cover
Contact Name
Stevani Basuki Putri
Contact Email
jurnaljceh@gmail.com
Phone
082244164253
Journal Mail Official
jurnaljceh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manila No 37 Sumberece Kota Kediri Jawa Timur Indonesia Kode Pos 64133
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Community Engagement in Health
ISSN : 26203758     EISSN : 26203766     DOI : https://doi.org/10.30994/jceh
Core Subject : Health,
Journal of Community Engagement in Health Is a scientific journal published by Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia. The journal include : 1. Community of medical; 2. Community of nursing; 3. Community of midwifery; 4. Community of public health; 5. Community of pharmacy; 6. Community of hospital management and services; 7. Community of radiography;
Articles 468 Documents
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat Dusun II Desa Manusak Antonius Rino Vanchapo; Ni Made Merlin; Yosia Nale; Desintawati Himu Tade
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i1.270

Abstract

PHBS merupakan semua perilaku kesehatan yang dilakukan oleh seorang individu atas kesadarannya untuk meningkatkan derajat kesehatan diri dan juga keluarga. Penulis membuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa dan juga untuk mencegah terjadinya angka kejadian penyakit menular. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua minggu, kegiatan dilaksanakan dengan penyuluhan, lalu senam bersama dua kali seminggu, dan juga kerja bakti bersama seminggu sekali. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan juga mampu merubah paradigm masyarakat khususnya masyrakat di dusun dua Desa Manusak dalam berperilaku hidup bersih dan sehat.
Sosialisasi Donor Darah Upaya Pemenuhan Stok Darah Di Masa Pandemi Di UTD PMI Kota Surabaya Tahun 2020 Annisa Anggy Safitri; Sasi Widuri; Putu Ayu Dhana Reswari
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.271

Abstract

Epidemi ini berpotensi menguras persediaan darah dan komponen darah dan berdampak buruk pada kegiatan sistem darah. Karena itu, pelayanan darah harus mengambil langkah untuk melakukan penilaian, perencanaan, dan respons yang tepat dan sesuai. Berdasarkan pengalaman di wabah coronavirus lainnya, persediaan darah diperkirakan akan terdampak secara signifikan dengan menurunnya jumlah darah yang didonorkan. Unit transfusi darah harus siap bergerak cepat dalam merespons perubahan-perubahan yang terjadi, di mana kecukupan persediaan darah paling mungkin terdampak. Lebih dari pendekatan subnasional atau lokal, harus diambil pendekatan nasional agar respons dapat terkoordinasi dan menyeluruh dan agar memastikan masyarakat yakin akan keamanan dan ketersediaan darah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajak masyarakat untuk bersedia melakukan donor darah dalam upaya pemenuhan stok darah di masa pandemic dan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar mau melakukan donor darah sehingga stok darah dapat terpenuhi di masa pandemi. Diperlukan upaya – upaya untuk pemenuhan stok darah di masa pandemi Covid-19, sehingga stok darah dapat terpenuhi, serta tidak ada kekosongan stok darah pada saat dibutuhkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Meskipun kebutuhan akan transfusi juga ada penurunan, tetapi penurunan jumalh pedonor lebih tinggi dibandingkan dengan penurunan jumlah pasien yang membutuhkan transfusi
Kegiatan Donor Darah Di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dr.Soetomo Surabaya Tahun 2018 Hasdianah Hasan Rohan; Yustisia Amalia; Putu Ayu Dhana Reswari
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.272

Abstract

Ketersediaan darah sangat tergantung kepada kemauan dan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela dan teratur. Untuk mencapai hal tersebut, UTD PMI Kota Surabaya perlu melakukan kegiatan rekrutmen donor yang meliputi upaya sosialisasi dan kampanye donor darah sukarela, pengerahan donor serta pelestarian donor. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dalam rangka memperingati “hari Ibu” yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2018 adalah melakukan donor darah yang bekerjasama dengan UTD PMI Kota Surabaya ini dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran para mahasiswa, dosen dan karyawan Universitas Dr.Soetomo Surabaya tentang pentingnya dan manfaat donor darah. Para mahasiswa yang akan mendonorkan darah juga melalui proses seleksi donor berupa pemeriksaan fisik dan pengkajian kuesioner kesehatan donor yang telah diisi oleh pendonor. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancer, dengan diperoleh jumlah pendonor 104 orang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningktatkan rasa kepedulian mahasiswa serta terpenuhinya stok darah di UTD PMI Kota Surabaya
Kegiatan Donor Darah di Kecamatan Jambangan Kota Surabaya Tahun 2018 Titis Julia Candra; Sasi Widuri; Wiwid Samsulhadi
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.273

Abstract

Ketersediaan darah di Unit Transfusi Darah PMI Kota Surabaya setiap harinya sangat tergantung dari kesadaran masyarakat yang dengan sukarela meluangkan waktunya untuk menyumbangkan darahnya secara rutin dan berkala karena dorongan kemanusiaan. Dengan adanya kegiatan donor darah yang secara rutin ini akan membuat stok darah selalu stabil dan dapat memenuhi kebutuhan darah untuk Rumah sakit. Sebaiknya kegiatan kegiatan jemput bola atau kegiatan donor darah dengan lokasi yang dekat dengan masyarakat dapat rutin diadakan, karena kalau hanya menunggu masyarakat datang untuk mendonorkan darahnya di PMI, maka kebutuhan darah tidak akan terpenuhi, sehingga sangat dibutuhkan kegiatan kegiatan jemput bola seperti ini untuk lebih meningkatkan jumlah masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya. Pengabdian masyarakat ini juga melakukan jemput bola langsung ke masyarakat yaitu di Kecamayan Jambangan Kota Surabaya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan tentang persyaratan donor darah di kecamatan jambangan dan Melaksanakan kegiatan donor darah agar masyarakat tidak terlalu jauh untuk melakukan donor darah, sehingga luaran yang diharapkan yaitu memberikan memotivasi untuk mendonorkan darah kepada masyarakat dan menjaga stok darah di UTD PMI Kota Surabaya supaya selalu stabil untuk bisa memenuhi kebutuhan darah di Rumah sakit
Pendampingan Donor Darah Pada Masyarakat “Menjaga Ketersediaan Stok Darah Saat Ramadhan” Di UTD PMI Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020 Renata Primasari; Hasdianah Hasan Rohan; Vina Yuniarti
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.274

Abstract

Stok darah mengalami penurunan sampai dengan 30% di Kabupaten Sidoarjo. Kekurangan ketersediaan darah menjadi masalah yang belum pernah selesai di Indonesia. Kebutuhan ketersediaan darah di Indonesia mengalami penurunan 1,3 juta kantong darah pertahun. Kurangnya ketersediaan darah ini ternyata merupakan permasalahan medis di hampir seluruh rumah sakit di Indonesia. Berdasarkan masalah tersebut, maka Palang Merah Indonesia melaksanakan beberapa macam upaya untuk meningkatkan jumlah stok darah selama periode bulan Ramadhan. Penurunan stok darah terjadi karena jumlah permintaan kantong darah yang semakin tinggi di Indonesia dan jumlah pendonor darah mengalami penurunan yang dratis sehingga tidak adanya pendistribusian darah yang baik kepada Rumah Sakit yang membutuhkan suplay darah. Masalah ini harus segera diatasi sehingga tidak akan sangat berdampak buruk kepada kebutuhan seseorang akan darah. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam upaya meningkatkan stok ketersediaan darah di bulan Ramadhan dengan mengadakan pendampingan donor darah pada masyarakat untuk menjaga ketersediaan stok darah saat ramadhan di UTD PMI Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020 yang dilaksanakan setiap hari selama bulan Ramadhan mulai 24 April – 23 Mei 2020 pada pukul 08.00 – 21.00 WIB yang bekerjasama dengan UTD PMI Kabupaten Sidoarjo, diperoleh darah yang cukup signifikan dan menambah stok persediaan darah di UTD PMI Kabupaten Sidoarjo
Pendampingan Informasi Pentingnya Donor Darah Untuk Pendonor Di UTD PMI Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020 Yustisia Amalia; Sasi Widuri; Wiwid Samsulhadi
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.275

Abstract

Bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu, donor darah bisa membantu menyelamatkan hidup mereka. Namun, sebenarnya tidak hanya untuk penerimanya. Ada berbagai manfaat donor darah yang dapat menunjang kesehatan tubuh untuk pendonor. Pada pendonor darah, akan diambil sekitar 480 ml darah dari dalam tubuhnya. Setelah diperiksa dan diuji keamanannya, darah tersebut kemudian akan diberikan kepada pasien yang membutuhkan. Kondisi yang sangat membutuhkan donor darah, antara lain adalah kecelakaan, transplantasi organ, atau memiliki penyakit seperti kanker, anemia, penyakit sel sabit, dan hemofilia. Donor darah bukan hanya bermanfaat bagi pasien atau penerima darah, sang donor atau pemberi darah pun turut mendapat manfaat donor darah.Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk pendampingan informasi yang harus diterima oleh pendonor darah ditengah pandemi covid-19 dan sebagai upaya membantu ketersediaan stok darah di Kabupaten Sidoarjo. Selain itu tujuan lainnya adalah sebagai upaya mendorong peningkatan kepedulian semua elemen masyarakat dalam kegiatan sosial ditengah masa pandemi covid-19. Bentuk kegiatan merupakan kegiatan donor darah. Peserta donor darah yang berpartisipasi dari berbagai pihak. Secara umum pelaksanaan kegiatan donor darah Pendampingan Informasi Untuk Pendonor di UTD PMI Kabupaten Sidoarjo terlaksana sesuai rencana dan berjalan dengan lancar. Terlaksananya kegiatan tentunya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik para peserta donor darah, UTD PMI Kabupaten Sidoarjo, panitia dari mahasiswa Universitas Dr. Soetomo Surabaya. Semoga kegiatan sosial donor darah dapat pula terlaksana di masa yang akan datang sebagai wadah sosial untuk kemanusiaan
Pendampingan Pedonor Baru di Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Surabaya Tahun 2020 Moh Rifai; Yustisia Amalia; Renata Primasari
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.276

Abstract

Donor Darah adalah kegiatan atau proses pengambilan darah dalam volume tertentu dari seorang donor, yang nantinya digunakan untuk transfusi darah bagi mereka yang membutuhkan. Donor darah adalah tindakan mulia karena setetes darah bisa sangat bermaaat bagi yang membutuhkan. Pedonor darah adalah orang yang menyumbangkan darah atau komponennya kepada pasien untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Donor baru adalah calon donor yang belum pernah melakukan donor darah dan mempunyai keinginan untuk melakukan donor darah. Setiap Unit Transfusi Darah (UTD) memiliki tanggung jawab untuk memenuhi ketersediaan darah di wilayah kerjanya atau jejaring. Ketersediaan darah sangat tergantung kepada kemauan dan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela dan teratur. Untuk mencapai hal tersebut UTD perlu melakukan kegiatan rekrutmen donor yang meliputi upaya sosialisasi dan kampanye donor darah sukarela, pengerahan donor serta pelestarian donor. Pengabdian Masyarakat ini adalah dengan mengadakan pendampingan pendonor baru di UTD PMI Kota Surabaya. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah : (a) Untuk memberikan pendampingan untuk pedonor baru, (b) Untuk mengedukasi calon pedonor agar memahami persyaratan untuk melakukan donor darah, (c) Untuk memberikan rasa nyaman pada saat melakukan proses pendaftaran donor sampai proses pengambilan darah donor. Luaran yang diharapkan dari pengabdian masyarakat dengan mengadakan pendampingan pada donor baru adalah Calon pedonor terutama donor baru memahami persyaratan donor darah dan Calon pedonor terutama donor baru mengerti dan memahami prosedur melakukan donor darah, sehingga tidak takut untuk mendonorkan darahnya
Sosialisasi Vaksin Covid-19 Kepada Tenaga Kesehatan Pelayanan Darah di UTD PMI Kota Surabaya Tahun 2020 Sasi Widuri; Rachmad Cahyadi; Renata Primasari
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.277

Abstract

Pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung. Vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit COVID-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Tujuan utama pemberian vaksin COVID-19 adalah membantu tubuh untuk mengembangkan kekebalan terhadap virus penyebab COVID-19 tanpa harus terserang penyakit terlebih dahulu. Setelah mendapatkan vaksin, tubuh membutuhkan waktu beberapa minggu untuk memproduksi limfosit-T dan limfosit-B. Oleh karena itu, selama waktu ini, seseorang tetap memiliki peluang untuk tertular virus penyebab COVID-19, karena vaksin tidak mempunyai cukup waktu untuk memberikan perlindungan.Terkadang proses pembentukan kekebalan tubuh setelah vaksinasi juga dapat menimbulkan gejala, seperti demam. Gejala ini normal dan merupakan tanda bahwa tubuh sedang membangun kekebalan
Sosialisasi dan Pendampingan Penanganan Hematoma Pada Pedonor Darah Di UTD PMI Kota Surabaya Tahun 2019 Putu Ayu Dhana Reswari; Rachmad Cahyadi; Taufik Wijaya
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.278

Abstract

Proses pengambilan darah terkadang dapat mengalami reaksi samping selama atau setelah donor darah. Resiko terjadinya hematoma data terjadi pada donor setelah proses pengambilan darah. Hematoma termasuk salah satu reaksi samping yang dapat terjadi pasca pengambilan darah donor. Sehingga diperlukan penjelasan atau informasi terkait kejadian hematoma pasca pengambilan darah donor. Hematoma merupakan kumpulan darah abnormal di luar pembuluh darah, yang dapat terjadi karena dinding pembuluh darah (arteri, vena atau pembuluh darah kecil yaitu kapiler) rusak, sehingga muncul kebocoran darah ke dalam jaringan. Hematoma dapat menyebabkan pembengkakan yang signifikan. Darah yang keluar dari pembuluh darah akan mengiritasi jaringan sekitarnya sehingga menyebabkan gejala dari peradangan seperti rasa sakit atau nyeri, bengkak dan kemerahan. Kejadian Hematoma dapat terjadi kurang lebih 22% dari total reaksi samping pada proses pengambilan darah donor. Tujuan dari kegiatan ini adalah pendampingan bagi pedonor yang mengalami reaksi samping terjadinya hematoma akibat donor darah yaitu pada proses pengambilan darah donor. Bagi pedonor yang mengalami reaksi samping harus mendapatkan edukasi yang tepat terkait reaksi yang dapat terjadi akibat donor darah. Apabila pedonor tidak mendapatkan edukasi yang tepat dikhawatirkan akan takut untuk mendonorkan darahnya kembali, sehingga penanganan reaksi samping donor darah haruslah tepat supaya donor tidak merasa takut untuk donor darah kembali
Sosialisasi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Di Desa Jukong Labang Kabupaten Bangkalan Tahun 2020 Rachmad Cahyadi; Hasdianah Hasan Rohan; Ryan Rahmad Yuanda
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.279

Abstract

Masyarakat desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki hak untuk mengurus rumah tangganya sendiri. Pada masyarakat desa dan anak usia dini umumya tidak terlalu peduli tentang bagaimana pentingnya menjaga Kesehatan, dan kurangnya pengetahuan tentang bagaimana pentingnya donor darah rutin. Pada anak usia dini yang seharusnya sudah mempunyai bekal untuk menanamkan sifat kesukarelaan untuk membantu sesama dalam hal donor darah, justru mereka tidak mengathui hal tersebut. Pada lansia yang seharusnya ketat dalam menjaga kadar gula, kolesterol dan asam uratnya, tetapi mereka acuh dengan hal tersebut karena dianggap sepele. Padahal akan berakibat fatal jika lansia tidak menjaganya yang akan menimbulkan penyakit diabtes, serta kadar asam urat dan kolesterol yang tinggi. Kegiatan sosialisasi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis program pengabdian masyarakat ini bekerja sama dengan puskesmas sukolilo. Untuk menyadarkan anak usia dini maka dilakukan sosialisasi tentang donor darah, serta manfaat dan persyaratan ketika akan melakukan donor darah di UTD. Pada lansia akan dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk gula darah, asam urat serta kolesterol. Dan menyadarkan masyarakat desa tentang pentingnya menjaga pola makan agar terhindar dari penyakit yang fatal