cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
081349558346
Journal Mail Official
kognisia@ulm.ac.id
Editorial Address
Unit Jurnal dan Publikasi, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kognisia
ISSN : 28096827     EISSN : 28096215     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Kognisia merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada riset Ilmu Psikologi, khususnya yang berkaitan dalam bidang psikologi kognitif dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif ataupun kualitatif. Jurnal Kognisia juga menerima artikel penelitian di bidang psikologi lain terkait topik kognitif atau perilaku secara umum. Jurnal Kognisia sebagai sarana komunikasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah di bidang psikologi kognitif. Adapun contoh topik penelitian yang relevan untuk jurnal kami: Kemampuan kognitif, Perkembangan kognitif, Terapi kognitif, Gaya kognitif, Proses belajar, Kognisi spasial, Persepsi, Berpikir, Penalaran, Memori, Perhatian, Pemecahan masalah, Pengolahan bahasa, Pengambilan keputusan dan lain-lain.
Articles 209 Documents
Perbedaan Regulasi Diri pada Mahasiswa yang Merantau dan Tidak Merantau di Banjarbaru Fadiah Samimi Khairina; Sukma Noor Akbar
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kognisia.2026.04.009

Abstract

Pada saat memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa menghadapi banyak perubahan, sehingga mereka diharuskan untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Regulasi diri memainkan peran krusial dalam mendukung mahasiswa mencetak keberhasilan akademik serta mengatur tingkah laku mereka, keberhasilan dalam perkuliahan juga dipengaruhi oleh sejauh mana mahasiswa dapat mengelola dirinya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan regulasi diri pada mahasiswa yang merantau dan tidak merantau di Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis uji-T, melalui teknik accidental sampling. Subjek penelitian berjumlah 60 orang, yaitu 30 mahasiswa merantau dan 30 mahasiswa tidak merantau dengan kriteria mahasiswa pemula pada tahun pertama dan kedua. Pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri yang dikembangkan Setiawan (2022) berdasarkan definisi operasional variabel self-regulation model oleh Zimmerman (2000). Data dikumpulkan secara hybrid dengan memperlihatkan poster kuesioner penelitian. Hasil data yang diperoleh dihitung dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil analisis independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat berbedaan yang signifikan terkait regulasi diri pada mahasiswa yang merantau dan tidak merantau di Banjarbaru. 
Perbedaan Cyber Aggression Pada Pemain Game Online Usia Remaja Akhir Ditinjau Dari Jenis Kelamin Minda Rizkia Al Hamidy; Neka Erlyani
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan perilaku Cyber Aggression pada remaja akhir yang bermain game online berdasarkan jenis kelamin. Subjek penelitian berjumlah 110 remaja akhir (laki-laki 56 dan perempuan 54) di Kalimantan Selatan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Cyber Aggression Typology Questionnaire (CATQ) yang terdiri dari 29 aitem dengan nilai reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0,969, menunjukkan tingkat konsistensi internal yang sangat tinggi. Analisis data menggunakan uji t menunjukkan hasil signifikan. Hasil ini mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan dalam perilaku Cyber Aggression antara remaja akhir laki-laki dan perempuan yang bermain game online. Penelitian ini memberikan wawasan penting terkait pengaruh jenis kelamin terhadap perilaku agresi di dalam bermain game online, khususnya dalam konteks permainan game online, dan dapat menjadi dasar untuk intervensi yang lebih tepat sasaran. Kata kunci : Cyber Aggression, game online, remaja akhir, jenis kelamin, Cyber Aggression Typology Questionnaire (CATQ)
Perbedaan Efikasi Diri pada Karyawan Bagian Staf dan Pelaku Wirausaha UMKM Kecil di Banjarbaru Nurbaity Shofar; Sukma Noor Akbar
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karyawan bagian staf dan pelaku wirausaha UMKM kecil diharapkan mampu mengatur dan mengelola diri dengan baik dalam konteks pekerjaan. Efikasi diri dipahami sebagai keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya untuk mengendalikan tindakan dan keputusan yang diambil, sehingga dapat mencapai tujuan pekerjaan secara efektif dan sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan efikasi diri pada karyawan bagian staf dan pelaku wirausaha UMKM kecil di Banjarbaru. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis uji t independen. Subjek penelitian berjumlah 60 orang di Kota Banjarbaru yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling. Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 30 orang karyawan bagian staf dan 30 orang pelaku wirausaha UMKM kecil. Data dikumpulkan melalui skala efikasi diri New General Self-Efficacy yang telah diadaptasi ke versi Bahasa Indonesia. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat efikasi diri antara karyawan bagian staf dan pelaku wirausaha UMKM kecil di Banjarbaru.
Perbedaan Kontrol Diri Pada Mahasiswa Bekerja Dan Mahasiswa Tidak Bekerja Di Banjarbaru Shinta Bella; Sukma Noor Akbar
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kognisia.2026.04.002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kontrol diri pada mahasiswa bekerja dan mahasiswa tidak bekerja di Banjarbaru. Mahasiswa dituntut untuk mengatur dan mengelola dirinya dengan baik. Kontrol diri dapat dikatakan sebagai usaha dari diri untuk melakukan kendali terhadap perilaku agar tetap sesuai dengan norma-norma yang dibutuhkan dalam membina hubungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis uji-T. Subjek penelitian ini berjumlah 70 orang di kota Banjarbaru, melalui teknik insidental sampling. Subjek terbagi menjadi dua kelompok, 35 orang mahasiswa bekerja dan 35 orang mahasiswa tidak bekerja. Data penelitian dikumpulkan melalui properti psikometrik skala kontrol diri ringkas versi Indonesia. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test dengan hasil nilai signifikansi menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kontrol diri mahasiswa bekerja dan mahasiswa tidak bekerja di Banjarbaru. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang kontrol diri pada mahasiswa bekerja dan mahasiswa tidak bekerja, serta dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya. Kata kunci : Kontrol diri, mahasiswa bekerja, mahasiswa tidak bekerja.
Peranan Kelekatan Teman Sebaya Terhadap Citra Tubuh Pada Remaja Putri Kelas X dan XI di SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School Nanda Aulia Kartina; Sukma Noor Akbar
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kognisia.2026.04.003

Abstract

Remaja dalam masa perkembangannya cenderung membandingkan dirinya dengan orang lain yang dapat menyebabkan rasa iri dan cemas. Remaja putri yang sering tidak puas dengan penampilan dirinya dapat terbukti dari berbagai macam gaya berpakaian, produk kecantikan dan perawatan tubuh wanita yang selalu berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peranan kelekatan teman sebaya terhadap citra tubuh pada remaja putri kelas X dan XI di SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 73 siswi di SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan teman sebaya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap citra tubuh pada remaja putri kelas X dan XI di SMAN Banua Metode pengumpulan data ini menggunakan instrumen penelitian berupa skala adaptasi Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) Armsden & Grenberg 1987 dan skala adaptasi Multidimentional Body-self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS). Metode ini menggunakan analisis data regresi linear sederhana. Pada hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa nilai F 62,700 dan p < 0,05 (0,000<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa adanya peranan secara signifikan antara Kelekatan Teman Sebaya pada remaja putri kelas X dan XI di SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School (β = 0,761; t(71) = 0,693; p < 0,05; 95% CI [569;953]) dan besar peranan Kelekatan Teman Sebaya terhadap citra tubuh yaitu sebesar 46,1%.
Gambaran Pola Asuh Ibu Pada Anak Kecenderungan Cerdas Istimewa di Banjarbaru Lalu Muhammad Rafly Aldani; Rahmi Fauzia; Meydisa Utami Tanau
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kognisia.2026.04.001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Gambaran Pola Asuh Ibu Pada Anak Kecenderungan Cerdas Istimewa di Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi non-partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek jenis pola asuh demokratis muncul pada partisipan penelitian yaitu ibu yang mengasuh anaknya. Partisipan didukung faktor penting sebagai orang tua agar dapat menerapkan gaya pengasuhan demokratis pada penelitian ini seperti usia, keterlibatan, pendidikan, pengalaman dalam mengasuh anak, stres, dan hubungan suami istri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor yang dimiliki orang tua dapat memberikan insight terhadap gaya pengasuhan yang sesuai dengan kebutuhan dan milestone pada anak kecenderungan cerdas Istimewa.Kata kunci : Pola Asuh, Cerdas Istimewa
Pengaruh Loneliness terhadap Kecanduan Game online pada Mahasiswa di Kalimantan Selatan dengan Self-efficacy sebagai Variabel Moderator A&#039;isy Naufal Irawan; Jehan Safitri; Rusdi Rusli
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kognisia.2026.04.004

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat, kini telah mengubah cara manusia dalam berinteraksi dan mencari hiburan yang salah satunya bentuk hiburan yang kini populer adalah game online. Meskipun game online dikatakan memiliki beragam manfaat, akan tetapi ketika bermain game online menjadi sesuatu yang membuat lupa waktu dan kepentingan lainnya, hal ini akan mengarah pada kecanduan game online yang dimana kini menjadi salah satu masalah yang banyak dialami oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh loneliness terhadap kecanduan game online dengan dimoderatori oleh self-efficacy pada mahasiswa aktif yang berkuliah di Kalimantan Selatan. Subjek penelitian merupakan 47 mahasiswa aktif yang ada di Kalimantan Selatan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan skala adaptasi Indonesia, yaitu UCLA Loneliness Scale 6-Items (RULS-6), Indonesian Online Game Addiction Questionnaire (IGAQ), dan General Self-efficacy Scale (GSES). Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan model regeresi moderasi sederhana dengan MACRO PROCESS v4.2 oleh Hayes dengan software IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan loneliness terhadap kecanduan game online dengan efek moderasi oleh self-efficacy pada mahasiswa aktif yang berkuliah di Kalimantan Selatan.
Pengaruh Work-Life Balance terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa yang Bekerja Adelweis Marina Putri; Silvia Kristanti Tri Febriana; Muhammad Syarif Hidayatullah
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kognisia.2026.04.005

Abstract

Prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang sedang bekerjadapat menyebabkan mahasiswa memiliki work-life balance yang terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adatidaknya pengaruh work-life balance terhadap prokrastinasiakademik pada mahasiswa yang bekerja. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kuantitatif. Penentuan sampeldalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 206 partisipan yang berusia 19-28 tahun. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan The Work Life Balance Questionnaire yang disusun oleh Fisher dkk., (2009) dan diadaptasi oleh Wardani & Firmansyah (2019) dengan nilaireliabilitas 0,851 dan The Short Form of The Academic Procrastination Scale yang disusun oleh Yockey (2016) dan diadaptasi oleh Purnomo dkk., (2020) dengan nilai reliabilitas0,727. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruhyang negatif antara work-life balance terhadap prokrastinasiakademik sebesar 79,4% (R Square = 0,794) pada mahasiswayang bekerja sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Perbedaan Hardiness pada Guru Sekolah Dasar yang Mengajar di Pedesaan dan Perkotaan Kabupaten Banjar Normala Dewi; Sukma Noor Akbar
Jurnal Kognisia Vol 9, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kognisia.2026.04.006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hardiness pada guru perkotaan dan guru pedesaan serta mengeksplorasi apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut. Hardiness merujuk pada kemampuan individu untuk menghadapi stres dan tantangan dalam pekerjaan. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu 72 guru SD yang terbagi 36 guru SD di pedesaan dan 36 guru SD di perkotaan. Pengumpulan data menggunakan skala Dispositional Resilience Scale 15 Revisy (DRS 15-R). Hasil analisis data penelitian menggunakan Independent sample t-test, hasil menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan hardiness pada guru Sekolah Dasar yang mengajar di Pedesaan dan Perkotaan Kabupaten Banjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hardiness guru perkotaan sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata hardiness guru di pedesaan, meskipun perbedaan ini tidak signifikan secara statistik. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal jumlah sampel dan tidak mempertimbangkan faktor eksternal lainnya yang dapat mempengaruhi hardiness, seperti dukungan sosial dan pengalaman kerja.