cover
Contact Name
Yudi Sukmono
Contact Email
jatri.tiunmul@gmail.com
Phone
08125519554
Journal Mail Official
jatri.tiunmul@gmail.com
Editorial Address
https://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/jatri/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29870216     DOI : https://dx.doi.org/10.30872/jatri
Covers Manufacturing, Supply Chain Management, Ergonomics, Occupational Health and Safety, Product Design and Development, Risk Management, Maintenance Management, Computers, and Information Systems.
Articles 55 Documents
ANALISIS ASPEK K3 MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) (STUDI KASUS: PABRIK TAHU TEMPE SUPRIADI SEPINGGAN, KOTA BALIKPAPAN) Deanova, Ariefa Hanna
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is an essential aspect in every production process, including small-scale food industries such as the Supriadi Sepinggan Tofu and Tempe Factory in Balikpapan City. This study aims to identify potential hazards, assess risk levels, and provide recommendations for controlling work accidents and occupational diseases using the Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) method. The analysis was complemented with a fishbone diagram to determine root causes and pie charts to visualize risk distribution. The research was conducted through field observations, worker interviews, and measurements of temperature and humidity in the production area. Risk values were calculated by combining severity and likelihood, then classified into low, medium, and high categories. The findings revealed that each stage of tofu and tempe production involved potential physical, chemical, ergonomic, and environmental hazards. The most significant risks were burns from hot water splashes during boiling, cuts from slicing, slips on wet floors, and muscle fatigue caused by non-ergonomic postures. Environmental conditions with temperatures of 27.1°C–31.2°C and humidity of 74%–84% further increased health risks and accelerated raw material spoilage. Based on HIRA analysis, several activities were identified as high-risk and require priority control. Recommended measures include the use of Personal Protective Equipment (PPE), improvement of workplace layout, regular machine maintenance, and safety training for workers. This study contributes to enhancing OHS implementation in small-scale food industries by reducing workplace hazards, preventing occupational diseases, and promoting a stronger safety culture while improving productivity.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM KERUPUK RAMBAK KONI PRATAMA BERBASIS BUSSINESS MODEL CANVAS (BMC) DI DESA TUNTANG KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG kamila, shafa
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Business Model Canvas (BMC) adalah kerangka kerja manajemen bisnis yang dibuat untuk merancang bagaimana strategi bisnis akan dijalankan. Business model canvas terdiri dari sembilan elemen penting, yaitu 1. customer segments, 2. value propotions, 3. channels, 4. customer relationship, 5. revenue streams, 6. key activities, 7. key resources, 8. key partners, 9. cost structure. Model Canvas ini diharapkan dapat memberikan perubahan dalam peningkatan produksi pada UMKM Koni pratama. UMKM merupakan pilar pertumbuhan perekonomian di Indonesia dan tombak penguatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, strategi BMC menekankan pada peningkatan kualitas produksi yang memadai, pengelolaan sumber daya secara effisien dan peningkatan modal untuk mendukung inovasi dan ekspansi pasar yang lebih luas.
Analisis Strategi Pemasaran Penjualan Provider Internet Menggunakan Metode SWOT dan AHP (Studi Kasus Biznet Kota Samarinda) Anggata, Ariel
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Biznet Samarinda merupakan perusahaan telekomunikasi yang bertempat Jl. Letnan Jend. Suprapto No.11, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Salah satu produk utama dari perusahaan ini yaitu provider internet untuk mendukung koneksi internet. Strategi yang dijalankan saat ini kurang optimal, sehingga perlu adanya strategi khusus. Formulasi strategi dimulai dengan pengumpulan input dasar yaitu identifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal. Tahap selanjutnya yaitu tahap pencocokan untuk menghasilkan alternatif strategi yang layak. Hasil skor dari matriks IFE sebesar 2,5562 dan EFE sebesar 2,6950 kemudian dicocokkan menjadi matriks IE untuk mengetahui posisi perusahaan. Berdasarkan hasil analisa posisi perusahaan, produk kue lapis terap berada pada posisi sel 5 yaitu hold and maintain. Setelah itu dilakukan analisis SWOT untuk merumuskan alternatif strategi. Tahap terakhir yaitu pengambilan keputusan strategi yang akan menjadi prioritas dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process sebagai rekomendasi strategi perusahaan. Sehingga didapatkan prioritas utama yaitu strategi rebranding dengan kampanye digital interaktif dan promosi harga perkenalan agar menarik perhatian pelanggan milenial yang terbiasa dengan internet mobile.dengan bobot 0,110. Prioritas kedua adalah strategi lakukan ekspansi bertahap pada area padat penduduk melalui kerja sama komunitas lokal untuk mendukung tren internet masyarakat dengan bobot 0,103. Prioritas ketiga adalah strategi program bundling internet serta fitur cloud gratis mendukung transformasi digital UMKM dan startup lokal dengan bobot 0,100. Prioritas keempat adalah menawarkan paket internet terjangkau dan mudah didaftarkan secara online melalui aplikasi dan media sosial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses cepat dan praktis. bobot 0,093
Optimalisasi Pengelolaan Persediaan dan Tata Letak Rak Minuman Kemasan Studi Kasus: Fawa Mart di Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin puspita sari, windi
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Penelitian ini dilakukan di FAWA Mart Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap dengan tujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan dan tata letak produk minuman kemasan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan ruang penyimpanan serta sering terjadinya kekosongan stok (stockout) akibat belum adanya sistem pengendalian persediaan yang teratur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis Activity Relationship Chart (ARC) untuk mengetahui keterkaitan antar produk, serta perhitungan Reorder Point (ROP) untuk menentukan waktu pemesanan ulang yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan satu unit rak baru di area penjualan mampu meningkatkan kapasitas tampung dari 120 botol menjadi 504 botol, atau meningkat sebesar 320%. Penerapan sistem ROP menghasilkan titik pemesanan ulang sebesar 60 botol untuk Le Mineral, 30 botol untuk Vit dan Teh Pucuk, serta 15 botol untuk produk slow moving seperti Nutriboost, Floridina, Milku, dan Golda Coffee. Kombinasi antara penambahan rak dan sistem pengendalian berbasis ROP mampu menjaga ketersediaan stok, mengurangi risiko stockout, serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang pada area penjualan
Implementasi Voice of Customer Pada House of Quality Penentuan Rangking Atribut Minuman Kemasan (Studi Kasus untuk Produk Air Mineral, Teh Kemasan dan Kopi Kemasan) Selly Pinangki, Cindy Wahyufitriyani, Madadina Dwi Andini
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/

Abstract

Persaingan industri minuman kemasan menuntut perusahaan untuk memahami kebutuhan dan harapan konsumen secara tepat untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan preferensi pasar. Hal ini dikarenakan adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung menginginkan produk yang berkualitas. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen adalah Voice of Customer (VoC). VoC berfungsi untuk mengumpulkan serta menerjemahkan suara konsumen menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengembangan produk. Kebutuhan konsumen yang telah teridentifikasi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam spesifikasi teknis melalui metode rumah kualitas atau lebih dikenal denan nama House of Quality (HOQ). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atribut kebutuhan konsumen terhadap produk air mineral, teh kemasan dan kopi kemasan berdasarkan persepsi konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan wawancara langsung kepada konsumen. Dari hasil pembobotan, menunjukkan bahwa pada produk air mineral yang memiliki atribut tertinggi adalah harga yang terjangkau, pada produk teh kemasan adalah komposisi bahan baku dan bahan baku yang sesuai SNI, sedangkan pada produk kopi kemasan yang memiliki atribut tertinggi adalah jangkauan distribusi yang luas, dimana atribut – atribut tersebut dapat menjadi prioritas untuk lebih diperhatikan bila ingin bernovasi. Terdapat pula beberapa kesamaan atribut dari hasil perhitungan importance rating untuk ketiga jenis minuman kemasan, yaitu harga yang terjangkau, desain kemasan yang ergonomis, serta jangkauan distribusi yang luas.