Mail Official
jurnaljceh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manila No 37 Sumberece Kota Kediri Jawa Timur Indonesia Kode Pos 64133
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Community Engagement in Health
ISSN : 26203758     EISSN : 26203766     DOI : https://doi.org/10.30994/jceh
Core Subject : Health,
Journal of Community Engagement in Health Is a scientific journal published by Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia. The journal include : 1. Community of medical; 2. Community of nursing; 3. Community of midwifery; 4. Community of public health; 5. Community of pharmacy; 6. Community of hospital management and services; 7. Community of radiography;
Articles 42 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 2 (2020): september" : 42 Documents clear
Pelatihan Konselor Teman Sebaya Dalam Upaya Peningkatan Gizi Dan Reproduksi Pada Remaja Dhian Luluh Rohmawati; Nurul Hidayah; Marwan Marwan
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.46

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat yang menyebabkan terjadinya perubahan fisik dan psikologis yang cepat. Perubahan ini akan menyebabkan permasalahan dan perubahan perilaku. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk konselor teman sebaya yang nantinya diharapkan dapat membantu memecahkan masalah remaja khususnya tentang gizi dan kesehatan reproduksi pada Remaja di Dusun Cung Belut Desa Semen Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Pengabdian masyarakat ini terdiri dari 2 kegiatan utama, yaitu penyuluhan dan pelatihan konselor teman sebaya. Hasilnya adalah adanya peningkatan kemampuan dan pemahaman remaja dalam permasalahan remaja serta terbentuknya 20 konselor teman sebaya. Dengan dibentuknya konselor teman sebaya ini diharapkan menjadi solusi permasalahan yang terjadi pada remaja, khususnya pada bidang kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Serentak PHBS Pada Tatanan Rumah Tangga Nurul Hidayah; Marwan Marwan; Dhian Luluh Rahmawati
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.47

Abstract

Perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga merupakan kegiatan yang dilakukan oleh setiap anggota keluarga untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penyakit, dan meningkatkan kesehatan keluarganya yang dilakukan atas dasar kesadaran sendiri. Salah satu indikator PHBS pada tatanan rumah tangga adalah penggunakan jamban sehat pada keluarga. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemberdayaan masyarakat melalui gerakan serentak PHBS pada tatanan rumah tangga di Dusun Cung Belut, Desa Semen Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan jamban sehat, stimulasi jamban sehat sederhana, dan pembentukan kader STBM, dengan populasi target adalah warga Dusun Cung Belut sebanyak 142 somah. Setelah diberikan penyuluhan jamban sehat pengetahuan masyarakat tentang jamban sehat meningkat sebesar 75%, warga yang bersedia membuat jamban sehat dengan konsep stimulan sebanyak 6 somah, terbentuk kader cilik STBM yang beranggotakan 15 anak. Kesimpulan: Gerakan serentak PHBS pada tatanan rumah tangga efektif untuk mengatasi masalah PHBS di Dusun Cung Belut Desa Semen Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.
Pembinaan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Balita Islami Di Lingkungan Dasan Kolo Kota Mataram Irni Setyawati; Agus Supinganto; Kusniyati Utami
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.50

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) Pendampingan stimulasi perkembangan balita melalui buku KIA (2) Pembinaan tata ruang Islami (3) Pembinaan sikap dan tingkah laku Islami. Mitra kerjasama kegiatan ini adalah kelompok ibu yang mempunyai Balita di Lingkungan Dasan Kolo Kecamatan Pagutan Kota Mataram. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada Tahap persiapan, tim pengabdian melakukan pra kunjungan ke tempat Mitra. Tahap Pelaksanaan terdiri dari kegiatan pre test dan penyuluhan dan pelatihan kepada kelompok ibu Balita tentang perkembangan tumbuh kembang Balita dan pembinaan tata ruang Islami. Tahap Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menilai tingkat keberhasilan penyuluhan dan pembinaan yang telah dilakukan. Hasil pengabdian membuktikan bahwa ibu balita sudah mampu memahami tumbuh kembang balita melalui buku KIA dan mampu memodifikasi ruangan secara Islami.
Upaya Peningkatan Pemahaman Pemeriksaan Payudara Sendiri Siswa-Siswi SMAS Alvarez Paga Kabupaten Sikka Ni Made Merlin; Antonius Rino Vanchapo
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.51

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh perempuan. Peningkatan angka kejadian dan angka kematian kanker payudara setiap tahunnya semakin meningkat sehingga perlunya pencegahan berupa Pemeriksaan Payudara Sendiri. Pada payudara contohnya tumbuh benjolan yang abnormal, bentuk payudara yang tidak simetris, warna payudara yang memerah dan juga adanya tanda-tanda inflmasi yang terjadi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat dilakukakan minimal setiap satu bulan sekali dan tidak memerlukan biaya
Penguatan Kapasitas Konselor Sebaya di Sekolah Ira Kusumawaty; Yunike Yunike; Yeni Elviani; Lela Harmiyati
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.52

Abstract

Konseling sebaya telah menjadi bagian penting dan integral dari sekolah karena dinamika pendidikan dan rumitnya permasalahan dikalangan siswa. Kebutuhan akan konselor sebaya tidak dapat diabaikan karena kenyataannya permasalahan remaja seringkali disampaikan kepada teman sebayanya. Namun kapasitas sebaya sebagai konselor dan agen sosialisasi utama di sekolah hingga saat ini masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan terhadap siswa yang mewakili 4 sekolah menengah yang berada di wilayah binaan Puskesmas 1 Ulu Palembang, berjumlah 30 siswa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan konselor sebaya melalui melalui peningkatan pengetahuan konsep, sikap serta ketrampilannya. Rangkaian kegiatan ceramah disertai diskusi dan demonstrasi telah dilaksanakan dengan menggunakan media video, slide serta leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam hal pengetahuan konselor sebaya tentang konsep konseling sebaya, sikap konselor serta ketrampilan melaksanakan konseling sebaya. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat lebih meningkatkan kapasitas konselor sebaya sehingga pelaksanaan konseling sebaya dapat meningkatkan ketahanan remaja dalam menghadapi permasalahan dan perilaku yang berisiko dapat dicegah. Diperlukan adanya pelatihan progresif lanjutan untuk memastikan agar konseling sebaya dapat membantu mencari solusi atas peliknya permasalahan dan meningkatkan ketahanan siswa di sekolah.
Tingkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Memutus Rantai Penularan Virus Covid -19 Di Wilayah Desa Tumbu Karangasem Ni Ketut Citra Wati; Ni Komang Sukraandini; Ni Ketut Mirayanti; Sang Ayu Ketut Candrawati; Ni Luh Nova Dilisca Dwi Putri
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.53

Abstract

Masih tingginya angka kejadian penyebaran virus covid-19 menimbulkan ketakutan yang sangat tinggi bagi seluruh masyarakat dunia, terutama kita yang tinggal di Indonesia, Virus Corona yang kita kenal dengan covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan Cina, pada akhir Desember tahun 2019. Penyakit covid-19 paling menular saat orang yang menderitanya memiliki gejala, meskipun penyebaran mungkin saja terjadi sebelum gejala muncul (Rothan, 2020). Kasus covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan setiap harinya berdasarkan data yang diperoleh dari Deti Mega Purnamasari melalui kompas.com hingga per 15 April 2020 kasus positif covid-19 yaitu sebanyak 5.136. Angka positif Covid-19 di Bali terus meningkat. Kali ini pasien positif Covid -19 di Bali berjumlah 86 orang atau bertambah 5 orang per Senin (13/4) (Press Release Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, 2020). Hampir seluruh Wilayah di Bali telah terjangkit virus ini, salah satunya adalah wilayah Karangsem. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang cara pencegahan agar terhindar dari penularan virus covid-19 bagi masyarakat umum khususnya di Desa Tumbu Karangasem
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menciptakan Gerakan Bersih dan Mandiri Berbasis Revolusi Mental di Desa Balansiku Hendy Lesmana; Syahran Syahran; Nia Kurniasih Suryana; Widyastuti Cahyaningrum; Donny Tri Wahyudi
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.54

Abstract

Gerakan revolusi mental adalah suatu gerakan untuk mengembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala. Pada praktik kehidupan sehari-hari, gerakan revolusi mental menjadikan manusia yang berintegritas, mau berkerja keras dan memiliki semangat gotong royong. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Balansiku yang merupakan desa yang berada di Pulau Sebatik dan berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pemanfataan bahan/produk lokal yang dapat meningkatkan perekonomian masyrakat dan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. Kegiatan yang dilaksanakan berupa; pelatihan pembuatan pupuk Mol berbahan lokal, pelatihan pelabelan dan tehnik kemasan yang baik pada produk olahan lokal, Sosialisasi pentingnya cuci tangan dan sikat gigi yang benar, dan Pelatihan pembuatan bak sampah keluarga. Kegiatan terlaksana dengan partisipasi masyarakat Desa balansiku yang aktif, dukungan dari Kepala Desa Balansiku, PKK Desa Balansiku, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Nunukan, danMahasiswa KKN Kelompok 3 Universitas Borneo Tarakan
Sosialisasi dan Pelaksanaan Senam Hamil di Rumah Bersalin Citra Lestari Bogor Triana Indrayani; Risza Choirunnisa
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.55

Abstract

Keberhasilan pembangunan kesehatan sesuai dengan tujuan dari pembangunan millennium yang menetapkan tahun 2015 sebagai batas waktu pencapaian target-target, tujuan dari Millenium Development Golds (MDGs). Dari delapan tujuan tersebut ada tujuan yang membahas tentang angka kematian anak dan meningkatkan kesehatan ibu. Menurut hasil penelitian sekitar 70% dari ibu hamil mengalami sakit pinggang Low Back Pain (LBP) yang mungkin dimulai sejak awal trimester, puncak kejadian LBP terjadi pada trimester II dan III kehamilan dan intensitas nyeri memburuk dengan kehamilan berisiko. Salah satu cara mengatasi permasalahan pada ibu hamil tersebut yaitu dengan melakukan senam hamil. Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini semua peserta sangat tertib mendengarkan paparan materi dan antusias saat bertanya maupun menjawab pertanyaan dan mereka mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan mereka dalam mengatasi masalah yang terjadi pada kehamilan
Penyuluhan dan Pemberian Minuman Madu Jahe Pada Ibu Hamil Trimester Satu Dengan Emesis Gravidarum Retno Widowati; Siti Muslihah; Shinta Novelia; Dewi Kurniati
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.56

Abstract

Ibu hamil trimester satu seringkali memiliki permasalahan emesis gravidarum (EG) atau mual muntah yang bila tidak ditangani dengan baik bisa mengganggu kesehatan ibu dan janin. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertujuan memberi penyuluhan mengenai EG pada ibu hamil trimester satu, serta manfaat minuman madu jahe untuk mengatasi EG. Selain itu dilakukan monitoring penurunan EG pada ibu yang minum madu jahe selama tujuh hari. Penyuluhan dilakukan pada hari Senin tanggal 16 Desember 2019, di Balai Desa Legok, Jl. Jaya Ningrat No.99, Kecamatan Legok, Tangerang, Banten. Sarana PkM berupa leaflet, madu, daftar hadir, lembar observasi, dan spanduk. Jumlah peserta penyuluhan sebanyak 20 orang. Penyuluhan didampingi oleh bidan koordinator, bidan program dan kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Legok. Penyuluhan dilakukan dengan pembukaan dan doa; pembagian leaflet dan paket goody bag yang berisi madu, susu, snak sehat dan minuman; penyuluhan dengan materi sesuai tujuan; tanya jawab; dan penutup. Pelaksanaan monitoring penurunan EG dilakukan pada ibu hamil yang bersedia ikut serta dan dilaksanakan selama tujuh hari. Ibu menyiapkan sendiri minuman madu jahe sesuai resep yang diberikan dan diminum setiap hari pada pagi dan sore hari, dengan pendampingan tim pelaksana. Pengukuran EG sebelum dan sesudah minum madu jahe dengan kuesioner instrument PUQE. Hasil menunjukkan penyuluhan bagi ibu hamil sangat bermanfaat dan terdapat perbedaan signifikan [p (0,004) <α (0,05)] emesis gravidarum pada ibu hamil trimester satu, sebelum dan sesudah minum madu jahe secara teratur, selama tujuh hari
Optimalisasi Kesehatan Penyandang Diabetes Melitus Tipe II Saat Pandemi Covid-19 Galvani Volta Simanjuntak; Marthalena Simamora; Janno Sinaga
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.59

Abstract

Penularan covid-19 di Indonesia menunjukkan kecenderungan terus meningkat. Covid-19 menyerang hampir seluruh kalangan usia, namun kelompok usia lanjut dan orang yang mempunyai riwayat penyakit kronis (ko-morbid) memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular covid 19. Salah satu penyakit kronis yang dimaksud adalah diabetes. Memiliki risiko tinggi tertular covid-19, membuat penyandang DM fokus pada pencegahan covid 19 dan sering lupa untuk mengontrol kadar gula darah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran penyandang DM untuk tetap melakukan kontrol kadar gula darah ditengan pandemic covid 19 di Kelurahan Dwikora kecamatan Medan Helvetia. Kegiatan yang dilakukan berupa pendidikan kesehatan tentang 4 pilar pengelolaan DM, pencegahan penularan Covid-19 dan pemeriksaan kadar gula darah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Partisipan dalam Kegiatan ini sebanyak 27 orang meliputi 11 orang laki-laki dan 16 orang perempuan yang memiliki durasi menyandang DM > 10 tahun sebanyak 8 orang dan ≤ 10 tahun sebanyak 19 orang. Hasil pemeriksaan gula darah didapatkan bahwa sebanyak 19 orang memiliki kadar gula darah kategori normal dan 8 orang memiliki kadar gula darah kategori tinggi. Diharapkan melalui kegiatan ini kesadaran penyandang DM untuk tetap melakukan pemeriksaan kadar gula darah, meminum obat, mengatur pola makan dan olahraga dapat meningkat dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.