cover
Contact Name
Sukma Shinta Yunianti S.Pd., M.Pd
Contact Email
jltlmelekliterasi@gmail.com
Phone
0895352937588
Journal Mail Official
jltlmelekliterasi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.melekliterasi.com/index.php/JLTLL/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JLTLL
ISSN : -     EISSN : 30325412     DOI : -
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature is a journal devoted to the publication of original papers published by Melekliterasi press. It is a peer-reviewed and open access journal of humanity studies, including linguistics, literature, philosophy, psychology, law, education, communication science and cultural studies. Journal of Language Teaching Lingustics and Literature accept paper in English. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Journal of Language Teaching Lingustics and Literature should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will be rejected by editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format. Journal of Language Teaching Lingustics and Literature is published twice per year: December and May. the Author can write the manuscript in English and Indonesian. Please make the new Template Article then submit your manuscript.
Articles 37 Documents
FLASHCARD TO IMPROVE STUDENTS' VOCABULARY ABILITIES Muhammad Rifai, Dian
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 01 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/f3j8xs55

Abstract

The aim of this research is to find out whether the use of flashcards can effectively improve students' mastery of English vocabulary in one of the elementary schools in  Central Java by presenting interactive learning media using attractive visuals such as pictures that suit the character of early childhood children such as flashcard media. Researchers used a pre-experimental design with one pre-test post-test group to build quantitative research. Sugiyono (2016) defines pre-experimental design as a design that involves one group undergoing a pre-test and post-test. Because there are no control variables, in this study the researchers measured one group as subjects before and after being treated and included a pre-test and post-test. The researcher found that he use of flashcard really helps students improve their vocabulary mastery and makes it easier for students to remember vocabularies related to daily activities easily and quickly.
Target and Learning Need Analysis of Creative Writing Course: What Students Need? Titis Yekti Lestari
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/k7psqx70

Abstract

Writing skills are one of the skills that must be mastered by every student in higher education, especially in a Creative Writing course. This research aims to discover the targets and learning needs of the students when taking a Creative Writing course in movie script writing. To obtain the necessary data, this research used a questionnaire and interview. The type of research used is descriptive qualitative. The participants in this research were students in the fifth semester of the Creative Writing course. The findings in this research indicate that students need a clear understanding and guidance regarding the steps for writing a movie script in the Creative Writing course. It can be concluded that an analysis of the target and learning needs is needed as a pivotal point since it makes students better at writing movie scripts in the Creative Writing course.
Implementasi Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Siswa Melalui Pendekatan Problem Based Learning Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Pemungkas, Satrio; Pemungkas , Satrio; Desikasari, Intan; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/3v3dsv55

Abstract

Implementasi salah satu kegiatan atau tindakan yang terenca dan dibuat secara terperinci untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu, dan media pembelajaran ialah sebuah alat bantu dalam kegiatan belajar bermaksud menyampaikan pesan dari guru ke muridnya dalam keefektifan belajar dan mengajar. Problem based learning adalah suatu pendekatan pembelajaran yang memakai masalah dunia atau sebuah projek nyata dalam menyelesaikan permasalah sebagai konteks berpikir secara kritis dalam keterampilan pemecahan masalah tersebut dalam memperoleh informasi baru. Kajian jurnal ini menggunakan metode kualitatif berupa studi kepustakaan dengan mencari berbagai sumber yang relevan, membacanya dan melakukan evaluasi terhadap sumber tersebut. Hasil pembahasan kajian jurnal ini, yaitu: (1) Pengertian dan karakteristik problem based learning yang mana karakteristik meliputi orientasi, berpusat kepada siswa, dan interdisiplin , (2) Implementasi problem based learning, (3) Peran pendidik dalam implementasi problem based learning dengan kompetensi yang harus dimiliki pendidik dan kewajiban untuk penerapan problem based learning, (4) Kelebihan dan kelemahan problem based learning yang akan terfokus pada perserta didik sebagai objek utamanya.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN KETERAMPILAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Saputra, Haikal; Junica, Niza; Richi Riska Dui, Richi Riska Dui; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/vvxaq325

Abstract

Media audiovisual mencakup berbagai bentuk seperti gambar, video, animasi, dan audio. Keberagaman ini memungkinkan pendidik untuk menghadirkan materi pembelajaran dengan pendekatan yang lebih dinamis, memfasilitasi pemahaman konsep-konsep abstrak, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam. Seiring dengan itu, peserta didik dapat lebih mudah memvisualisasikan materi pelajaran, memperkuat daya ingat, dan meningkatkan motivasi belajar. Pemanfaatan media audiovisual dalam pembelajaran juga membuka ruang bagi pembentukan keterampilan kritis dan analitis peserta didik. Mereka dapat diajak untuk berpikir kreatif, mengembangkan literasi media, dan memahami pesan-pesan yang disampaikan melalui berbagai bentuk visual dan suara.
MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH INTERAKTIF BERBASIS SISWA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ANALISIS DALAM PERISTIWA SEJARAH Khilyatul Jannah; Khilya; Ronika, Al-Fikih; Wanliana, Ayu; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/5csvy119

Abstract

Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode pengajaran dan media pembelajaran. Kedua aspek ini saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pembelajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media, antara lain tujuan pengajaran, jenis tugas dan respon yang diharapkan siswa kuasai setelah pengajaran berlangsung, dan konteks pembelajaran termasuk karakteristik siswa Media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu meliputi alat bantu guru dalam mengajar serta sarana pembawa pesan dari sumber belajar ke penerima pesan belajar siswa. Sebagai penyaji dan penyalur pesan, media belajar dalam hal-hal tertentu bisa mewakili guru menyajiakan informasi belajar kepada siswa. Jika program media itu didesain dan dikembangkan secara baik, maka fungsi itu akan dapat diperankan oleh media meskipun tanpa keberadaan guru. Sejarah adalah peristiwa, proses, dan sejarah adalah gerak perubahan. Maknanya, yang bukan peristiwa, yang tidak mendeskripsikan proses, dan yang tidak menganalisis perubahan, bukanlah sejarah. Merangkai materi sejarah dengan model berstruktur, langkah awal penerapannya dapat menggunakan tabel gerak perubahan dengan pola dasar pengembangannya dengan mengkaji fakta, konsep, dan prinsip atau kausalitas Sejarah.
ANALISIS PRAKTIK PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH DI SEKOLAH MENENGAH : TANTANGAN DAN PELUANG Rahayu, Nyimas; Anggraeni, Marselia; Junita Fridiza, Viola; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/9h0cpd19

Abstract

Media pembelajaran adalah semua alat yang digunakan oleh guru sebagai perantara untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga siswa belajar dengan efektif dan benar. Media pembelajaran digital adalah perantara atau medium yang menampilkan alat (sarana) untuk menyampaikan proses pembelajaran secara digital. Penelitian ini bertujuan mengetahui tantangan dan peluang media pembelajaran sejarah berbasis digital di sekolah menengah atas. Media ini dapat berupa media visual, audio, atau audio visual. Metode penilitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan studi pustaka. Konsep media pembelajaran seharusnya terdiri dari dua komponen: hardware dan software. Media pembelajaran modern telah berkembang sehingga bukan hanya membantu guru dalam mengajar, tetapi juga dapat menjadi sumber belajar. 
Peran media pembelajaran sejarah dalam meningkatkan keterlibatan siswa Setyawan, Agus; Rahayu, Wiji; Tiara Qonita, Azhra Tiara Qonita; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/4swj4x28

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, terutama dalam mata pelajaran Studi Kebudayaan Islam (SKI) Artikel ini membahas inovasi pembelajaran menggunakan media berbasis Prezi di SMA Yadika Lubuklinggau. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pelaksanaan inovasi tersebut. Melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI berhasil meningkatkan minat siswa. Langkah-langkah pelaksanaan melibatkan identifikasi kebutuhan dan tujuan pembelajaran, perencanaan presentasi Prezi, dan pengenalan media Prezi kepada siswa. Guru dan kepala sekolah memberikan dukungan penuh terhadap inovasi ini, meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan perangkat dan konektivitas internet. Namun, penggunaan Prezi memungkinkan partisipasi siswa yang aktif, meningkatkan fokus, dan pemahaman mereka terhadap materi SKL. Hasil observasi menunjukkan bahwa Prezi menciptakan pembelajaran yang menarik, dinamis, dan interaktif. Siswa merasa lebih tertarik dan antusias dalam pembelajaran SKI, terutama dengan penggunaan elemen multimedia seperti gambar, video, dan audio. Dukungan penuh dari kepala sekolah menjadi kunci keberhasilan inovasi ini, Meskipun terdapat kendala teknis, implementasi yang berkelanjutan dan pelatihan terus-menerus bagi guru diperlukan untuk memaksimalkan potensi Prezi dalam pembelajaran SKI. Kesimpulannya, penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI efektif meningkatkan minat siswa, memperkuat partisipasi, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.
PENGGUNAAN MEDIA VISUAL PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS LINGKUNGAN LOKAL Meyliana; Anggini, Reva; Rena; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/qsy48378

Abstract

This study aims to develop and implement local environment-based visual media in history learning. The visual media developed is expected to improve students' understanding of historical materials in a more interesting and contextual way. In writing this scientific paper, the author uses literature studies and uses reference sources through books or journals that are relevant to the topics discussed. The results of the study indicate that the use of local environment-based visual media is quite effective in increasing students' motivation and understanding of historical materials. This media also helps students relate subject matter to their surroundings, so that learning becomes more relevant and meaningful. Thus, the use of local environment-based visual media can be an effective alternative in history learning in schools.
METODE PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS SISWA DENGAN PENDEKATAN      KONSTRUKTIVIS  DI TINGKAT PENDIDIKAN MENENGAH Junita, Reja; Agustina, Bela; Afriyanto, Rian; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/cr53qp61

Abstract

This study aims to analyze the method of student-based history learning with a constructivist approach at the secondary education level. Learning is the process of interaction between students and teachers and learning resources in a learning environment, constructivist learning is the process by which students construct their own knowledge. Constructivist history learning refers to history learning activities that are based on the constructivism paradigm. Constructivism in the realm of education views that students autonomously build or construct knowledge and intelligence through interaction with the physical and social world. Constructivism should naturally inspire students to provide honest responses and engage in conversations about the material they are studying. The research method used by the researcher is a literature approach by collecting sources in articles using literature reviews in books and scientific articles.
LANGUAGE ERRORS IN BIOGRAPHICAL TEXT ESSAYS BY STUDENTS OF CLASS X SMA AL HIKMAH SURABAYA Trias Puguh Jatmiko, Henry; Bagus Permadi, Sugeng; Muhammad Rifai, Dian
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/7n3tr683

Abstract

This study aims to describe gender-based student language errors in the areas of spelling, sentences, and word choice in biographical texts written by class X students of SMA Al Hikmah Surabaya. The research used qualitative method with descriptive qualitative approach. The research subjects were X1 and X2 male, X6 and X7 female, and two Indonesian language teachers. The research was conducted at SMA Al Hikmah Surabaya. Data collection techniques in this study were documentation and semi-structured interviews. The research data analysis technique used Miles and Huberman's interactive analysis model, including data collection, data condensation, data presentation, and withdrawal. the validity of the research data used credibility, confirmability, and dependability tests. The results of this study show that language errors contained in biographical texts written by male students include 154 errors in spelling with a percentage of 81%, 30 errors in sentences with a percentage of 15.78%, and 6 errors in word choice with a percentage of 3%. There are three factors that cause language errors in male students, namely, 1) mastery of Indonesian language rules that have not been maximized, 2) lack of knowledge about Indonesian grammar book references, and 3) Indonesian language teaching that has not been maximized.

Page 2 of 4 | Total Record : 37