cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 52 Documents
THE INFLUENCE OF CINDER AS REPLACEMENT OF ROUGH AGGREGATE OF VARIATIONS BASED ON PERCENTAGE OF STRENGTH AND WEIGHT PULL TYPE CONCRETE MIX DESIGN METHOD Susilaningsih, Arin; Saputro, Ida Nugroho; Sutrisno, Sutrisno
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.589 KB)

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to, (1) determine the positive influence of slag as coarse aggregate for concrete tensile strength, (2) determine the effect of the possitive slag concrete density, (3) investigating optimal persentage of slag as a substitute for coarse aggregate that produces a maximum tensile strength of concrete, (4) investigate the optimal percentage of slag as a substitute for coarse aggregate that produces normal density concrete. This research is quantitative. The variables that influence directly in this study were (1) the dependent variable: tensile strength and density of concrete, (2) independent variables: the percentage of the variation slag replacement 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, 100% . Based on the results of this study concluded that (1) the use of slag as a coarse aggregate replacement level being influenced by the tensile strength of concrete. The resulting negative influence, because the tensile strength of concrete decreased with increasing percentage of slag. (2) The use of slag as a coarse aggregate replacement very strong influence on the density of the concrete. Concrete density increased with increasing percentage of slag. (3) are obtained optimal percentage of slag as a substitute for coarse aggregate in the concrete tensile strength, because the tensile strength of concrete decreased with increasing percentage of slag replacement. (4) Percentage of optimum still produce normal weight concrete types is at 80% which is 2491 kg/m3. Conclusion from this research is influenced by the level of slag are the tensile strength of concrete and slag very strong influence on the density of the concrete.Keywords: concrete, slag, tensile strength, density
STUDI KELAYAKAN SARANA DAN PRASARANA GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 MIRI SRAGEN P, Lingga Pracna; Sukatiman, Sukatiman; Waluyo, Waluyo
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk:  (1).  Mengetahui  kesesuaian  kondisi sarana dan prasarana Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Miri Sragen dengan Permendiknas No. 40 Tahun 2008. (2). Mengetahui tingkat kelayakan sarana dan prasarana Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Miri Sragen sesuai Permendiknas No. 40 Tahun 2008. (3). Mengetahui cara merencanakan atau mengembangkan sarana dan prasarana Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Miri Sragen yang layak sesuai Permendiknas No. 40 Tahun 2008.Penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian kualitatif evaluatif dengan pendekatan metode studi kasus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap objek penelitian yaitu Sarana dan Prasarana Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Miri, Kab. Sragen. Instrumen penelitian menggunakan checklist dengan skala penilaian model Rating Scale. Data sarana dan prasarana kemudian  dibandingkan  dengan  standar  yang telah  ditentukan yang  berdasarPermendiknas No. 40 Tahun 2008 Tentang Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK dan BSNP No. 1023-P2-13/14 Mengenai Instrumen verifikasi SMK/MAK Tentang Penyelenggara Ujian Praktik Kejuruan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1). Kondisi rata-rata sarana dan prasarana pada Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1Miri Sragen adalah memenuhi syarat yang tercantum pada Lampiran Permendiknas No. 40 Tahun 2008 (2). Tingkat kelayakan rata-rata sarana adalah sebesar 65,54% masuk pada kisaran 51-75% yang berarti memenuhi syarat yang tercantum pada Lampiran Permendiknas No. 40 Tahun 2008, sedangkan tingkat kelayakan rata-rata prasarana adalah sebesar 66,69% masuk pada kisaran 51- 75%   yang    berarti   memenuhi    syarat    yang    tercantum    pada    LampiranPermendiknas No. 40 Tahun 2008 pada Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Miri Sragen. (3). Sarana dan prasarana pada Program Keahlian   Teknik   Gambar   Bangunan   SMK   Negeri   1   Miri   Sragen   perlu perencanaan ulang supaya memenuhi ketentuan dengan yang tercantum pada Permendiknas No. 40 Tahun 2008. Kata Kunci : kelayakan, sarana, prasarana.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN DKKTGB SISWA X TGB SMK NEGERI 4 SUKOHARJO Septyarini, Dewi; Waluyo, Waluyo; Nurhidayati, Aryanti
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.368 KB)

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research are: (1) to identify if the implementation of PQ4R learning strategy on DKKTGB standar kompetensi MBB subject can increase student participation at X grade TGB in SMK Negeri 4Sukoharjo, (2)to identify if the implementation of PQ4R learning strategy on DKKTGB standar kompetensi MBB subject can increase student learning achievement at X grade TGB in SMK Negeri 4 Sukoharjo. This research belonged to classroom action research (CAR) which used PQ4R learning strategy. The conclusions of this research were: (1) the use of PQ4R learning strategy on DKKTGB standar kompetensi MBB subject could increase the learning participation of the students at X grade TGB in SMK Negeri 4 sukoharjo, (2) the use of PQ4R learning strategy on DKKTGB standar kompetensi MBB subject could increase the learning achievement of the students at X grade TGB in SMK Negeri 4 Sukoharjo.Kata kunci: Strategi pembelajaran PQ4R, keaktifan, prestasi belajar
PENGARUH PENGGUNAAN ABU VULKANIK SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN TANAH LIAT PADA BATU BATA TERHADAP KUAT TEKAN, BERAT JENIS DAN DAYA RESAPAN AIR SEBAGAI PENDALAMAN MATERI KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK TEKNIK BANGUNAN Raharjo, Muhammad Teguh; Sumarni, Sri; Rahmawati, Anis
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.329 KB)

Abstract

Tingkat penggunaan material bata di Indonesia masih tinggi sehingga diperlukan suatu pendalaman materi mengenai batu bata dan inovasinya untuk meningkatkan kualitas melalui mata pelajaran konstruksi bangunan di SMK.  Abu vulkanik merupakan material yang dihasilkan dari letusan gunung berapi yang sejauh ini pemanfaatannya belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu vulkanik terhadap karakteristik batu bata serta untuk mengetahui persentase optimal penggunaan abu vulkanik terhadap karakteristik batu bata yaitu kuat tekan, berat jenis dan daya resapan air.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang akan menguji kualitas batu bata dengan penggunaan campuran abu vulkanik. Variasi penggunaan abu vulkanik dalam penelitian ini adalah 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Persentase optimal penggunaan abu vulkanik yang diperoleh dengan pembakaran batu bata selama 24 jam adalah sebesar 20% dengan kuat tekan sebesar 4,276 MPa, berat jenis batu bata 1,268 gr/cm3 dan daya resapan air sebesar 19,678%. Penggunaan abu vulkanik pada batu bata ini menghasilkan berat jenis yang lebih ringan dibandingkan batu bata normal dengan kuat tekan yang masuk dalam kelas mutu 50 dan nilai daya resapan air tersebut berada di bawah standar nilai maksimal daya resapan air yaitu sebesar 20% sesuai SNI 15-2094-2000. Hasil tersebut menunjukkan bata abu vulkanik dapat digunakan sebagai material pengisi dinding bangunan dan bisa menjadi alternatif pemanfaatan abu vulkanik. Kata Kunci: Bata, Abu Vulkanik, Konstruksi Bangunan.
STUDI IMPLEMENTASI GREEN BUILDING DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Kurniati, Deka; Adi S, Taufik Lilo; Murtiono, Eko Supri
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1693.013 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah 1. Mengetahui pengetahuan, persepsi, pengalaman, harapan, peran serta, dan kepedulian owner terhadap perwujudan green building di Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2. Mengetahui pengetahuan, persepsi, pengalaman, harapan, peran serta, dan kepedulian user terhadap perwujudan green building di UniversitasSebelas Maret Surakarta. 3. Menganalisa dampak green building di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods)yaitu metode yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam satu kegiatan penelitian. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memperoleh data dari owner. Sedangkanpendekatan kuantitatif digunakan untuk memperoleh data dari user. Hasil penelitian Studi Implementasi Green Building di Universitas Sebelas Maret Surakarta, antara lain: 1. Dari sisiowner sebagai berikut: a. Tingkat pengetahuan owner UNS tentang green building kurang. b.Owner UNS mempunyai persepsi yang baik mengenai green building. c. Pengalaman ownerUNS dalam mewujudkan green building dikategorikan cukup baik. d. Owner UNS mempunyai harapan yang tinggi mengenai green building. e. Owner UNS mempunyai peran serta yang kurang dalam mewujudkan green building. f. Owner UNS mempunyai kepedulian yang tinggi mengenai green building. g. Owner UNS berpendapat green building berdampakbaik sekali bagi UNS. 2. Dari sisi user sebagai berikut: a. User UNS memiliki pengetahuanyang cukup baik mengenai green building. b. User UNS memiliki persepsi yang baikmengenai green building. c. User UNS kurang mempunyai pengalaman dalam membangungreen building. d. User UNS mempunyai harapan yang tinggi terhadap green building. e. User UNS cukup berperan serta dalam mewujudkan green building. f. User UNS memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap green building. g. Menurut user UNS green building memiliki dampak yang sangat baik. 
REDESAIN GEDUNG JPTK FKIP UNS MENGGUNAKAN ANALISIS PROGRAM SAP 2000 SEBAGAI IMPLEMENTASI MATA KULIAH TEKNIK GEMPA (AGREGAT KASAR MENGGUNAKAN TERAK PRESENTASE 60%) Angraeni, Ratna; Saputro, Ida N; Nurhidayati, Aryanti
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.952 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merancang kembali Gedung PTK menggunakan Analisis program komputer SAP2000, dan (2) Mengetahui Apakah Beton terak dengan prosentase penggantian terak 60% terhadap agregat kasar dengan berat jenis 2454 kg/m3 dan fc? 20 MPa dapat digunakan pada perencanaan bangunan tahan gempa.Dalam perencanaan ini, analisa dan perhitungannya mengacu pada SNI 03-2847-2002 dan SNI 03-1726-2002 untuk perhitungan gempanya, sedangkan software yang digunakan adalah SAP2000 v14. Sistem struktur yang digunakan adalah sistem Open Frame, bangunan dirancang berdiri pada wilayah  gempa  3  dan  diasumsikan  berada  diatas  tanah  keras,  menurut  SNI 03-1726-2002. Analisa yang dilakukan adalah statik ekuivalen, dimana pengaruh gempa rencana terhadap struktur gedung dianggap sebagai beban statik yang menangkap pada pusat massa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ReDesain Gedung PTK didapatkan dimensi kolom 60 cm x 60 cm dengan 21 baja tulangan yang berdiameter 29 mm pada setiap titik kolom untuk tulangan longitudinal dan baja tulangan berdiameter 12 mm pada setiap jarak 80 mm untuk tulangan gesernya, dan dimensi balok 40 cm x 60 cm dengan 8 baja tulangan untuk tulangan longitudinal tumpuan dan 6 baja tulangan untuk tulangan longitudinal lapangan, dengan tulangan geser pada setiap jarak 100 mm. Hal ini membuat perilaku struktur lebih kuat untuk menahan gaya gempa. Sehingga dapat disimpulkan  bahwa  beton  terak dapat  digunakan  untuk  merancang bangunan  tahan  gempa dengan ReDesain gedung PTK FKIP UNS dilihat dari berat jenisnya karena memenuhi persyaratan sesuai dengan SNI 03-1726-2002.Kata Kunci: gempa, beton terak, beton bertulang, open frame, SAP 2000
DESIGNING VIDEO LEARNING TO DRAW SIMPLE HOUSE DOOR IN CAD DUA DIMENSI SUBJECT OF PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN SEBELAS MARET UNIVERSITY Rahmadi, Didik; Setiawan, Abdul Haris; Roemintoyo, Roemintoyo
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.756 KB)

Abstract

ABSTRACTThis research aims to ascertain how to make appropriate learning video as an instrument in CAD Dua Dimensi, including how to make that video and to ascertain the influence towards student?s grades in CAD Dua Dimensi subject of Pendidikan Teknik Bangunan Sebelas Maret University.This research was considered as a research and development (R & D) that was done at Pendidikan Teknik Bangunan Sebelas Maret University. The research?s steps consist of three steps, namely preliminary study, developing design models, and validity of models. 1) Preliminary study was done with descriptive qualitative approach for analyzing necessities of media; 2) Developing design models were done with descriptive approach, namely: a) Making video that consists of three steps, pre-production, production, and post-production. Camtasia Studio 7 was used for making video, then used Adobe Flash CS5 for combining video; b) Trial processing, video was validated by a media expert, a contents expert, and a instructive expert to measured in ratting scale that used for examining appropriateness of media before testing users (alpha testing). Adequate video was tested with experimental method, limited tested and field tested in this method (beta testing) to ascertain the advantage media for users. The data was taken by ratting scale; 3) Summatif testing was used for known the effectiveness of using video towards student?s grades. This step was did by purposive sampling in this experiment, with pre test and post test. The data was analyzed by t-test.The conclution of this research that the video was appropriate for learning according three aspects, 1) Contents, 83% (very good); 2) Instructive, 81% (very good); 3) Media, 81% (very good); 4) The advantage of video, in pre-test 72.58%, in post-test 85.71%; 5) The student?s score especially for drawing simple house door get -5.66 using t-test, the average for pre-test 68.2 and post-test 75.67, the improvement of learning that use video is recomended as an innovation in learning process. This research had some weakness, 1) the process of making media needed long time, the subject only in one odd semester; 2) making perfect of media that used. This research as a motivation to develop learning media in education and as a reference for next researching in institute or other subject. This research must be focus in duration, so the the subtances of subject can reach  comprehensively and the learning motivation increase well. Keyword: Learning Media, Learning Video, Simple House Door, CAD 2 Dimensi, Camtasia Studio 7, Adobe Flash CS5
USAHA MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN SURVEI DAN PEMETAAN KELAS X TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN (TKB) DI SMK NEGERI 2 SURAKARTA Pratiknyo, Edy; Sukatiman, Sukatiman; Sutrisno, Sutrisno
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.176 KB)

Abstract

Edy Pratiknyo. EFFORT TO INCREAS STUDENT SCORE BY CONTEXTUAL OF LEARNING IN SURVEY AND MAPPING TECHNICAL BUILDING CONSTRUCTION (TKB) ON VOCATIONAL HIGH SCHOOL OF SURAKARTA 2 (SMK N 2). Script, Surakarta : Faculty of Teacher and Education Science Sebelas Maret University, April 2014.The purpose of this research is : (1) To detect available or not the influence of student learning result X grade TKB 2013/2014 Vocational High School 2 of Surakarta. (2) To detect available or not inreasing student active in survey and mapping learning.This Research is a classroom action research that held in two cycles. First cycle begin with identification of problem that happen the class room, planning like arragement learning steps by using a model cooperative learning with   contextual approachment method (Contextual Teaching and Learning) that usually brief (CTL). CTL is study concept that help a teacher to connect between material teaching and situation real. Subject of student of X was grade technic of building construction (TKB) in SMK N 2 Surakarta year teaching 2013/2014. The data whos got from affective observation and cognitive test. Data analysis using technic of descriptive analysis.Research of the result showed that using of learning cooperative by approachment contextual method cane increase score of student learning. (1) By using Contextual Teaching approach student achievement in Survey and Mapping subject could be better than before, now students' grade have been above MPG (Minimum Passing Grade) >= 75 (2) Students activity in Survey and Mapping class have been increased since the use of Contextual Teaching and Learning approach, Student Activity have been raised from 25% up to 80%. Result of student learning cognitive domain (Before Cycle = 60,62% ; Cycle I = 85,20% ; Cycle II = 87,50%). Result of student learning on affective domain (before cycle = 57,36% ; Cycle I = 78,55% ; Cycle II = 88,88%). Cooperative learning model by effective contextual approachment metod to increasi scores of student learning, its visible from learning processed that prevailed.Keywords     : Contextual Learning, Cooperative Model, Cycle Learning, Raising Result of Learning Student. 
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN STRUKTURAL THINK-PAIR-SHARE DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK KELAS X SMK NEGERI 2 SURAKARTA Mansur, Nisa Haniah; Efendi, Agus; Nurhidayati, Aryanti
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.143 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Pengaruh model pembelajaran kooperatif ThinkPair-Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa, 2) Perbedaan hasil belajar siswa dengan  model pembelajaran kooperatif TPS ditinjau dari gaya belajar, 3) Gaya belajar yang lebih besar pengaruhnya ketika menggunakan model pembelajaran kooperatif TPS terhadap peningkatan hasil belajar mata pelajaran Gambar Teknik, 4) Keefektifan model pembelajaran kooperatif TPS ditinjau dari gaya belajar pada siswa kelas X SMK Negeri 2 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Teknik pengambilan  sampel yang digunakan adalah acak. Sampel penelitian adalah semua siswa kelas X (TGB, TKBB, dan TKK) SMK Negeri 2 Surakarta yang berjumlah 27, 21 dan 15 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tes, angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah anava dua jalan dengan sel tak sama yang menggunakan aplikasi SPSS 16 dan 19. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Ada pengaruh model pembelajaran kooperatif TPS terhadap hasil belajar siswa, 2) Tidak ada perbedaan hasil belajar siswa dengan  model pembelajaran kooperatif TPS ditinjau dari gaya belajar, 3) Gaya belajar kinestetik yang lebih besar pengaruhnya ketika menggunakan model pembelajaran kooperatif TPS terhadap peningkatan hasil belajar mata pelajaran Gambar Teknik, 4) Keefektifan model pembelajaran kooperatif TPS ditinjau dari gaya belajar pada siswa kelas X SMK Negeri 2 Surakarta sebesar 88,9%.Kata kunci: Tink-Pair-Share, hasil belajar, dan gaya belajar.
STUDI IMPLEMENTASI GREEN BUILDING DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Kuniati, Deka; Sucipto, Taufik Lilo Adi; Murtiono, Eko Supri
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 5 (2014): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1693.013 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah 1. Mengetahui pengetahuan, persepsi, pengalaman,  harapan, peran serta, dan kepedulian owner terhadap perwujudan green building di Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2. Mengetahui pengetahuan, persepsi, pengalaman, harapan, peran serta, dan kepedulian user terhadap perwujudan green building di Universitas Sebelas Maret Surakarta. 3. Menganalisa dampak green building di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods)yaitu metode yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam satu kegiatan penelitian. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memperoleh data dari owner. Sedangkan pendekatan kuantitatif digunakan untuk memperoleh data dari user. Hasil penelitian Studi Implementasi Green Building di Universitas Sebelas Maret Surakarta, antara lain: 1. Dari sisi owner sebagai berikut: a. Tingkat pengetahuan owner UNS tentang green building kurang. b. Owner UNS mempunyai persepsi yang baik mengenai green building. c. Pengalaman ownerUNS dalam mewujudkan green building dikategorikan cukup baik. d. Owner UNS mempunyai harapan yang tinggi mengenai green building. e. Owner UNS mempunyai peran serta yang kurang dalam mewujudkan green building. f. Owner UNS mempunyai kepedulian yang tinggi mengenai green building. g. Owner UNS berpendapat green building berdampak baik sekali bagi UNS. 2. Dari sisi user sebagai berikut: a. User UNS memiliki pengetahuan yang cukup baik mengenai green building. b. User UNS memiliki persepsi yang baik mengenai green building. c. User UNS kurang mempunyai pengalaman dalam membangun green building. d. User UNS mempunyai harapan yang tinggi terhadap green building. e. User UNS cukup berperan serta dalam mewujudkan green building. f. User UNS memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap green building. g. Menurut user UNS green building memiliki dampak yang sangat baik.Kata Kunci: green building, mixed methods, owner dan user