cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
081349558346
Journal Mail Official
kognisia@ulm.ac.id
Editorial Address
Unit Jurnal dan Publikasi, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kognisia
ISSN : 28096827     EISSN : 28096215     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Kognisia merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada riset Ilmu Psikologi, khususnya yang berkaitan dalam bidang psikologi kognitif dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif ataupun kualitatif. Jurnal Kognisia juga menerima artikel penelitian di bidang psikologi lain terkait topik kognitif atau perilaku secara umum. Jurnal Kognisia sebagai sarana komunikasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah di bidang psikologi kognitif. Adapun contoh topik penelitian yang relevan untuk jurnal kami: Kemampuan kognitif, Perkembangan kognitif, Terapi kognitif, Gaya kognitif, Proses belajar, Kognisi spasial, Persepsi, Berpikir, Penalaran, Memori, Perhatian, Pemecahan masalah, Pengolahan bahasa, Pengambilan keputusan dan lain-lain.
Articles 200 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU ALTRUISME DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA ANGGOTA RELAWAN PMI BANJARBARU Utama, Dwi Wisnu; Dewi, Rooswita Santia; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku altruism dengan keterikatan kerja pada anggota relawan PMI Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan total sampling, yaitu anggota relawan PMI Banjarbaru berjumlah 43 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi  product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala perilaku altruisme dan skala keterikatan kerja. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara perilaku altruisme dengan keterikatan kerja pada anggota relawan PMI Banjarbaru memiliki korelasi 0,374 dan taraf signifikansi sebesar 0,013. Hasil analisis data menunjukan ada hubungan positif dan signifikansi yang rendah antara perilaku altruisme dengan keterikatan kerja. Semakin rendah perilaku altruisme maka akan semakin rendah keterikatan kerja, sebaliknya semakin tinggi perilaku altruism maka akan semakin tinggi keterikatan kerja. Sumbangan efektif perilaku altruisme terhadap keterikatan kerja sebesar 14 % dan sebesar 86% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara perilaku altruisme dengan keterikatan kerja pada anggota relawan PMI Banjarbaru.
Hubungan Antara Efikasi Diri dengan Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa Kelas XI di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Banjarbaru Munandar, Retno Intan Riesmita
Jurnal Kognisia Vol 5, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v5i2.2712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kesulitan belajar matematika pada siswa kelas XI di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Banjarbaru. Populasi pada penelitian ini yaitu semua siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Banjarbaru, sedangkan subjek yang akan diteliti sebanyak 64 siswa dengan teknik purposive sampling yang memiliki kriteria siswa yang mengalami kesulitan belajar pada matematika dengan nilai dibawah 75. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa efikasi diri dan skala kesulitan belajar matematika. Berdasarkan hasil uji korelasi product moment didapatkan nilai r = -0,367; p < 0,05, artinya adanya hubungan negatif antara efikasi diri dengan kesulitan belajar matematika. Nilai negatif pada r menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kesulitan belajar matematika, sebaliknya semakin rendah efikasi diri maka semakin tinggi kesulitan belajar matematika sehingga nilai matematika siswa tersebut rendah. Hasil analisis tersebut memberikan bukti bahwa hipotesis peneliti yang menyatakan adanya hubungan antara efikasi diri dengan kesulitan belajar matematika dapat diterima. Kata kunci: Efikasi Diri, Kesulitan Belajar Matematika, dan Sekolah Menengah Kejuruan This study aims to find the relationship between self-efficacy and learning difficulties in mathematics in class XI students at SMK Negeri 1 Banjarbaru. The population in this study were all students of class XI at SMK Negeri 1 Banjarbaru, while the subjects were 64 students with purposive sampling technique which had the criteria of students who had learning difficulties in mathematics with a score below 75. The data collection method used self-efficacy scale and the mathematics learning difficulty scale. Based on the results of the product moment correlation test, the value of r = -0.367; p <0.05, meaning that there is a negative relationship between self-efficacy and learning difficulties in mathematics. The negative value on “r” indicates that the higher the self-efficacy, the lower the difficulty in learning mathematics, viceversa, the lower self-efficacy, the higher the difficulty in learning mathematics so that the student's mathematics score is low. The results of this analysis provide evidence that the researcher's hypothesis which states that there is a relationship between self-efficacy and learning difficulties in mathematics is acceptable. Keywords: Self-Efficacy, Mathematics Learning Difficulties, and Vocational High Schools
HUBUNGAN ANTARA DETERMINASI DIRI DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PT PELINDO III (PERSERO) CABANG BANJARMASIN Utami, Elisa Dwi; Istiqomah, Ermina; Hidayatullah, M. Syarif
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara determinasi diri dengan keterikatan kerja pada karyawan PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling, yaitu subjek merupakan karyawan yang berjumlah 129 orang. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi product moment dari Karl Pearson dan metode pengumpulan data menggunakan skala determinasi diri dengan keterikatan kerja. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara determinasi diri dengan keterikatan kerja pada karyawan PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin dengan korelasi 0,320 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel, artinya semakin semakin tinggi determinasi diri maka semakin tinggi keterikatan kerja dan sebaliknya ketika determinasi diri rendah maka keterikatan kerja rendah.
Peranan Kecerdasan Emosi terhadap Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Tahun Pertama Universitas Lambung Mangkurat Lista, Muzalifah Vika; Rachmah, Dwi Nur; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 6, No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v6i2.7597

Abstract

Mahasiswa sendiri merupakan fase transisi menuju kedewasaan dimana mahasiswa bertanggung jawab sepenuhnya atas perkembangannya sendiri, termasuk dalam menjalani proses perkuliahan. Pada tahun pertama masa perkuliahan, mahasiswa dituntut untuk dapat melakukan penyesuaian diri dalam lingkungan perkuliahan. Namun, salah satu permasalahan yang sering dialami mahasiswa pada tahun pertamanya yaitu ketidakmampuan dalam melakukan penyesuaian diri di lingkungan perkuliahan sehingga bisa menyebabkan mahasiswa putus kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kecerdasan emosi terhadap penyesuaian diri pada mahasiswa tahun pertama Universitas Lambung Mangkurat. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa tahun petama Universitas Lambung Mangkurat angkatan 2021 berjumlah 363 orang terdiri dari 115 laki-laki dan 248 perempuan yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur yang terdiri dari skala penyesuaian diri dan skala kecerdasan emosi. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil analisis data menunjukkan adanya peranan antara kecerdasan emosi terhadap penyesuaian diri pada mahasiswa tahun pertama Universitas Lambung Mangkurat, artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hasil uji regresi menunjukkan nilai sebesar 22,2% peranan kecerdasan emosi terhadap penyesuaian diri mahasiswa tahun pertama Universitas Lambung Mangkurat dengan tingkat hubungan sedang. Nilai regresi menunjukkan nilai positif, artinya semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin tinggi pula penyesuaian diri mahasiswa tahun pertama Universitas Lambung Mangkurat.
PERBEDAAN PERILAKU MENOLONG ANAK USIA DINI YANG DIBERIKAN CERITA MORAL YANG MENEKANKAN EMOSI POSITIF PENGAMAT DAN CERITA NONMORAL Fauziah, Asmaul; Zwagery, Rika Vira; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1641

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian replikasi yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku menolong anak usia dini yang diberikan cerita moral dan nonmoral. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cerita moral yang menekankan emosi positif pengamat karena mampu mendukung perkembangan moral anak terutama pada intensi dan perilaku. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria subjek anak berusia 5-6 tahun, kategori normal atau tidak berkebutuhan khusus, serta belum pernah membaca atau mendengarkan cerita dalam intervensi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil independent sample t-test, terdapat perbedaan pemahaman cerita kedua kelompok, uji Ancova menunjukkan perbedaan niat menolong kedua kelompok, sedangkan hasil perilaku menolong menujukkan tidak adanya perbedaan. Kesimpulan penelitian adalah terdapat perbedaan niat menolong namun tidak ada perbedaan perilaku menolong anak usia dini yang diberikan metode cerita moral yang menekankan emosi positif pengamat dan cerita nonmoral. 
PERBEDAAN PERILAKU TERITORIAL PEMILIK RUMAH BERPAGAR DAN TIDAK DI PERUMAHAN TIDAK BERPAGAR SERTA RUMAH BERPAGAR DI PERUMAHAN BERPAGAR Awanis, Syifa; Anward, Hemy Heryati; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1465

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan perilaku teritorial pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar dengan rumah berpagar di perumahan berpagar. Pagar sebagai pembatas antara satu rumah dengan yang lainnya menciptakan perilaku teritorial antar penghuni. Perilaku teritorial adalah ekspresi rasa kepemilikan individu terhadap objek fisik atau sosial yang membantu individu mengamankan klaim atas objek yang dianggap miliknya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan teknik analisa uji anova satu jalur. Sampel penelitian ini adalah warga dengan rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar di Perumahan Wengga II dan Wengga IV Banjarbaru dan warga dengan rumah berpagar di perumahan berpagar di Perumahan D’Mahatama Golf dan Griya Megah Banjarbaru masing-masing sebanyak 30 kepala keluarga. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai rata-rata perilaku teritorial pada individu dengan rumah berpagar di perumahan berpagar lebih besar daripada individu dengan rumah tidak berpagar dan individu dengan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar (120,07 > 112,33 > 110,10). Maka dapat disimpulkan, terdapat perbedaan perilaku teritorial pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar serta rumah berpagar di perumahan berpagar. Selain itu, ditemukan juga bahwa pagar tidak dapat meningkatkan perilaku teritorial individu.
Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Intensi Penggunaan Make Up pada Siswi SMK Negeri 2 Banjarbaru Rif'atunnisa, Yunida; Syarif Hidayatullah, Muhammad; Alfiannoor Achmad, Rendy
Jurnal Kognisia Vol 5, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v5i1.3562

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan intensi menggunakan make up pada siswi SMK Negeri 2 Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proportional stratified sampling, yaitu pengambilan sampel secara proporsional terhadap unit dimana sampling unitnya berada dalam satu kelompok yang memiliki susunan bertingkat yang berjumlah 137 orang. Metode analisis data menggunakan korelasi product-moment dari Karl Pearson dan metode pengumpulan data menggunakan skala intensi menggunakan make up dan skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara kepercayaan diri dengan intensi menggunakan make up pada siswi SMK Negeri 2 Banjarbaru memiliki korelasi - 0,170 dan taraf signifikansi sebesar 0,047. Nilai ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang negatif antara kepercayaan diri dan intensi menggunakan make up, artinya semakin rendah tingkat kepercayaan diri yang dimiliki subjek maka semakin tinggi pula intensi menggunakan make up yang dimilikinya. Begitupun sebaliknya, semakin tinggi tingkat kepercayaan diri yang dimiliki maka akan semakin rendah juga intensi menggunakan make up. Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Intensi Menggunakan Make up, Siswi
PERANAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA JASA STUDIO PHOTO A DI BANJARBARU Septyandani, Ema; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i1.1570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan word of mouth terhadap kepercayaan konsumen pada jasa studio photo A di Banjarbaru. Word of mouth, merupakan komunikasi lisan, tertulis, dan elektronik antar masyarakat yang berhubungan dengan keunggulan dan pengalaman membeli atau menggunakan produk atau jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian jenis regresi linier sederhana. Teknik purposive yang digunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 40 orang subjek sesuai dengan kriteria tertentu. Hasil uji hipotesis menggunakan analisis uji regresi linier sederhana yang menunjukkan bahwa terdapat peranan word of mouth terhadap kepercayaan konsumen di studio photo A di Banjarbaru sebesar 13,7%.
Peranan Persepsi Tata Ruang Kantor dan Fasilitas Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada Karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Lestari, Putri Dewi; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 4, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v4i2.3205

Abstract

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif atau negatif yang dirasakan karyawan mengenai berbagai macam faktor dalam pekerjaannya. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kondisi lingkungan kerja fisik yang mendukung, yang di dalamnya terdapat persepsi karyawan terhadap tata ruang kantor dan fasilitas kerja, tersedianya tata ruang kantor yang baik dan fasilitas kerja memadai merupakan bentuk pelayanan dari kantor kepada karyawannya agar menunjang kinerja dalam memenuhi kebutuhan karyawan sehingga dapat berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja yang akan menghasilkan perilaku positif dari karyawan terhadap pekerjaan maupun tempat kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pernanan persepsi tata tuang kantor dan fasilitas kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah Total Sampling, dengan subjek 80 karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan tiga alat ukur yaitu skala persepsi tata ruang kantor, skala persepsi fasilitas kerja dan skala kepuasan kerja. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peranan persepsi tata ruang kantor dan fasilitas kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dengan koefisien regresi sebesar 0,640 dan koefisien determinasi menunjukkan sumbangan efektif persepsi tata ruang kantor dan fasilitas kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 40,9%, sedangkan 59,1% dipengaruhi sumbangan oleh faktor lain. Kata Kunci : Persepsi tata ruang kantor, persepsi fasilitas kerja, lingkungan kerja fisik, kepuasan kerja, karyawan.
HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN KECENDERUNGAN KELEKATAN TERHADAP OBJEK TRANSISI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU Setyawati, Wina; Fauzia, Rahmi; Achmad, Rendy Alfiannoor
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1631

Abstract

Mahasiswa  sebagai  individu  yang  berada  pada  usia  remaja   akhir  sampai   dewasa   awal   dituntut untuk   mampu mengembangkan diri serta membentuk hubungan sosial dengan orang lain. Dalam menjalin hubungan sosial0seringkali terjadi hambatan yang menyebabkan individu merasa tidak mendapatkan hubungan interpersonal yang berkualitas. Akibatnya individu cenderung merasa sepi dan berusaha mencari cara untuk mengurangi dan mengalihkan kesepian tersebut dengan memiliki objek lekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesepian dengan kecenderungan kelekatan terhadap objek transisi pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Penelitian ini  menggunakan  metode  kuantitatif00dengan  total sampling sebagai teknik pengambilan sampel0 terhadap 79 mahasiswa.  Hasil  analisa  korelasi  Pearson  menunjukkan adanya hubungan positif0yang signifikan antara kesepian dengan kecenderungan kelekatan terhadap objek transisi. Kontribusi kesepian terhadap kecenderungan kelekatan terhadap objek transisi sebesar 21,6% sedangkan 78,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak  diteliti  pada  penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang  positif  antara  kesepian  dan  kecenderungan  kelekatan terhadap objek transisi pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Disarankan kepada mahasiswa agar lebih peduli dengan individu-individu  yang  mengalami kesepian agar tidak memiliki kecenderungan kelekatan terhadap objek transisi