cover
Contact Name
Nur Fitriani
Contact Email
nurfitriani090492@gmail.com
Phone
081615946594
Journal Mail Official
wawansj96@gmail.com
Editorial Address
Jln. Panglima Sudirman no 08 Kartoharjo Kec. Kartoharjo Kota Madiun Prov. Jawa Timur
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El Wahdah : Jurnal Pendidikan
ISSN : 27757277     EISSN : 30891035     DOI : 10.35888
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian STAI Nahdhatul Ulama Madiun, terbit dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal El Wahdah juga merupakan media diskusi ilmiah dan menampung penelitian-penelitian yang kreatif dan inovatif untuk kemajuan di bidang pendidikan dan pengajaran.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): Desember" : 7 Documents clear
Pendidikan Sebagai Sistem dan Peran Sosial Budaya Dalam Pendidikan Arif Shaifudin
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6077

Abstract

Pendidikan sebagai usaha sadar untuk memanusiakan manusia, dalam proses pendidikan bukanlah menjadi tugas utama bagi sekolah saja, tetapi semua unsur harus memiliki peran yang sama dalam memajukan pendidikan. Semua unsur harus memiliki andil dan terhubung antar unsur dalam pengembangan lembaga pendidikan atau proses keberlangsungan suatu pendidikan. Secara umum sistem diartikan sebagai kumpulan/grup/ komponen apapun yang saling berhubungan satu sama lain, dan bekerjasama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu. Pendidikan sebagai suatu sistem merupakan pendidikan sendiri terdiri dari elemen- elemen atau unsur- unsur pendididkan yang dalam kegiatannya saling terkait secara fungsional, sehingga terjadinya satu kesatuan yang terpadu, saling berhubungan dan diharapkan dapat mencapai tujuan.
Analisis Tindak Tutur/Speech Act pada Kalam Amr/ Kalimat Imperatif Dalam Al-Qur'an Wildan Nafi'i
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6083

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memetakan makna kata perintah pada ayat-ayat al-Quran dengan memadukan antara ilmu balaghah Ma’aniy dan ilmu bahasa pragmatic. Dalam ilmu ma’aniy, kalam amr bermakna perintah. Namun pada penerapannya kata perintah tidak selalu bermakna perintah. Kalam amr dalam al-Qur’an memiliki beberapa macam bentuk, dan secara semantic memiliki makna yang berbeda-beda. Hasil analisis tindak tutur menunjukkan bahwa kalam amr dalam ayat al-Qur’an selain brmakna perintah, juga memiliki makna doa, petunjuk, berandai, memberi pilihan, memukul rata (sama), melemahkan, mengejek, mengultimatum (tawaran yang pahit), membolehkan, merendahkan/ menyepelekan, menakut-nakuti, memuliakan, menyangkal, memberi kabar yang mengherankan. Berkaitan dengan kalam amr atau imperative ini ada nuansa tindak tutur yang terbagi menjadi tiga yaitu lokusi atau perwujudan formal dari ungkapan, lalu ilokusi yaitu tindakan lain yang ada bersamaan dengan disampaikannya ungkapan itu, lalu perlokusi yaitu apa yang dihasilkan dari tuturan itu kepada pihak lawan tutur.
Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan Era Society 5.0; Tantangan dan Peluang Dosen PTKI dalam Membentuk Kompetensi 4C ABAD 21 Dikalangan Mahasiswa Yakup
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6242

Abstract

Perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab krusial dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang agama Islam, namun juga kompetensi yang dibutuhkan abad 21. Agar dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi abad 21 yang dikenal dengan 4C, yaitu keterampilan berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), dan berkolaborasi (collaboration), maka perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) seyogyanya melakukan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bersikap adaptif. Tujuan dari artikel ilmiah ini adalah untuk mengetahui tantangan dan peluang dosen PTKI dalam membentuk kompetensi 4 C abad 21 dikalangan mahasiswa. Artikel ilmiah ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berbasis studi kepustakaan atau penelitian pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan menganalisis refrensi pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan refrensi atau pustaka baik dari buku, prosiding ilmiah, atau jurnal-jurnal ilmiah yang relvan. Hasil analisis dari berbagai refrensi menunjukkan bahwa Beberapa perubahan yang dilakukan oleh PTKI dalam upaya menghadapi era society 5.0 adalah dengan melakukan reintegrasi ilmu antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmu umum dan signifikansi transformasi kelembagaan dari status institut menjadi universitas. Selanjutnya, hambatan dosen PTKI dalam membentuk kompetensi 4 C abad 21 yaitu terdiri dari faktor internal berasal dari SDM dosen dan mahasiswa dan eksternal berasal dari ketersediaan sarana dan prasarana terutama dalam bidang teknologi. Sedangkan peluang dosen PTKI dalam membentuk komptensi 4 C adanya transformasi signifikan status IAIN menjadi UIN, sehingaa membuka peluang besar untuk mengintegrasikan ilmu agama Islam dengan ilmu-ilmu umum.
Taḥlīl al-Mawād al-Dirāsiyyah fī Kitāb al-Lughah al-‘Arabiyyah li-Ṭullāb al-Madrasah al-‘Āliyyah ‘alā Asās al-Manhaj al-Dirāsī 2013 Nur Fitriani
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6243

Abstract

Penelitian ini berfokus pada materi pembelajaran bahasa Arab dari aspek Maharotul Istima’ dan Maharotul Kalam. Dua keterampilan tersebut merupakan dasar dalam pengajaran bahasa apapun. Karena bahasa adalah apa yang didengar dan diucapkan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian materi Maharotul Istima’ dan Maharotul Kalam pada buku pembelajaran Bahasa Arab yang berbasis Kurikulum 2013 di kelas X SMA dengan teori yang telah ada. Peneliti menggunakan metode Library Research dalam pendekatan penelitian kualitatif dan peneliti menggunakan metode Conten Analysis dalam metode analisis data. Diantara hasil penelitiannya: Aspek keterampilan menyimak (Maharotul Istima’) pada materi di buku pembelajaran Bahasa Arab untuk siswa SMA kelas X berdasarkan kurikulum 2013 sudah sesuai dengan teori kecuali pada unsur keempat. Aspek keterampilan berbicara (Maharotul Kalam) pada materi di buku pembelajaran Bahasa Arab untuk siswa SMA kelas X berdasarkan kurikulum 2013 sudah sesuai dengan teori kecuali pada unsur kedua,unsur keempat, dan unsur kelima. Oleh karena itu, penulis harus mengadaptasi dan melengkapi isi materi menyimak dan berbicara yang tidak sesuai dengan teori yang telah ditetapkan agar buku pendidikan ini menjadi baik.
Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Matematika Pokok Bahasan Penjumlahan pada Siswa Kelas I MI Al Hikam Kecamatan Geger Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2024/2025 Heri Prianto
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar matematika pokok bahasan penjumlahan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I MI Al Hikam tahun pelajaran 2024/2025. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif melalui data reduksi, data display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang menjadi penyebab kesulitan belajar Matematika adalah: (1) siswa belum menguasai prosedur penjumlahan bilangan dengan cara menyimpan bilangan; (2) siswa kesulitan menempatkan bilangan pada penjumlahan bersusun; (3) siswa mempunyai miskonsepsi pada operasi yang melibatkan bilangan nol; dan (4) siswa mengalami kesulitan dalam memahami cerita. Faktor eksternal yang menjadi penyebab kesulitan belajar Matematika adalah: (1) guru menerapkan metode pembelajaran yang kurang variatif; (2) guru kurang variatif dalam memberikan soal; dan (3) guru kurang mengkaitkan materi pembelajaran dengan konteks riil.
Pengembangan Kemampuan Sains Anak melalui Metode Eksperimen Hujan Warna Susdarwati; Arwendis Wijayanti
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6247

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain : 1) untuk mengetahui bagaimana pengembangan kemampuan sains anak melalui metode eksperimen hujan warna; 2) untuk mengetahui kendala pengembangan kemampuan sains anak melalui metode eksperimen hujan warna. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Guru Kelompok B dan anak Kelompok B TKIT Harapan Ummat Ngawi sejumlah 20 anak yang terdiri dari laki-laki sejumlah 9 anak dan perempuan sejumlah 11 anak. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan: 1) pengembangan kemampuan sains anak melalui metode eksperimen hujan warna kelompok B TKIT Harapan Ummat Ngawi antara lain : a) tahap mengamati, anak mampu mengamati demonstrasi hujan warna yang dilakukan guru dengan sangat baik prosentase 95%; b) tahap menanya, anak aktif menanya terhadap yang diamati dengan baik prosentase 75%; c) tahap mencoba, anak antusias melakukan eksperimen hujan warna dengan sangat baik prosentase 95%; d) tahap mengkomunikasikan, anak dengan berani mengkomunikasikan hasil eksperimen dengan sangat baik prosentase 90%. 2) kendala pengembangan kemampuan sains anak melalui metode eksperimen hujan warna antara lain: 1) Terdapat media (pewarna makanan) yang kurang mendukung berjalannya eksperimen sains; dan 2) Anak belum mandiri dan masih membutuhkan bantuan guru dalam melakukan eksperimen prosentase 60%.
Konsep Pendidikan Akhlak dalam Kitab Ta'līm Al-Muta'allim dan Relevansinya Terhadap Kurikulum Merdeka Nur Fadly Hermawan; Konik Naimah
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan akhlak dalam kitab Ta‘līm al-Muta‘allim karya Burhānuddīn Az-Zarnūjī dan relevansinya terhadap Kurikulum Merdeka, sebagai upaya menjembatani antara warisan pemikiran klasik Islam dan kebutuhan pendidikan kontemporer. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis kajian pustaka (library research), penulis menganalisis isi kitab secara tematik dengan mengaitkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip seperti niat yang ikhlas, adab terhadap guru, kedisiplinan, dan kejujuran dalam belajar sangat sesuai untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran berbasis proyek, budaya sekolah, kurikulum lokal, dan strategi penguatan karakter di sekolah/madrasah berbasis Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 7